cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
pendidikan.ekonomi@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis
  • serambi-ekonomi-dan-bisnis
  • Website
ISSN : 2354970X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32672/jseb
Core Subject : Economy, Education,
Fokus pada penelitian teoritis dan empiris dalam bidang ekonomi dan bisnis, terutama: 1. Pendidikan ekonomi 2. Ilmu ekonomi 3. Ekonomi regional 4. Ekonomi pariwisata 5. Ekonomi pertanian 6. Ekonomi lingkungan 7. Ekonomi publik 8. Keuangan dan perbankan 9. dan lain-lain.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014): February" : 9 Documents clear
Analisis Tingkat Pendapatan Petani Kakao di Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen Anwar Anwar
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.662

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan rata-rata setiap bulan dan kendala yang dialami oleh petani  kakao di Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kakao di Kecamatan Peusangan  Selatan kabupaten  Bireuen  yang berjumlah 215  orang. Teknik pengambilan sampel  menggunakan  simple random sampling,  dimana  prosedur  pengambilan  sampel secara  acak  sederhana. Jumlah  sampel  dalam  penelitian  ini  yaitu  sebanyak  34  orang petani  kakao di Kecamatan Peusangan Selatan kabupaten Bireuen. Analisis data menggunakan  rumus  rata-rata  dan  persentase.  Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan bahwa tingkat pendapatan bersih rata-rata petani kakao per bulan adalah Rp.1.245.000,- per hektar luas lahan yang cenderung  dipengaruhi  oleh harga jual per kilo di pasaran. Sedangkan yang menjadi kendala para petani kakao antara lain: gagal panen, harga pupuk yang cenderung mahal, tingginya biaya produksi dan operasional buruh tani dalam masa panen, hama dan penyakit tanaman kakao yang menyebabkan tanaman kakao tidak mau berbuah.
Pengaruh Modal Usaha Lembaga Keuangan Mikro terhadap Volume Usaha Kecil di Kabupaten Aceh Besar Murtala Murtala
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.655

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal usaha Lembaga Keuangan Mikro terhadap volume usaha kecil  di Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Aceh Besar, variabel dalam penelitian ini dibatasi hanya variabel jumlah dana yang disalurkan oleh lembaga keuangan mikro kepada usaha kecil dan mikro dan variabel total penerimaan untuk semua usaha kecil dan mikro yang terdapat di Kabupaten Aceh Besar dari tahun 2000-2006. Dari hasil penelitian diperoleh perkembangan Lembaga Keuangan Mikro di Kabupaten Aceh Besar dari tahun 20002006 menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Jumlah Lembaga keuangan Mikro dari tahun 2000 sebanyak 2 unit kemudian bertambah menjadi 3 unit pada tahun 2001 dan 2002, sampai tahun 2006 jumlah Lembaga keuangan Mikro menjadi 8 unit. Dari hasil penelitian diperoleh koefisien determinan (R2) bernilai 0,881 atau 88,1 persen menunjukkan bahwa determinan variabel modal usaha untuk pengembangan usaha kecil berpengaruh terhadap volume usaha kecil di Kabupaten Aceh Besar sebesar 88,1 persen, sedangkan sisanya sebesar 11,9 persen adalah faktor-faktor lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini yang mempengaruhi volume usaha kecil di Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan kepada pengusaha kecil dan menengah di Kabupaten Aceh Besar dapat terus meningkatkan kinerjanya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan volume usaha, hal ini dapat dilakukan dengan menambah modal, dan strategi pemasaran untuk menarik minat beli dari konsumen.
Optimalisasi Pengolahan Limbah Plastik dengan Simulasi dan Analisis Kelayakan Investasinya di Kota Lhokseumawe Syaifuddin Yana
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.658

