Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 15 No. 2 (2022): September"
:
10 Documents
clear
Upaya Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Kelas V Di SD Bineh Krueng Kabupaten Aceh Barat Daya
Nuzul Wilda, Nuzul;
Keumala, Cut Ratna;
Nasri, Nasri
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.445
Sistem pelayanan kesehatan merupakam bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Keberhasilan sistem pelayanan kesehatan tergantung dari berbagai komponen diantaranya perawat, dokter, atau tim kesehatan lainnya. Anak usia sekolah salah merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap karies, karena umunya masih mempunyai pengetahuan dan perilaku yang kurang terhadap karies gigi pada masa ini anak mulai belajar memperhatikan perilaku hidup dari lingkungan sekitar mulai berinteraksi dengan banyak teman, mengenal dan meniru apa yang dilihat, dampaknya dapat berakibat menguntungkan atau merugikan bagi kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui “Upaya Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Kelas V di SD Bineh Krueng Kabupaten Abdya Tahun 2019” Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif pada tanggal 15-18 juli 2019 populasinya adalah seluruh murid sekolah dasar kelas V SD Bineh Krueng berjumlah 90 orang dan sampelnya berjumlah 30 orang secara judgment sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 30 responden yang paling banyak kategori kurang berjumlah 23 orang (76,7%) dan kategori baik berjumlah 7 orang (23,3%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa banyak murid berkriteria kurang sehingga perlu peningkatan pendidikan kesehatan gigi kepada anak anak sd tersebut dengan diadakan nya penyuluhan melalui program UKGS sehingga dapat menurunkan angka karies gigi pada anak sekolah dasar.
Gambaran Dukungan Keluarga Dan Pengetahuan Ibu Serta Pemberian MP-ASI Pada Anak 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen
Rahmi, Maulianur;
Al-Rahmad, Agus Hendra
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.446
WHO dan UNICEF menyatakan permasalahan dalam pemberian MP-ASI disebabkan baik karena ketidaktahuan dan/atau ketidakmampuan menyiapkan MP ASI yang dapat mencukupi kebutuhan gizi, secara tepat dan higienis. Praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) pada bayi dan anak juga belum optimal, antara lain pemberian MP ASI yang terlalu dini dan hanya 46,6% anak usia 6-23 bulan yang mengonsumsi MP ASI dari makanan beragam. Mengetahui Gambaran dukungan keluarga dan pengetahuan ibu serta pemberian MP-ASI pada anak umur 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Sampel penelitian ini yaitu 30 orang ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – Agusutus 2022 pada 16 Desa. Teknik pengambilan sampel penelitian yang digunakan adalah quota sampling. Data di analisis menggunakan uji chi-square dengan nilai alpha 0.05. Pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI kategori baik sejumlah 33,3 %, kategori kurang sebesar 66,7 %. Dukungan keluarga dalam pemberian MP-ASI, kategori ada dukungan 33,3 %, kategori tidak ada dukungan sebesar 66,7 %. Pemberian MP-ASI dengan kategori sesuai dan tidak sesuai masing-masing sebesar 50,0 %. Nilai signifikansi hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI (p) = 0,007. Nilai signifikansi hubungan dukungan keluarga dengan pemberian MP-ASI (p) = 0,053. Ada hubungan secara signifikan tingkat pengetahuan dengan pemberian MP-ASI (P<0,05). Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian MP-ASI pada anak umur 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen (P >0,05). Kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memotivasi keluarga untuk meningkatkan pengetahuan serta perhatian kepada ibu terhadap pemberian MP-ASI.
Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media Buku Saku Terhadap Perubahan Perilaku Sarapan Pagi Pada Siswi Di SMA Plus Al-Athiyah Gampong Beurawe Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh
Aula, Hidayaton;
Junaidi, Junaidi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.447
Kebiasaan sarapan pagi termasuk dalam salah satu dari tiga belas pesan dasar gizi seimbang. Bagi anak sekolah sarapan yang cukup terbukti dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan stamina sehingga meningkatkan prestasi belajar. Seringkali anak sekolah mengabaikan sarapan pagi dengan alasan kurangnya waktu, tidak lapar atau tidak selera makan. Padahal sarapan pagi bukan sekedar pengganjal perut, tetapi sarapan pagi juga memberikan energi agar tubuh bisa beraktivitas dengan optimal, otak pun bekerja dengan optimal dan tidak cepat mengantuk. Untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media Buku Saku terhadap Perubahan Perilaku Sarapan Pagi. Desain dalam penelitian ini quasi experiment. Menggunakan rancangan one group pretest-postes sebanyak 56 populasi dan 35 sampel dengan kriteria sampel anak sekolah SMA. Variabel penelitian yaitu pengaruh edukasi gizi dengan media buku saku terhadap perubahan perilaku sarapan pagi. Penelitian dilakukan di SMA plus Al-athiyah Gampong Beurawe Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh pada bulan Agustus 2022. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel mengalami peningkat pengetahuan sesudah diberikan buku saku sebesar 100%, dengan sikap 100%, tindakan 37.1% dan perilaku sebesar 54,3%. Dengan uji wilcoxon pada variabel tersebut 0.000 yaitu p< 0.05. pengaruh edukasi gizi dengan media buku saku terhadap perubahan perilaku sarapan pagi dengan uji wilcoxon pada variabel tersebut 0.000 yaitu p< 0.05.
