cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2021)" : 10 Documents clear
Efektivitas Sari Kurma (Phoenix dactylifera L.) Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Ulfah Nur Ramadhani; Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.9683

Abstract

Abstrak : Air susu ibu (ASI) merupakan susu yang diproduksi oleh manusia untuk bayi yang belum bisa mencerna berupa makanan padat. Pada penelitian Maternal and Child Nutrition di bulan Januari tahun 2020 melaporkan bahwa dari 423 ibu yang melahirkan dijumpai 16% yang menghentikan pemberian ASI pada usia anak 3 minggu setelah kelahiran akibat kurangnya ASI. Buah kurma memiliki kandungan protein, zat besi, glukosa, serat, vitamin, niasin, biotin, asam folat, kalsium, kalium dan sodium. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dan desain dari penelitian ini menggunakan Non Equivalent Kontrol Group Design. Subjek pada penelitian ini adalah pasien post post partum atau ibu menyusui di Praktek dr. Aidil Akbar Sp.OG. Jumlah sampel sebanyak 30 orang yang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene test, Independent T test dan uji dependent sample T test. Jumlah ASI sebelum diberikan sari kurma pada ibu menyusui pada kelompok intervensi memiliki rata – rata 66,33. Sedangkan kelompok kontrol memiliki rata – rata 45,40. Hari ke 5 rata-rata pada kelompok intervensi naik menjadi  81,33, sedangkan kelompok kontrol naik menjadi 56,33. Pada hari ke 10 rata-rata pada kelompok intervensi naik menjadi  96,73, sedangkan kelompok kontrol naik menjadi 67,67. Hasil uji Levene’s test pada penelitian ini menunjukkan pada hari kelima (post 1) dengan p value 0,025 0,05 dan hari kesepuluh (post 2) dengan p value 0,012 0,05 yang berarti bahwa Ha diterima.  Didapatkan bahwa sari kurma efektif dalam meningkatkan volume ASI.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L.) Terhadap Penurunan Kadar Trigliserida Serum Tikus Jantan Galur Wistar (Rattus Novergicus) Yang Diinduksi Kuning Telur Puyuh Rizky Khairuliani; Irfan Hamdani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.5486

Abstract

Abstrak: Dislipidemia dapat diturunkan menggunakan obat golongan statin. Masyarakat Indonesia telah banyak memanfaatkan berbagai jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai obat alterntif seperti ubi jalar ungu. Ekstrak ubi jalar ungu dapat menurunkan kadar trigliserida dengan cara meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase dengan mengurangi peroksida lipid. Berbagai penelitian sudah melakukan penelitian yang sama namun dosis yang disampaikan bervariasi antar peneliti. Penelitian ini bertujuan: Untuk menentukan dosis yang paling efektif pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian True experimental, menggunakan hewan coba dengan kelompok kontrol (-) pemberian aquabidest, kelompok kontrol (+) pemberian kuning telur puyuh, kelompok P1 kuning telur puyuh + ekstrak ubi jalar ungu dosis 150mg/kgBB, kelompok P2 kuning telur puyuh + ekstrak ubi jalar ungu dosis 100mg/kgBB. Setelah 14 hari perlakuan diukur kadar trigliserida antar kelompok. Rata rata kadar trigliserida kontrol (-) 60,17±3.312, kontrol (+) 140,50±13,126, P1 96,67±2,160, P2 80,50±8,712. Setelah dilakukan uji one way anova (p=0,00) uji post hoct Games-Howell menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan K (-) dengan K (+), K(-) dengan P1, K(-) dengan P2, K(+) dengan P1, K(+) dengan P2, P1 dengan P2. Pemberian ekstrak ubi jalar ungu selama 14 hari pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi kuning telur puyuh dapat menurunkan kadar trigliserida serum tikus jantan galur wistar dengan dosis 100mg/kgBB lebih efektif dibandingkan dengan dosis 150mg/kgBB.
Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Terhadap Perilaku Sadari Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Heppy Jelita Sari
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.9078

