cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
maryani@fish.upr.ac.id
Phone
+6285234531763
Journal Mail Official
maryani@fish.upr.ac.id
Editorial Address
urusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang Palangka Raya Kalimantan Tengah 73111 Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Journal of Tropical Fisheries
ISSN : 1907736X     EISSN : 29870151     DOI : https://doi.org/10.36873/jtf.v18i1
Ruang Lingkup dari Jurnal JTF adalah : hasil-hasil kajian ilmiah dan penelitian aspek-aspek perikanan tropis, meliputi bidang-bidang limnologi (ekologi perairan tawar) secara teoritis dan aplikasi, oseanologi (kelautan dan pesisir), manajemen sumberdaya perairan dan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, teknologi hasil perikanan dan isu-isu lingkungan perairan.
Articles 93 Documents
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias sp.) DENGAN PADAT TEBAR EKSTREM Djauhari, Ricky; Sylvia Monalisa, Shinta; Rozik, Mohamad; Noor Yasin, Muhamad; Christiana, Ivone; Farhan, Ahmad
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19345

Abstract

Intensifikasi budidaya ikan lele dengan kepadatan ekstrem tanpa disertai teknologi akuakultur tepat guna berdampak sangat serius pada kesejahteraan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan ekstrem terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele yang diujikan di jaring hapa pada kolam beton sistem air tergenang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan tingkat kepadatan berbeda, yaitu 100 ekor per m2 (perlakuan A), 200 ekor per m2 (perlakuan B) dan 300 ekor per m2 (perlakuan C), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pemeliharaan benih ikan lele dilakukan selama 56 hari di dalam jaring hapa berukuran (1x1x1) m3 yang ditempatkan pada kolam beton dengan sistem air tergenang. Selama kegiatan penelitian ikan lele diberi pakan dengan tingkat pemberian pakan 5% dan frekuensi 2 kali sehari (pagi dan sore hari). Tingkat kepadatan ikan lele 100 ekor per m2 menghasilkan nilai laju pertumbuhan harian individu, pertumbuhan bobot mutlak dan tingkat kelangsungan hidup signifikan lebih tinggi dibandingkan padat tebar 200 dan 300 ekor per m2.
STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN AIR DI DANAU REGEI KELURAHAN TUMBANG TAHAI KECAMATAN BUKIT BATU KALIMANTAN TENGAH: The Structure Of The Aquatic Plant Community In Regei Lake Tumbang Tahai Village Bukit Batu District Central Kalimantan Suraya, Ummi; Elvince, Rosana; Wati Pakpahan, Penny; Wulandari, Linda
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19538

Abstract

This study aims to determine the types of aquatic plants, the structure of aquatic plant communities and water quality in Lake Regei. This study was conducted for 1 (one) month, namely in June 2024. in Lake Regei, Tumbang Tahai Village, Bukit Batu District,Central Kalimantan. The sampling method was carried out by purposive sampling, namely sampling was carried out at 3 (three) stations that were considered important and could represent the water conditions in Lake Regei. The results found that there were three types of aquatic plants, namely kiambang (Salvinia molesta), walingi (Cyperus elatus), and rasau (Pandanus helicopus), with a total of 6,699 individuals. The structure of the aquatic plant community in Lake Regei shows that the density of aquatic plants ranges from 450.75–641.50 ind/m2. The diversity index value (H’) ranges from 0.224-0.234 which is classified as a low diversity value. The uniformity index (E) value of aquatic plants in Lake Regei ranges between 0.204-0.246 indicating that the uniformity of the number of individuals in each species is uneven and very different. The dominance index (D) value of aquatic plants in Lake Regei ranges between 0.897-0.904 indicating that the dominance in the waters of Lake Regei is relatively high. The water quality conditions, namely the values ​​of the Physics and Chemistry parameters in Lake Regei show average values, namely, temperature values ​​ranging from 28 -32.85⁰C, brightness ranging from 10.8-12.5 cm, depth ranging from 1.05-3.15 m, turbidity ranging from 24.5-71.0 NTU, acidity (pH) ranging from 5.68-6.2, dissolved oxygen ranging from 6.1-6.8 mg/l, nitrate ranging from 0.005-0.007 mg/l and phosphate ranging from 0.025-0.069 mg/l.
IDENTIFIKASI PARAMETER KUALITAS FISIKA DAN KIMIA AIR PADA TAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI BLUD UPT. PBAPL SHRIMP ESTATE DESA SUNGAI RAJA KECAMATAN JELAI KABUPATEN SUKAMARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Oliviani, Dea Harpenta; Monalisa, Shinta Sylvia; Yasin, Muhamad Noor
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19667

