cover
Contact Name
Deni Fauzi Ramdani
Contact Email
denifauziramdani@gmail.com
Phone
+6285315527157
Journal Mail Official
jiastialanbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hayam Wuruk No.34-38, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi
ISSN : 18298974     EISSN : 26142597     DOI : https://doi.org/10.31113/jia.v20i1.890
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi is a scientific journal in administration field which publish papers based on research result, analysis, and critical assessment of administration issues. With ISSN 1829-8974 (print) and e-ISSN: 2614-2597 (online), the journal is managed by Polytechnic of STIA LAN Bandung and has affiliation with Indonesian Association For Public Administration (IAPA) by agreement at number: 208/STIA.2.1.1/KLS.01 and 010/KA-IAPA/I/2020. This synergy is implemented by some editors come from this organization. Jurnal Ilmu Administrasi (JIA) is a scientific journal particularly, in which the first publication is in 2004 and is focused on the main problems in the development of the sciences of public administration and business administration areas The scope of this journal is, specifically at Development Administration, Economic Development, Public Policy, Development Planning, Public Sector Finance, Service Management, Public Organization, Human Resource Development, Decentralization and Regional Autonomy, Leadership, Public Sector Innovation, E-Government, Management and Business Policy, E-Commerce, Marketing Management, Budget Management, State Company Management. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of JIA should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will be rejected by the editors before further reviewed. Since 2017, JIA has been using Open Journal System requiring all writers to register in advance before they are allowed to upload the manuscript they write online. Afterwards, the editors, peer reviewers, and writers can monitor the manuscript processing. JIA is published twice a year in June and December
Articles 531 Documents
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN IZIN USAHA PERDAGANGAN DENGAN MENGGUNAKAN CAUSAL LOOP DIAGRAM (CLD) Jatjat E. Wirijadinata; Dian Afriany
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan izin usaha perdagangan  pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Padangsidimpuan, dengan  menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Informasi dan data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori berpikir serba sistem (system thinking), yaitu untuk memahami suatu perubahan dalam lingkungan yang serba kompleks Salah satu metode analisis dalam system thinking adalah Causal Loop Diagram (CLD). Pemodelan ini dapat digunakan untuk memahami struktur yang terdapat didalam sebuah sistim, hubungan diantara masing-masing komponen, dan bagaimana perubahan diberbagai bidang akan mempengaruhi unsur dan sistim secara keseluruhan dalam mengukur dan memprediksi sistim perilaku.Hasil analisis CLD menunjukkan bahwa : 1. kontribusi yang paling tinggi terhadap  kualitas pelayanan izin usaha perdagangan adalah variable kepuasan masyarakat , dan pada peingkat   kedua ditempati oleh anggaran sedangkan pada peringkat ketiga, ada pada kebijakan pimpinan      Kepuasan masyarakat sebagai aspek yang fundamental yang menentukan peringkat kualitas pelayanan, ditemukan adanya berbagai masalah pada lima (5) dimensi kualitas pelayanan yaitu pada dimensi tangible, reliability, responsiveness, empathy, dan assurance. Penyebab terbesar dari kelemahan ke lima dmensi kualitas pelayanan tersebut diatas terletak pada    kualitas sumber daya manusia dan kurangnya pemeliharaan sarana  pelayanan.  Kontribusi anggaran sebagai peringkat ke -2 dalam kontribusi terhadap kualitas pelayanan, ternyata masalah utamanya ialah ketepatan alokasi anggaran untuk menunjang penyelenggaraan kebijakan kualitas pelayanan . Kebijakan pimpinan pada peringkat ketiga secara langsung  mempengaruhi pola perilaku yang berorientasi  kepada komitmen untuk meningkatkan  kualitas pelayanan.Berdasarkan hasil analisis Causal Loop Digram, disarankan agar :a.Kebijakan eksekutif diarahkan kepada  pengalokasian anggaran untuk pengembangan kelembagaan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan melakukan pengukuran kinerja untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat.b.Memaksimalkan akuntabilitas pelayanan publik baik dari segi organisasional atau administrative, politik, legalitas atau hukum,  profesionalisme , dan juga aspek moral didalam  memberikan kepuasan masyarakat secara akuntabelc. Mengembangkan jiwa kewirausahaan, jiwa inovatif dalam menghadapi persaingan regional maupun global.
PERSEPSI MENGENAI PROMOSI JABATAN STRUKTURAL PNS PEREMPUAN DI PEMERINTAH KOTA GUNUNGSITOLI Sedarmayanti Sedarmayanti; Gusti Nella Resna Dakhi
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi mengenai promosi PNS perempuan pada jabatan struktural di Pemerintah Kota Gunungsitoli. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini adalah persepsi mengenai promosi jabatan struktural PNS perempuan yang terdiri dari persepsi internal dan persepsi eksternal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, pengamatan terlibat, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi internal memiliki pengaruh yang lebih besar bagi PNS perempuan untuk dipromosikan pada jabatan struktural dibandingkan dengan persepsi eksternal. Hal ini disebabkan karena persepsi internal ini menempatkan PNS perempuan pada dua kondisi yang dilematis, yaitu sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai wanita karir (PNS). Sementara dari persepsi eksternal menunjukkan bahwa belum diberlakukannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Gunungsitoli dan budaya patriarki yang melekat kuat di masyarakat menjadi faktor dominan yang mempengaruhi peluang PNS perempuan untuk dipromosikan pada jabatan struktural di Pemerintah Kota Gunungsitoli
ANALISIS SIKAP DAN KECENDERUNGAN PERILAKU PEGAWAI NEGERI BERKENAAN DENGAN PENERAPAN SISTEM PENGELOLAAN APARATUR BERBASIS KOMPETENSI Rachmat Pratama King
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.112

