cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+6281329973700
Journal Mail Official
senapas.lppm@uajy.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat , Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SENAPAS
ISSN : -     EISSN : 2986531X     DOI : https://doi.org/10.24002/senapas
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SENAPAS) is expected to become a means of research publication and dedication to all academics from various disciplines, various innovations, and solutions to various problems in society. SENAPAS is expected to inspire and benefit the community. SENAPAS focuses on the following topics: Strategi Pembangunan Pembangunan IKN Ekosistem Berkelanjutan Ensiklik Laudato Si’ Tata Kelola dan Kebijakan Lingkungan Hidup Pengelolaan Sumber Daya Alam Pemanfaatan Iptek untuk Lingkungan Hidup Ketahanan Energi Adaptasi Perubahan Iklim Kebencanaan Tata Ruang dan Tata Wilayah Perkotaan Valuasi Ekonomi atas Lingkungan Manajemen Lingkungan Kearifan Lokal dan Sustainable Behavior Dan topik lain yang terkait
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 177 Documents
Material Penyusun dan Formula Campuran Beton untuk Produk PCI Girder Brigitha rasendriya; Baskoro Abdi Praja
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9256

Abstract

Abstract — Concrete is a composite building material made from fine aggregate (sand), coarse aggregate (split), cement as a binder, water, concrete admixtures, and additional admixtures such as fly ash, used as needed. Material testing on concrete is divided into two categories: fine aggregate testing and coarse aggregate testing. Fine aggregate testing includes mud content, organic content, fine modulus, unit weight, specific gravity, and absorption rate. Meanwhile, coarse aggregate testing includes mud content, grading to determine coarseness, unit weight, specific gravity, and absorption rate. The purpose of this study is to determine the impact of using fly ash on the constituent materials and concrete mix formulas for PCI Girder products. SNI method is used for the Job Mix Formula (JMF) mixture in this research. The effectiveness of concrete is measured by the ability of the mix to achieve or exceed the specified strength target. In this context, Trial Mix 1 is superior because it achieves higher strength. However, in terms of cost efficiency, Trial Mix 2 is more economical and sustainable, although it has lower strength but still meets the design target. Trial Mix 2 is considered more efficient overall because it meets the strength target at a lower cost and promotes the use of more sustainable materials.
Edukasi potensi dan budidaya Krokot (Portulaca sp.) sebagai tanaman obat keluarga Maria Fatmadewi Imawati; Erlien Dwi Cahyani; Agus Purwanto
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9258

