cover
Contact Name
Muhammad Irwansyah
Contact Email
batasjurnal@gmail.com
Phone
+628116238200
Journal Mail Official
batasjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. Ahmad Yani Kisaran Naga Kec. Kota Kisaran Timur, Asahan, Sumut
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal BATAS
Published by Universitas Asahan
ISSN : 28092473     EISSN : 28092562     DOI : -
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) dipublikasikan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Asahan. Artikel/karya ilmiah yang akan dimuat pada jurnal ini adalah Artikel/karya ilmiah yang berkaitan di bidang Teknik Sipil meliputi bidang Perancangan Transportasi, Teknologi Sumberdaya Air, Struktur, Geoteknik, Lingkungan serta Ilmu Pengetahuan Bidang Sains dalam bentuk pengembangan serta aplikasinya. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan November dan bulan Mei.
Articles 31 Documents
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PROYEK DALAM PROSES KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN RUMAH DINAS KEJAKSANAAN KOTA TANJUNGBALAI) Astuti Vidalia
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i2.3427

Abstract

Secara umum, pembangunan konstruksi terdiri dari tenaga kerja, peralatan, metode, bahan, dan biaya. Agar sumber daya tersebut dapat dipergunakan dengan maksimal dan tepat sasaran maka diperlukan perencanaan dan penjadwalan yang tepat agar tidak terjadi kerugian. Metode Earned Value adalah suatu metode yang dipergunakan dalam pengendalian biaya dan jadwal. Metode ini dapat memberi informasi prediksi biaya dan waktu seluruh pekerjaan yang didasari dari indikator pekerjaan saat pelaporan. Pada Pembangunan Rumah Dinas Kejaksaan Kota Tanjungbalai diterapkan metode nilai hasil ini yang menghasilkan BCWS = Rp1.183.968.385,00; BCWP = Rp 1.183.850.000,00; dan ACWP = Rp1.183.670.000,00; sedangkan CV dan SV adalah positif (+). EAC atau perkiraan biaya akhir adalah Rp1.183.670.000,00 dengan anggaran Rp1.183.968.385,00. Dari data diatas dapat diketahui bahwa pekerjaan selesai dengan biaya sedikit lebih hemat dengan waktu yang lebih cepat dari perencanaan atau kontrak.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN RUAS JALAN DI KOTA TANJUNG BALAI DENGAN METODE SURFACE DISTRESS INDEKS (SDI) Samuel - Panjaitan; Alexander Tuahta Sihombing
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3087

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar pertumbuhan dan pengembangan hubungan sosial, ekonomi dan budaya antar daerah yang ada di Indonesia.Untuk itu jika perkerasan jalan terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan sehingga dapat mempengaruhi tingkat pelayanan jalan yang diantaranya yaitu keamanan, kenyamanan, dan kelancaran dalam berlalu lintas. Sehingga sangat penting dilakukan survey penilaian kondisi perkerasan baik secara evaluasi fungsional dan evaluasi struktural untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan yang ada. Parameter kinerja perkerasan jalan yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian kondisi jalan Surface Distress Index (SDI). Informasi untuk penilaian kondisi jalan adalah Surface Distress Index (SDI) melalui survey Road Condition System (RCS). Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penilaian Kondisi permukaan Jalan dengan menilai secara Visual dan akan mengetahui Nilai dari SDI jalan tersebut sehingga dapat dikategorikan terhadap Tingkat kerusakan jalan tersebut, dengan dilakukannya penilaian tersebut maka bisa diprioritaskan jalan mana yang ditangani lebih dulu. Studi kasus yang dipilih adalah beberapa ruas jalan arteri di Kota Tanjungbalai, yakni Jalan Jalan M.T Haryono, Jalan Prof. DR. Ir. Sutami/Pendidikan, Jalan Anwar Idris, Jalan Abd. Rahman dan Jalan SMU 3. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Jalan SMU 3 jalan yang Paling Prioritas dengan nilai SDI 201 dengan Persentase Kerusakan Jalan 72,57% Rusak Berat.
STUDI BANDING AGREGAT HALUS TERHADAP PASIR SUNGAI KOTA KISARAN DENGAN PASIR SUNGAI KOTA LIMA PULUH TERHADAP KUAT TEKAN BETON Fattahul Jamiul Rozzaq; Misdi Misdi; Ihsan Ihsan
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i1.2388