Abstract

Prevalensi kanker payudara di Indonesia mencapai angka 48998 kasus atau diperkirakan 40,3 dari 100000 wanita di Indonesia, angka ini tertinggi di ASEAN menurut survei dari GLOBOCAN tahun 2012, sedangkan Sumatera Utara kasus kanker payudara berada dalam kisaran 2.682 kasus, terdeteksi penyakit ini tidak lepas dari tingkat kesadaran wanita terhadap kondisi payudaranya dengan melakukan pemeriksaan mandiri dengan teknik SADARI. Tujuan penelitian ini untuk menilai tingkat pengetahuan mahasiswa FK UMSU angkatan 2020 tentang kanker payudara dan SADARI. Data yang diperoleh dari penelitian memiliki responden penelitian sebanyak 98 sampel yang memenuhi kriteria inklusi, didapatkan hasil penelitian mengenai tingkat pengetahuan tentang kanker payudara terhadap perilaku SADARI pada mahasiswi FK UMSU Angkatan 2020 sudah cukup. Hal ini ditunjukkan dengan hasil presentasi tingkat pengetahuan tinggi 48,45%, sedang sebanyak 41,24% dan rendah sebanyak 10,31%.
Profil Erupsi Obat di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2015-2017 Diza Tanzira; Dian Erisyawanty Batubara
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.5531

Abstract

Abstrak: Penggunaan obat tanpa pandang bulu, masuknya obat baru hampir setiap hari di pasaran, dan kurangnya kebiasaan untuk melaporkan terjadinya reaksi erupsi obat, telah mengakibatkan tingginya insiden reaksi erupsi obat yang terjadi. Karena kurangnya data terbaru mengenai epidemiologi erupsi obat, hal ini menyebabkan perlunya penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil erupsi obat di rumah sakit daerah Dr. Pirngadi di Kota Medan pada periode 2015-2017.  Studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional dari data sekunder berdasarkan rekam medis pasien dalam dan luar pasien yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Kota Medan periode 2015-2017.  Selama periode Januari 2015 - Desember 2017, ada 87 kasus erupsi narkoba. Kelompok usia 45-64 tahun (36,8%) merupakan kelompok usia yang paling umum. Insiden erupsi obat berdasarkan jenis kelamin, wanita (54,0%) lebih sering terjadi daripada pria (46,0%). Riwayat alergi hampir seluruhnya tidak tercantum dalam rekam medis (94,5%).  Gangguan yang paling sering dikaitkan adalah penyakit tidak menular (37,9%). Jenis ruam makulopapular adalah manifestasi klinis paling umum dari erupsi obat (37,9%). Obat yang paling dicurigai menyebabkan erupsi adalah antibiotik (48,3%). Perawatan yang paling banyak digunakan adalah kombinasi kortikosteroid dan antihistamin (33,3%). Dalam penelitian ini,  kelompok usia 45-64 tahun adalah kelompok usia yang paling umum dan wanita lebih sering daripada pria untuk mengembangkan erupsi obat. Jenis ruam makulopapular adalah manifestasi klinis paling umum dari erupsi obat.
Profil Tinea Kapitis Di Poli Kesehatan Kulit Dan Kelamin RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Pada Tahun 2014-2017 Nurhalimah Siregar; Febrina Dewi Pratiwi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.5384

Abstract

Abstrak: Dermatofitosis adalah penyakit jaringan yang mengandung zat tanduk, seperti stratum korneum di epidermis, rambut dan kuku yang menyebabkan kelompok jamur dermatofit. Peneliti tertarik dengan penelitian ini karena sebelumnya belum pernah ada data di Kota Lubuk Pakam.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil tinea capitis di Klinik Rawat Jalan Dermatologi dan Venerologi RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam tahun 2014-2017. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan total sampling. Data digunakan untuk mendeskripsikan profil pasien dengan tinea capitis di RS Deli Serdang Lubuk Pakam tahun 2014-2017.  Penelitian ini menggunakan uji analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini mengungkapkan bahwa pasien terbanyak dari klasifikasi, 12 pasien (32,4%) berusia 1-10 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, 20 pasien (54,1%) adalah laki-laki. Sebagian besar pasien yang tinggal di desa tersebut berjumlah 24 pasien (64,9%). Berdasarkan keluhan utama, 16 pasien (43,2%) mengeluhkan rambut patah. Berdasarkan rekam medis tersebut, tidak ada data riwayat kontak pada rekam medis. Berdasarkan hasil, tinea capitis sebagian besar terjadi pada usia 1-10 tahun (32,4%), laki-laki (54,1%), tinggal di desa (64,9%), dan dengan keluhan kepala patah rambut (43,2%). Tidak ada data riwayat kontak pada rekam medis.
Autoantibodi Kell pada Myelodisplastic Syndrome Fani Ade Irma
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.8931

