cover
Contact Name
-
Contact Email
p3m@stiatabalong.ac.id
Phone
+6285389328231
Journal Mail Official
stiatabalong.p3m@gmail.com
Editorial Address
P3M Office STIA Tabalong, Komplek Stadion Olah Raga Sarabakawa Kelurahan Pembataan, Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan 71571
Location
Kab. tabalong,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JAPB
ISSN : -     EISSN : 27230937     DOI : 1035722/japb
Core Subject : Economy, Humanities,
JAPB mempublikasikan hasil penelitian dari Mahasiswa STIA Tabalong dari Program Studi Aministrasi Publik dan Program Studi Administrasi Bisnis yang telah dilakukan Riview oleh P3M STIA Tabalong sehingga layak untuk diterbitkan dalam bentuk Jurnal Penelitian. JAPB menerbitkan artikel dengan pendekatan interdisipliner dengan berbagai topik yang mencakup studi tentang pemerintahan, organisasi publik, kebijakan publik pelayanan publik, manajemen perusahaan, etika dan hukum bisnis, sumber daya manusia, enterpreneur, technopreneur, sociopreneur
Articles 906 Documents
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (KTP-El) PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TABALONG Ririn Saputri; Jauhar Arifin; Muhammad Noor
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terukurnya indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong. untuk mengetahui harapan masyarakat akan pelayanan publik pemerintah Kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif deskriptif induktif. Penelitian ini menggunakan teknik penyebaran angket kepada 100 orang masyarakat yang sedang melakukan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan observasi.Teknik analisis data yaitu menggunakan summated-racting yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap jawaban responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong dengan nilai 74,42 atau dengan kategori baik. GAP antara IKM dan IHM untuk pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El) dengan nilai 23,67 dalam kategori sedang pada unit kerja ditemukan ada beberapa indikator dalam kondisi kewaspadaan meskipun IKM tinggi namun titik koordinat menyentuh IHM namun tetap ada harapan perbaikan. Kata kunci : Indeks kepuasan; kepuasan masyarakat ; pelayanan ; KTP-El
KUALITAS PELAYANAN MASYARAKAT DILIHAT DARI ASPEK TANGIBLE (BERWUJUD) PADA PUSKESMAS TANTA KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Risty Milasari; Safrul Rijali; Syahrani Syahrani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanakah Kualitas Pelayanan Di Puskesmas Tanta agar terciptanya pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Dalam hal ini untuk mengetahui Kualitas Pelayanan yang di berikan kepada masyarakat, Zheithaml, Parasuraman & Berry ( dalam Hardiansyah 2011:46) Penampilan petugas/aparatur dalam melayani pelanggan, Kenyamanan tempat melakukan pelayanan, Kedisiplinan petugas/aparatur dalam melakukan pelayanan, Kemudahan proses dan akses layanan, Penggunaan alat bantu dalam pelayanan maka peneliti hanya memfokuskan pada satu indikator yaitu pada aspek Tangible (Berwujud). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif-kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik Angket atau Kuesioner yaitu memberikan kepada 30 responden yang dianggap memiliki pengetahuan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Angket atau Kuesioner, Observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan sesuai dengan pendapat yang dikemukaan oleh Muhammad Ali(1985:155).Hasil penelitian menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Masyarakat di llihat dari aspek Tangible (Berwujud) pada Puskesmas Tanta Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dapat dikategorikan “cukup berkualitas”. Kata Kunci: Poli Umum, Kualitas Pelayanan, Pelayanan yang berkualitas
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARAT DI KANTOR DESA HALANGAN KECAMATAN PUGAAN KABUPATEN TABALONG Rudiah Rudiah; Budi Setiawati; Susiani Susiani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan tingkat pencapaian hasil kerja yang dicapai atas pelaksanaan tugas tertentu oleh seseorang atau organisasi untuk meningkatkan kemajuan bangsa. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan kinerja aparat dalam pemerintahan desa. Namun keberhasilan kerja tergantung kepada kepala Desanya. Dimana seorang kepala desa harus bisa menjalankan perannya sebagai seorang pemimpin. Seperti yang telah diungkapkan Bintoro Tjokroamidjojo bahwa sebagai seorang pemimpin ia mempunyai peran sebagai Motivator artinya ia harus mampu menjalankan perannya dalam memberikan dorongan semangat, membina, serta memberi pengaruh. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja aparat di kantor desa Halangan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. 2) untuk mengetahui dan menganalisis faktor penghambat peran kepala desa dalam memotivasi aparat untuk meningkatkan kinerjanya di Kantor Desa Halangan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif, dimana analisis data yang dipergunakan adalah anailisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukkan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Muhamad Ali (1987). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dokumentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 8 orang responden dan wawancara dengan Kepala Desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian tentang peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja aparat di kantor Desa Halangan sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 46%. Adapun yang menjadi faktor penghambat peran kepala desa dalam memotivasi aparat untuk meningkatkan kinerja yaitu pemimpin sulit mengetahui motivasi kerja setiap bawahan dan pemimpin sulit memberikan perlakuan yang adil bagi setiap bawahan. Kata Kunci: Peran Motivasi ; Kepala Desa, Kinerja
