cover
Contact Name
Lisda Ramdhani
Contact Email
lisdaramdhani@habi.ac.id
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
prodiinformatika6@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Bolo-Donggo, Bolo Kab. Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
INFOTIKA: Jurnal Pendidikan Informatika
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 28291026     EISSN : 28291018     DOI : 10.56842
INFONTIKA: Jurnal Pendidikan Informatika yang diterbitkan oleh STKIP Harapan Bima dengan periode terbit setiap bulan April dan Oktober (dua kali setahun). Jurnal ini menerbitkan artikel studi konseptual dan menganalisis hasil penelitian empiris.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2026): April 2026" : 5 Documents clear
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Kahoot Pada Mata Pelajaran Tik Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di SMPN 3 Bolo Sani, Tiara; Rahmawan, Ardi; Ramdhani, Lisda
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan media pembelajaran interaktif Kahoot dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran TIK di SMPN 3 Bolo. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 40 siswa kelas VII yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dengan rata-rata posttest 71,00 dan kelompok kontrol 66,75 (Sig. 0,016 0,05). Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,504 lebih tinggi dari kelompok kontrol 0,436. Cohen's d menunjukkan effect size sebesar 0,445 yang berkategori sedang, membuktikan bahwa Kahoot efektif meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran TIK.
Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Berbasis Deep Learning Pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum: Studi Kasus Program Studi Pendidikan Informatika Suharti, Suharti; Faidin, Faidin
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.1060

Abstract

Identifikasi gaya belajar mahasiswa secara akurat merupakan langkah kunci dalam merancang sistem pembelajaran yang adaptif dan personal, khususnya pada mata kuliah yang menuntut pemahaman konseptual mendalam seperti Telaah Kurikulum. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi distribusi gaya belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika pada mata kuliah Telaah Kurikulum menggunakan pendekatan deep learning berbasis data perilaku Google Classroom; (2) membandingkan performa beberapa arsitektur deep learning dalam mengklasifikasikan gaya belajar berdasarkan Felder-Silverman Learning Style Model (FSLSM); dan (3) menganalisis hubungan antara gaya belajar yang teridentifikasi dengan capaian belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental komputasional. Data dikumpulkan dari log aktivitas Google Classroom milik 50 mahasiswa aktif peserta mata kuliah Telaah Kurikulum selama satu semester (16 minggu), mencakup frekuensi akses materi, durasi interaksi, pola partisipasi komentar kelas, dan hasil kuis Google Forms. Empat dimensi FSLSM digunakan sebagai label klasifikasi: Aktif/Reflektif, Sensing/Intuitif, Visual/Verbal, dan Sekuensial/Global. Tiga arsitektur deep learning dibandingkan: Long Short-Term Memory (LSTM), Bidirectional LSTM (BiLSTM), dan Convolutional Neural Network (CNN). Hasil penelitian menunjukkan model CNN-BiLSTM hibrida mencapai akurasi tertinggi sebesar 91,8% (F1-score = 0,907), mengungguli LSTM (85,6%) dan CNN (83,4%). Profil gaya belajar yang paling banyak ditemukan adalah Reflektif-Intuitif-Visual-Global (34,0%) dan Aktif-Sensing-Visual-Sekuensial (26,0%), mencerminkan karakteristik mata kuliah Telaah Kurikulum yang bersifat konseptual-analitis. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kesesuaian gaya belajar dengan strategi pembelajaran dan capaian akademik mahasiswa (r = 0,587; p 0,01). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan deep learning berbasis data Google Classroom efektif mengidentifikasi gaya belajar mahasiswa pada mata kuliah Telaah Kurikulum dan dapat menjadi dasar pengembangan sistem pembelajaran adaptif di perguruan tinggi Indonesia.
Etika Dan Tantangan Cyber Public Relations Dalam Pendidikan Informatika: Analisis Literatur Kualitatif di STKIP Harapan Bima, Kabupaten Bima Al Kausar, Gala
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.1061

Abstract

Perkembangan teknologi digital di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, membawa tantangan baru bagi praktik komunikasi publik di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya di Jurusan Pendidikan Informatika STKIP Harapan Bima. Belum adanya panduan etika digital yang terstruktur, minimnya literasi cyber public relations (cyber PR) di kalangan mahasiswa dan dosen, serta lemahnya tata kelola komunikasi digital institusi menjadi permasalahan mendasar yang belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan memetakan: (1) tantangan etika komunikasi digital dalam praktik cyber PR di lingkungan STKIP Harapan Bima dan Kabupaten Bima; (2) tantangan krisis reputasi digital dalam konteks media sosial; dan (3) keterbatasan hubungan publik simetris dalam praktik cyber PR. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui analisis literatur sistematis berbasis prosedur PRISMA terhadap 36 artikel jurnal akademik peer-reviewed yang relevan dengan konteks pendidikan informatika dan cyber PR di Indonesia, diterbitkan tahun 2018–2025. Analisis tematik dilakukan menggunakan tiga kerangka teori: teori etika komunikasi, teori manajemen krisis, dan teori hubungan publik simetris. Hasil menunjukkan bahwa disinformasi di media sosial, absennya panduan etika digital institusional, lambatnya respons krisis digital, serta dominasi komunikasi satu arah merupakan tantangan utama yang relevan dengan kondisi Kabupaten Bima. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dan praktis bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Informatika STKIP Harapan Bima yang mengintegrasikan kompetensi etika digital dan cyber PR.
Relevansi Outdoor Learning Berbasis Informatika Terhadap Masalah Pembelajaran Bahasa Indonesia Ikra, Ikra
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.1080

Abstract

Artikel penelitian tentang pengaruh pembelajaran luar ruang (outdoor learning) pada materi Informatika di SMP N 4 Bolo, Kabupaten Bima, secara eksplisit berfokus pada pengembangan bakat dan talenta di bidang Informatika. Kabupaten Bima sebagai daerah dengan karakteristik geografis pedesaan dan kekayaan budaya Mbojo yang khas menjadi konteks yang unik sekaligus strategis dalam pengembangan model pembelajaran inovatif ini. Namun demikian, pendekatan, temuan, dan kerangka konseptual yang dihasilkan memiliki relevansi yang sangat signifikan dengan berbagai persoalan mendasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di daerah tersebut. Tulisan ini menganalisis enam titik keterkaitan antara artikel tersebut dengan problematika pembelajaran Bahasa Indonesia: (1) rendahnya keterampilan menulis berbasis pengalaman autentik, (2) lemahnya motivasi berbicara dan presentasi lisan, (3) minimnya pembelajaran teks yang berakar pada konteks lokal, (4) kesenjangan antara keterampilan reseptif dan produktif siswa, (5) terbatasnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar bahasa, dan (6) kurangnya integrasi kecakapan abad ke-21 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Analisis ini menunjukkan bahwa model outdoor [U2.1]learning berbasis inkuiri dan pemecahan masalah yang terbukti efektif dalam pembelajaran Informatika di Kabupaten Bima dapat diadaptasi secara sistematis untuk memperkaya praktik pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya di sekolah-sekolah pedesaan yang memiliki karakteristik serupa dengan wilayah Bima.
Penerapan Teknologi Pembelajaran yang Meningkatkan Motivasi Belajar Generasi Z di Indonesia: Analisis Bibliometrik dan Tematik Aditia Panji Suwiryo, Rifana
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v5i1.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi pembelajaran yang meningkatkan motivasi belajar Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, menganalisis tren publikasi terkait topik tersebut, serta merumuskan agenda penelitian mendatang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dokumentasi berbasis protokol PRISMA terhadap 30 artikel ilmiah internasional yang terindeks Scopus. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer dan Mendeley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran berbasis e-learning, blended learning, media interaktif, aplikasi mobile, dan AI-based tools merupakan jenis teknologi yang paling dominan digunakan oleh Gen Z di Indonesia dan terbukti secara signifikan meningkatkan motivasi belajar mereka. Tren publikasi menunjukkan peningkatan eksponensial sejak tahun 2020, terutama dipicu oleh pandemi COVID-19. Faktor pendukung seperti akses internet, keterampilan digital guru, dan ketersediaan perangkat memperkuat efektivitas teknologi tersebut, sementara hambatan infrastruktur dan kurangnya pelatihan guru menjadi kendala utama. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka pemilihan teknologi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Gen Z dan memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik serta pengelola lembaga pendidikan di Indonesia. Agenda penelitian mendatang perlu memfokuskan kajian pada efektivitas jangka panjang AI-based tools dan personalized learning dalam konteks pendidikan Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5