Abstract

Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di BLUD UPT. PBAPL Shrimp Estate adalah pembesaran udang yang dimulai dari persiapan tambak, pengeringan/pembersihan kolam, perbaikan kontruksi, pemasangan kincir, pengisian air, sterilisasi air, pertumbuhan plankton, pemberian pakan monitoring sampling pertumbuhan udang hingga pemanenan. Mengidentifikasi parameter kualitas fisika dan kimia air pada kolam budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) meliputi dari pengukuran kecerahan (cm) menggunakan alat Secchi disk , ketinggian air (cm) menggunakan alat water level, warna air dapat dilihat secara langsung, suhu (oC) menggunakan termometer air raksa, pH menggunakan alat pH meter dan salinitas (ppt) menggunakan alat refraktometer. Pengukuran parameter kualitas fisika dan kimia di BLUD UPT. PBAPL Shrimp Estate memiliki nilai terendah dan tertinggi pada masing-masing parameter di kolam A10 dan A 13, pada kolam A 10 suhu 26 oC – 32 oC dengan rata – rata 27 - 28 oC, ketinggian air 80 cm – 108 cm dengan rata - rata 85 cm – 100 cm, kecerahan 100 cm – 30 cm dengan rata - rata 40 cm, warna air yang dijumpai di shrimp estate untuk kolam A 10 dan A 13 berwarna coklat, coklat hijau, dan hijau, pH air 7,8 – 8,9 dengan rata – rata 7,8 – 8,4 dan salinitas 22 ppt – 29 ppt dengan rata – rata 28 ppt. Pada kolam A 13 yaitu suhu 26 oC – 32 oC dengan rata – rata 27 - 28 oC, ketinggian air 74 cm – 100 cm, kecerahan 100 – 30 cm, , pH air 7,9 – 9,0 dengan rata -rata 7,9 – 8,5 dan untuk salinitas 22 ppt – 29 ppt dengan rata – rata 28 ppt.
STATUS MUTU AIR DANAU SABUAH MENGGUNAKAN METODE STORET DI KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Elvince, Rosana; Damanik, Melvan; Veronica, Evi; Ardianor
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19869

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Danau Sabuah yang berada di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau yang dilaksankan pada dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2024 untuk menentukan status mutu air Danau Sabuah dengan menggunakan metode storet. Paramater kualitas air yang dipilih untuk keperluan penentuan status mutu air tersebut terdiri dari paramater Suhu, Total Dissolved Solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Nitrat dan Fosfat. Pengambilan sampel air dan pengukuranl parameter kualitas air dilakukan pada tiga titik stasiun ( Stasiun I, Stasiun II dan Stasiun III) selama empat kali pengambilan sampel dengan interval waktu satu minggu. Beberapa parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan TDS dilakukan pengukuran secara langsung di lapangan. Namun, parameter seperti TSS, BOD, Nitrat dan Fosfat dianalisis di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa status mutu air Danau Sabuah sudah tercemar hingga tercemar berat dengan skor total pada stasiun I adalah -38 dengan status tercemar berat, selanjutnya pada stasiun II mendapat skor -43 dengan status tercemar berat, dan untuk stasiun III mendapat skor -42 yang juga masuk kedalam golongan tercemar berat
KORELASI KUALITAS AIR DENGAN PREVALENSI EKTOPARASIT PROTOZOA PADA IKAN GABUS (Channa striata) SEBAGAI KANDIDAT DOMESTIKASI YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN RAWA GAMBUT DESA TANJUNG TARUNA Suraya, Ummi; Oktavia, Wiwin; Rosita; Maryani
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19894

Abstract

The study aimed at determine of the type, amount, prevalence of Ectoparasite Protozoan, water quality,, and correlation of Water Quality Against Prevalence of Ectoparasite Protozoan in Snakehead Fish (Channa striata) As Domestic Candidates Caught in Peat Swamp Waters. The method used in this research are descriptive analysis method and correlation test. This research is done during December 2022 in Peat Swamp Waters in Tanjung Taruna, Tanjung Taruna Village, Jabiren Raya District, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province and examination of ectoparasite protozoan at the Parasitology Laboratory Station, Fish Quarantine Quality Control and Safety of Fishery Products Palangka Raya. Measurements of water quality were carried out in situ at each fishing coordinate point for 4 times sampling, wuth an interval of one week during a month of research. Based on the measurement result of water quality parameters indicate that the temperature ranges between 28,1-29,2oC, brightness 25-39,5 cm, pH 4,55-6,2, dissolved oxygen 3,3-4,7, nitrite 0,02-0,03 mg/L, and nitrate 0,4-0,6 mg/L. The result of prevalence ectoparasite protozoan was 96,67% with individu prevalence highest of vorticella sp ectoparasite protozoan were 51,67% and lowest were 23,33% at Epistylis sp ectoparasite protozoan. There is a strong correlation between temperature and total dissolved solid with total prevalence ectoparasite protozoan, brightness and nitrite have very low correlation with total prevalence ectoparasite protozoan, pH and DO have very strong correlation with total prevalence ectoparasite protozoan, and nitrate no correlation with total prevalence ectoparasite protozoan.
KEPADATAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS DI DANAU SABUAH KECAMATAN KAHAYAN TENGAH KABUPATEN PULANG PISAU (Density and Diversity of Macrozoobenthos in Sabuah Lake Kahayan Tengah District Pulang Pisau Regency) Wulandari, Linda; Malau, Esra Wanti; Ruthena, Yuli; Elvince, Rosana
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19899

