cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2026)" : 4 Documents clear
Kebiasaan Konsumsi Susu Ultra High Temperature (UHT) Berhubungan Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswi Angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Eryandi, Ditto; Syafrin Lubis, Riri Arisanty
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i3.28995

Abstract

Abstrak : Akne vulgaris atau jerawat merupakan kondisi kulit yang sering terjadi dan mempengaruhi hampir 80-100% populasi. Berdasarkan data review sistematis global (2024), akne vulgaris memiliki prevalensi 9,38% di 187 negara dan menduduki urutan ke-8 diantara semua penyakit di dunia. Akne vulgaris menduduki posisi ke-3 untuk penyakit kulit terbanyak di dunia setelah dermatitis dan psoriasis. Di Asia Tenggara terdapat 40-80% kasus akne vulgaris.Di Indonesia prevalensi penyakit ini memiliki jumlah sebesar 80-85%, yang terjadi pada usia remaja dengan puncaknya pada usia 15-18 tahun. Salah satu faktor eksternal penyebab akne vulgaris yaitu kebiasaan konsumsi susu. Mengkonsumsi susu dan produknya secara berlebih dapat menyebabkan timbulnya akne vulgaris.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kebiasaan konsumsi susu Ultra High Temperature (UHT) dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswi angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data akan dikumpulkan dari responden pada satu waktu tertentu untuk mengumpulkan informasi tentang kebiasaan konsumsi susu UHT dan kejadian akne vulgaris pada mahasiswi angkatan 2023 FK UMSU. Sampel penelitian ini adalah mahasiswi angkatan 2023 FK UMSU yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi subjek penelitian dengan menggunakan metode consecutive sampling. Distribusi frekuensi terbanyak dari sampel yang mengkonsumsi susu UHT adalah kategori sering yaitu sebanyak 33 orang dan distribusi frekuensi tertinggi dari sampel yang mengalami akne vulgaris yaitu terdapat pada kategori akne vulgaris ringan sebanyak 49 orang. Pada uji Chi square ini dapati nilai expected count nya sebanyak 7 cells (43,8%) yang menandakan bahwa uji Chi square yang telah dilakukan tidak memenuhi syarat pengujian, maka dilakukan uji alternatif yaitu uji fisher exact yang didapati nilai p sebesar 0,001. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi susu UHT dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswi angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Minat Mahasiswa Profesi Dokter Terhadap Ilmu Kedokteran Forensik Dan Medikolegal Di Rsud Drs. H. Amri Tambunan Parinduri, Abdul Gafar; Ritonga, Devi Handayani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i3.29121

Abstract

Latar Belakang: Ilmu kedokteran forensik dan medikolegal berperan penting dalam proses penegakan hukum. Namun, minat mahasiswa kedokteran terhadap bidang ini masih tergolong rendah. Tingkat pengetahuan diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan minat mahasiswa profesi dokter terhadap ilmu kedokteran forensik dan medikolegal di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 75 mahasiswa profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang telah menjalani stase forensik, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan minat, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (36,0%) dan minat tinggi (41,3%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan minat mahasiswa profesi dokter terhadap  ilmu kedokteran  forensik dan  medikolegal (p = 0,026).  Kesimpulan: Tingkat pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan minat mahasiswa profesi dokter terhadap ilmu kedokteran forensik dan medikolegal.
Bioaktivitas Farmakologis Daun Gulma Siam (Chromolaena odorata (L.) R.M.King dan H.Rob.): Tinjauan Literatur Komprehensif Faisal, Muhammad
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i3.29273

Abstract

Abstrak: Chromolaena odorata (L.) R.M.King dan H.Rob., yang dikenal sebagai gulma siam, merupakan tanaman obat yang tersebar luas di daerah tropis dan subtropis serta secara tradisional digunakan untuk penyembuhan luka dan pengobatan infeksi. Tinjauan literatur ini merangkum bioaktivitas daun C. odorata, termasuk aktivitas antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, penyembuhan luka, antikanker, dan aktivitas farmakologis lainnya. Literatur dikumpulkan dari basis data ilmiah utama termasuk PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Bioaktivitas daun C. odorata terutama dikaitkan dengan komposisi fitokimia yang kaya, termasuk flavonoid, senyawa fenolik, tanin, alkaloid, dan terpenoid. Studi eksperimental telah menunjukkan aktivitas antibakteri spektrum luas terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, kapasitas penangkap radikal bebas yang signifikan, serta efek anti inflamasi. Selain itu, aktivitas penyembuhan luka telah banyak dilaporkan, menunjukkan peningkatan proliferasi fibroblas dan pembentukan kolagen. Bukti yang berkembang juga menunjukkan potensi sitotoksik dan anti kanker. Temuan ini mendukung nilai terapeutik daun C. odorata dan menyoroti potensinya sebagai sumber agen farmakologis baru. Namun, studi klinis lebih lanjut dan investigasi mekanistik diperlukan untuk memvalidasi keamanan dan efektivitasnya dalam aplikasi terapeutik.
Durasi Hemodialisis Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Sensorineural pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Arrodah, Syarifah; Siregar, Siti Masliana
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i3.28953

Abstract

Abstrak: Gagal ginjal kronik (GGK) adalah penyakit dengan kelainan struktur ataupun definitif fungsi ginjal dan ditandai dengan ireversibel yang lambat serta progresif dengan kurun waktu sekurangnya 3 bulan, dengan demikian abnormalitas struktural tersebut dapat di deteksi melalui pemeriksaan laboratorium dengan Glomerular Fitration Rate (GFR/LFG) 60 ml/menit/1,73 m2. Hemodialisis adalah pilihan untuk pasien dengan GGK. Selain kesamaan antigenik, koklea dan ginjal memiliki mekanisme fisiologis yang serupa, yaitu transpor aktif cairan dan elektrolit yang dicapai oleh stria vaskularis di koklea dan glomerulus di ginjal. Tujuan ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat hubungan durasi hemodialisis dengan gangguan pendengaran sensorineural pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan cara consecutive sampling. Sampel penelitian adalah pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Jumlah sampel 38 pasien. Berdasarkan uji Fisher Exact (p0,05), didapatkan hasil yang signifikan (p=0,014) antara durasi hemodialisis dengan gangguan pendengaran sensorineural. Terdapat hubungan antara durasi hemodialisis dengan gangguan pendengaran sensorineural pada pasien GGK.

Page 1 of 1 | Total Record : 4