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis optimasi dan kelayakan pengolahan limbah  plastik  menjadi  produk  plastik  cacahan  (chips)  dengan  menggunakan  mesin grinding sederhana sehingga diperoleh hasil olahan yang bernilai ekonomis. Riset ini juga ingin melihat bagaimana kemungkinan peluang yang dilakukan oleh industri kecil untuk tetap  eksis  dalam  melakukan  kegiatan  mereka  dalam  perubahan  fluktuasi  harga  dan permintaan terhadap limbah plastik setelah masa krisis. Kajian pengolahan limbah plastik ini dilakukan di Kota Lhokseumawe  Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan  model maksimasi  keuntungan  berdasarkan  asumsi  dengan menggunakan  simulasi  dari rencana pengolahan  limbah  plastik  dalam  kurun  waktu  setahun  dengan  mempertimbangkan mengikuti  harga  yang  berlaku  dipasar  dalam  kurun  waktu  beberapa  tahun  terakhir. Disamping   itu,  untuk  menilai   kelayakan   pengolahan   limbah  plastik   yaitu  dengan menggunakan  parameter investasi seperti Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Profitabilitas Index (PI). Hasil dari pengolahan data yang diperoleh menunjukkan bahwa optimalisasi  pengolahan limbah plastik menjadi plastik cacah berdasarkan simulasi dari 3 (tiga) variabel simulasi yaitu X1, X2 dan X3 yaitu pada kondisi dimana i = 18% dimana X1 = 100% dan X2 dan X3  = 0%, dengan keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp 127.604.565.
Analisis Derajat Desentralisasi Fiskal, Elastisitas, Efisiensi, dan Efektifitas Pendapatan Asli Daerah Aceh Marlina Marlina
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elastisitas PAD terhadap PDRB, efisiensi dan efektifitas PAD, dan derajat Desentralisasi fiskal di Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan  data  sekunder  periode  2000  sampai  2010  yang  bersumber  dari   Badan Pusat  Statistik.  Penelitian  ini  menggunakan   model  regresi  linier  untuk  menghitung elastisitas  PAD terhadap  PDRB Aceh  dan formula  yang telah  distandarkan  digunakan untuk  menghitung  nilai  efisiensi,  efektifitas,  dan  derajat  Desentralisasi   fiskal.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa perubahan PAD tidak  elastis terhadap perolehan PDRB Aceh. Nilai efektifitas PAD rata-rata sebesar 106,71 persen dan tergolong sangat efektif. Nilai   efisiensi   rata-rata   sebesar   9,34   dan  tergolong   sangat   tidak   efisien.   Derajat desentralisasi   fiskal  Pemerintah  Aceh  selalu  berada  dalam  kategori  sangat  kurang. Pemerintah   Aceh  diharapkan   mampu  meningkatkan   efisiensi   dan  mempertahankan efektifitas pencapaian PAD setiap tahunnya.
Elastisitas Investasi dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan PDB Sektor Pertanian di Indonesia Mahdi Mahdi
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.656

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan besarnya elastisitas investasi terhadap  pertumbuhan  PDB  sektor  pertanian  di Indonesia.  Alat  ukur  yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Ruang lingkup penelitian mencakup perkembangan investasi dalam pembangunan nasional di Indonesia, dibatasi tahun 1994–2003. Mengingat  luasnya aspek analisis maka akan dibatas hanya pada analisis investasi dalam  negeri  dan  investasi  luar  negeri  terhadap  PDB  sektor  pertanian  di  Indonesia. Analisis  pengaruh  investasi  terhadap  pertumbuhan  PDB  sektor  pertanian  di Indonesia dilakukan  dengan  menggunakan  regresi  linear  berganda  yang  diolah  melalui  bantuan komputer pada Program SPSS. Dari hasil penelitian diperoleh kedua koefisien elastisitas untuk  variabel  bebas  dalam  peneltian  bersifat  elstisitas,  untuk  variabel  investasi  luar negeri lebih elastis dari pada variabel investasi dalam negeri. Koefisien determinan (R2) bernilai  87,5 % atau 0,875 menunjukkan  variabel  investasi  dalam negeri dan  investasi luar negeri mempengaruhi  variabel pertumbuhan  PDB sektor pertanian sebesar 87,5 %, sedangkan sisanya 12,5 % dipengaruhi oleh faktor lainnya.  Sesuai dengan hasil estimasi dapat menjelaskan bahwa investasi swasta baik PMDN maupun PMA di Indonesia adalah bersifat tidak elastis. Maka diharapkan supaya kondisi perekonomian dan keamanan bisa lebih bagus di masa yanag akan datang sehingga keinginan untuk berinvestasi lebih besar baik investasi dari dalam negeri maupun luar negeri.
Pengaruh Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pertamina (Persero) Unit Pemasaran I Cabang Banda Aceh Badaruddin Badaruddin
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.661

