cover
Contact Name
-
Contact Email
p3m@stiatabalong.ac.id
Phone
+6285389328231
Journal Mail Official
stiatabalong.p3m@gmail.com
Editorial Address
P3M Office STIA Tabalong, Komplek Stadion Olah Raga Sarabakawa Kelurahan Pembataan, Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan 71571
Location
Kab. tabalong,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JAPB
ISSN : -     EISSN : 27230937     DOI : 1035722/japb
Core Subject : Economy, Humanities,
JAPB mempublikasikan hasil penelitian dari Mahasiswa STIA Tabalong dari Program Studi Aministrasi Publik dan Program Studi Administrasi Bisnis yang telah dilakukan Riview oleh P3M STIA Tabalong sehingga layak untuk diterbitkan dalam bentuk Jurnal Penelitian. JAPB menerbitkan artikel dengan pendekatan interdisipliner dengan berbagai topik yang mencakup studi tentang pemerintahan, organisasi publik, kebijakan publik pelayanan publik, manajemen perusahaan, etika dan hukum bisnis, sumber daya manusia, enterpreneur, technopreneur, sociopreneur
Articles 906 Documents
PERAN LURAH SEBAGAI PENYELARAS DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI KELURAHAN PEMBATAAN KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Maulidah Maulidah; Rahmi Hayati; Syahrani Syahrani
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk menjelaskan dan menganalisis Peran Lurah Sebagai Penyelaras (Disiplin) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong (2) Untuk menjelaskan dan menganalisi Faktor-faktor yang menghambat Peran Lurah Sebagai Penyelaras (Disiplin) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah berdasarkan teknik observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi.Adapunpopulasi / responden dalam penelitian ini berjumlah 7 (Tujuh) orang responden yang terdiri dari 1 orang sekretaris Lurah, 4 orang Pegawai Kelurahan, 2 Orang Masyarakat Kelurahan Pembataan. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapatlah kesimpulan bahwa Peran Lurah sebagai Penyelaras (Disiplin) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai Kelurahan Pembataan sudah baik. Faktor Penghambat Peran Lurah sebagai Penyelaras (disiplin) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai Kelurahan Pembataan yaitu (a)Faktor Pelaksanaan, (b) Faktor Tanggung Jawab, (c) Faktor tindakan, Kata Kunci : Peran ; Kepemimpinan ; Disiplin
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI LIHAT DARI ASPEK SUMBER DAYA DI DESA BANYU LANDAS KECAMATAN BENUA LIMA KABUPATEN BARITO TIMUR Megawati Megawati; Rahmi Hayati; Murjani Murjani
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis : 1) Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap Pembangunan Infrastruktur di Lihat dari Aspek Sumber Daya di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur; 2) Faktor-faktor yang menghambat Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap Pembangunan Infrastruktur yang di lihat dari Aspek Sumber Daya di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur.Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan: wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan Saldana (2014) yaitu Pengumpulan Data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap Pembangunan Infrastruktur di lihat dari Aspek Sumber Daya di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur sudah berjalan dengan baik. Faktor – faktor yang menghambat implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap Pembangunan Infrastruktur di Desa Banyu Landas di lihat dari Aspek Sumber Daya di Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur adalah faktor Sosial Budaya dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi . Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Alokasi Dana Desa (ADD)
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI PEMIMPIN (LEADERSHIP) DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DESA AMPUKUNG KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Melinda Wati; Rahmi Hayati; Eddy Suriyani
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Didalam penelitian ini masih banyaknya pegawai yang kurang disiplin dimana disini permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan sering terlambatnya masuk jam kerja baik itu Kepala Desa nya sendiri maupun pegawainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Kepala Desa sebagai pemimpin (leadership) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada Kantor Desa dan faktor-faktor yang menghambat peran Kepala Desa sebagai pemimpin (leadership) dalam meningkatkan disiplin kerja pada Kantor Desa Ampukung Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriftif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini adalah mengambil informan dari pegawai Kantor Desa dan masyarakat sebanyak 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Kepala Desa sebagai pemimpin (leadership) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai pada Kantor Desa Ampukung sudah baik serta faktor-faktor penghambat peran Kepala Desa sebagai pemimpin (leadership) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai datang dan pulang tidak tepat pada waktunya sudah cukup baik. Kata Kunci : Peran Kepala Desa, Disiplin Kerja
EVALUASI KEBIJAKAN TEPAT SASARAN BERAS SEJAHTERA (RASTRA) DI DESA HAYUP KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Milni Bila Fiyati; Safrul Rijali; Ahmat Harahap