Abstract

Untuk mewujudkan aparatur yang profesional, produktif dan handal dalam menjalankan tata kelola pemerintahan serta mampu memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakatPemerintah Republik Indonesia menetapkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.Namun sejak ditetapkan, dalam proses penerapannya berkembang pernyataan-pernyataan yang bernada negatif dan pesimis dari aparatur yang meragukan terlaksananya sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkajisikapsertakecenderungan perilakudari Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas dalam menanggapipenerapan sistem pengelolaan aparatur berbasis kompetensi.Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan dengan pendekatan teoritis menggunakan konsep Theory of Planned Behaviordengan lokus penelitian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas. Dari hasil penelitian terungkap bagaimana dinamika sikap dan kecenderungan perilaku seluruh pegawai negeri di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas terhadap penerapan sistem manajemen aparatur berbasis kompetensi beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya dan dari dinamika sikap dan kecenderungan perilaku PNS ditemukan persepsi negatif dari beberapa faktor pembentuk yang memiliki potensi untuk melemahkan sikap dan kecenderungan perilaku pegawai negeri kepada penerapan sistem tersebut.Berdasarkan temuan hasil penelitian, untuk mempertahankan dan menguatkan dukungan dari PNS terhadap penerapan manajemen kompetensi dapat dilakukan dengan melalui berbagai kebijakan untuk mendorong optimalisasi dan penguatan komitmen dan peran aktif pimpinan dalam mendorong penerapan sistem manajemen kompetensi
FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN NASABAH MUSLIM DAN NON MUSLIM DALAM MEMILIH JASA BANK SYARIAH DI KOTA SURABAYA Andry Herawati; Liling Listyawati
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.114

Abstract

Keberadaan bank syariah tidak hanya untuk masyarakat muslim tetapi masyarakat non muslim juga sudah mulai menggunakannya. Kedua nasabah tersebut tentunya mempunyai alasan-alasan tersendiri dalam keputusan memilih jasa bank syariah.  Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perilaku nasabah dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu keputusan nasabah muslim dan non muslim dalam memilih bank syariah di Kota Surabaya. Teknik analisis yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah analisis statistik deskriptif dan analisis faktor. Sampel diambil dengan teknik nonprobability sampling dengan sampling aksidental sebanyak 150 nasabah bank syariah yang tersebar di lima wilayah kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan masih ada nasabah muslim yang menggunakan bank syariah sekaligus juga bank konvensional, sebaliknya ada nasabah non muslim yang hanya menggunakan bank syariah saja. Sedangkan berdasarkan faktor loading dari analisis faktor ditemukan bahwa untuk nasabah muslim, varibel daya tarik fisik (eksterior & interior) lebih cenderung menjadi pertimbangan penting daripada variabel yang lain, sedangkan pada nasabah non muslim variabel fasilitas komputer, ATM, Phone Plus yang memuaskan lebih menjadi pertimbangan utamanya. Direkomendasikan bank syariah hendaknya mendiferensiasikan produk yang unik, dipromosikan lebih informatif, melakukan personal selling dengan menggandalkan personel yang memahami produk knowledge bank syariah, dan berfokus pada service excellence dengan mengembangkan fasilitas pelayanan.         
REWARD AND PUNISHMENT PROJECT APPROACH: Model development and pilot study Abdul Rahman
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.115