Abstract

Abstract — Purslane (Portulaca sp.) is a wild plant that can be consumed and can be used as decorative plant. Purslane has benefits, including antioxidant, anti-hyperlipidemia, anti-diabetes, anti-atherosclerosis and anti-inflammatory. Most of people do not have any knowledge about the potential of Purslane, including Family Empowerment and Welfare (PKK) cadres in Karangrejo, Magetan Regency as our partners. The aim of this community service activity was to introduce the benefits of Purslane and providing skills for cultivating this plant so that it could optimize land and increase the collections of family's medicinal plants (TOGA). This activity has been carried out through education and training on the cultivation of Purslane to partners and evaluation of the activity was carried out using pre-tests and post-tests in the form of short questions about the benefits and cultivation of Purslane. Partners knowledge about the potential of purslane plants has increased from 91.25% to 96.25% based on correct answers and partners knowledge about the cultivation of Purslane has increased from 36.25% to 61 .25% based on correct answers. Education about the benefits and cultivation training has been able to increase partners knowledge and skills in managing the potential of Purslane. Keywords — PKK, Karangrejo, Krokot, Cultivation Abstrak — Krokot (Portulaca sp.) merupakan tanaman liar dan dapat dikonsumsi maupun digunakan sebagai tanaman hias. Krokot memiliki berbagai manfaat antara lain sebagai antioksidan, antihiperlipidemia, antidiabetes, antiaterosklerosis, serta antiinflamasi. Sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan tentang potensi Krokot termasuk mitra dari kader PKK di lingkungan Kelurahan Karangrejo Kabupaten Magetan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan manfaat tanaman Krokot dan memberikan bekal keterampilan untuk membudidayakan tanaman tersebut sehingga mengoptimalkan penggunaan lahan serta menambah jenis koleksi tanaman obat keluarga. Adapun kegiatan ini dilakukan melalui edukasi dan pelatihan budi daya Krokot kepada mitra serta adanya. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berupa pertanyaan singkat seputar manfaat dan budi daya Krokot. Pengetahuan mitra tentang potensi tanaman Krokot telah mengalami peningkatan dari 91,25% menjadi 96,25% jawaban benar serta pengetahuan mitra tentang budi daya tanaman krokot telah mengalami peningkatan dari 36,25% menjadi 61,25% jawaban benar. Penyuluhan manfaat dan pelatihan budi daya ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam mengelola potensi Krokot. Kata Kunci—PKK, Karangrejo, Krokot, budidaya
PENGARUH INCOME TERHADAP FINANCIAL WELL-BEING: HOUSEHOLD BEHAVIOUR SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Nelayan Pelabuhan Sadeng, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta) BANGUN PUTRA PRASETYA
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunungkidul menjadi salah satu kantong kemiskinan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga menjadi daerah pembangunan gerbang sisi Selatan Yogyakarta guna peningkatan ekonomi dalam upaya pencapaian SDGs. Berkaitan dengan tingkat pendapatan, kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan salah satunya dengan pencapaian Financial Well Being. Financial Well Being dapat tercapai dengan adanya tingkat pendapatan/ Income. Selain itu pola perilaku keluarga/ Household Behaviour juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Financial Well Being. penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Income terhadap Financial Well Being dengan memperhatikan Household Behaviour sebagai pemediasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan Kuesioner dengan sampel Keluarga Nelayan di Pelabuhan Sadeng sejumlah 99 sampel. Alat analisis penelitian ini menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Household Bahaviour mampu berperan sebagai Pemediasi antara Income dan Financial Well-Being. Hal ini ditunjukkan dengan nilai P-Value sebesar 0,021 atau kurang dari 5%. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini berkesimpulan bahwa Household Bahaviour mampu menjadi salah satu faktor yang mempu menjadikan keluarga mencapai kondisi Financial Well Being
Daya Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) dan Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus Lidwina Ella Septiani; Kianto Atmodjo; B. Boy Rahardjo Sidharta
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract —Betel, have long been known as antibacterial. Based on the shape of the leaves, taste and aroma, betel is divided into several types, but the most widely used are green and red betel leaves. Green and red betel leaves contain phytochemicals such as essential oils compounds such as kavikol, cineol and eugenol. The purpose of this study was to determine the differences in the content of green and red betel leaf essential oil in the old and young treatments and its effectiveness at the concentration used against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa bacteria. This research begins with the preparation of betel leaf for essential oil distillation, isolation of essential oils by steam-water distillation, analysis of components or compounds of essential oils using GCMS, preparation of pure essential oil stock solutions (100%), preparation of Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa bacteria. then identification test was carried out with several test methods, antibacterial activity testing which began with making variations in concentrations of 10%, 15%, 20%, 25% and 30% with the addition of a positive control of ampicillin disk and a negative control of DMSO with the well diffusion method which was incubated for 24 hours. hours at 37°C. The results of the measurement of the inhibitory zone were analyzed by ANOVA using the factorial RAL pattern, followed by the measurement of the minimum inhibitory concentration (MIC) with a concentration variation of 5%, 10%, 20% and 30% and the determination of the minimum inhibitory concentration (MIC). The results showed that dark green betel leaf essential oil had better antibacterial activity in the inhibition zone test with a concentration of 30% against both bacteria with an inhibitory zone area of ​​1.88 cm for Staphylococcus aureus and 1.21 cm for Psedumonas aeruginosa and the minimum inhibitory concentration test was able to inhibit at a concentration of 10% 10% against Staphylococcus aureus bacteria and at a concentration of 5% on Psedumonas aeruginosa bacteria.
Pendampingan Mengajar Guru-Guru SD Katolik St. Maria Goretti Wori pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Evi Kasiahe; Fabyana Tamboto
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terhitung sejak dua semester terakhir kebanyakan sekolah telah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, sesuai dengan instruksi pemerintah. Pembelajaran ini menimbulkan masalah tersendiri. Masalah ini menjadi pergumulan tersendiri bagi guru-guru. Hal inilah yang dialami oleh guru-guru di SD Katolik St. Maria Goretti Wori. Pertama, berkuranganya durasi jam belajar, sementara guru-guru harus tetap menjamin mutu dan dan kualitas pembelajaran. Kedua, banyak siswa mengalami ketertinggalan dari segi perkembangan kognitif, terutama menyangkut kemampuan baca, tulis, hitung pada siswa yang duduk di kelas rendah. Pembelajaran dari rumah atau pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh sekolah di pedesaan berjalan kurang maksimal hal ini disebabkan tidak semua siswa memiliki telepon pintar atau laptop untuk memaksimalkan proses pembeajaran daring tersebut. Program Studi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Katolik De La Salle Manado, sebagai salah satu lembaga pendidikan calon guru sekolah dasar, merasa perlu untuk hadir dan memberikan solusi bagi sekolah. Setelah melakukan observasi langsung ke sekolah dan menemukan beberapa masalah yang telah dikemukakan, maka dilaksanakan kegiatan PkM di SD Katolik St. Maria Goretti Wori. Kegiatan ini diberikan dalam bentuk pendampingan bagi guru-guru dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan walaupun kegiatan pembelajaran belum dilaksanakan secara menyeluruh.
Pelatihan Pembuatan Cookies dan Mie Kering Tempe Koro Pedang dan Penyuluhan Label Pangan di Pulutan Brigitta Laksmi Paramita; Benediktus Yudo Leksono; Venansius Galih Perkasa Putra
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9263

