cover
Contact Name
-
Contact Email
zikysmart@gmail.com
Phone
+6289516282765
Journal Mail Official
zikysmart@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/j-md/about/editorialTeam
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dakwah (J-MD)
ISSN : -     EISSN : 27751554     DOI : https://doi.org/10.24260/j-md.v4i1
Core Subject : Social,
Jurnal ini dimaksudkan sebagai sarana publikasi karya-karya ilmiah terkait dengan bidang manajemen dakwah. Fokus utama kajian Jurnal Manajemen Dakwah (J-MD) FUAD-IAIN Pontianak adalah Manajemen Dakwah. Adapun ruang lingkup kajiannya meliputi Strategi Dakwah, Administasi Dakwah, Manajemen Haji dan Umroh, Manajemen ZISWAF, Manajemen Masjid, Manajemen Event Organizer, dan Manajemen Kelembagaan Islam.
Articles 72 Documents
ETIKA BISNIS ISLAM DAN PENERAPAN DALAM USAHA STUDI KASUS PADA TOKO ROTI GEMBUL DI KOTA PONTIANAK: Indonesia Permadi, Permadi; Waldan, Raziki
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.110

Abstract

Dunia perbakeryan di Kota Pontianak sudah mulai berkembang. Diantaranya ada Kota Raja, D’Bread Recipe, Rajawali Bakery, Roti Gemes dan masih banyak lagi. Namun fokus penelitian ini mengacu kepada Roti Gembul. Roti Gembul adalah bagian unit bisnis dari Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin. Roti Gembul punya rutinitas yang berbeda dari usaha produk roti lain yaitu menutup outlet-outlet ketika menjelang waktu shalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan penerapan etika bisnis Islam yang ada pada toko Roti Gembul di Kota Pontianak. Penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Sumber penelitian adalah toko Roti Gembul yang ada di Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi dan member check. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) konsep etika bisnis Islam yang diterapkan pada Roti Gembul adalah konsep tauhid, konsep akhlak, konsep kejujuran, konsep adil serta konsep halal dan haram, dan (2) penerapan etika bisnis Islam pada Roti Gembul adalah memberikan standar wajib kepada anggota untuk melaksanakan shalat tepat waktu dan membaca Al-Quran setiap hari minimal satu halaman dan standar pelayanan dengan salam, senyum sapa, menanyakan nama pembeli, kemudian mengucapkan salam sambil mendoakan pembeli.
STRATEGI DAKWAH SUFISTIK PETANI (STUDI DAKWAH LEMBAGA PENGKAJIAN AL-MAUNAH AL-KAROMAH) TERHADAP MASYARAKAT DUSUN TANJUNG GUNDUL DESA KARIMUNTING KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN KABUPATEN BENGKAYANG Dewi, Wahyu Kusuma; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.113

Abstract

The majority of the population who live in the village area work as farmers. Some farmers spend their time in the fields. So, Most farmers find it difficult to worship, especially to praying together in mosques. But, in Tanjung Gundul there is a group of devount people who worship like always praying together in mosque even thought they are a farmers. It turns out they are members of a study institute of Al-Maunah Al-Karomah (Al-Makka). Besides that, they also regularly attend recitation from Al-Makka. It’s show that the strategy of preaching by the Al-Makka to farmers was effective. Therefore this study aims to reveal what strategies are used by da’i from Al-Makka. This research in included in qualitative research. This research method uses a case study. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation with data collection tools in the form of researchers themselves, interview guidelines and observation guidelines. Data analysis using data reduction, data presentation and data verification. Data validity test using triangulation and peer deriefing. Based on the analysis carried out, the researcher can conclude that: the sufistic da’wah strategy of farmers implemented by da’’ from Al-Makka, namely da’wah is carried out in the al-hikmah way which adapts to mad’u habits. The majority of mad’u work as farmers, most of time spent on agricultural land. Therefore da’i Al-Makka took this into account by guiding mad’u as well as in agriculture. From an economic-social point of view, it runs smoothly, then the next is from a spritual perspective. Dai made an approach using a sufistic da’wah stategy through the practice of the tarekat teachings ti the peasants. It turns out that non-forcing strategy is in great demand for mad’u.
PENGELOLAAN IDARAH MASJID BESAR NURUL HUDUD DI DESA BADAU KECAMATAN BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU Anggraeni, Novie
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.114

