cover
Contact Name
Kuntang Winangun
Contact Email
jtm@umpo.ac.id
Phone
+6282333966484
Journal Mail Official
jtm@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 28099397     DOI : https://doi.org/10.24269/jtm
AutoMech : Jurnal Teknik Teknik is a peer-reviewed academic journal published by Universitas Muhammadiyah Ponorogo to accommodate research in mechanical engineering. The main themes are energy, mechanics, materials, manufacturing and automotive, and other relevant themes. Manuscript submissions include original research, simulation/computation, and literature review.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember" : 7 Documents clear
Rancang Bangun Mesin Power Hammer Untuk Ukm Pande Besi Fadelan, Fadelan; Winardi, Yoyok; Saputra, Angga Dwi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7179

Abstract

Di Indonesia Pengrajin pandai besi sudah ada sejak berpuluh abad lampau. Keahlian itu sudah diturun-temurunkan beberapa generasi sampai sekarang. Desa Kiping Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung adalah salah satu kota yang sebagian besar penduduknya adalah pekerja pandai besi.. Produk- produk yang dapat dihasilkan meliputi alat-alat pertanian, alat pembangunan, dan alat dapur. dirumuskan sebuah masalah yaitu bagaimana melakukan rancang bangun mesin tempa yang memenuhi kriteria Kemudahan dalam penggunaan, biaya pembuatan murah dan kemudahan dalam perawatan mesin. Dihasilkan alat yang memiliki dimensi Panjang 1500 mm lebar 500 mm dan tinggi 750mm. Penggerak yang digunakan pada perancangan menggunakan mesin listrik 1phase 0,75HP 220V 1500 Rpm. Mesin dapat menghasilkan frekuensi pukulan setiap menitnya sebanyak 80 kali. Dapat menyelesaikan 1 kali pekerjaan pisau selama 11 menit. Hasil lebih rata dari pandai manual sehinnga mengurangi waktu untuk finishing hasil kerja.
Rancang Bangun Mesin Serut Kelapa Portable Skala Rumah Tangga dengan Kapasitas 24 kg/jam Nurcahya, Abi Sakti; Winardi, Yoyok; Winangun, Kuntang; Ahmad, Nanang Suffiadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7650

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi diciptakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaannya dan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal salah satunya terciptanya mesin pemarut kelapa. Mesin pemarut kelapa merupakan salah satu produk mesin yang berfungsi sebagai alat untuk menghancurkan daging buah kelapa dengan tujuan untuk memperoleh santan. Terciptanya mesin pemarut kelapa ini di karenakan dari permasalahan yang ada dimasyaraka yang memarut kelapa dengan cara yang masih manual dan dinilai tidak efektif dan efisien. Pada rancang bangun mesin parut kelapa ini mengacu pada kapasitas 120 kg/jam. Sehingga mesin pemarut kelapa ini bia digunakan untuk lingkungan rumah tangga dan skala industry kecil. Maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: Bagaimana proses pembuatan mesin parut kelapa dan bagaimanakah hasil kerja dari proses pembuatan mesin parut kelapa. Tujuan dari rancang bangun mesin parut kelapa ini adalah untuk menciptakan mesin parut kelapa yang memiliki sistem sederhana, lebih efektif dan efisien untuk digunakan serta untuk mendukung perkembangan teknologi mesin parut kelapa yang sudah ada di masyarakat dan industri kecil.
Pengaruh Variasi Waktu Celup Hot Dip Galvanizing pada Rockbolt (Baja SS540) terhadap Ketebalan Lapisan dan Laju Korosi Sariffudin, Mochammad; Winardi, Yoyok; Winangun, Kuntang; Sudarno, Sudarno; Putra, Wawan Trisnadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7676