Abstract

Kampung Mengger has been known as the area with a high number of jack bean production. Jack bean tempeh has been developed to enhance the functional benefits. However, the innovation and quality enhancement of jack bean tempeh-based products are still needed by means of products training and knowledge sharing about food labels. Jack bean tempeh-based products which are going to be delivered are dried noodles and cookies. This activity aims to deliver the knowledge and skill to society regarding jack bean tempeh-based products, dried noodles and cookies as well as food labels. This activity was carried out for series such as products training (dried noodles and cookies), knowledge sharing about food labels, food nutrition composition analysis, and food label design which has been attended by 15 participants. Participants directly committed the process of dried noodles and cookies making and food label design was used in product’s packaging. By means of this activity, participants obtained the knowledge and skill for jack bean tempeh-based products (dried noodles and cookies) as well as food labels for enterprise and product quality improvement.
Suara Feminis Muslim pada Akun Instagram Kalis Mardiasih: Sebuah Analisis Feminisme Pascakolonial Kurniasih Kurniasih
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9266

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah melahirkan diskusi panjang mengenai aktivisme digital, terutama berkaitan dengan politik di Indonesia. Tak terkecuali gerakan feminis Indonesia turut masuk kedalam ruang-ruang digital untuk memperluas penyebaran kesadaran akan kesetaraan gender. Namun demikian, diskusi mengenai fenomena aktivisme feminis Islam di ruang digital atau pada situs jejaring masih terbatas. Padahal meluasnya penggunaan teknologi digital yang berbasiskan pada media sosial telah merambah ke berbagai pelosok daerah, budaya serta agama. Konten atau materi yang disajikan secara spesisik di media sosial tidak lantas berwajah positif saja tetapi berbagai kasus yang membahayakan jiwa perempuan pun ikut masuk di dalamnya. Eksploitasi yang mengarah pada kekerasan seksual seperti KDRT, perdagangan perempuan, pelecehan seksual berbasis gambar dan video dan sejumlah kasus lainnya hadir melalui akun-akun yang menggunakan platform media sosia. Kasus-kasus kekerasan seksual berbasis media digital berbeda dengan yang terjadi secara langsung yang tanpa melibatkan teknologi. Atas dasar kebutuhan pertolongan dan edukasi kesetaraan gender yang semakin kompleks juga telah mendorong para aktivis feminis, lintas generasi, lintas agama dan lintasdaerah untuk ikut terlibat di dalamnya. Dengan menggunakan metode penelitian observasi konten posting, penelitian ini akan menyoroti konten akun aktivis kesetaraan gender muslim di media sosial yaitu Instagram yang dikelola oleh feminis muslim, Kalis Mardiasih.
Konservasi Blue Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta Maria Griselda Delwela Papur; Gabriella Angela Sitorus; Ester Amelia Tambun Saribu; Josephine Wuri
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9267

