cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Phone
+6285695860680
Journal Mail Official
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik, Ir. H. Prijantono, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Soleh Iskandar KM.2 Kedung Badak BOGOR 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi) : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 24603988     EISSN : 25810979     DOI : 10.32832/ame
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah dengan e-ISSN 2581-0979 dan p-ISSN 2460-3988 yang direview dengan double blind review. Jurnal diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun (6 bulanan) yaitu pada bulan Maret dan September dengan menyajikan 6(enam) artikel dalam setiap terbitannya. Dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik & Sains Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Berisi hasil penelitian, kajian lapangan, pemikiran atau gagasan yang berkaitan dengan ilmu Teknik Mesin yang tidak terbatas pada Energi, mekanika Stuktur, Material& Manufaktur, dan Mekatronika.
Articles 52 Documents
Analisis Potensi Angin di Kawasan Gedung Tinggi Balikpapan Menggunakan Simulasi Numerik P Pamungkas, Janlemi; AM, Chaerul Qalbi; Mungil Kurniawati, Diniar; Ardi Dwi Pramana, Muhammad; Surya Rahmany, Rijal
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1763

Abstract

Energi terbarukan menjadi solusi berkelanjutan bagi kebutuhan energi global. Energi angin, sebagai sumber yang ramah lingkungan, memiliki potensi besar dalam pembangkitan listrik tanpa dampak negatif. Wilayah perkotaan seperti Balikpapan dengan gedung tinggi dan posisi pesisir, berpotensi dimanfaatkan untuk turbin angin karena kecepatan angin yang lebih tinggi di ketinggian. Namun, kondisi aerodinamis kota yang kompleks menghadirkan tantangan dalam distribusi dan arah angin. Penelitian ini menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memodelkan aliran angin di sekitar gedung-gedung tinggi. Metode CFD dipilih karena bersifat praktis dan sistematis. Validasi dilakukan dengan metode flow visualization dengan menggunakan asap untuk memvisualisasikan aliran angin guna memastikan keakuratan hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tata letak gedung memengaruhi distribusi kecepatan angin, terutama pada sisi tanpa hambatan dan lorong antar gedung yang menciptakan efek venturi. Titik potensial ditampilkan dalam heat map, dengan lokasi optimal di sekitar Plaza Balikpapan, Hotel Golden Tulip, dan BOS, di mana kecepatan angin mencapai 3 m/s. Validasi menunjukkan kesesuaian dengan data eksperimen.
STUDI NUMERIK DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH KECEPATAN FLUIDA TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN MELALUI DIFFUSER Warliman, Wadli; Yamin, Mohamad; Mahandari, Cokorda Prapti
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1868

Abstract

Diffuser adalah komponen saluran fluida yang berfungsi memperlambat aliran dan meningkatkan tekanan statis melalui geometri yang melebar dari inlet ke outlet. Salah satu permasalahan utama pada diffuser adalah fenomena flow separation yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan fluida terhadap distribusi kecepatan, distribusi tekanan, dan energi kinetik turbulen pada diffuser dengan sudut kemiringan tetap 25°. Pengujian dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak Ansys Fluent 2023 R1 dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dan secara eksperimental menggunakan wind tunnel. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan fluida dari 4 m/s, 8 m/s, dan 12 m/s meningkatkan nilai energi kinetik turbulen dari 1,014 J/kg, 3,792 J/Kg, dan 9,548 J/kg, memperbesar gradien tekanan, dan menggeser posisi flow separation pada daerah downstream. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan desain diffuser untuk aplikasi ventilasi, sistem pembuangan, dan saluran mesin yang membutuhkan pengendalian separasi aliran demi meningkatkan efisiensi energi.