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepadatan dan keanekaragaman makrozoobenthos, kondisi kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kimia serta perbedaan kepadatan, keanekaragaman dan kondisi kualitas air antara stasiun di Danau Sabuah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dimana lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun yakni inlet, pertengahan dan outlet. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan di 3 stasiun dimana setiap stasiun ditetapkan 3 titik pengambilan sampel selama 3 kali ulangan dengan interval waktu 7 hari. Pengukuran dan pengambilan sampel kualitas air meliputi suhu, kedalaman, kekeruhan, tipe sedimen, pH, DO dan amoniak dilakukan pada stasiun yang sama dengan stasiun pengambilan sampel makrozoobenthos. Berdasarkan hasil penelitian jenis makrozoobenthos yang ditemukan di Danau Sabuah sebanyak 8 spesies yang termasuk dalam filum Annelida, Uniramia dan Nematoda. Komposisi jenis makrozoobenthos yang paling banyak ditemukan dari filum Uniramia. Nilai kepadatan makrozoobenthos rata-rata berkisar antara 133 – 6.133 ind/m2. Nilai rata-rata indeks keanekaragaman makrozoobenthos pada masing-masing stasiun menunjukkan keanekaragaman jenis makrozoobenthos tergolong rendah. Kondisi parameter kualitas air pada lokasi penelitian menunjukkan nilai parameter suhu, pH, amoniak masih sesuai untuk kehidupan organisme akuatik. Sementara itu, nilai parameter DO menunjukkan nilai yang relatif rendah di semua stasiun. Hasil uji anova menunjukkan tidak ada perbedaan kepadatan dan keanekaragaman makrozoobenthos serta nilai suhu, kekeruhan, pH, DO dan amoniak antara stasiun. Sedangkan untuk parameter kedalaman menunjukkan adanya perbedaan nilai antara stasiun pengamatan. Kata kunci: Danau Sabuah, Makrozoobenthos, Parameter Fisika-Kimia ABSTRACT This study was conducted to determine the density and diversity of macrozoobenthos, water quality conditions based on physical and chemical parameters and differences in density, diversity and water quality conditions between stations in Sabuah Lake. This research is a quantitative study with purposive sampling method where the research location was divided into 3 stations namely inlet, middle and outlet. Macrozoobenthos sampling was carried out at 3 stations where each station was assigned 3 sampling points for 3 replicates with a time interval of 7 days. Measurement and sampling of water quality including temperature, depth, turbidity, sediment type, pH, DO and ammonia were carried out at the same station as the macrozoobenthos sampling station. Based on the results of the study of macrozoobenthos species found in Sabuah Lake as many as 8 species are included in the phylum Annelida, Uniramia and Nematoda. The composition of macrozoobenthos species most commonly found from the phylum Uniramia. The average macrozoobenthos density value ranged from 133 - 6,133 ind/m2. The average value of the macrozoobenthos diversity index at each station shows the diversity of macrozoobenthos species is low. The condition of water quality parameters at the study site shows the value of temperature, pH and ammonia parameters are still suitable for the life of aquatic organisms. Meanwhile, the value of the DO parameter shows a relatively low value at all stations. The ANOVA test showed no difference in macrozoobenthos density and diversity, and temperature, turbidity, pH, DO and ammonia between stations. While the depth showed a difference in values ​​between stations. Keywords: Lake Sabuah, Macrozoobenthos, Physical-Chemical Parameter.
KEPADATAN TUMBUHAN AIR DAN JENIS VEGETASI RIPARIAN DI DANAU TELOK KAMELOH BARU KOTA PALANGKA RAYA Tutwuri Handayani; Rizal; Ummi Suraya; Linda Wulandari
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.24765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan tumbuhan air dan jenis vegetasi riparian di Danau Telok Kameloh Baru Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya. Penentuan stasiun tempat pengambilan sampel tumbuhan air yaitu ada 4 stasiun dengan 3 kali ulangan sedangkan untuk vegetasi reparian ditentukan dengan melihat kondisi lokasi yang dapat dicapai dengan perahu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan dan pengukuran parameter kualitas air diambil pada 4 stasiun dengan 3 kali ulangan yang dilakukan sebelum pengambilan sampel tumbuhan air. Parameter fisika dan kimia yang diukur meliputi suhu, kecerahan, kedalaman, pH, DO, fosfat, dan nitrat. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 6 spesies tumbuhan air yaitu Eceng gondok (Eichhornia crassipes), Kiambang (Salvinia molesta), Supan-supan (Neptunia Natans), Kumpai banta (Leersia hexandra), Kiapu (Pistia statiotes), dan Gerinsing (Cyperus cephalotes). Vegetasi riparian yang ditemukan dalam penelitian diperoleh 17 spesies vegetasi riparian yaitu Rasau (Pandanus helicopus), Rangas (Gluta renghas), Asem pantai (Elaeocarpus sp.), Lunuk (Ficus sp.), Karet (Hevea brasiliensis), Kenyem (Lepisanthes alata), Bamban, (Donax canniformies), Bangkal (Nauclea subdita), Duri japun (Desmanthus illinoensis), Rotan (Calamus sp.), Kaja (Dillenia sp.), Kait-kait (Eupatorium sp.), Mungur (Gluta sp.), Belanti (Mallotus sp.), Manggisan (Garcinia sp.), Kalepang (Litsea sp), Gelinggang (Elaeocarpus sp). Nilai kepadatan rata-rata tumbuhan air berkisar antara 199-398 ind/m2, menunjukan kepadatan tumbuhan air di Danau Telok cukup tinggi pertumbuhannya. Kondisi kualitas perairan parameter fisika dan kimia di Danau Telok tergolong cukup baik untuk mendukung pertumbuhan tumbuhan air, meskipun nilai kecerahan dan oksigen terlarut (DO) rendah. Kata Kunci: Danau Telok , Tumbuhan Air ABSTRACT This study aims to determine the density of aquatic plants and types of riparian vegetation in Lake Telok Kameloh Baru, Sebangau District, Palangka Raya City. Determination of stations where aquatic plant samples were taken, namely 4 stations with 3 replications, while for riparian vegetation, it was determined by looking at the location conditions that could be reached by boat. This study was conducted using a purposive sampling method. The collection and measurement of water quality parameters were taken at 4 stations with 3 replications carried out before taking aquatic plant samples. The physical and chemical parameters measured included temperature, brightness, depth, pH, DO, phosphate, and nitrate. The results of the study found 6 species of aquatic plants, namely Water hyacinth (Eichhornia crassipes), Giant salvinia (Salvinia molesta), Supan-supan (Neptunia Natans), Kumpai banta (Leersia hexandra), Water lettuce (Pistia statiotes), dan Gerinsing (Cyperus cephalotes). Riparian vegetation found in the study obtained 17 species of riparian vegetation, namely Rasau (Pandanus helicopus), Rangas (Gluta renghas), Asem pantai (Elaeocarpus sp.), Lunuk (Ficus sp.), Karet (Hevea brasiliensis), Kenyem (Lepisanthes alata), Bamban, (Donax canniformies), Bangkal (Nauclea subdita), Duri japun (Desmanthus illinoensis), Rotan (Calamus sp.), Kaja (Dillenia sp.), Kait-kait (Eupatorium sp.), Mungur (Gluta sp.), Belanti (Mallotus sp.), Manggisan (Garcinia sp.), Kalepang (Litsea sp), Gelinggang (Elaeocarpus sp).The average density value of aquatic plants ranges from 199-398 ind / m2, indicating that the density of aquatic plants in Telok Lake is quite high in growth. The condition of the water quality of physical and chemical parameters in Telok Lake is classified as good enough to support the growth of aquatic plants, although the brightness and dissolved oxygen (DO) low value.. Keywords: Telok Lake, Quatic Plants
KEPADATAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS DI DANAU HANJALUTUNG DAN SUNGAI RUNGAN KOTA PALANGKA RAYA: Density and Diversity Macrozoobenthos in Hanjalutung Lake and Rungan River Palangka Raya City Linda Wulandari; Satna K Simbolon; Evi Veronica; Rosana Elvince
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.24799