Abstract

Tax sanctions are vital for tax system to ensure tax laws to be obeyed. Despite the importance of tax sanctions, low feedbacks and law enforcement may limit the effectiveness of a tax system and reducing trust on the government. Therefore, the role of public officials in law enforcement is important. However, studies related to the role of tax sanction and public official are dearth. One of them is the study focusing taxpayers employed in public sectors. This study highlighted the tax sanction as the lowest assessment and effect on tax compliance. Then, the study conducted recommended the reward and punishment as a notion of other form of tax sanctions. This paper focuses on the development of model of reward and punishment based on the Project Design Matrix (PDM) by the steps involving problem analysis, objective analysis, generating project design matrix. The developed project provides a foundation for government and for future studies regarding reward and punishment in the tax sanction framework.
PELAYANAN PENERBITAN STNK DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) KABUPATEN BONE Herlina Sakawati; Widyawati Widyawati; Sulmiah Ahmad
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.116

Abstract

Kewajiban negara untuk melayani setiap warga negara mendorong pemerintah untuk mempersiapkan seluruh aparatnya guna meningkatkan pelayanan, khususnya pelayanan penerbitan STNK. Segala bentuk permasalahan yang ada dalam pengurusan STNK menjadi beban bagi pemerintah sebab hal tersebut memberikan kesan negatif terhadap pemberi pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan penerbitan STNK di kantor Samsat Kabupaten Bone. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari 5  fokus pelayanan yaitu 1) kehandalan (reliability); 2) bukti langsung (tangibles); 3) daya tanggap (responsiviness); 4) jaminan (assurance); 5) empati (empathy), sudah mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, namun dari kelima fokus pelayanan tersebut yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut terkhusus pada fokus daya tanggap (responsiviness). Dan dari 7 faktor determinan yang digunakan untuk melihat proses pelayanan penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Kabupaten Bone, 4 diantaranya menjadi faktor pendukung dalam proses pelayanan yaitu faktor 1) faktor kesadaran; 2) faktor pendapatan; 3) faktor keterampilan petugas; 4) faktor sarana. Sedangkan dua faktor lainnya menjadi faktor penghambat dalam pelayanan penerbitan STNK di Kantor Samsat Kabupaten Bone yaitu, faktor aturan dan faktor organisasi. Dengan masih terdapatnya kekurangan dalam pemberian pelayanan penerbitan STNK, Penting bagi pihak Kantor Samsat Kabupaten Bone untuk mengoptimalkan pelayanan sesuai dengan tujuan, visi, misi, dan motto yang diinginkan dalam rangka terwujudnya pelayanan prima.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK PBB P2 DI KOTA TEBING TINGGI PROVINSI SUMATERA UTARA Tara Bunga Simanungkalit
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.118

Abstract

Kepatuhan wajib pajak merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya pengoptimalan penerimaan pajak. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak seperti kondisi sistem administrasi perpajakan, pelayanan pada wajib pajak, tarif pajak, pemeriksaan pajak, penegakan hukum pajak dan pengetahuan pajak. Penulis melakukan pengujian apakah faktor-faktor tersebut memiliki pengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB P2) di Kecamatan Bajenis.  Tujuan Penelitian ini untuk menemukan alternatif solusi atas belum tercapainya target PBB P2 di Kecamatan Bajenis sejak tahun 2013-2015. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi  berapa besar keterkaitan faktor-faktor tersebut terhadap kepatuhan wajib Pajak PBB P2 di Kecamatan Bajenis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan enam  komponen tersebut memiliki korelasi yang kuat terhadap kepatuhan wajib pajak PBB P2. Ditemui beberapa hambatan dalam kepatuhan wajib pajak seperti: belum adanya Standar operasional prosedur (SOP) dan Standar pelayanan minimal (SPM), minimnya pengetahuan wajib pajak, minimnya pemeriksaan terhadap wajib pajak tidak patuh, dan penegakan hukum pajak yang belum mampu menyentuh wajib pajak tidak patuh secara merata.
MODEL PENGUATAN KORELASI ANTARA SISTEM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN DI LINGKUNGAN DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA Widyo Nugroho Sulasdi; Yuke Ratnawulan; Muhamad Nur Afandi
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.119

Abstract

Perubahan paradigma pembangunan nasional, dari sentralisasi menjadi desentralisasi, menyebabkan terjadinya perubahan pendekatan pada sistem perencanaan dan penganggaran. Pada era otonomi daerah saat ini, sebagian besar kewenangan pembangunan infrastruktur permukiman telah menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, sesuai dengan PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional saat ini mengacu pada Undang-Undang No. 25 Tahun 2004, yaitu setiap tingkatan pemerintahan, baik Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, harus menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), serta Rencana Kerja Pembangunan (RKP) yang bersifat tahunan. Di sisi lain, Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 mengamanatkan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada masing-masing tingkatan pemerintahan. Pada beberapa hal, seringkali dokumen rencana sektoral pada RPJM dan rencana spasial pada RTRW menghasilkan indikasi program yang tidak sinkron satu sama lain.Proses penganggaran pembangunan saat ini mengacu pada Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dengan legislatif memiliki kewenangan yang kuat dalam penetapan anggaran. Hal ini dapat membuka peluang negosiasi-negosiasi dalam penetapan anggaran, yang seringkali menyebabkan anggaran yang ditetapkan tidak sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk sebagai penjembatan antara dokumen sektoral dan spasial. Saat ini, RPIJM disusun pada tingkat Kabupaten/Kota, dan telah dihasilkan 468 RPIJM Kabupaten/Kota dari total 495 Kabupaten/Kota di Indonesia. Salah satu muatan dari dokumen ini adalah Memorandum Program, suatu rencana pembangunan infrastruktur permukiman jangka menengah lengkap dengan rincian kebutuhan anggaran dan sumber-sumber pembiayaannya, yang disepakati oleh Bupati/Walikota, Gubernur, dan Direktur Jenderal Cipta Karya.
REVOLUSI KARAKTER DAN BUDAYA KERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) MELALUI PENGUATAN DIMENSI RELIGIUSITAS Yayat Supriatna
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.121