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu permasalah yang sangat krusial yang dihadapi oleh suatu bangsa atau negara. Hal ini sudah menjadi suatu isu publik yang harus diambil alih oleh pemerintah yang memiliki otoritas dalam membuat kebijakan. Oleh karena itu negara harus memberikan intervensi melalui kebijakannya untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Untuk mengatasi dan mengurangi kemiskinan tersebut salah satu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah ialah dengan menerapkan program beras sejahtera (rastra). Keberadaan peraturan (kebijakan publik) tersebut perlu adanya sebuah evaluasi kebijakan publik. Sehingga relevansi keberadaannya (kebijakan publik) tersebut dapat dinilai sejauhmana keberhasilannya. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di Desa Hayup Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam evaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di Desa Hayup Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah: Observasi; Wawancara; Dokmentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di desa Hayup kecamatan Haruai kabupaten Tabalong sudah cukup baik, dan faktor penghambat dalam pelaksanaan evaluasi kebijakan tepat rastra ini yaitu faktor psikologis, ekonomis, teknis, politis, dan SDM evaluasinya, namun yang paling menonjol dan paling terlihat adalah faktor ekonomisnya. Kata kunci : Evaluasi, Kebijakan, Tepat Sasaran, Rastra
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT ASURANSI JASA INDONESIA DI KABUPATEN TABALONG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN Nasrudin Nasrudin; Jauhar Arifin; Indriati Sumarni
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Asuransi Jasa Indonesia merupakan perusahaan asuransi yang dimiliki 100% oleh Negara Republik Indonesia yang menerima pertanggungan asuransi baik langsung maupun tidak langsung. Didirikan pada tahun 1973, Asuransi Jasindo telah memiliki 48 Kantor Cabang, 36 Kantor Penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada PT Asuransi Jasa Indonesia di Kapupaten Tabalong Propinsi Kalimantan Selatan (2) untuk mengetahui besarnya kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada PT Asuransi Jasa Indonesia di Kapupaten Tabalong Propinsi Kalimantan Selatan. Populasi sampel adalah nasabah PT Asuransi Jasa Indonesia. Teknik sampel yang digunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 70 responden nasabah PT Asuransi Jasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan nasabah (Y) terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 33,8% dan sisanya 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari variabel penelitian ini. Kata kunci : Kualitas Pelayanan ; Kepuasan Nasabah
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN PAJU EPAT KABUPATEN BARITO TIMUR Yusup Yusup; Nurmalasyiah Nurmalasyiah; Syahrani Syahrani
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dari skripsi tersebut adalah apakah ada pengaruh tingkat pelatihan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa Se Kecamatan Paju Epat dan seberapa bersar pengaruh pelatihan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa Se kecamatan paju epat. Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat pelatihan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa se Kecamatan Paju Epat dan juga untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh pelatihan terhadap Aparatur Pemerintah Desa se Kecamatan Paju Epat. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan berupa kuesioner (angket). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Kaur/kasi Perangkat Desa se Kecamatan Paju Epat yang berjumlah 54 orang. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling dengan menggunakan SPSS 23 yaitu metode pengolahan data melalui proses komputer yang mampu menghasilkan perhitungan yang cepat dan akurat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Ada Pengaruh pelatihan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa se Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur. (2) Besarnya pengaruh pelatihan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa se Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur adalah 66,1% dan sisanya 33,9% yang dipengaruhi oleh variabel lain,seperti Motivasi,Budaya Kerja,Disiplin Waktu,Insentif,Remunisasi dll. Kata Kunci: Pelatihan,Kemampuan,Motivasi Kerja.
PENERAPAN SISTEM MERRIT MUTASI PEGAWAI PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN BARITO TIMUR PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BARITO TIMUR Muhammad Iqbal Tantowi; Rahmi Hayati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan semangat kerja, mutasi dapat pula memberikan kesempatan kepada pegawai untuk lebih meningkatkan pre stasi kerjanya. Dalam membuat keputusan tentang pemberian kebijakan mutasi berbagai pertimbangan, karena keputusan yang salah dalam melak sanakan mutasi akan menimbulkan efek samping yang tidak baik bagi pegawai dan organisasi itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk : mengetahui bagai mana penera pan sistem merit dalam pelaksanaan mutasi Pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Metode pelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui atau menggambar kan kenyata an dari kejadian yang diteliti sehingga memudahkan penulis untuk mendapatkan data yang objektif dalam rangka mengetahui dan memahami bagaimana penerapan Sistem Merrit Dalam Mutasi Jabatan Di Lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Hasil penelitian : 1.1. Manfaat Secara Teoristis mendukung penelitian terdahulu Fahrudin (Vol.2.No.2.2013), Eri Sapto Nugroho dan Sukanto ,Endah Septyowat (Vol.1.No6), Philips Vol.2.No.3 Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan mutasi jabatan oleh pemerintah Kabupaten dan kota sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur 2. Secara praktis, hasil dari penelitian yang akan dilakukan ini yaitu dapat menjadi suatu bahan ma sukan informasi bagi instansi yang bers angkutan guna mengambil langkah langkah secara konkret sesuaii kete ntuan yang berlaku dalam rangka penin gkatan kualitas. Kata Kunci: Sistem Merrit, Mutasi Pegawai.
ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN SUMUR BOR DALAM PEMENUHAN AIR BERSIH (STUDI TENTANG ALOKASI DANA DESA DI DESA UWIE KECAMATAN MUARA UYA KABUPATEN TABALONG) Muhammad Bayu; Muhammad Noor Ifansyah; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk : 1). Untuk menganalisis dan mengetahui efektivitas pembangunan sumur bor dalam pemenuhan air bersih (studi tentang alokasi dana Desa Di Desa Uwie Kecamatan Muara Uya kabupaten Tabalong), 2). Untuk menganalisis dan mengetahui faktor yang menghambat efektivitas pembangunan sumur bor dalam pemenuhan air bersih (studi tentang alokasi dana Desa Di Desa Uwie Kecamatan Muara Uya kabupaten Tabalong).Metode yang digunakan adalah metode deskristif kualitatif yang memaparkan terhadap fenomena yang terjadi pada pembangunan sumur bor di Desa Uwie Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong dalam upaya meningkatkan kesejahtraan masyarakat Desa Uwie RT 16 Kecamatan Muara Uya. Populasi penelitian adalah Aparatur Desa Uwie Keamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong serta warga masyarakat RT 16 Desa Uwie Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong pelanggan sumur bor di RT 16 Desa Uwie yang berjumlah 50 yang terdiri hanya satu RT. Jumlah populasi yang di ambil oleh peneliti sebanyak 30 responden. Data yang diperoleh peneliti melalui observasi, dokumentasi dan angket, selanjutnya dianalisa menggunakan tabel-tabel dan angket absolut maupun relative. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada ke efektivitasan pembuatan sumur bor dikategorikan cukup tepat dengan presentasi tertinggi 55,8%. Faktor yang menghambat dalam pembangunan sumur bor di Desa Uwie Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong yang ditemukan peneliti ada dua masalah yang utama yaitu : 1). Hambatan dari faktor alam a). Kecilnya debit air, 2). Hambatan dari segi waktu. a) Pembangunan fisik tidak bisa di selesaikan tepat waktu Kata kunci : Efektivitas, Pembangunan Sumur Bor
PERAN PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DALAM UPAYA PENERAPAN GIZI SEIMBANG PADA BALITA DI POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) SEDERHANA DIKELURAHAN PEMBATAAN KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Naopa Nisa Mutiya; Nurmalasyiah Nurmalasyiah; Suwandi Suwandi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertujuan Penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan menganalisis Peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam upaya penerapan gizi seimbang pada balita di Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) Sederhana di Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong; 2) Untuk mengetahui dan menganalisis Faktor Penghambat Peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam upaya penerapan gizi seimbang pada balita di Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) Sederhana di Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif , teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Wawancara; 2) Dokumentasi merupakan instrumen utama yaitu dengan informan kunci seperti Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Bidan yang bertugas di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kelurahan dan masyarakat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peran Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Upaya Penerapan Gizi Seimbang Pada Balita Di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Sederhana Di Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong sudah berjalan dengan baik; (2) Faktor yang menghambat Peran Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Upaya Penerapan Gizi Seimbang Pada Balita Di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Sederhana Di Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong adalah Kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang dan Ekonomi. Kata Kunci : Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (PKK), Gizi Seimbang dan Balita
PERAN KEPALA DESA DILIHAT DARI ASPEK INFORMASIONAL DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR (Studi Perbaikan Jalan Dan Jembatan Di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong) Nooryatni Nooryatni; Safrul Rijali; Erwan Mardani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu elemen proses pembangunan desa, oleh karena itu partisipasi masyarakat dalam pembangunan perlu dibangkitkan terlebih dahulu oleh pihak lain seperti pemerintah desa, sehingga dengan adanya keterlibatan pemerintah desa besar kemungkinan masyarakat akan merasa diberi peluang atau kesempatan ikut serta dalam pembangunan, karena pada dasarnya menggerakkan partisipasi masyarakat desa merupakan salah satu sasaran pembangunan desa itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan kepala desa dilihat dari aspek informasional dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong khususnya untuk memperbaiki jalan dan jembatan penghubung ke perkebunan karet yang rusak dan susah di lewati untuk masyarakat Desa Padang Panjang. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif secara analitik yaitu mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebagaimana adanya, sehingga hanya merupakan penyingkapan fakta. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang diperoleh baik melalui hasil observasi, dan kuesioner/angket. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil berjumlah 30 orang yang terdiri dari 4 orang aparatur desa dan 26 orang masyarakat Desa Padang Panjang. Teknik analisa dalam penelitian ini dideskripsikan dengan cara menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa jawaban responden yang terdiri dari monitoring, desiminator, dan public relation dalam peranan kepala desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong bahwa peranan kepala desa dilihat dari indikator pemantauan, pemberi informasi, juru bicara, berdampak positif terhadap pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Dari hasil persentase tersebut dibuat kedalam range tabulasi dengan hasil 45,56% sehingga termasuk kedalam range cukup berperan. Kata Kunci : Peranan Kepala Desa, Aspek Informasional, Pembangunan Infrastruktur

Page 3 of 91 | Total Record : 906