Abstract

The blue economy is a development concept that focuses on the sustainable use of marine resources. This concept has great potential to improve the welfare of people in the Special Region of Yogyakarta (DIY). This study aims to examine the conservation of the blue economy as a means of enhancing the well-being of the DIY community. This study used a quantitative approach with multiple linear regression analysis methods. Data was obtained from the Ministry of Fisheries and Marine Affairs and the Central Bureau of Provincial Statistics DIY for the period 2020–2023. The results of the analysis show that the variables of conservation, fish farming, and land area have a positive and significant influence on community welfare. By optimizing marine economic sectors such as fisheries, marine resource conservation, and fish farming land area, the implementation of the blue economy can increase people's income and standard of living. However, the successful implementation of the blue economy also depends on collaboration between the government, the private sector, and the community.
Pengendalian Kualitas Produk Sablon Souvenir Keramik dengan Metode Seven Tools Theresia Liris Windyaningrum; Chatarina Dian Indrawati; Petrus Setya Murdapa
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9270

Abstract

Pengendalian kualitas menjadi salah satu faktor penting untuk meminimasi kecacatan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cacat produk sablon souvenir keramik pada Ina Souvenir. Metode analisis menggunakan pendekatan seven tools yang dapat membantu menganalisis penyebab kecacatan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama terjadinya cacat produk pada pengerjaan sablon souvenir keramik adalah stiker sobek saat penempelan pada media keramik (41%), warna stiker buram (28%), serta pemasangan stiker yang miring (22%). Permasalahan ini terjadi dikarenakan tenaga kerja yang kurang teliti, penggunaan kertas stiker decal dan tinta printer yang kurang berkualitas, serta pelapisan clear cover coating pada kertas stiker decal yang kurang merata. Usulan perbaikan untuk meminimasi tingkat kecacatan pada sablon souvenir keramik yaitu pengawasan produksi secara lebih intensif, penggunaan kertas stiker dan tinta printer premium, serta proses pelapisan clear cover coating pada kertas decal yang diulang beberapa kali agar stiker tidak mudah sobek
Pengembangan Alat Penghitung Kecepatan Terbang Merpati Pos Berbasis Internet of Things dengan Biaya yang Ekonomis dian artanto; Eko Aris Budi Cahyono; Pippie Arbiyanti
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9274

Abstract

Olahraga merpati pos tetap menjadi kegiatan tradisional yang populer di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sleman, Yogyakarta. Akurasi penghitungan kecepatan terbang merpati sangat penting untuk kompetisi yang adil, namun metode manual yang digunakan saat ini sering kali mengakibatkan ketidakakuratan dan ketidakefisienan. Menanggapi hal ini, tim dosen dari Universitas Sanata Dharma (USD) menginisiasi pengembangan alat penghitung kecepatan terbang merpati pos berbasis Internet of Things (IoT). Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih akurat, praktis, dan ekonomis bagi komunitas penggemar merpati pos di Sleman. Proyek ini melibatkan beberapa tahapan kunci: identifikasi kebutuhan komunitas, pengembangan prototipe, pengujian dan validasi alat, serta pelatihan penggunaan. Prototipe yang dikembangkan mengintegrasikan modul GPS, mikrokontroler, modul Wi-Fi, dan server cloud untuk menghitung dan menampilkan kecepatan terbang merpati secara otomatis melalui aplikasi mobile. Uji lapangan menunjukkan bahwa alat ini memiliki akurasi tinggi dan mudah digunakan, sehingga secara signifikan meningkatkan proses penghitungan dibandingkan dengan metode manual. Solusi berbasis IoT ini tidak hanya meningkatkan akurasi dan transparansi kompetisi merpati pos, tetapi juga menawarkan alat teknologi yang terjangkau dan dapat diakses oleh berbagai kalangan. Proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan dampak positif dari kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, mendorong inovasi yang menjawab kebutuhan lokal dan memajukan olahraga tradisional di Indonesia.

Page 9 of 18 | Total Record : 177