Abstract

ABSTRAKPenggunaan baja di industri pertambangan salah satunya pada rockbolt. Namun sering kali karena pengaruh lingkungan, baja tersebut mengalami penurunan kualitas dan menyebabkan berkurangnya umur pakai dikarenakan terjadi korosi. Salah satu upaya untuk mencegah hal tersebut maka baja perlu dilapisi dengan material lain yang anti korosi. Penelitian ini menyelidiki pengaruh waktu perendaman pada proses hot dip galvanizing terhadap ketebalan lapisan dan laju korosi baja SS540. Proses hot dip galvanizing dilakukan dengan cara mencelupkan spesimen baja SS540 kedalam cairan zinc (Zn) pada temperatur 4500C. Waktu pencelupan divariasikan selama 30 detik, 60 detik dan 90 detik. Setelah proses hot dip galvanizing spesimen baja SS540 diuji ketebalan lapisan dan laju korosi. Ketebalan lapisan memiliki nilai Standart ISO 1461: 2009 yaitu 70 μm. Hasil uji ketebalan menunjukkan bahwa semakin lama waktu perendaman maka ketebalan lapisan pada spesimen semakin meningkat. Hasil pengujian ketebalan pada variasi waktu 30 detik sebesar 79,3 μm, meningkat sebesar 96,0 μm pada 60 detik. Sedangkan pada 90 detik meningkat menjadi 126,9 μm. Tebal tipisnya lapisan zinc pada spesimen uji juga berpengaruh terhadap laju korosi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semakin tebal lapisan zinc, laju korosinya semakin rendah. Terbukti pada hasil uji laju korosi nilai terendah didapat ketika ketebalan lapisan senilai 126,9 μm dengan laju korosi 0,4924 mm/y. Sehingga lama waktu perendaman hot dip galvanizing berpengaruh terhadap ketebalan dan laju korosi. Semakin lama waktu perendaman maka semakin rendah nilai laju korosi.Kata kunci : Hot dip galvanizing, ketebalan, laju korosi ABSTRACTThe use of steel in the mining industry is one of them in rockbolt. But often due to environmental influences, the steel has decreased quality and causes reduced service life due to corrosion. One effort to prevent this is that steel needs to be coated with other materials that are anti-corrosion. This study investigated the effect of soaking time in the hot dip galvanizing process on the coating thickness and corrosion rate of SS540 steel. The hot dip galvanizing process is carried out by dipping SS540 steel specimens into zinc (Zn) liquid at a temperature of 4500C. The immersion time is varied for 30 seconds, 60 seconds and 90 seconds. After hot dip galvanizing process, SS540 steel specimens are tested for layer thickness and corrosion rate. The layer thickness has a Standard ISO 1461: 2009 value of 70 μm. The thickness test results show that the longer the soaking time, the layer thickness on the specimen increases. The thickness test results at a 30-second time variation of 79.3 μm, increasing by 96.0 μm at 60 seconds. While at 90 seconds it increases to 126.9 μm. The thickness of the zinc layer on the test specimen also affects the corrosion rate. The results showed that the thicker the zinc layer, the lower the corrosion rate. It is proven in the corrosion rate test results that the lowest value is obtained when the layer thickness is 126.9 μm with a corrosion rate of 0.4924 mm / y. So that the length of soaking time of hot dip galvanizing affects the thickness and corrosion rate. The longer the soaking time, the lower the corrosion rate value. Keywords : Hot dip galvanizing, thickness, corrosion rate
Pengaruh Perubahan Durasi Injeksi terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor Beat FI 110 cc Debry, Debry; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji; Winangun, Kuntang
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7687

Abstract

Kemajuan pesat sedang dibuat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan industri otomotif, khususnya sepeda motor electric fuel injection (EFI). Untuk memaksimalkan performa mesin pada sepeda motor injeksi maka perlu pengoptimalan injeksi bahan bakar ke ruang bakar. Cara yang dapat dilakukan adalah merubah durasi injeksi bahan bakar menggunakan ECU programmable aftermarket. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Jenis penelitian berupa pengaruh perubahan durasi injeksi terhadap kinerja mesin sepeda motor beat FI 110cc dengan variasi pengubahan durasi injeksi +5%, +10%, +15%, -5%, -10%, -15% dengan parameter yang dicari adalah torsi, daya dan konsumsi bahan bakar spesifik. Daya, torsi dan konsumsi bahan bakar spesifik berbahan bakar pertamax. Hasil pengujian variasi durasi injeksi -5% menghasilkan nilai daya terbesar 7,5 HP diputaran 4122 rpm. Hasil pengujian variasi durasi injeksi +5% menghasilkan nilai torsi sebesar 18,94 Nm diputaran 2468 rpm. Hasil pengujian variasi durasi injeksi menghasilkan nilai konsumsi bahan bakar spesifik terendah dengan nilai 0,018 kg/kWh diputaran 4000 rpm pada durasi injeksi -15% dan nilai tertinggi konsumsi bahan bakar spesifik  0,119 kg/kWh diputaran 8000 rpm pada durasi injeksi +15%.Kata Kunci: durasi injeksi, daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik
Pengaruh Perubahan Ignition Timing terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor Beat FI 110 cc Wahid, Roki Anggaramita Nur; Winardi, Yoyok; Winangun, Kuntang
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7688