Abstract

Masjid merupakan tempat ibadah orang-orang islam. Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual semata, melainkan masjid harus dimaknai dalam berbagai dimensi kehidupan. Di antaranya, masjid sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi umat, seperti penyelenggara baitulmal, unit pelayananz akat, infaq dan shodaqah. Badau merupakan kawasan hutan yang dominan masyarakatnya ialah suku Dayak Iban yang menganut kepercayaan animisme. Beberapa tahun kemudian, agama pun mulai disyiarkan melalui pendatang yang banyak bemukim di Badau. Salah satunya ialah tokoh kepala adat suku Dayak Iban yakni Panglima Belayong, yang telah memilih untuk memeluk agama Islam. Dan memberikan tanahnya untuk diwakafkan, demi kepentingan masyarakat muslim di Badau. Pada masa pemerintahan Ir Soekarno, kawasan perbatasan saat itu terjadi konfrontasi anatara Indonesia dengan negara Malaysia, sehingga tentara diturunkan untuk mengamankan wilayah perbatasan terutama di Badau. Semakin banyaknya penduduk yang beragama Islam di Badau, membuat para TNI berinisiatif untuk membangun masjid, yakni Masjid Nurul Huda. Namun, pada tahun 1995, masyarakat bersama tokoh agama bersepakat untuk membangun masjid besar, agar bisa menampung lebih banyak jamaah. Tulisan ini merupakan hasil penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pembahasan di dalam tulisan ini merupakan upaya untuk menjawab Pembinaan Idarah Masjid di Perbatasan Badau.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS MUZAKKI LAZISMU KALBAR Aranda, Ridho Revo
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.123

Abstract

Pencapaian penerimaan zakat, infaq dan shadaqah di Indonesia selalu menjadi pembicaraan hangat antara pemerintah, lembaga kemanusiaan dan lembaga ZIS. Lembaga ZIS dituntut membuat program yang inovatif dan kreatif serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan muzakii untuk mendapatkan loyalitas muzakki. Kondisi lembaga ZIS yang baik dapat menarik muzakki untuk menyalurkan dananya ke lembaga. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas muzakki. Pengaruh kepuasan terhadap loyalitas muzakki. Serta pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan secara simultan terhadap loyalitas muzakki LAZISMU Kalimantan Barat. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan SPSS 16.0 Hasil penelitian yang didukung dengan terpenuhinya uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, linieritas, heterokedastisitas, autokorelasi dan uji multikolinieritas menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas muzakki LAZISMU Kalbar dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel yaitu 3,550 > 2,037. Selanjutnya variabel kepuasan dengan nilai thitung sebesar 2,693 dan ttabel sebesar 2,037 berdasarkan nilai tersebut maka kepuasan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas muzakki. Adapun secara simultan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas muzakki LAZISMU Kalbar dibuktikan dengan nilai fhitung > ftabel yaitu 37,25>3,29.
STRATEGI DAKWAH PADA MASYARAKAT PERBATASAN INDONESIA (STUDI TERHADAP DAKWAH DI DESA BADAU KECAMATAN BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU) Hairani, Mita
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.124

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya Islam diikuti dengan berbagai aspek lainnya di Desa Badau, padahal Desa Badau berada diantara desa lain yang mayoritas penduduknya non muslim. Selain itu, belum ada penelitian tentang strategi dakwah di kawasan perbatasan Desa Badau, padahal kawasan perbatasan merupakan daerah yang rawan akan masuknya ideologi asing sehingga strategi dakwah penting diterapkgtan agar Islam dapat berdiri kokoh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Metode yang digunakan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 2) Materi yang disampaikan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 3) Media yang digunakan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 4) Hambatan dan peluang yang dihadapi para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Sumber data utama adalah para da’i dan masyarakat Desa Badau sebagai mad’u dakwah.Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi dakwah di Desa Badau sudah cukup tepat dan sesuai diterapkan pada masyarakat Desa Badau yang mayoritas tingkat pengetahuan keagamannya rendah, hal ini menyebabkan tidak ada ideologi asing yang masuk ke Desa Badau, kesimpulan ini diambil berdasarkan: pertama, metode dakwah yang digunakan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu bervariasi diantaranya dakwah bil-Lisan, bil-Hal, bil-Hikmah, dan al-Mauidzatil Hasanah. Kedua, materi dakwah yang disampaikan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu adalah tentang Aqidah dan Fiqh dasar. Ketiga, media dakwah yang digunakan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu belum ada yang khusus karena belum lengkapnya akses media dakwah yang dapat digunakan dan kurangnya pengetahuan da’i tentang penggunaan media dakwah modern.Keempat, Peluang Dakwah di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu sangat terbuka, diantaranya antusiasme mad’u menerima pesan dakwah dan penggunaan media modern yang belum begitu banyak, sedangkan hambatan dakwahnya adalah kurangnya partisipasi da’i dalam pengembangan dakwah secara intensif.
PERAN DAN FUNGSI TOUR LEADER DALAM PERJALANAN IBADAH UMRAH DI BIRO HAJI DAN UMRAH PT. IHYA TOUR TRAVEL PONTIANAK: Indonesia ARYADI, ARYADI ARYADI; Patmawati, Patmawati
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.125