Abstract

This study aims to determine the density and diversity of macrozoobenthos and water quality conditions including temperature, depth, turbidity, pH and DO in Lake Hanjalutung and Rungan River. This research was conducted in July 2023 at Lake Hanjalutung. The results showed that at the study site found as many as 15 species of macrozoobenthos included in 3 phyla namely Uniramia, Annelida and Nematoda. The average macrozoobenthos density value ranged from 134-1,032 ind/m2. The average of diversity index values ranged from 0.714 to 1.278 indicating the diversity of macrozoobenthos species classified as low to moderate. The condition of water quality parameters at the study site showed the value of the temperature parameter was still suitable for the life of aquatic organisms. Meanwhile, the pH and DO parameter values showed relatively low values at all stations, but these values are still suitable for waters influenced by peat swamp ecosystems because they are still in their natural conditions. While the value of the turbidity parameter at station IV and the depth value at station II were higher than the other stations. Anova results on the value of diversity showed no difference between stations. While the density values showed there were differences between observation stations. Anova result on physical and chemical water quality parameters showed no difference in temperature, turbidity, pH and DO values between stations. Keywords: Macrozoobenthos, water quality parameters, Lake Hanjalutung
POTENSI DAN STATUS KONSERVASI IKAN HIAS LOKAL MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP SALAMBAU DI SUNGAI RUNGAN KELURAHAN TUMBANG RUNGAN KOTA PALANGKA RAYA Mila Reka Br Sembiring; Anang Najamuddin; Yuli Ruthena; Budhi Ardani; Zakiah
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.24860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi famili dan spesies ikan hias lokal, menganalisis indeks keanekaragaman, serta menentukan status konservasi ikan hias yang tertangkap menggunakan alat tangkap salambau di Sungai Rungan, Kelurahan Tumbang Rungan, Kota Palangka Raya. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak enam kali pada tiga stasiun berdasarkan lokasi pemasangan alat tangkap salambau milik masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan observasi langsung terhadap hasil tangkapan nelayan. Selama penelitian, tercatat sebanyak 2.421 individu ikan hias yang terdiri atas 12 famili dan 24 spesies. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada Stasiun I, II, dan III masing-masing sebesar 1,80; 1,47; dan 1,67, yang menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang pada seluruh stasiun pengamatan. Berdasarkan status konservasi IUCN, ikan hias yang teridentifikasi terdiri atas satu spesies berstatus Vulnerable (VU), satu spesies Near Threatened (NT), 20 spesies Least Concern (LC), satu spesies Data Deficient (DD), dan satu spesies Not Evaluated (NE). Berdasarkan status perdagangan CITES, seluruh spesies yang ditemukan belum terdaftar, sehingga pemanfaatannya untuk kegiatan perdagangan masih tergolong aman.
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK SOSIS IKAN PATIN (Pangasius sp) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) Tyas Wara Sulistyaningrum; Evnaweri
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 21 No. 1 (2026): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v21i1.24861

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik organoleptik sosis ikan patin (Pangasius sp) dengan penambahan tepung jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan yaitu perlakuan A tanpa penambahan tepung jamur tiram (Pleurotus ostreatus) perlakuan B dengan penambahan tepung jamur tiram (Pleurotus ostreatus) 25% (37,5 g tepung jamur tiram) dan perlakuan C dengan penambahan tepung jamur tiram (Pleurotus ostreatus) 50% (75 g tepung jamur tiram). Parameter yang di amati meliputi sifat organoleptik yang meliputi rasa, warna, aroma dan tekstur. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode indeks efektivitas, perlakuan terbaik adalah pengolahan sosis ikan patin (Pangasius sp) dengan penambahan tepung jamur tiram (Pleurotus ostreoarus) 75 gram. Kata kunci: karakteristik organoleptik, sosis, tepung jamur

Page 9 of 10 | Total Record : 93