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 75 TAHUN 2015 PASAL 12 TENTANG PENERTIBAN PKL DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Rusman Fauzi; Budi Setiawati; Lilis Suryani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisa sejauh mana pemahaman dan keberhasilan Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 75 Tahun 2015 Pasal 12 tentang Penrtiban PKL di Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong dan mengetahui faktor penghambatnya. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik dalam pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara dan analisis data menurut Miles, Huberman dan Saldana (2014) yaitu model analisis interaktif 1. Tahap kondensasi data, 2. Display data/Penyajian data, 3. Conclusions; drawing/veriflying (penarikan kesimpulan). Kebijakan itu juga terbukti belum terimplementasi maksimal karena masih terdapat pelanggaran-pelanggaran oleh pedagang kaki lima. Pelaksanaan penegakan perda tersebut dimulai dengan proses sosialisasi, teguran dan berlanjut dengan penindakan tegas dari pihak pelaksana kebijakan terhadap pelaku PKL yang melanggar di kawasan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti dilokasi penelitian yaitu mengenai Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 75 Tahun 2015 Pasal 12 tentang Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong sudah terimplementasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Sumber Daya Manusia, 2) Dana, 3) informasi, 4) Struktur Organisasi dan 5) Fasilitas memang benar merupakan faktor penghambat. Kata kunci: implementasi ; kebijakan peraturan daerah ; penertiban pedagang kaki lima (PKL)
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Rusminah Rusminah; Budi Setiawati; Wahyu Subadi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpajakan merupakan salah satu bentuk perwujudan kewajiban warga Negara terhadap negaranya dalam rangka pembiayaan Negara dan pembangunan nasional. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar target realisasi PBB bisa tercapai Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif dengan teknik kualitatif. Dimana analisis data yang dipergunakan adalah analisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Mohamad Ali (1998). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) Wawancara, 2) Angket dan 3) Dukomentasi. Instrumen utama yaitu pembagian angket/kuesioner kepada 8 orang responden dan wawancara dengan Kepala Desa untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian tentang peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untu membayar pajak Bumi dan Bangunan di Desa masintan sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi dengan presentasi 58,65%. Adapun yang menjadi faktor penghambat peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yaitu kurangnya hubungan dengan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terlambat, sikap masyarakat yang masih tradisional serta sarana-prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci: Peran Motivasi ; Kepala Desa ; Partisipasi Masyarakat, PBB
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN USAHA TANI PADA PROGRAM GERAKAN PEMBANGUNAN MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA (GERBANG EMAS) “BERSINAR” DI DESA SERADANG KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Sarlinda Buana; Desak Putu Butsi Triyanti; Jamaludin Jamaludin
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” merupakan Program yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan desa dan desa dengan kota dan membuka akses serta memperluas penyerapan tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran sejauhmana partisipasi masyarakata dalam pelaksanaan kebijakan Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong serta Faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi partisipasi masyarakat di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Teori yang digunakan adalah teori Hamijoyo dengan 4 indikator yaitu : Partisipasi Tenaga, Partisipasi Buah Pikiran, Partisipasi Keterampilan dan Partisipasi Materi. Jnis Pnelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber Data Primer diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada 30 responden yaitu masyarakat Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Hasil penelitian menunjukan bahwa Partisipasi Masyarakat Dalam Peleksanaan Pembungunan Infrastruktur Jalan usaha Tani Pada Program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas) “Bersinar” di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalang dinilai sudah baik yaitu dengan presentase 41%. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pembangunan, Infrastruktur Jalan, Program Gerbang Emas “Bersinar”.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU BALITA DI DESA PALIAT KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Siti Raudah; Jauhar Arifin; Suwandi Suwandi
