cover
Contact Name
Bambang S Maarif
Contact Email
hikmah@unisba.ac.id
Phone
+6281224715295
Journal Mail Official
hikmah@unisba.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial
ISSN : 14120453     EISSN : 27767302     DOI : https://doi.org/10.29313/hikmah.vi.2540
HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu dakwah dan sosial. Tujuan jurnal ini adalah untuk memublikasikan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu dakwah dan sosial yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan secara filosofis, teroritis, dan praktis . HIKMAH terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan Oktober. Hikmah menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif maupun kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu dakwah dan sosial.
Articles 59 Documents
INSTAGRAM SEBAGAI PELUANG SEKALIGUS TANTANGAN DAKWAH ISLAM: (STUDI DESKRIPTIF TERHADAP AKUN INSTAGRAM @ZAKIALFAIZAN) Rahmi Nadia Putri
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram is a part of social media that is very popular with the public with its features that attract a lot of attention. For some people, Instagram is a medium of opportunity to spread Islam without having to be in one place and without having to be on the pulpit. The presence of the Internet and the development of technology makes it easier for all groups to carry out their activities, including young people in the fields of economics, education and religious preaching. Talking about religious da'wah, some young activists use Instagram as an opportunity as well as a challenge to preach. Therefore, the author is interested in analyzing Instagram as an opportunity and challenge for young missionary activists. The method used is a qualitative descriptive approach which aims to collect detailed information on how Instagram acts as an opportunity and challenge in preaching. The results of this research are one way to describe how da'wah is carried out through the social media Instagram. Instagram salah satu bagian dari media sosial yang banyak sekali digemari masyarakat dengan fitur-fitur nya yang banyak menarik perhatian. Bagi sebagian orang, Instagram merupakan media peluang untuk melakukan syiar Islam tanpa harus berada di suatu tempat dan tanpa harus berada diatas mimbar. Kehadiran Internet dan berkembangnya teknologi memudahkan segala kalangan dalam melakukan aktivitasnya tak terkecuali kalangan muda baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun dakwah agama. Berbicara dakwah agama, sebagian aktivis muda memanfaatkan Instagram sebagai peluang sekaligus tantangan dakwah. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk menganalisis mengenai Instagram sebagai peluang sekaligus tantangan bagi aktivis dakwah muda. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi secara rinci bagaimana Instagram berperan sebagai peluang dan tantangan dalam berdakwah. Hasil penelitian ini merupakan salah satu cara untuk mendeskripsikan bagaimana dakwah dilakukan melalui media sosial Instagram.
ANALISA PENGGUNAAN BLOGSPOT SEBAGAI MEDIA DAKWAH DI ERA MODERN: (STUDI KASUS MAHASISWA FAKULTAS DAKWAH UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG) Rivana Alwardah
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blogs are one of the longest-running applications on the internet. Usually, people visit and use blogs to write something. Like da'wah which is usually carried out on the pulpit, now the modern era provides many platforms that make everything unlimited between space and time. The formulation of the problem in this study is how the use of Blogspot as a media for da'wah in the modern era (Case Study of Islamic Broadcasting Communication Students, Faculty of Da'wah). The purpose of this research is to find out: 1). The use of Blogspot as a preaching media for Islamic Broadcasting Communication Students. 2). the effectiveness of using blogs as a medium of da'wah in the modern era. The method used in this research is qualitative with a descriptive approach. Based on the results of the study, it shows that in general students already know about the blogspot application, but not all students use it, especially for media delivery of da'wah. In general, students think that blogspot cannot be considered effective for preaching media. Due to the development of the times with various conveniences, people prefer to access da'wah via YouTube which only needs to watch, rather than having to read through blogs. Blog adalah salah satu aplikasi yang sudah cukup lama ada di internet. Biasanya, orang berkunjung dan menggunakan blog untuk menulis sesuatu. Seperti dakwah yang biasanya dilakukan diatas mimbar, kini era modern menyediakan banyak platform yang membuat segalanya menjadi tidak terbatas antara ruang dan waktu. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui : 1). Penggunaan Blogspot sebagai media dakwah bagi Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam. 2). keefektifan penggunaan blog sebagai media dakwah di era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan dekskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa sudah mengetahui tentang aplikasi blogspot, tapi tidak semua mahasiswa menggunakannya, terlebih untuk media penyampaian dakwah. Secara umum mahasiswa menilai bahwa blogspot belum bisa dinilai efektif untuk media berdakwah. Dikarenakan seiring berkembangnya zaman dengan berbagai kemudahan, masyarakat lebih memilih untuk mengakses dakwah via youtube yang hanya tinggal menonton saja, ketimbang harus membaca melalui blog.