Mengunyah Buah Apel dapat Menurunkan Indeks Plak
Nabila, Raihan;
Nuraskin, Cut Aja;
Niakurniawati, Niakurniawati
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.448
Buah apel berpengaruh dalam membersihkan gigi dan mulut karena mengandung zat tannin yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri dalam gigi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penurunan indeks plak setelah mengunyah buah apel. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literature dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengunyah buah apel sebesar 100 gr dapat menurunkan indeks plak. Buah apel berpengaruh dalam membersihkan gigi dan mulut. Buah apel mengandung zat tannin yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri dalam gigi sehingga menghambat pertumbuhan plak penyebab karies gigi dan penyakit pada gusi. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa mengunyah buah apel dapat menurunkan indeks plak. Untuk menurunkan indeks plak di harapkan masyarakat menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi secara teratur, melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dan makan-makanan yang mengandung serat.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persistensi Murid Kelas III dan IV di SDN 22 Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh
Zahara, Rita;
Zahara, Elfi;
Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.449
Persistensi merupakan keadaan dimana gigi susu tidak tanggal walaupun gigi tetap penggantinya sudah tumbuh. Dalam pertumbuhan gigi anak diperlukan perhatian dan pengetahuan orang tua khususnya ibu yang lebih mengenal periode dan transisi atau waktu bercampurnya gigi susu dan gigi tetap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan persistensi murid kelas III dan IV SDN 22 Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini bersifat analitik, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel total populasi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 Februari sampai dengan 2 Maret 2020 dengan 130 orang murid dengan cara melakukan pemeriksaan persistensi dan melakukan wawancara tentang pengetahuan persistensi kepada ibu. Terdapat hubungan signifikan secara statistik dengan uji statistik chi-square antara pengetahuan ibu dengan persistensi murid SDN 22 Kota Banda Aceh dengan p value = 0,000 (p<0,05). Disarankan kepada murid yang masih memiliki persistensi gigi agar giginya segera dicabut dan bagi ibu untuk dapat meningkatkan pengetahuannya.
Pengetahuan dan Kebiasaan Mengunyah Sirih dengan Status Jaringan Periodontal
Fitri, Purnama;
Keumala, Cut Ratna;
Amiruddin, Amiruddin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.450
Penyakit periodontal merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang memiliki prevalensi cukup tinggi menyerang semua kelompok umur. Penyakit periodontal meliputi gingiva, tulang alveolar, ligament periodontal dan sementum. Periodontitis disebabkan oleh kebiasaan buruk, seperti mengunyah sirih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan kebiasaan mengunyah sirih dengan status kesehatan jaringan periodontal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah penelitian dengan rancangan studi literatur yang dilakukan dengan menelaah teori-teori, internet, laporan- laporan penelitian serta jurnal yang berkaitan dengan permasalahan terutama teori tentang pengetahuan dan kebiasaan mengunyah sirih dengan status jaringan periodontal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek buruk dari kebiasaan mengunyah sirih yaitu kandungan dalam kapur yang digunakan saat menyirih dapat menyebabkan suasana basa pada rongga mulut dan menyebabkan penumpukan kalkulus, sementara efek dari arekoli dalam buah pinang dapat menyebabkan penyakit jaringan periodontal. Kesimpulan yang didapatkan setelah melakukan penelitian adalah kebiasaan mengunyah sirih memiliki efek posistif dan negatif. Efek positifnya adalah dapat mencegah terjadinya karies, sedangkan efek negatifnya adalah dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal yang disebabkan oleh campuran kapur dan pinang. Setiap orang yang memiliki kebiaaan mengunyah sirih pasti pernah megalami penyakit periodontal yang parah.