Abstract

AbstrakPertumbuhan penjualan kendaraaniterkhususirodaidua semakin ihari isemakin imeningkat. iSepeda imotor isudah imenjadi ikebutuhan ipokok ibanyak iorang iuntuk imendukung imobilitas iaktivitasnya. iKinerja imesin iyangimemadai ijugaidiperlukaniuntukiefektifitasidan ikenyamanan iberkendara. iNamun iuntuk isaat iini iukuran ikinerja imesin itidak iselalu idilihat ihanya dari dayaidanitorsi isaja, itetapi ijuga ikonsumsi ibahan ibakar dan emidi gas buang yang ramah lingkunganijuga imenjadi iperhitungan itersendiri. Untuk mengatasi hal tersebut salah satu cara yang dilakukan ialah merubah timing ignitionnya terutama pada sepeda motor beat fi 110 cc, dengan pemajuan timing ignition melalui 3 variasi penelitian, yaitu 14o,18o,22o juga melakukan penelitian percampuran bahan bakar pertamax (50%) dan pertalite (50%) serta murni pertamax. Dalam penelitian ini dihasilkan daya, torsi, dan emisi gas buang yang lebih baik dari standart kendaraan yang ada dengan merubah ignition timing tersebut. Hasil pengujian pengapian standart didapatkan torsi terbaik yaitu pada bahan bakar pertamax dengan daya tertinggi 7 Hp pada 4048 rpm dengan torsi 18,41 Nm pada 2433 rpm sementara untuk variasi pengapian terbaik yaitu pada saat pengapian 14o dan 18o bahan bakar pertamax dengan daya 7,6 Hp pada 4221 rpm dan 4155 rpm dengan torsi 19,11 Nm pada 2523 rpm dan 19,06 Nm pada 2521 rpm.Untuk prosentase daya sendiri mengalami kenaikan sebesar 8,57%, sementara untuk torsi mengalami kenaikan sebesar 3,80%. Emisi gas buang paling baik yaitu pada pengapian 14o dengan CO=2,39%,CO2=3,3% dan O2=21,52%, sedangkan untuk standartnya CO=2,24%,CO2=3,4% dan O2=24,26%.Kata Kunci : Ignition Timing, Daya, Torsi, Emisi Gas Buang
Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Jarak Gap (G/D) pada Silinder Sirkular yang Tersusun secara Tandem terhadap Karakteristik Aliran Hanafi, Muhammad Khamdan; Riani, Novi Indah; Lostari, Aini; Hartono, R. Yudi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.8053

Abstract

Aliran melintasi suatu bluff body salah satunya adalah bentuk silinder silkular yang banyak dijumpai dalam aplikasi engineering. Ketika melintasi suatu susunan silinder maka aliran tersebut akan membentuk pola (pattern) tertentu hal ini berdampak terhadap karakteristik aerodinamika dari silinder didalam susunan tersebut. Saat melintasi bodi aliran akan membentuk suatu pola aliran (flow pattern) yang sesuai dengan geometri kontur bodi dan juga menimbulkan gaya – gaya aerodinamika,untuk mengetahui tekanan aliran pada silinder silkular secara tandem. Penambahan pengganggu yang diletakkan di depan silinder sirkular bertujuan untuk mempercepat aliran dari laminar ke turbulen sehingga separasi aliran bisa ditunda lebih lambat sehingga pressure drag yang dihasilkan lebih kecil Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan dua buah silinder sirkular disusun secara tandem berdiameter (D) 25 mm dengan variasi G/D 0, 1, 2, 3 dan dua buah bodi pengganggu berbentuk square di depan masing-masing silinder berdimensi 4 mm. Posisi sudut pengganggu konstan sebesar 30o dan jarak gap 0,4 mm. Bilangan Reynolds berdasarkan silinder yang digunakan yaitu 2,3x104. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan distribusi koefisien tekanan (Cp) koefisien drag pressure (Cdp) dan velocity profile dibelakang benda uji. Hasil menunjukkan bahwa yang terbaik pada variasi G/D 2 dengan nilai 0.22137 pada silinder upstream.
Pengaruh Jumlah Rivet Terhadap Kekuatan Mekanik Sambungan Komposit Serbuk Batu Bata Hebel Sugiyanto, Sugiyanto; Purwanto, Andi; Vincentius, Vincentius
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.8103

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis dengan tingkat keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Banyak sekali potensi kekayaan alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan sumber daya sebagai salah satu elemen pendorong peningkatan daya saing industri. Salah satunya adalah pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk mensubsitusi bahan baku di industri yang selama ini harus dipenuhi melalui jalur impor. Perkembangan teknologi khususnya dibidang komposit, telah menghasilkan produk  komposit yang menggunakan serbuk Batu bata Hebel sebagai penguat. Tujuan dari penelitian ini antara lain : Mengetahui pengaruh sambungan mekanik pada komposit berpenguat serbuk batu bata hebel dengan sambungan tipe single lap terhadap kekuatan tarik dan kekuatan jumlah sambungan rivet pada komposit serbuk batu bata hebel yang mempunyai nilai sambungan mekanik yang tinggi. Bahan yang digunakan limbah batu bata hebbel sebagai penguat/filler komposit yang sudah dijadikan serbuk dan disaring dengan mesh 100, resin epoxy sebagai matrik komposit, Rivet untuk menyambung material komposit dan alat yang digunakan adalah Alat uji tarik (Universal Testing Machine): menguji spesimen. Hasil penelitian adalah Semakin banyak jumlah rivet, maka semakin tinggi nilai kekuatan tarik pada sambungan komposit serbuk batu bata hebel. Nilai kekuatan sambungan mekanik menggunakan rivet dengan sambungan tumpang  pada komposit serbuk batu bata hebel  yang mempunyai nilai tertinggi dimiliki oleh sambungan  jumlah rivet 3 sebesar yang mempunyai kekuatan tarik 2,963 MPa dengan peningkatan rata-rata kekuatan tarik 32,91%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7