STRATEGI DAKWAH MUSLIM FOOTBALLERS BOGOR DALAM MENGEDEPANKAN NILAI-NILAI ISLAM DI SEPAKBOLA Muhammad Raihan; Hendi Suhendi
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the da'wah strategy carried out by the Muslim Footballers Bogor community. The current phenomenon is how to uphold Islamic values ​​in various activities, one of which is through football. Today, the way to preach is easy to implement, the various uniqueness and quality of creative human resources, makes da'wah no longer just listening to lectures. The method used is a qualitative descriptive approach which aims to obtain actual data in detail according to the symptoms encountered. The results of this study illustrate that preaching can be done by anyone, anytime and anywhere as written in QS. An-Nahl verse 125, which is the basis for Muslims to preach. The da'wah strategy carried out by Muslim Footballers Bogor is the principle of the Synergy da'wah strategy and the principles of the Convergence da'wah strategy. Penelitian kali ini membahas tentang strategi dakwah yang dilakukan oleh komunitas Muslim Footballers Bogor. Fenomena yang terjadi saat ini adalah bagaimana menjunjung tinggi nilai keislaman dalam berbagai aktivitas, salah satunya lewat sepak bola. Dewasa ini, jalan untuk berdakwah mudah untuk dilaksanakan, berbagai keunikan serta kualitas sumber daya manusia yang kreatif, membuat dakwah tak lagi hanya sekedar mendengar ceramah. Metode yang digunakan yakni pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan data yang aktual secara rinci sesuai dengan gejala yang di hadapi. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa dakwah bisa dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun seperti yang tertulis pada QS. An-Nahl ayat 125, yang menjadi landasan bagi kaum Muslimin untuk berdakwah. Strategi dakwah yang dilakukan oleh Muslim Footballers Bogor adalah prinsip strategi dakwah Sinerji dan prinsip strategi dakwah Konvergensi.
PERAN MASJID LAUTZE 2 BANDUNG DALAM PEMBINAAN KARAKTER TERHADAP KAUM MARGINAL Ervina Rizqi; Muhamamd Fauzi Arif
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The mosque has a functional position that does not only act as a bridge "hablumminnallah" but can form and build "hablumm minannas" in it. Talking about the formation of any character where this character will be formed by innate character and living habits that are influenced by the environment. With regard to character building for marginalized people through the role of the mosque, of course it is related to the da'wah itself. Da'wah activities are very important to be carried out to motivate, awaken, empower and develop all the potential that exists in Islamic society in particular to the maximum and be mutually sustainable. Judging from the phenomenon, it has been proven that most of the presence of marginal groups often results in resistance from the community to take up residence around them. Therefore, the author is quite interested in analyzing this, seeing the existence of the Lautze 2 Bandung mosque which is visited by many marginal people. The method used is to use a qualitative descriptive approach which aims to collect detailed actual information that describes the existing symptoms. The purpose of this writing is to describe how the role of the mosque is to become an access in building the character of the marginalized who live in the area and also to find out what are the supporting and inhibiting factors of moral development for the marginalized themselves. The results of this study have described how the existence of a mosque becomes an access in the role of building the character of the marginalized. Masjid memiliki kedudukan fungsi yang tidak hanya berperan sebagaimana menjadi jembatan “hablumminnallah” tetapi bisa membentuk dan membangun “hablumm minannas” didalamnya. Berbicara mengenai adanya pembentukan karakter pun yang dimana karakter ini akan terbentuk oleh watak bawaan dan kebiasaan hidup yang dipengaruhi oleh lingkungan. Berkaitan dengan pembinaan karakter pada kaum marginal melalui adanya peran masjid tentu berkaitan dengan dakwah itu sendiri. Kegiatan dakwah sangatlah penting dilakukan untuk memotivasi, menyadarkan, menberdayakan dan mengembangkan seluruh potensi yang ada pada masyarakat Islam terkhususnya secara maksimal dan saling berkesinambungan. Dilihat dari fenomena banyak membuktikan bahwa kebanyakan adanya kehadiran kaum-kaum marginal sering terjadi penolakan dari masyarakat untuk bertempat disekitarannya. Oleh karena itu, penulis cukup tertarik untuk menganalisis hal tersebut, melihat dengan keberadaannya masjid Lautze 2 Bandung yang banyak disinggahi oleh kaum marginal. Metode yang digunakan ialah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi aktual secara rinci yang menggambarkan gejala yang ada. Tujuan adanya penulisan ini untuk menggambarkan bagaimana peran masjid menjadi akses dalam pembinaan karakter dari kaum marginal yang bertempatan di area tersebut dan juga agar mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dari pembinaan akhlak pada kaum marginal itu sendiri. Hasil penelitian ini telah menggambarkan bagaimana keberadaan masjid menjadi akses dalam peran pembinaan karakter kaum marginal.
