cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Phone
+6285695860680
Journal Mail Official
jurnal.ame@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik, Ir. H. Prijantono, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Soleh Iskandar KM.2 Kedung Badak BOGOR 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi) : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 24603988     EISSN : 25810979     DOI : 10.32832/ame
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah dengan e-ISSN 2581-0979 dan p-ISSN 2460-3988 yang direview dengan double blind review. Jurnal diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun (6 bulanan) yaitu pada bulan Maret dan September dengan menyajikan 6(enam) artikel dalam setiap terbitannya. Dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik & Sains Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Berisi hasil penelitian, kajian lapangan, pemikiran atau gagasan yang berkaitan dengan ilmu Teknik Mesin yang tidak terbatas pada Energi, mekanika Stuktur, Material& Manufaktur, dan Mekatronika.
Articles 59 Documents
Rancang Bangun dan Pengujian Boiler Yang Menggunakan Metode Once Through Kuncoro, Heru; Sya’bani, Rafi Fajar; Irawan, Rudi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dirancang bangun once-through boiler dengan kapasitas 18 kg/jam berbentuk bejana tertutup yang digunakan untuk menghasilkan uap (steam). Metode once-through boiler atau boiler sekali laluan adalah boiler yang tidak memiliki aliran balik atau searah yang dimana hasil dari proses boiler akan langsung dikeluarkan ke feed tank. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis kinerja boiler kapasitas 18 kg/jam yang dirancang bangun. Pengujian dilakukan selama 20 menit pada hasil rancang bangun boiler metode once through menggunakan bejana yang berdimensi diameter dalam 280 mm dan tinggi 220 mm, serta dinding luar berdiameter 380 mm dan tinggi 430 mm. Bejana tersebut memiliki spesifikasi coil tembaga 3/8-inch atau 9,52 mm. Media pemanas minyak digunakan sebanyak 19-liter serta sumber energi dari gas LPG. Pada menit ke 20 dengan laju aliran massa sebesar 18 kg/jam atau 0,005 kg/s dapat menghasilkan puncak panas minyak dengan suhu 140,1°C serta suhu air yang didapatkan pada preheat (masukan pada boiler) sebesar 86°C serta uap yang dihasilkan (keluaran boiler) ada pada suhu 111,6°C. Boiler yang dibuat menghasilkan kalor sebesar 13,439 kW dan kualitas uap yang dihasilkan menyentuh 100% sehingga menghasilkan efisiensi boiler secara keseluruhan sebesar 20%.
ANALISIS PENGARUH NANOFLUIDA HEAT TRANSFER OIL (HTO) / SiO2 DENGAN METODE TAGUCHI PADA PEMBUBUTAN MINIMUM QUANTITY LUBRICATION (MQL) BAJA ST 37 Raflan; Feriyanto, Dafit
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran cairan pemotong sangat vital dalam mengurangi panas di area permesinan, memberikan pelumasan, dan membantu penghilangan serpihan selama proses pemotongan logam. Minimum Quantity Lubrication (MQL) merupakan teknik permesinan ramah lingkungan yang mengurangi dampak penggunaan cairan pemotongan. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh nanofluida dengan Heat Transfer Oil (HTO)/SiO2 dalam sistem MQL pada proses pembubutan Baja Silinder ST 37. Nanopartikel SiO2 dengan ukuran 15 nm digunakan dengan konsentrasi 0.5% dan 1% yang dipersiapan menggunakan magnetic stirring selama 30 menit dan sonikasi selama 80 menit. Pengujian dilakukan dengan variasi spindle speed 310, 640, 970 dan 1300 rpm, feed rate 0.1, 0.15, 0.2, 0.25 mm, dan cooling condition Dry, HTO, HTO + 0.5 % SiO2, HTO + 1% SiO2 dengan depth of cut yang sama yaitu 0.5 mm sehingga terdapat 16 sampel dengan metode Taguchi matriks ortogonal L16 (43). Untuk cooling condition nanofluida kurang memiliki pengaruh untuk kekasaran permukaan, sedangkan untuk suhu pemotongan penggunaan nanofluida meningkatkan penurunan suhu sebesar 17.2%.