Abstract

Karakter dan budaya kerja ASN sedang mengalami degradasi berkelanjutan. Perlu sebuah upaya revolutif untuk mengubahnya. Upaya revolutif dianggap sebagai suatu cara paling tepat untuk menjawab segala persoalan yang berkaitan dengan ASN saat ini. Upaya tersebut merupakan salah satu bagian dari pengejawantahan Nawacita Bangsa yaitu melakukan revolusi karakter bangsa. Revolusi karakter ASN berarti perubahan radikal dalam cara berfikir dan merasa yang diterjemahkan dalam perilaku dan tindakan nyata, baik perilaku politik, ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, maupun perilaku kerja dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya. Revolusi ini berpijak pada perubahan mindset sebagai syarat untuk adanya perubahan cultureset. Revolusi budaya kerja ASN merupakan perubahan positif radikal terhadap pemahaman, sikap dan perilaku yang diterapkan oleh ASN ketika melaksanakan pekerjaan dalam suatu institusi. Karakter erat kaitannya dengan budaya kerja. Keduanya saling berkaitan dan saling mempengaruhi satu sama lain. Pernyataan dari penelitian ini adalah bahwa revolusi karakter dan budaya kerja dapat terwujud melalui penguatan dimensi religiusitas yang ada dan tumbuh pada setiap diri ASN. Penelitian ini memakai pendekatan qualitative-descriptive research dengan teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penguatan religiusitas mencakup seluruh penguatan terhadap dimensi keagamaan pada diri manusia yang meliputi keyakinan (belief), praktik (practice), perasaan atau penghayatan (feeling), pengalaman (experience), pengetahuan (knowledge), dan dampak (effects). Pendekatan untuk merevolusi karakter dan budaya kerja ASN melalui: pertama, pembangunan budaya religius pada diri ASN dan pada sistem kerja institusinya; kedua, internalisasi nilai-nilai religiusitas pada diri ASN dengan cara keteladanan (modelling), studi kasus (problem based learning), dan penguatan nilai (values strengthening).
TINGKAT PEMAHAMAN DAN PENERAPAN NILAI-NILAI SPIRITUAL PEGAWAI DI BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEAGAMAAN BANDUNG Teni Listiani; Nefi Aris Ambar Asmara; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v14i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan penerapan nilai-nilai spiritual pegawai di Balai Diklat Keagamaan Bandung. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, melalui penyebaran angket terhadap 80 orang responden, dan wawancara dengan lima orang informan. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan basis data yang dikuantifisir dan dibuat dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman pegawai terhadap nilai-nilai spiritual sangat baik, begitupun dalam penerapannya dalam aktivitas kerja.

Page 11 of 54 | Total Record : 531


Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): June 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 19 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Admnistrasi Vol. 17 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 17 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 16 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 16 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 15 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 15 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 14 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 14 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 13 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 13 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 13 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 11 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 11 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 10 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 10 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 10 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 9 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 9 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 3 (2011): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 4 (2010): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 6 No. 4 (2009): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 6 No. 3 (2009): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 6 No. 2 (2009): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 6 No. 1 (2009): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 5 No. 4 (2008): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 5 No. 3 (2008): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 5 No. 2 (2008): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 5 No. 1 (2008): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 4 No. 4 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 4 No. 3 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 4 No. 2 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 4 No. 1 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 3 No. 4 (2006): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 3 No. 3 (2006): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 3 No. 2 (2006): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 3 No. 1 (2006): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 2 No. 4 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 2 No. 3 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 2 No. 2 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 2 No. 1 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 2 No. 4 (2004): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 1 No. 3 (2004): Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 1 No. 2 (2004): Jurnal Ilmu Administrasi STIA LAN Bandung Vol. 1 No. 1 (2004): Jurnal Ilmu Administrasi STIA LAN Bandung More Issue