Abstract

Hemolytic Deseases of Fetus dan New born dan Hemolytic Transfusion Reactions (HTRs) dikaitkan dengan adanya antibodi Kell pada penderita, laporan kasus ini melaporkan adanya pasien wanita berumur 63 tahun terdiagnosis dengan myelodysplastic syndrome dengan diskrepansi golongan darah, forward golongan darah O sementara reverse golongan darah AB. Hasil pemeriksaan antibodi Kell dinyatakan positif dan akhirnya diberikan PRC sebanyak 2 unit. Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah dibutuhkan skrining antibodi dan identifikasi antibodi pada pemeriksaan pre transfusi untuk mendapatkan donor yang benar-benar sesuai.
Manifestasi Neurologi Covid-19 Anita Surya
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.8930

Abstract

Virus corona menyebabkan beberapa infeksi sistemik yang dapat mempengaruhi berbagai sistem organ terutama pada sistem pernafasan, ada peningkatan studi tentang keterlibatan neurologis. Virus corona bermutasi dan beradaptasi dengan cepat. Infeksi pada virus ini menyerang pada manusia dengan menimbulkan gejala yang parah dan tingkat kematian yang tinggi.Gejala neurologis bisa spesifik atau tidak spesifik pada awal pasien terinfeksi COVID-19 yang sering tertunda dan salah diagnosis yang dapat menyebabkan penanganan tidak tepat. Meskipun gejala neurologis jarang terjadi pada pasien dengan COVID-19,tetapi dapat dilihat pada mereka yang memiliki infeksi parah seperti penyakit serebrovaskular akut, gangguan kesadaran atau ensefalopati. Gejala neurologi dapat dibagi lagi menjadi system saraf pusat (sakit kepala, pusing, perubahan sensorium, ataksia ensefalitis, stroke, dan kejang) dan sistem saraf perifer (cedera otot rangka dan keterlibatan saraf perifer termasuk hiposmia dan hipogeusia). Komplikasi neurologis termasuk kondisi demielinasi. Berkurangnya mobilitas dan demensia sebagai komorbiditas dapat menyebabkan pasien mengalami infeksi virus.
Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Wanita Dewasa Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Payudara Dan Kanker Serviks Di Lingkungan Keluarga Binaan Kesehatan Kelurahan Tegal Sari Mandala II Sacca Tiara Harlin; Dwi Mayaheti Nasution
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.5391

Abstract

Abstrak: Kanker payudara dan serviks adalah masalah kesehatan utama pada wanita di dunia dan di Indonesia. Faktor pendidikan dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker payudara dan serviks menyebabkan peningkatan kejadian penyakit ini. Pentingnya pengetahuan tentang payudara dan kanker serviks diharapkan agar masyarakat termotivasi untuk melakukan perilaku preventif dan melalui perilaku preventif diharapkan dapat menurunkan kejadian kanker payudara dan serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pendidikan dan pengetahuan seorang wanita terhadap perilaku yang dicegah dari kanker payudara dan rahim dalam lingkup keluarga yang diawasi di Tegal Sari Mandala II.  Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji Kruskal-Wallis. Analisis uji Kruskal-Wallis yang kami dapatkan dari P Value menunjukkan sig asim dalam korelasi antara pendidikan dengan perilaku kanker payudara yang dicegah (P Value=0,004), antara pengetahuan dengan perilaku kanker payudara yang dicegah (P Value=0,008), antara pendidikan dengan perilaku kanker rahim yang dicegah (P Value=0,037). Ada korelasi antara pendidikan dengan pengetahuan seorang wanita mencegah perilaku terhadap perilaku kanker payudara dan rahim yang dicegah dalam wilayah keluarga yang diawasi di Tegal Sari Mandala II.
Perbandingan Efektivitas Madu Trigona Dan Madu Sidr Dikombinasikan Dengan Minyak Jintan Hitam (Nigella Sativa) Sebagai Nefroprotektor Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Parasetamol Shinta Damayanti; Des Suryani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.9402