Hubungan Peran Dokter Kecil dalam Program UKGS dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut pada Murid
Farhan, Muhamad;
Liana, Wirza, Intan
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program UKGS merupakan usaha kesehatan yang sangat relevan dalam program pelaksanaan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada murid MIN, pada penelitian ini akan terlihat gambaran status kebersihan gigi dan mulut murid di tinjau dari peran dokter kecil di MIN Bukloh kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan data awal yang diperoleh peniliti setelah melakukan pemeriksaan OHIS pada 10 murid di MIN Bukloh di dapat 5 murid dengan kondisi OHIS buruk, 2 murid dengan kondisi sedang, dan 3 murid dengan kondisi baik. Dan pada murid setiap kelas memiliki 1 orang dokter kecil.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran dokter kecil dalam program UKGS dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid MIN Bukloh Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat analitik, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 Agustus sampai 20 Agustus 2019 dengan 43 orang murid MIN Bukloh Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar dengan cara melakukan wawancara kemudian dilakukan pemeriksaan OHI-S untuk melihat status kebersihan gigi. Hasil penelitian ini yaitu ada hubungan antara peran dokter kecil dengan status kebersihan gigi fsn nilsi p=0,018 dimana peran dokter kecil masih berada dikategori kurang baik dengan OHI-S kriteria buruk sebanyak 22 orang (51,2%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara peran dokter kecil dalam program UKGS dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid MIN Bukloh Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Disarankan kepada dokter kecil untuk dapat lebih berperan aktif dalam melaksanakan program UKGS terutama dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Dampak Merokok Terhadap Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Di Masyarakat
Marina, Depi;
Reca Linda Suryani, Reca
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.452
Merokok merupakan kebiasaan yang sangat umum di kalangan masyarakat termasuk pada remaja. Faktor yang mempengaruhi kebiasaan merokok pada remaja atau masyarakat adalah faktor lingkungan serta kurangnya pengetahuan tentang dampak merokok. Merokok dapat memberikan dampak terhadap kesehatan gigi dan mulut seperti perubahan warna pada gigi, dan karang gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak merokok terhadap kebersihan gigi dan mulut di masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan studi literatur. Studi literatur yaitu dengan mengumpulkan data-data yang mempunyai kaitan erat dengan permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini berhubungan dengan masalah yang dibahas. Dari penelitian ini dapat disimpulkanbahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat perlumendapatkan pelayananpromotif dan preventif. Pelayan promotif seperti memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan meningkatkan motivasi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut.Sedangkan pelayan preventif untuk meningkatkan pencegahan penyakit kebersihan gigi dan mulut. Saran untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut di harapkan kepada masyarakat untuk menghindari rokok untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pribadi dan masyarakat serta memeriksakan kesehatan gigi dan mulut selama 6 bulan sekali kepada tenaga kesehatan gigi dan mulut.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Rampan Karies Pada Balita Di Gampong Lamreung Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar
Hardi, Hilda;
Reca, Reca;
Nurasikin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.453
Rampan karies adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan sebagian besar atau semua gigi susu yang mengalami kerusakan (karies) secara luas dan berkembang dengan cepat. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang peneliti lakukan di desa Lamreung kec. Darul imarah kab. Aceh Besar tahun 2019 dari 50 anak diperoleh hasil bahwa 80% anak balita menderita rampan karies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang rampan karies pada balita di desa Lamreung Kec. Darul imarah kab. Aceh besar tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilaksanakan di desa Lamreung Kec. Darul imarah kab. Aceh besar tahun 2019 pada tanggal 15 Maret sampai 20 Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang mempunyai balita yaitu 50 ibu. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang rampan karies pada anak balita didesa Lamreung dengan kategori baik berjumlah 30 orang (60%) sedangkan kategori kurang baik berjumlah 20 orang (40%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang rampan karies pada balita di desa Lamrheung berkategori baik. Di sarankan kepada ibu yang mempunyai anak balita untuk selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut anaknya, karena kesehatan gigi dan mulut sangat mempengaruhi kesehatan tubuh pada umumnya.
Pengetahuan Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut pada Pengguna Orthodonti Cekat
Amaniya, Cut Fitria;
Niakurniawati, Niakurniawati;
Mardhiah, Ainun;
Nurasikin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.454
Pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut bagi pengguna orthodonti cekat sangat penting karena akan mempengaruhi tingkat keberhasilan dan lamanya perawatan orthodonti yang dilakukan, sehingga pemakaian alat orthodonti cekat dapat menyebabkan impaksi makanan yang berakibat lanjut terjadinya penumpukan plak dan karang gigi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status kebersihan gigi dan mulut pada pengguna orthodonti cekat. Manfaat penelitian yaitu untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status kebersihan gigi dan mulut pada pengguna orthodonti cekat, dengan rancangan yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah deskriptif dengan jenis studi literatur yaitu systematic review. Pengetahuan kebersihan gigi dan mulut yang baik akan mempengaruhi seseorang dalam memelihara kebersihan gigi dan mulutnya sehingga dapat meningkatkan kebersihan gigi dan mulut yang optimal serta dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut.