cover
Contact Name
-
Contact Email
zikysmart@gmail.com
Phone
+6289516282765
Journal Mail Official
zikysmart@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/j-md/about/editorialTeam
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dakwah (J-MD)
ISSN : -     EISSN : 27751554     DOI : https://doi.org/10.24260/j-md.v4i1
Core Subject : Social,
Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana publikasi karya-karya ilmiah terkait dengan bidang manajemen dakwah. Fokus utama kajian Jurnal Manajemen Dakwah (J-MD) FUAD-IAIN Pontianak adalah Manajemen Dakwah. Adapun ruang lingkup kajiannya meliputi Strategi Dakwah, Administasi Dakwah, Manajemen Haji dan Umroh, Manajemen ZISWAF, Manajemen Masjid, Manajemen Event Organizer, dan Manajemen Kelembagaan Islam.
Articles 72 Documents
KEBIJAKAN POLITIK NEGARA DALAM SISTEM DAFTAR TUNGGU HAJI DI INDONESIA (STUDI KASUS KOTA DENPASAR) hadirman, hadirman hadirman; nasution, zulkarnain
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

State political policy in the hajj waiting list system is manifested in the forma of state intervention ini religious life through regulation. The goverment ini this case carries out power politics while maintaining political stability. The state through the Minsitry of Religion has monopolized the implementation of the hajj because it is fully involved in the regulatory, operational and execution stages in the field. The motive for this policy is to expand power through the reproduction of power thorugh an ideological system of regulations and rules in order to control the strategic functions of the Ministry of Religion and is abudant with funding resources for the state amd political parties. This study aims to explain the factors that cause the existence of state politics in the hajj waiting list system. The reseach locations in the city of Denpasar, wich has the largest number ini Bali Province. This research used qualititave methods. The analysis used is critical theory. The results of this study reveal the factors causing state politics the hajj waiting list system, including: (1) state politics and ideology; (2) party politics and ideology; (3) the leviathan of state power in religious life; and (4) polical stability.
IMPLEMENTASI DAKWAH MENGGUNAKAN KONSEP KITAB WISHAYA AL ABA LI AL-ABNA PADA PERILAKU PACARAN REMAJA (STUDI MENINGKATKAN NILAI SPIRITUAL REMAJA) Triatmojo, Widyanto
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood at the age of 10 years to 20 years. One of the tasks of adolescent development is attraction to the opposite sex. Romantic relationships will also have a big influence on adolescents. In Indonesia, dating is defined as a process of introducing the period before marriage. Actually in Islam, sometimes dating is also known as the ta'aruf process. In the case of dating adolescents, the counselor should see that dating is a language and language is a culture that should be a forum for carrying out the dakwah process for adolescents. This article describes the concept of dating from 3 disciplines, namely psychology, culture and Islamic dakwah. This article uses the Islamic dakwah approach as an alternative solution to convey religious values ??to adolescents who are dating. Islamic dakwah, include Islamic concepts that aim to shape behavior in accordance with the orders of Allah SWT.
STRATEGI DAKWAH FRONT PERSAUDARAAN ISLAM (FPI) DALAM MEMBENTENGI WARGA KOTA PONTIANAK DARI ALIRAN RADIKALISME Uray Faisal, Uray Faisal
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk: (1) Langkah-langkah dakwah FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme. (2) Strategi sentimentil FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme. (3) Strategi rasional FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme. (4) Strategi indrawi FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu sumber data primer ialah data hasil wawancara kepada imam daerah FPI Kalbar dan beberapa pengurus FPI Kota Pontianak serta masyarakat sekitar, dan sumber data sekunder ialah dari buku-buku, skripsi, maupun jurnal artikel yang berkaitan dengan judul peneliti. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) Langkah-langkah dakwah FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme, yaitu dengan majlis taklim, pengajian, dekat dengan ustadz, membaca ratib, membaca sholawat, dan sholat berjama’ah. (2) Strategi sentimentil FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme, dengan membantu warga terkena musibah dan bencana, mendakwahkan syari’at agama Islam. (3) Strategi rasional FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme, yaitu dengan mendakwahkan tentang ajaran syari’at Islam, menyampaikan tentang aliran sesat, menyampaikan tentang FPI, menyampaikan bahanya paham aliran radikalisme. (4) Strategi indrawi FPI dalam membentengi warga Kota Pontianak dari aliran radikalisme, ialah dengan menyampaikan ceramah tentang aliran radikalisme, membuat padepokan qadariyah, menyampaikan peristiwa hancurnya Irak dan Suriah.