A ANALISA DESAIN RANGKA SEPEDA MOTOR LISTRIK GRACIA TMK19 TIPE DOUBLE CRADLE MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) Eka Pramono, Gatot; Hartono, Budi; Sutoyo, Edi; Fitriani; Panji Romadon, Joe
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan pembuatan sepeda motor listrik Gracia TMK 19, dengan fokus pada perancangan rangka tipe double cradle dari material AISI 1015. Dua desain rangka yaitu rangka 1(a) dan rangka 2(b) dirancang menggunakan metode VDI 2221 yang melibatkan analisis kebutuhan, konseptualisasi, perancangan detail, dan evaluasi. Analisis kekuatan dilakukan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) untuk membandingkan distribusi tegangan dan perpindahan pada kedua rangka. Uji statik dengan beban 100 kg, 150 kg, dan 200 kg menunjukkan rangka 2 sebagai desain terbaik dengan tegangan maksimal 131,31 N/mm², defleksi 0,907 mm, dan faktor keamanan 2,5 pada beban 200 kg. Hasil ini juga mengindikasikan bahwa rangka 2 paling sesuai untuk sepeda motor listrik Gracia TMK 19.
perhitungan Neraca Energi Dengan Variasi Volume Air Pada Evaporator Dengan Memanfaatkan Air Bersih Sebagai Air Umpan Sriwijayasih, Imaniah; Leonard, Rikky; Putri Maharani, Cindy; Prasetyo, Teguh; Muhammad Abubakar, Kiagus
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaporator adalah alat yang digunakan untuk mengubah fase air menjadi fase uap. Performa evaporator pada alat destilasi aqudes dapat ditinjau melalui perhitungan neraca panas untuk mengetahui seberapa besar efisiensinya. Panas yang dihasilkan dari alat destilasi tidak semuanya diserap oleh air melainkan juga hilang karena mekanisme perpindahan panas konduksi, konveksi dan radiasi. Oleh karenanya perlu dilakukan perhitungan panas konduksi, konveksi dan radiasi agar memaksimalkan efisiensi energinya. Dari perhitungan neraca panas dengan variasi volume air umpan 1 liter hingga 3,5 liter menunjukkan bahwa input dan output bernilai sama, yang menandakan bahwa perhitungan sudah tergolong sangat baik dan sesuai dengan Hukum 1 Termodinamika. Diperoleh efisiensi energi pada volume 1-liter sebesar 70,68%, sedangkan untuk volume 3,5 liter efisiensi bernilai 52,77 %. Selain melalui perhitungan neraca energi, efisiensi pada alat evaporator dapat dimaksimalkan dengan melakukan pemeriksaan rutin pada evaporator dan alat destilasi lainnya agar tidak terjadi korosi atau fouling agar apabila terjadi penurunan performa dapat segera diperbaiki sehingga proses menjadi maksimal.
Pengaruh Bentuk Saluran Terhadap Kerugian Tekanan pada Aliran Fluida Lumpur Ridwan; Bondan, Aditya; Setyawan , Iwan
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerugian tekanan yang terjadi saat fluida dialirkan sangat penting utuk diketahui karena akan berpengaruh pada efisiensi sistem. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memahami pengaruh bentuk saluran pipa terhadap kerugian tekanan yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simulasi berbantu software Solidworks dan software Computational Dynamics (CFD) OpenFoam. Desain dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) saluran (pipa) dilakukan menggunakan software Solidworks, sementara simulasi dilakukan dengan menggunakan software OpenFoam. Dilakukan variasi bentuk pipa atau saluran yaitu pipa bulat (circular pipe) dan pipa persegi (square pipe). Selain itu juga diaplikasikan dua variasi konsentrasi atau kekentalan lumpur/Weight Concentration (CW) sebesar 10% dan 30% dengan kecepatan aliran yang dijaga konstan yaitu 3 meter/detik pada diameter saluran 25,4 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pipa persegi menghasilkan kerugian tekanan (pressure drop) yang lebih rendah/lebih kecil dibanding kerugian tekanan pada pipa bulat. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat konsentrasi padatan (CW) akan menghasilkan kerugian tekanan yang lebih besar. Hal ini terjadi baik pada pipa persegi maupun pada pipa bulat.
Maintenance Maintenance preventive pump centrifugal Firmansyah, Fadli; Nadliroh, Kuni
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1217

Abstract

Pompa sentrifugal KSB 40-200 merupakan pompa yang sangat penting di PT Z, perusahaan gula grup yang berfungsi menyuplai bahan gula sebagai akhir proses produksi. Perbaikan pencegahan pada pompa bertujuan untuk menjelaskan kerusakan yang terjadi dan mampu melakukan perawatan serta perbaikan pada pompa sentrifugal KSB 40-200 secara berkelanjutan. Oleh karenanya perlu ditinjau kembali kesesuaian metode yang digunakan sebagai alternatif perbaikan yang merekomendasikan perawatan pompa tersebut. Failure Mode Effect Analysis (FMEA) adalah salah satu metode analisa suatu komponen dengan teori kegagalan dan sebab akibat dari kinerja komponen. Penelitian yang dilakukan melingkupi pengamatan dan penyelesaian yang menggunakan tahapan identifikasi, penentuan nilai prioritas komponen yang didapatkan sebagai langkah pertama perawatan, dan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan prioritas utama perbaikan pada bearing dengan kondisi macet (memperoleh angka nominal sebesar 400) disebabkan karena keausan yang lama sehingga membuat merambahnya ke bagian lainnya. Adapun perawatan dan perbaikan komponen selainnya yaitu pada casing, shaft, mechanical seal, dan packing dilakukan berurutan sesuai angka prioritas.  
Pengembangan Nano-Coolant Alumina Dan Solar Heat Exchanger (SHX) Sebagai Pendingin Panel Surya Ardi Rajab, Dede; Abdulah, Amri; Nur Alam, Deden; Sukarman; Khoirudin; Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja solar heat exchanger (SHX) dengan menggunakan fluida nano sebagai cairan pendingin (nano-coolant). SHX berfungsi sebagai sarana penyerap panas dari panel surya. Desain SHX disesuaikan untuk panel surya dengan kapasitas 20 Wp, yaitu 35 x 45 cm. Nano-coolant yang dipersiapkan yaitu campuran 0.5% Al+etilen glikol/air (10:90). Metode uji eksperimental dilakukan untuk kinerja fluida dan SHX dengan variasi laju aliran volumetrik 1−3 LPM, dengan suhu saluran masuk fluida dipertahankan pada 35°C. Hasil penelitian didapatkan model solar heat exchanger (SHX) sebagai alat perpindahan kalor telah berhasil melakukan penyerapan panas secara maksimal dengan desain yang dibuat berliku, untuk memperluas area sentuh pada panel surya. Nano-coolant telah mencapai performa terbaik dibandingkan cairan dasar EG murni. Peningkatan terjadi sebesar masing masing 9.29, 10, dan 10.64% dibandingkan dengan EG yaitu 4.29, 5.71, dan 6.4% pada laju aliran 1, 2, dan 3 LPM. Penurunan tekanan yang terjadi dibandingkan pada cairan dasar saat laju aliran 1 LPM, dan diperoleh pressure drop nano-coolant (ΔPnc) lebih tinggi 3% dibandingkan pressure drop EG (ΔPEG).
Pengaruh Parameter Arus, Polaritas, Dan Diameter Elektroda Terhadap Cacat Las Pada Pengelasan SMAW Dengan Material Baja ST37 Ma’sum, Muhammad Aly; Usman , Mualifi; M. Fakhrurozi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1253