PERAN KOMUNIKASI PEREMPUAN DALAM KONTEKS SOSIAL DI KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA Annisa Luthfiyyah; Ira Wahyudi
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this article the author aims to find out and describe the role of women's involvement in the Kampung Naga community and to find out how the Kampung Naga community determines or divides work between men and women, the author found when making direct observations in Kampung Naga which is located in Neglasari Village, District Salawu, Tasikmalaya Regency, West Java Province. The author is interested in studying women's involvement based on observation data and journals that the author found. It appears that women in Kampung Naga are limited to domestic work, there is no scope for women in Kampung Naga society to be involved in the public sector. Dalam tulisan ini penulis bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran keterlibatan perempuan dalam lingkungan masyarakat Kampung Naga serta mengetahui bagaimana masyarakat Kampung Naga menentukan atau membagi pekerjaan di antara lelaki dan perempuan, penulis dapatkan ketika melakukan observasi secara langsung di Kampung Naga yang terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Penulis tertarik untuk mengkaji terkait keterlibatan perempuan berdasarkan data observasi dan jurnal yang penulis temukan. Kaum perempuan di Kampung Naga terlihat bahwasanya peran yang dilakukan sebatas pekerjaan domestik, tidak ada ranah untuk kaum perempuan dalam Masyarakat Kampung Naga untuk terlibat di sektor publik.
PEMANFAATAN APLIKASI JUST REMINDER SEBAGAI MEDIA DALAM UPAYA TAQARRUBILALLAH DI ERA SOCIETY 5.0 Taschiyatul Hikmiyah
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 3, No.2, Oktober 2023
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Equitable use of gadgets does not guarantee that all users can operate them only in positive terms. Therefore, the writing of this work is intended as a form of using the "Just Reminder" reminder application as a transformation of da'wah, namely by means of taqarrub ilallah. The use of descriptive research methods is directed to focus on the object of the problem so that the final result can be used as problem solving in the form of application utilization innovation. The results of this study state that there are still many smartphone users who are not aware of the urgency of the existence of a reminder application in worship activities such as taqarrub ilallah. Not only that, when the habituation process through this application can be carried out neatly and well, this utilization will also have an impact on the cultivation of the principle of istiqomah. Pemerataan penggunaan gadget tidak memberikan jaminan bahwa seluruh pengguna dapat mengoperasikannya dalam hal-hal yang bernilai positif saja. Oleh karena itu penulisan karya ini ditujukan sebagai bentuk pemanfaatan aplikasi pengingat “Just Reminder” sebagai tranformasi dakwah yakni dengan cara taqarrub ilallah. Penggunaan metode penelitian deskriptif diarahkan agar fokus terhadap objek permasalahan sehingga hasil akhrnya dapat dijadikan sebagai problem solving berupa inovasi pemanfaatan aplikasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masih banyak pengguna smartphone yang belum menyadari terhadap urgensi keberadaan aplikasi pengingat dalam kegiatan ibadah seperti halnya taqarrub ilallah. Tidak hanya itu, ketika proses pembiasaan melalui aplikasi ini dapat terlaksana dengan rapi dan baik maka pemanfaatan ini juga akan berdampak pada penanaman prinsip istiqomah.