Abstract

Parasetamol adalah salah satu obat analgetik-antipiretik yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Penggunaan dengan dosis toksik dapat menimbulkan kerusakan ginjal. Minyak jintan hitam dan madu digunakan sebagai obat untuk berbagai masalah kesehatan. madu trigona adalah madu multiflora dan madu sidr merupakan madu monoflora yang telah diolah dengan lebih baik dan diimpor dari luar negeri dengan harga yang mahal. membandingkan efektivitas minyak jintan hitam ditambah madu trigona dengan minyak jintan hitam ditambah madu sidr terhadap fungsi ginjal tikus yang diinduksi parasetamol. penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only with controlled group design. Sebanyak 4 kelompok diberi perlakuan selama 28 hari. Uji kadar Ureum dan Kreatinin dilakukan. Analisis data menggunakan one way ANOVA post hoc bonferroni. Terdapat pengaruh pemberian parasetamol dosis tunggal 2 g/KgBB pada fungsi ginjal tikus ditandai dengan peningkatan kadar Ureum dan kreatinin pada kelompok KP, tidak terdapat perbedaan signifikan pemberian minyak jintan hitam dosis 2 ml/kgBB ditambah madu sidr dengan dosis 1 g/kgBB dan minyak jintan hitam dosis 2 ml/kgBB ditambah madu trigona dengan dosis 7,4 ml/kgBB selama 28 hari terhadap ginjal tikus yang telah diinduksi parasetamol (p0,05). Pemberian parasetamol memiliki pengaruh terhadap kerusakan ginjal tikus. Serta pemberian minyak jintan hitam ditambah madu dibandingkan dengan minyak jintan hitam ditambah madu trigona memiliki efek nefroprotektor yang sama.
Perbandingan Daya Hambat Ekstrak Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Konsentrasi 10% Dan 20% Terhadap Pertumbuhan Jamur Dermatofita Pada Pasien Tinea Korporis Secara In Vitro Fitri Dyana Siagian; Melviana Lubis
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.5443

Abstract

Abstrak: Dermatofitosis adalah salah satu kelompok dermatomikosis superfisial yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit pada kulit, terjadi sebagai reaksi inang terhadap produk metabolit jamur dan karena invasi oleh organisme dalam jaringan hidup. Daun Cinnamomum burmannii memiliki efek antijamur pada jamur. Flavonnoid, saponin, alkaloid, dan tanin pada daun kayu manis diketahui dapat menghambat jamur dermatofit. Jenis penelitian ini  merupakan penelitian percobaan karena pada penelitian ini dilakukan perlakuan yaitu pemberian ekstrak daun kayu manis (Cinnamomun burmannii) dengan konsentrasi 10% dan 20% dan kemudian akan terlihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan jamur dermatofit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian komparatif kelompok statis (Static Group Comparison) yaitu dengan melakukan pengukuran (observasi) yang dilakukan setelah kelompok perlakuan menerima program atau intervensi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) dengan konsentrasi 10% dan 20% dapat menghambat pertumbuhan Microsporum sp. pada pasien keempat. Ekstrak daun Cinnamomun burmannii dengan konsentrasi 10% dan 20%  memiliki kemampuan sebagai anti jamur terhadap pertumbuhan mikrosporum sp. pada pasien keempat dan ekstrak daun Cinnamon burmannii konsentrasi 20% merupakan yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan mikrosporum sp.

Page 1 of 1 | Total Record : 10