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi masyarakat dalam program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu); 2) untuk mengetahui dan menganalisis faktor penghambat partisipasi masyarakat terhadap program posyandu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kuantitatif dimana analisis data yang dipergunakan adalah analisis tabulasi yaitu analisa dengan menggunakan data-data tabulasi yang merupakan data olahan dari hasil penelitian yang dimasukkan kedalam tabel dengan menggunakan rumus frekuensi yang dikemukakan oleh Muhammad Ali (1998:184). Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: 1) wawancara 2) Angket/Kuesioner 3) dokumentasi kepada 30 orang responden. Hasil penelitian tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pelayanan Posyandu Balita di Desa Paliat Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong dapat di simpulkan berpartisipasi. Hal ini dapat di lihat dari rekapitulasi dengan hasil presentasi 78%, namun masih belum optimal dan perlu di tingkatkan lagi. Adapun yang menjadi faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pelayanan posyandu balita adalah pola masyarakat hiterogen (prasangka masyarakat) dan sistem birokrasi (pelayanan kader) Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Posyandu Balita
PERAN PEMIMPIN MEMOTIVASI PEGAWAI PADA KANTOR UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN BENUA LIMA KABUPATEN BARITO TIMUR Tira Haryati; Nurmalasyiah Nurmalasyiah; Murjani Murjani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pemimpin memotivasi pegawai pada kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Benua Lima dan mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi kendala atau penghambat peran pemimpin memotivasi pegawai pada kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Benua Lima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi data primer yaitu wawancara langsung dengan key informan serta data sekunder yaitu studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran pemimpin dalam memberikan motivasi terhadap peningkatan kinerja pegawai di kantor UPT Dinas Pendidikan Kec. Benua Lima sudah baik. Adapun faktor penghambat peran kepala UPT dalam memotivasi pegawai menurut teori Umar (2000:58), yang meliputi: a. Masalah Pesonal, b. Komunikasi yang kurang baik, dan situasi tempat bekerja, menunjukan bahwa ketiga faktor tersebut tidak merupakan faktor yang menjadi penghambat. Kata Kunci : Pemimpin ; Motivasi
PERAN KEPALA DESA DALAM PELAKSANAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA LASUNG BATU KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Widea Wati; Budi Setiawati; Muhammad Riyandi Firdaus
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Kepala Desa dalam pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memotivasi, memberikan sarana prasarana, mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran kepala desa dalam pembangunan infrastruktur desa berupa jalan keperkebunan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat pembangunan infrastruktur Desa Lasung Batu Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan teknik kuanlttatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis yang digunakan menurut M.Ali (1987) Analisis data dengan Tehnik Pengumpulan Data, yaitu dengan Kuesioner/angket, Observasi, Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Kepala Desa dalam pembangunan infrastruktur Desa Lasung Batu berupa jalan keperkebunan Cukup Berperan atau 47,43%. Faktor penghambat Peran Kepala Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Lasung Batu Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan yaitu kurangnya Dorongan-dorongan. Kata Kunci: Peran Kepala Desa, Infrastruktur Desa, Jalan
PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DI KECAMATAN PATANGKEP TUTUI KABUPATEN BARITO TIMUR Yetri Wahyuni; Jauhar Arifin; Lilis Suryani
JAPB Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan, motivasi, kinerja di Kecamatan Patangkep Tutui. Secara spesifik tujuan penelitian ini untuk: (1) untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kinerja Aparatur Desa, (2) untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja Aparatur Desa, dan (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja Aparatur Desa. Penelitian ini termasuk penelitian eksplanatoris research. Metode penelitian yang digunakan penelitian menggunakan metode survei, yaitu metode yang digunakan untuk memperoleh informasi melalui permintaan keterangan-keterangan kepada responden dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data utama. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling artinya teknik pengambilan sampel sama dengan jumlah populasi, terdapat 40 responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelatihan berpengaruh terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Patangkep Tutui (2) Motivasi berpengaruh terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Patangkep Tutui, dan (3) Besarnya pengaruh Pelatihan (X1) dan Motivasi (X2) terhadap Kinerja (Y) adalah sebesar 53.8% dan sisanya sebesar 46.2% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Kata kunci : Kinerja, Motivasi, Pelatihan

Page 5 of 91 | Total Record : 906