Penerapan Fungsi Manajemen Pada Lembaga Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah Kalimantan Barat Gunawan, Hendri
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi objektif tentang penerapan fungsi manajemen di Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kalimantan Barat: 1) Perencanaan dalam manajemen Zakat di Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU); 2) Pengorganisasian dalam manajemen Zakat di Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU); 3) Pelaksanaan dalam manajemen Zakat di Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU); 4) Pengawasan dalam manajemen Zakat di Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Kemudian teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik komunikasi langsung dan studi dokumenter. Berdasarkan pada analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Perencanaan yang diterapkan oleh LAZISMU Kalimantan Barat meliputi: a) perencanaan tahunan ,perencanaan fundrising ,perencanaan keuangan ,perencanaan program yang berjalan berdasarkan waktu dan dana yang telah ditargetkan. 2) Pengorganisasian yang di terapkan LAZISMU Kalimantan Barat meliputi: a) dilakukan harian, mingguan, bulanan, tengah tahun dan tahunan, pengorganisasian ini tidak terbatas, sesuai dengan kebutuhan yang di lapangan. 3) Pelaksanaan yang diterapkan LAZISMU Kalimantan Barat yaitu terdapat 5 program meliputi: a) program pendidikan b) kesehatan c) ekonomi d) sosial kemanusiaan e) dakwah. 4) Pengawasan dengan mengevaluasi setiap program-program yang ada.
ROLE OF INITIAL AND ENTREPRENEURIAL STUDENTS IN ENTERPRENEURING LIFE IMPROVEMENT IN CLASS X STUDENTS IN SMA ISLAM AL-AZHAR PONTIANAK AMANDA, RIZKA
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem raised here is how the techniques for developing craftsmanship and entrepreneurship through craft and entrepreneurship subjects for class X students at Al-Azhar Islamic High School in Pontianak, what is the role of craft and entrepreneurship subjects in developing the craft and entrepreneurial spirit of class X students in SMA Islam Al-Azhar Pontianak, and what obstacles are encountered in developing the spirit of craftsmanship and entrepreneurship through craft and entrepreneurship subjects for class X students at SMA Islam Al-Azhar Pontianak. Techniques for developing craftsmanship and entrepreneurship through craft and entrepreneurship subjects for class X students at SMA Islam Al-Azhar Pontianak, are carried out by providing theory, practice, and mentoring. In addition, it is supported by the attitude of residents of X SMA Islam Al-Azhar Pontianak who support, supporting facilities and infrastructure, revolving fund loans from the Islamic High School Al-Azhar Pontianak, and cooperation with various parties. The role of craft and entrepreneurship subjects in the development of the craftsmanship and entrepreneurial spirit of class X students at Al-Azhar Islamic High School in Pontianak are: (a) Developing the craftsmanship and entrepreneurial spirit of class X students in the form of creative and innovative personalities, in which grade X students have a full attitude confident, have initiative, have achievement motives, have a leadership spirit and dare to take risks. (b) Play a role in increasing the independence of class X students. Grade X students have the skills to be self-employed as independent, learn to have responsibility, and be more independent in fulfilling their daily needs. (c) Forming a mental attitude of class X students who never give up, if grade X students experience obstacles or failures from the business they have set up, students do not easily give up but try to find a way out.
MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (UMKM) DEVELOPMENT STRATEGIES IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC ECONOMICS TO IMPROVE THE WELFARE OF STREET TRADERS (CASE STUDY OF STREET VENDORS IN PONTIANAK CITY) aliska, mega putri
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, one type of business that develops in society is UMKM, which is a business activity that is engaged in various specific business fields. MSMEs are known as efforts that are able to overcome unemployment and poverty, Pontianak City is an area known as the Seramabi Mecca area which is covered with strict regulations in every community activity such as economic activity, so it cannot be denied that every economic activity must be properly monitored. In Pontianak City, MSMEs play an important role in reducing unemployment because the existence of MSMEs can open up large job opportunities so as to improve the welfare of the people. One of the MSMEs that is often run by the community is Livelihood Activities, which are small and medium enterprises that are used to make a living, for example, such as street vendors. In Banda Pontianak, you can find a lot of street vendors who are used as a livelihood, especially in the Pontianak City area, where the increasing number of street vendors appears, of course the more intense the competition that occurs in developing their respective businesses.
STRATEGI PENGKADERAN DA’I DI PONDOK PESANTREN AL-MUKHLISHIN DESA ANTIBAR KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR KABUPATEN MEMPAWAH ananda, dea fitria; syifa, abdulah
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Bagaimana perumusan, penerapan, dan evaluasi strategi pengkaderan da’i di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara kepada pimpinan pondok pesantren, beberapa dewan asatidz dan beberapa santri. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen penting, file, dan jadwal kegiatan yang berkaitan dengan pengkaderan da’i di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin. Tekinik yang digunakan dalam penelitian ini untuk pengumpulan datanya yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan pada analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Strategi yang dirumuskan untuk mencapai tujuan dari pengkaderan da’i adalah dengan dirumuskannya beberapa program pengkaderan da’i. 2) Penerapan strategi melalui beberapa program pengkaderan da’i yakni program pelatihan pidato, program muhadharah, dan prorgam kajian kitab. 3) Evaluasi dilakukan dalam bentuk pengawasan oleh pembina program selama proses kegiatan berlangsung. Evaluasi juga dilaksanakan saat rapat bulanan dewan asatidz namun hanya mengevaluasi hasil sikap santri selama mengikuti program pengkaderan da’i sehingga tidak ada evaluasi terhadap program-program pengkaderan da’i. Kata Kunci: Strategi, Pengkaderan Da’i, Pondok Pesantren.
STRATEGI DAKWAH SMA ISLAM AL AZHAR 10 PONTIANAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI TENGAH PANDEMI COVID 19: indonesia helfani, defan; rusmalita, santa
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) langkah-langkah penetapan strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19; 2) bentuk strategi dakwah SMA Islam Al Ahar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19; 3) tantangan dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data peneltian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder, yaitu: 1) sumber primer adalah guru-guru yang bergerak dibidang dakwah, yaitu tim bidang keagamaan, 2) sumber sekunder adalah guru BK (bimbingan konseling) dan dokumen-dokumen yang diperoleh dari lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan, yaitu perpanjang pengamatan, triangulasi dan member check. Berdasarkan hasil analisis data, temuan yang diperoleh pada penelitian ini, yaitu: (1) Langkah-langkah penetapan strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, yaitu mengadakan rapat kerja (RAKER), dan tes kemampuan agama calon siswa baru berupa tes membaca Al Qur’an agar mudah dilakukan pemetaan. 2) Bentuk strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, terdiri dari: Pertama, strategi ta’lim, yaitu kajian keagamaan. Kedua, strategi tazkiyah (menyucikan jiwa), yaitu kegiatan sholat dhuha, kegiatan sedekah/berbagi, dan kegiatan tadarus Al Qur’an. Ketiga, strategi tilawah, yaitu kegiatan tahfiz dan tahsin. 3) Tantangan dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, terdiri dari tantangan internal dan tantangan eksternal. Tantangan internal adalah kurangnya SDM yaitu kurangnya da’i atau guru yang bergerak dibidang keagamaan. Kemudian kemampuan murid yang berbeda-beda dalam memahami AL Qur’an dan sulitnya mengawasi murid dikarenakan kegiatan dakwah dilakukan secara online. Tantangan eksternal berupa kendala pada media dakwah yaitu pada jaringan internet.