TANTANTANGAN DAKWAH MELAUI PODCAST SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DI ERA SOCIETY 5.0 Muhammad Adnan Firdaus; Afidah, Ida
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 4, No.1, Maret 2024
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v4i1.3325

Abstract

Da'wah activities must adapt to the conditions of society. It is important to plan different methods so that da'wah can work optimally. The presence of a podcast is one of the best opportunities for preaching in this modern era. The purpose of this article is to explore the possibility of podcast media as a choice of da'wah media for da'wah material in modern times. The method used is descriptive qualitative with library research. The results of this study indicate that podcasts are starting to be in demand and have become the choice of some groups, including da'wah broadcasts. Podcasts were chosen because they are practical, effective, can be listened to at any time, and can even be done by cooperating with several other online media platforms. Podcasts are a way to continue da'wah outside of the usual da'wah activities. Kegiatan dakwah harus menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Penting untuk merencanakan metode yang berbeda agar dakwah dapat bekerja secara optimal. Kehadiran Podcast merupakan salah satu peluang terbaik untuk berdakwah di zaman modern ini. Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi kemungkinan media Podcast sebagai pilihan media dakwah untuk materi dakwah di zaman modern. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Podcast mulai diminati dan menjadi pilihan sebagian kalangan termasuk siaran dakwah. Podcast dipilih karena praktis, efektif, dapat didengarkan kapan saja, bahkan dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan beberapa platform media online lainnya. Podcast adalah cara untuk melanjutkan dakwah di luar kegiatan dakwah yang biasa dilakukan.
KOMUNIKASI DAKWAH DALAM KAJIAN RUTIN MINGGUAN DI MASJID JAMI’ AL-BAROKAH KP. HUJUNG KULON Halwa Sri Wulandari; Ira Wahyudi
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 4, No.1, Maret 2024
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v4i1.3335

Abstract

This study discusses da'wah communication in weekly routine studies at the Jami' Al-Barokah Mosque. Da'wah activities in mosques are often found, especially in large-scale mosques. In da'wah activities, of course, there is communication which is part of the process of conveying Islamic da'wah messages. Communication plays an important role in human life to be able to interact and socialize. All-access to modern-day communication greatly facilitates various aspects of life. It's interesting that information can be accessed quickly and is actual, for example, information related to routine activities in every mosque. A mosque is a place of worship for Muslims. In history, mosques were not only used for worship but many other activities were carried out in them such as recitation activities and studies of Islamic da'wah. Studies conducted at mosques are usually conceptualized in such a way as to attract public attention. Rarely does a study conducted in a village attract the attention of the community by calculating distances and timing that are less strategic. Therefore, the writer is quite interested in analyzing it. The method that will be used is a qualitative descriptive approach that aims to collect information directly so that it is more detailed and actual. In this study, of course, there are many elements involved in the ongoing da'wah, such as preachers, mad'u, da'wah materials, da'wah methods, and the objectives of the da'wah itself. The results of this study show that the da'wah communication carried out in routine studies at the Jami' Al-Barokah Mosque uses a persuasive da'wah approach that facilitates understanding for the congregation participating in the study. With this approach, the message is conveyed in everyday language which makes the congregation understand to avoid misinterpretation of the meaning of da'wah. Penelitian ini membahas mengenai komunikasi dakwah dalam kajian rutin mingguan di Masjid Jami’ Al-Barokah. Aktivitas dakwah di masjid sering dijumpai terutama di masjid berskala besar. Dalam aktivitas dakwah tentunya terdapat komunikasi yang menjadi bagian dari proses disampaikannya pesan dakwah Islam. Komunikasi berperan penting dalam kehidupan manusia untuk dapat berinteraksi dan bersosialisasi. Segala akses komunikasi zaman modern ini sangat mempermudah berbagai sisi kehidupan. Menariknya bahwa informasi dapat dijangkau dengan cepat dan aktual seperti contohnya informasi terkait kegiatan-kegiatan rutin di setiap masjid-masjid. Masjid pada dasarnya merupakan tempat ibadah ummat Islam. Dalam sejarah, masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah saja melainkan banyak aktifitas lainnya yang dilakukan di dalamnya seperti kegiatan pengajian dan kajian dakwah Islam. Kajian yang dilakukan di masjid biasanya sudah terkonsep sedemikian rupa sehingga menarik perhatian masyarakat. Jarang sekali kajian yang dilakukan di kampung dapat menarik perhatian masyarakat dengan perhitungan jarak dan waktu yang kurang startegis. Oleh karena itu, penulis cukup tertarik untuk menganalisis hal tersebut. Metode yang akan digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan mengumpulkan informasi secara langsung agar lebih rinci dan aktual. Dalam kajian ini tentu terdapat banyak unsur yang terlibat dalam berlangsungnya dakwah seperti misalnya da’i, mad’u, materi dakwah, metode dakwah dan tujuan dakwah itu sendiri. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa komunikasi dakwah yang dilakukan pada kajian rutin di Masjid Jami’ Al-Barokah tersebut menggunakan pendekatan dakwah persuasif yang memudahkan pemahaman bagi para jamaah yang mengikuti kajian. Dengan pendekatan tersebut pesan disampaikan dengan bahasa sehari-hari yang membuat para jamaah mengerti sehingga menghindari salah penafsiran makna dakwah.