Abstract

Pengelasan merupakan salah satu teknologi yang terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan industri. Pada penelitian ini dilakukan pengujian Non-Destructive Test (NDT) Penetrant Test menggunakan las SMAW pada sambungan Baja ST 37 dengan sambungan I pada jarak gap 2 mm. Selanjutnya dilakukan uji statistik menggunakan desain faktorial dan uji anava menggunakan kesalahan 5% untuk mengetahui panjang cacat las undercut. Hasil pengujian menunjukan bahwa untuk panjang cacat las undercut tidak berpengaruh terhadap variasi arus, jenis polaritas dan variasi jenis diameter elektroda pada pengelasan SMAW. Panjang cacat las tertinggi didapatkan pada penggunaan diameter elektroda 3,2 mm untuk polaritas DCSP dengan arus 70 A didapatkan rata-rata 74 mm, arus 80 A didapatkan rata-rata 86 mm dan arus 90 A didapatkan rata-rata 121,33 mm. Sedangkan untuk polaritas DCRP dengan arus 70 A didapatkan rata-rata 39,33 mm, arus 80 A didapatkan rata-rata 65 mm dan arus 106,67 A didapatkan rata-rata 121,33 mm. Dapat disimpulkan bahwa panjang cacat las tidak terpengaruh oleh diameter elektroda, polaritas dan variasi arus.
Pengolahan PENGOLAHAN AIR SUNGAI MUSI MENGGUNAKAN SARINGAN PASIR LAMBAT UNTUK MENJADI AIR BERSIH Sriwijayasih, Imaniah; Mustaghfirin, M. Anis; Novianarenti, Eky; Juniani, Anda Iviana; Purwana, Agung; Widiana, Dika Rahayu; Abubakar, Kiagus Muhammad
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1268

Abstract

Sungai Musi di Palembang terkena dampak aktivitas industri, pertanian, dan rumah tangga yang mempengaruhi kehidupan biota air dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah air sungai Musi menjadi air bersih dengan menggunakan teknologi saringan pasir lambat dan panel surya, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengolahan air tersebut. Penyaringan air sungai Musi dilakukan menggunakan saringan pasir lambat dengan ketinggian pasir 50–70 cm dan empat kali penyinaran UV yang berbeda yaitu 15, 30, 45, dan 60 menit serta listrik yang menggunakan solar cell. Metode dalam analisis menggunakan SNI 06-6989.2-2009. Metode Spektrofotometri digunakan untuk menganalisis parameter kebutuhan oksigen kimia. SNI 06-2503.2-1991 menggunakan Metode Winkler digunakan untuk menganalisis parameter kebutuhan oksigen biokimia. SNI 06 6989.14-2004 menggunakan Titrasi Iodometri (Modifikasi Azida) digunakan untuk menganalisis parameter kebutuhan oksigen. Hasil penelitian menunjukkan DO 2% diperoleh dari penyaringan air sungai Musi menggunakan saringan pasir lambat pada ketinggian pasir 70 cm. Adapun nilai BOD5 dan COD yang juga menggunakan saringan pasir lambat masing-masing sebesar 82% dan 93%. Sedangkan E.Coli sebanyak 46/100 ml ditemukan setelah radiasi UV setelah masa penyinaran 30 menit.
ANALISIS GAYA DORONG DAN TORSI PROPELLER PADA MESIN PERAHU TEMPEL MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) Hartono, Budi; Sutoyo, Edi; Fitriani, Fitriani; Eka Pramono, Gatot; Waluyo, Roy; Fauzy, Restu
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1293

Abstract

Sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan, perahu menjadi salah satu alat transpotasi yang penting. Salah satu komponen pengerak perahu adalah propeller.  Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan parameter perbandingan nilai gaya dorong, torsi dan velocity propeller mesin perahu tempel dengan menggunakan metoda finite element analysis (FEA) pada variasi putaran 200 rpm hingga 1200 rpm. Berdasarkan hasil simulasi CFD didapatkan nilai gaya dorong dari -0,908 N hingga 402,968 N. Adapun nilai torsi yang diperoleh untuk variasi putaran dari 200 hingga 1200 rpm adalah dalam rentang nilai -0,604 Nm hingga 21,211Nm. Kecepatan aliran air pada propeller yang dianalisis dengan CFD menunjukkan variasi nilai dari 2,540 m/s hingga 14,18 m/s. Hasil simulasi menunjukkan hubungan peningkatan linear dimana semakin tinggi kecepatan putaran propeller maka semakin besar gaya dorong, torsi, dan kecepatan aliran air yang dihasilkan. Hal ini menunjukkan hubungan yang kuat antara kecepatan putaran propeller dengan kinerja propulsi perahu.