Abstract

Penelitian   ini  bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   kompensasi   terhadap   kinerja karyawan  pada  PT.  Pertamina  (persero)  Unit  Pemasaran  I  Cabang  Banda  Aceh  baik secara parsial dan simultan. Responden penelitian sebanyak 54 orang karyawan instansi tersebut yang  diambil   dengan   menggunakan   metode   sensus.   Pengumpulan   data menggunakan  kuesioner  dan selanjutnya  data dianalisis  dengan menggunakan  peralatan statistik regresi linier berganda. Penelitian menemukan bahwa kompensasi  finansial dan kompensasi non  finansial  berpengaruh  positif  terhadap  kinerja  karyawan  pada  PT. Pertamina (persero) Unit Pemasaran I Cabang Banda Aceh. Semakin baik kompensasi finansial  dan  kompensasi  non  finansial  semakin  tinggi  pula  kinerja  kerja  karyawan tersebut.  Diantara  dua  variabel  independen  tersebut,  variabel  kompensasi  non finansial memiliki  pengaruh  paling  dominan  terhadap  kinerja  karyawan,  kemudian  diikuti  oleh variabel kompensasi finansial. Hasil  penggujian statistik menunjukkan nilai F hitung F tabel   (18.5123.183),  dan  nilai   t  hitung     t  tabel   kompensasi   finansial   sebesar (3.3242.005)  dan kompensai non finansial nilai t hitungt tabel sebesar (4.5022.005). Dengan demikian  dapat  disimpulkan  bahwa kompensasi  finansial  dan kompensasi  non finansial   secara   simultan maupun parsial berpengaruh   signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Pertamina  (persero)  Unit  Pemasaran I Cabang Banda Aceh. Maka, hipotesis  Ha  diterima  dan  sebaliknya  hipotesis  Ho  ditolak.  Kesimpulan  yang  dapat diambil  dari penelitian  ini adalah  kinerja karyawan  pada PT. Pertamina  (persero)  Unit Pemasaran I Cabang Banda Aceh secara nyata dipengaruhi oleh kompensasi finansial dan kompensasi non finansial. Karena itu, PT. Pertamina (persero) Unit Pemasaran I Cabang Banda Aceh  sebaiknya   lebih   memperhatikan   kompensasi   yang   diberikan   kepada karyawan  dan  kenyamanan   lingkungan   kerja  perlu  ditingkatkan   lagi  agar kinerja karyawan dapat meningkat.
Perubahan Struktur Ekonomi Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe Martahadi Martahadi
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur ekonomi regional Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe yang diindikasikan dengan pergeseran posisi keunggulan kompetitif dan spesialisasi daerah. Penelitian ini menggunakan formula shift-share Esteban Marquilas. Hasil penelitian menemukan bahwa selama periode 2002-2008 struktur ekonomi Kabupaten Aceh Utara mengalami pergeseran dalam sektor pertanian, yang bergeser dari posisi keunggulan kompetitif dan tidak berspesialisasi pada awal tahun observasi menjadi memiliki keunggulan kompetitif dan berspesialisasi pada tahun akhir observasi. Sedangkan pada tingkat sub sektor terdapat 6 (enam) sub sektor yang mengalami pergeseran posisi serupa, yaitu: sub sektor kehutanan, sub sektor perikanan, sub sektor air bersih, sub sektor bank, sub sektor jasa penunjang angkutan dan sub sektor jasa perorangan dan rumah tangga. Di Kota Lhokseumawe hanya sektor jasa-jasa yang mengalami pergeseran dari posisi tidak kompetitif dan berspesialisasi pada awal tahun observasi menjadi tidak kompetitif dan tidak berspesialisasi pada akhir tahun observasi. Sebaliknya, sektor-sektor ekonomi di Kabupaten Bireuen tidak mengalami pergeseran posisi dari efek alokasi, tetapi pada tingkat sub sektor terjadi pergeseran posisi pada sub sektor jasa perusahaan dari posisi tidak memiliki keunggulan kompetitif dan berspesialisasi menjadi tidak memiliki keunggulan kompetitif dan tidak berspesialisasi.
Pengaruh PDRB, Inflasi dan Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Aceh Nasir Nasir
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh PDRB perkapita, pengangguran dan inflasi terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan  data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu tahun 2003-2012. Metode penelitian yang digunakan dalam analisis ini adalah Ordinary Least Square dengan menggunakan metode regresi linear berganda dan alat yang dipakai untuk  mengololah  data  yaitu SAZHAM 9.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa  PDRB  perkapita,  Pengangguran, dan Inflasi secara bersama-sama  berpengaruh nyata terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Aceh.
Ketimpangan Pendapatan antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah Khairul Aswadi
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2014): February
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v1i1.660

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  ketimpangan  pendapatan  antara  Kabupaten Aceh  Tengah  dan  Kabupaten  Bener  Meriah  dan  pergeseran  kompetitif sektor-sektor ekonomi  unggulan.  Penelitian  ini menggunakan  Indeks  Williamson  dan Analisis  Shift- Share Esteban Marquilas. Hasil penelitian selama kurun waktu 2003-2009 menunjukkan bahwa Koefisien Indeks Williamson  di  Kabupaten  Aceh Tengah dan Kabupaten  Bener Meriah  baik  yang  dibandingkan  dengan  Provinsi  Aceh  maupun  yang  dibandingkan dengan Kabupaten Induk menunjukkan ketimpangan  yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa  distribusi  pendapatan  merata  di  kabupaten  hasil  pemekaran  Kabupaten  Aceh Tengah.   Selanjutnya    hasil   analisis   shift   share   Kabupaten    Aceh   Tengah   yang dibandingkan   dengan  Provinsi  memperlihatkan   bahwa  pada  akhir  periode  observasi terdapat dua sektor yang yang berspesialisasi  dan memiliki keunggulan kompetitif yaitu sektor  pertanian  dan  sektor  jasa-jasa.  Sedangkan  di  Kabupaten  Bener  Meriah  hanya sektor bangunan  yang berspesialisasi  dan memiliki  keunggulan kompetitif.  Sedangkan hasil analisis shift share Kabupaten Aceh Tengah yang dibandingkan  dengan Kabupaten Induk  memperlihatkan  bahwa pada akhir  periode  observasi  terdapat  satu   sektor  yang berada  dalam  posisi  keunggulan  kompetitif  tetapi  tidak  berspesialisasi   yaitu  sektor pertanian. Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah pada akhir periode observasi terdapat tiga sektor  yang  yang berspesialisasi  dan memiliki  keunggulan  kompetitif  yaitu sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9