PENGARUH KEWIRAUSAHAAN DALAM LEMBAGA PEMASYARAKATAN TERHADAP PENINGKATAN PELUANG USAHA (Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo) andri muladi, yulita anggraini
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas kriminal yang terjadi di masyarakat menyebabkan peningkatan jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Salah satu faktor penyebab kejahatan tersebut ialah faktor ekonomi misalnya jumlah pengangguran yang banyak, kemiskinan dan tingkat pendidikan yang rendah. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai lembaga atau tempat yang memberikan pembinaan kepada pelaku pelanggar hukum selama menjalani masa pidananya. Salah satu program pembinaan yang diberikan tersebut yaitu berupa pelatihan kerja atau keterampilan yang bertujuan memberikan bekal kewirausahaan bagi warga binaan pemasyarakatan. Pembinaan mandiri berupa pelatihan dan keterampilan kewirausahaan tentunya bukan hanya sebagai pengisi waktu luang namun bertujuan dalam mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan ketika kembali ke masyarakat dapat menciptakan peluang usaha dan menghilangkan stigma negatif dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kewirausahaan yang diberikan oleh Lapas terhadap peningkatan peluang usaha bagi Warga Binaan Pemasyarakatan tersebut setelah selesai menjalani masa pidananya. Adapun metode yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif-kualitatif yang dilakukan dengan observasi dan data yang terkumpul juga didapatkan dengan wawancara secara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk penelitian laporan. Berdasarkan kesimpulan dalam penelitian ini yang diperoleh melalui pelatihan keterampilan kewirausahaan yang diberikan oleh Lapas memberikan pengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang artinya semula warga binaan tersebut tidak memiliki keterampilan khusus dan tidak memiliki pekerjaan namun setelah menjalani masa pidana di Lapas dan diberikan pembinaan program pelatihan kerja, mereka tentunya mendapatkan keterampilan baru dan bisa diterapkan sebagai peluang usaha. Tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan peluang usaha saja, namun juga berpengaruh terhadap penurunan tindak kriminalitas dan mencegah pengulanggan kejahatan. Sehingga pemberian bekal kewirausahaan ini dapat memberikan pengaruh signifikan pada bidang ekonomi atau kewirausahaan.
CIRI-CIRI UALAMA SEJATI, KEDUDUKAN DAN KEMULIAANNYA (CHARACTERISTICS OF THE TRUE UALAMA, POSITION AND ITS GLORY) arhadi, eliyah arhadi
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 2 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulama are people who are at their peak, when they are young, forging themselves to obtain and achieve noble adab which is recognized by the Shari'a and their dignity and reason, and their opinions and speech agree to praise them as civilized people. They are the experts of science who occupy the pinnacle of nobility and glory, reach the baton of the pioneers of knowledge which is the legacy of the Prophets. The following is the position of scholars in Islam: 1. The advantages of a pious compared to a worship expert are such as the virtue of the moon on a full moon night over all the stars. The scholars are the inheritors of the prophets, and the prophets did not inherit the dinar and dirhams, they only inherited knowledge. 2. The virtues that Allah has promised to the scholars are: Allah SWT will provide his sustenance, Allah will make his affairs easy, and Allah will make the path easy to heaven. 3. The following are the criteria for true scholars: 1. Feeling controlled by Allah, calm and dignified. 2. Maintain knowledge. 3. Zuhud. 4. Glorify knowledge by not making it a rung to reach the interests of the world. 5. Avoid humble jobs and stay away from sources of accusations. 6. Maintain the Zahir symbols of Islam and reveal the Sunnahs. 7. Maintain matters recommended in the syari'at-syariat. 8. Associating with humans with noble morals. 9. Purifying the mind and being born of despicable morals and filling it with commendable morals. 10. Try earnestly and always want to add to the good. 11. Not refusing to take advantage of others even if he is under it. 12. Write at the time has the capacity to write.