TRADISI TAHLILAN UPAYA MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI Sisma Yani Tumanggor; Syam, Nia Kurniati
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 4, No.1, Maret 2024
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v4i1.3340

Abstract

Seen from various views that tahlilan is a tradition that has been carried out by some people for generations to commemorate the time of someone's death. Many think that tahlilan does not need to be done because it can add to the burden on the family left behind, but on the other hand tahlilan can also be a medium to connect and entertain the family left behind. Therefore, the authors are interested in studying about it. The method used is a qualitative descriptive approach which aims to collect detailed actual information that describe the existing symptoms. The results of this study have illustrated that tahlilan has become a tradition and should continue to be preserved as a culture that has Islamic values ​​in order to carry out social worship while increasing dhikr to Allah SWT. Dilihat dari berbagai pandangan bahwa tahlilan merupakan tradisi yang sudah dijalani oleh sebagian masyarakat secara turun-temurun untuk memperingati waktu kematian seseorang. Banyak yang beranggapan bahwa tahlilan tidak perlu dilakukan karena dapat menambah beban keluarga yang ditinggalkan, namun di sisi lain tahlilan bisa juga sebagai media untuk menyambung tali silaturahmi dan menghibur keluarga yang ditinggalkan. Oleh karena itu, penulis cukup tertarik untuk menganalisis hal tersebut. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriftif kualitatif yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi aktual secara rinci yang menggambarkan gejala yang ada. Hasil penelitian ini telah menggambarkan bahwa tahlilan sudah mentradisi dan hendaknya terus dilestarikan sebagai salah satu budaya yang bernilai Islami dalam rangka melaksanakan ibadah sosial sekaligus meningkatkan dzikir kepada Allah SWT.
PENGARUH TREN HIJAB FASHION DI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP CARA BERPAKAIAN ISLAMI MAHASISWI UNISBA FAKULTAS DAKWAH ANGKATAN 2019 Yayuh Khufibasyaris; Suhendi, Hendi
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 4, No.1, Maret 2024
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v4i1.3361

Abstract

This research examines how much influence 2019's Dakwah Faculty of Unisba Student of the hijab fashion trends in the social media of TikTok on how to dress Islamic by applying the field research and qualitative method. Along with the development of communication and information technology brings new things and diversity in religion. Indonesia is a country that the majority of the population is Muslims, so that using the hijab has become a common thing in society. The hijab is the identity of a muslim and changes as the times grow and experienced modernization. The social media most frequently accessed by college student is TikTok. Through social media, information about the fashion trend of hijab has become widespread and unbridled. The manufacturers made TikTok an advertising medium and promotion.  Penelitian ini meneliti seberapa besar pengaruh tren hijab fashion di media sosial TikTok terhadap cara berpakaian Islami Mahasiswi Unisba Fakultas Dakwah Angkatan 2019 dengan menerapkan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan kualitatif.  Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi membawa nuansa baru dan keragaman dalam keberagamaan. Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, sehingga menggunakan jilbab sudah menjadi hal yang umum di masyarakat. Jilbab merupakan pembentuk identitas seseorang sebagai muslimah mengalami perubahan seiring perkembangan zaman dan mengalami modernisasi. Media sosial yang paling sering diakses oleh mahasiswi adalah TikTok. Melalui media sosial TikTok, informasi mengenai tren fashion hijab telah merajalela dan tidak terbendung. Para pembisnis pakaian menjadikan TikTok sebagai media iklan dan promosi.