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu peneliti melihat Tour Leader adalah jabatan dalam perusahaan yang bertugas memimpin dan mengatur jalannya tour wisata baik relegian atau non realigion. Keberhasilan perjalanan ibadah umrah sangat bergantung pada seorang tour leader, tanggung jawab seorang tour leader perjalanan ibadah umrah untuk mengambil kebijakan demi kelancaran dalam penyelenggaraan ibadah umrahTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peran dan fungsi Tour Leader PT. Ihya Tour dalam memimpin dan mengarahkan rombongan jamaah ibadah umrah; untuk mengetahui SOP Tour Leader yang di tetapkan oleh SKKNI,kendala-kendala yang dihadapi Tour Leader PT. Ihya Tour Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Data-data yang didapatkan dari lembaga kemudian diolah secara sistematis baik berupa kata-kata tertulis, arsip dan lisan yang diamati untuk memperoleh gambaran informasi yang terhubung dengan peran Tour Leader dalam memimpin rombongan ibadah umrah. Maka diperoleh Tour Leader PT. Ihya Tour dan Travel pontianak mempunyai tugas penting dalam mewujudkan perjalanan ibadah umrah yang berjalan baik dan lancar serta memiliki kemampuan dalam melayani secara cepat dan tepat memberikan rasa aman dan nyaman, an kenangan baik kepada jamaah sehingga tercapainya kepuasan pada jamaah. SOP Tour Leader PT. Ihya Tour dan Travel sudah sesuai dengan SOP Tour Leader yang ditetapkan oleh SKKNI. Kendala- kendala yang dihadapi dalam perjalanan ibadah umrah antara lain, jamaah yang susah untuk di arahkan, jamaah yang sakit, jamaah yang tersesat, dan jamaah yang kebingungan menggunakan fasilitas yang ada di sediakan selama dalam perjlanan. Kata Kunci: peran, Tour Leader, PT Ihya Tour dan Travel, Umrah.
Fundraising Strategies for Dompet Ummat Institute of Pontianak City suraji, suraji; Rusmalita, Santa
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Dompet Umat Institution is a non-profit organization, researchers asking for help to find out more about raising funds conducted by the social organization Dompet Ummat in Pontianak. Therefore, researchers want to discuss more deeply about how the strategy of the Dompet Ummat Institute in raising funds in the city of Pontianak. With the formulation of the problem (1) What is the fundraising strategy of the Dompet Ummat Institution in looking at opportunities in the field? (2) How does the Dompet Ummat Institute in Formulating fundraising strategies for proposing existing benefits? (3) How does the Dompetku Institution implement the fundraising strategy? (4) How does the Dompet Ummat Institute conduct monitoring and evaluation after conducting a fundraising strategy? In conducting this research the writer will use a descriptive method, which this study will discuss, describe and describe the investment strategy of fundraising for the Dompet Ummat Institution. It can be concluded that (1) the Dompet Institute looks at the opportunities that exist in the field by using various media tools both from online and online media that support to search for any type of opportunity in the field. (2) The Dompet Institute in formulating fundraising strategies by making programs and then designing from the program as interesting as possible can awaken potential donors. (3) Dompet Ummat Institution in implementing the fundraising strategy by providing donation shuttle services. The Dompet Ummat Institution in monitoring and evaluating ongoing programs follows these programs, those who participate in controlling all parties of the Fundraising team itself. Keywords: Fundraising Strategies, Zakat Management, Dompet Ummat Institute of Pontianak City
STRATEGI SOSIALISASI ZAKAT PROFESI PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) PROVINSI KALIMANTAN BARAT kusuma, endra hadibrata
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk: (1) Mengetahui perencanaan strategi sosialisasi zakat profesi pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ProvinsiKalimantan Barat. (2) Mengetahui pelaksanaan strategi sosialisasi zakat profesi pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat. (3) Mengetahui dampak dari strategi sosialisasi terhadap peningkatan dana zakat profesi pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terbagi menjadi dua, yaitu sumber data primer ialah data hasil wawancara kepada ketua dan beberapa pengurus BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, dan sumber data sekunder ialah berupa dokumentasi hasil kegiatan berupa foto maupun arsip kegiatan yang telah dilakukan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat mengikuti prinsip manajemen yaitu dengan melakukan tahapan perencanaan, yaitu membahas sasaran sosialisasi zakat profesi, menentukan pemateri, merencanakan waktu dan tempat kegiatan, merencanakan strategi, merencanakan persiapan media, serta merencanakan anggaran kegiatan sosialisasi zakat profesi. kegiatan rapat ini dilakukan sekali dalam setahun tepatnya sebelum Bulan Ramadhan, dilakukan di Aula Masjid Raya Mujahidin Pontianak, dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT). (2) BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat memiliki strategi dalam mensosialisasikan zakat profesi. Adapun strategi tersebut terbagi menjadi 2 yaitu: pertama ialah strategi sosialisasi langsung, yakni dilakukan secara tatap muka, melalui rapat, ceramah, diskusi. Kedua strategi sosialisasi tidak langsung, yakni sosialisasi yang menggunakan media atau perantara berupa pembuatan buletin, pamphlet dan update program di media sosial. (3) Dampak Strategi Sosialisasi Zakat Profesi Terhadap Peningkatan Dana Zakat Profesi Pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Ialah telah berhasil meningkatkan pendapatan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Hal ini dibuktikan dari tahun 2014 dana ZIS yang terkumpul sebesar Rp. 2.782.391.279, tahun 2015 sebesar Rp. 3.000.424.315, tahun 2016 sebesar Rp. 3.629.377.849, tahun 2017 sebesar Rp. 3.747.600.823, hingga tahun 2018 sebesar Rp. 3.715.106.301 mengalami peningkatan yang signifikan, Hal ini tidak lepas dari peran BAZNAS dalam strategi sosialisasi zakat, khususnya zakat profesi.
Manajemen Bisnis Online Shop dengan Pendekatan Dakwah di Aghnia Store dalam Lingkungan Pondok Pesantren Modern Munzalan chumaimi, chumaimi chumaimi
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap sesuai faktual tentang: 1) Perencanaan bisnis online shop dengan pendekatan dakwah dalam lingkungan Pondok Pesantren Munzalan; 2) Strategi pelaksanaan bisnis online dengan pendekatan dakwah di Aghnia Store; 3) Pengawasan dan evaluasi pada kegiatan bisnis online. Penelitian ini menggungakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Kemudian teknik yang digunakan untuk mengumpukan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan pada analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Perencanaan bisnis online di Aghnia Store meliputi a) perencanaan tenaga pengajar spiritual company, dilakukan perekrutan, dan seleksi b) Rekrutmen tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan bisnis online seperti IT, Marketing, dan programmer dengan proses perekrutan dan bimbingan c) Rekrutmen santri untuk dilaksanakan bimbingan bisnis online, diawali dengan perekrutan, pembagian pelaksanaan waktu dan kelompok. 2) Strategi bisnis online juga meliputi: a) membuat lapak bisnis online, memaksimalkan jaringan dan relasi, membuat konten menarik, bergabung dengan marketplace, reward untuk para reseller b) mengontrol dan membimbing aktivitas bisnis online. 3) Pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh Aghnia Store meliputi: a) Mengukur hasil kinerja anggota b) Mengoreksi kinerja anggota c) Koordinasi bersama seluruh para karyawan.
THE ROLE OF MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMES) IN IMPROVING COMMUNITY WELFARE ACCORDING TO ISLAMIC ECONOMIC PERSPECTIVE asih, yekti purwo
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 1 (2021): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to debrief the research and analysis references (1) To find out what are the roles of Micro, Small and Medium Enterprises in improving the welfare of the community. (2) To find out what are the roles of Micro, Small and Medium Enterprises in improving the welfare of society according to the perspective of Islamic Economics. According to the research focus raised, the type of research that researchers use is qualitative research which will produce descriptive data in the form of written data and not numbers. Qualitative research methodology is a research method used to examine in natural object conditions (natural setting) is also known as an ethnographic method, because initially this method was mostly used for research in the field of cultural anthropology, referred to as qualitative research because the data collected and analysis are more qualitative in nature. Based on the results of the analysis after conducting research and discussion, the following conclusions were obtained: (1) Micro, Small and Medium Enterprises in Pontianak City are already good, it can be seen from the results of the study that 28 respondents have seen an increase in welfare by 70%. With this the tempe business has a very important role for the welfare of the community and increases the income of the surrounding community so that it can meet their daily needs such as food, as well as other needs such as housing, family health and the need for the education of their children. (2) Overview of Micro, Small and Medium Enterprises in improving the welfare of society according to the perspective of Islamic economics can be seen in terms of production, namely providing and creating something of value and useful to society in the form of goods and services. The goods in question are the results of their production, namely tempe, while services are production activities that have provided positive opportunities for the surrounding community in terms of employment. This tempe business has fulfilled the production process and fulfillment of income as stipulated in Islam so that it can improve the economic welfare of the people of Pontianak City, but only up to the fulfillment of Dharuriyat (primary) and Hajiyat (secondary) needs, while Tahsiniyat (tertiary) needs have not been fulfilled.