Abstract

Beton merupakan salah bahan konstruksi yang kerap kali digunakan pada pekerjaan infrasruktur. Ada beberapa penyusun beton yang terdiri dari semen Portland, agregat halus, agregat kasar dan air. Dewasa ini kita memerlukan pengetahuan mengenai karakteristik masing- masing komponen penyusun beton, dikarenakan karakteristik kualitas akan berpengaruh besar dalam menetukan kuat tekan beton yang akan di teliti. Salah satu yang diamati oleh peneliti yaitu karakteristik agregat halus yang berbeda jenis butiran dan daerah pengahasil agregat tersebut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan SNI-032834-2000 pembuatan rencana campuranbeton normal, dengan acuan control beton normal sebesar 20 Mpa. Agregat halus yang digunakan berasal dari Kota Lima Puluh dan Kota Kisaran, benda uji yang digunakan dalam penelitian berbentuk silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm, dengan variasi umur kuat tekan beton 7 dan 28 hari dengan masing-masing sampel Agregat halus diambil 3 buah sampel beton. Hasil pengujian kuat tekan beton menunjukan bahwa pasir sungai Kota Kisaran lebih unggul dari pasir sungai Kota Lima Puluh. Dengan kuat tekan umur 7 hari Pasir Sungai Kota Kisaran dengan rata-rata sebesar 17,23 Mpa sedangkan pasir sungai Kota Lima Puluh umur 7 hari sebesar 15,23 Mpa. Dan penelitian dengan variasi umur 28 hari Agregat halus pasir sungai Kota Kisaran juga lebih unggul menahan gaya kuat tekan dengan rata-rata sebesar 22,78 Mpa sedangkan pasir sungai Kota Lima Puluh dengan kuat tekan rata-rata sebesar 18,19 Mpa. Dapat diketahui bahwa pada variasi umur 28 hari agregat halus pasir sungai Kota Kisaran lolos syarat terhadap acuan control beton yang ditargetkan sebesar 20 Mpa, dengan nilai kuat tekan sebesar 22,78 Mpa, sedangkan agregat halus pasir sungai Kota Lima Puluh tidak lolos uji kuat tekan beton yang ditargetkan sebesar 20 Mpa. Dengan nilai rata-rata sebesar 18,19 Mpa.Kata Kunci : Perbandingan Kuat tekan, agregat halus lokal,
EVALUASI METODE PERHITUNGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DARI HASIL SPT DAN DATA LABORATORIUM – STUDI KASUS PEMBANGUNAN TANGKI TIMBUN AVTUR 3 x 5000L DI DPPU KUALANAMU Ihsan Malik; Mahliza Nasution
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i2.3419

Abstract

Tiang pancang merupakan bagian dari konstruksi pondasi bangunan untuk mengurangi tekanan dari bangunan serta seluruh isinya sehingga diperlukan perencanaan dan perhitungan daya dukung yang baik agar tidak terjadi kegagalan fungsi. Daya dukung tiang adalah daya dukung suatu tiang dalam mendukung beban yang dapat dilakukan dengan menghitung dari data hasil pengujian di lapangan, data laboratorium maupun uji beban langsung. Perhitungan daya dukung tiang pancang kali ini menggunakan data SPT dengan metode Mayerhoff (1976) dan data Laboratorium dengan metode Poulos dan Davis. Hasil perhitungan dibandingkan dengan hasil pengujian PDA dilapangan. Daya dukung tiang pancang  dari hasil perhitungan menggunakan metode Mayerhoff (1976) didapatkan hasil pada BH-1 = 95.046 ton, pada BH-2 = 90.296 ton, dan pada BH-3 = 60.080. Dengan menggunakan metode Poulos dan Davis didapatkan hasil pada BH-1 = 45.484 ton, pada BH-2 = 37.18 ton, dan pada BH-3 = 43.348 ton. yang kemudian dibandingkan dengan hasil PDA (BH-1 = 92,33 ton, BH-2 = 90 ton, dan pada BH-3 = 64,67 ton). Dapat diketahui jika hasil perhitungan dengan menggunakan data SPT dengan metode Mayerhoff (1976) yang paling mendekati hasil PDA test . Sehingga untuk perencanaan daya dukung tiang pancang sudah lebih akurat dengan menggunakan data SPT di lapangan. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika sampel tanah dibawa untuk di uji di laboratorium agar bisa di evaluasi lebih lanjut.
ANALISA PENGARUH GERBANG TOL TEBING TINGGI-MEDAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN TEBING TINGGI Arya Ramadhana; Muhammad Irwansyah
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i2.2564

Abstract

Jalan tol atau jalan bebas hambatan adalah suatu jalan yang dikhususkan untuk pengendara bersumbu dua atau lebih seperti mobil, bus, truk dan lain sebagainya, dan bertujuan untuk mempersingkat waktu tempuh dari suatu tempat ke tempat lain.  Penelitian ini  bertujuan untukl mengukur kinerjal lalu lintasl pada ruasl jalan yangl diperkirakan akanl terpengaruh olehl adanya pergerakanl dari gerbangl tol tebing tinggi – lmedan dan untukl menghitung nilail tarikan perjalananl yang terjadil akibat adanyal gerbang toll tebing tinggi - medan. Pengumpulan data dikumpulkan yaitu data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil pengamatan/survei di lokasi yakni Jalan Tebing tinggi dan data sekunder yaitu data yang diambil dari berbagai literatur untuk kelengkapan isi pada data primer. Data penelitian yang digunakan adalah data hasil survei lalu lintas yang diperoleh dari survei lapangan pada lokasi penelitian selama enam hari dari hari Senin, 04  – Sabtu, 09 Oktober 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kapasitas ruas jalan lintas Tebing Tinggi – Medan adalah sebesar 3365 smp/jam, nilai bangkitan dan tarikan akibat adanya Gerbang tol Tebing Tinggi – Medan diambil yang dengan jumlah yang tertinggi yaitu 750 smp/jam dan Kinerja pelayanan akibat aktifitas Gerbang Tol Tebing Tinggi – Medan pada ruas jalan lintas Tebing Tinggi – Medan akibat Tarikan adalah dengan rasio V/C 0,52 pada arah Utara dan 0,68 pada arah Selatan, masuk kedalam Tingkat Pelayanan C dengan batas lingkup rasio V/C yaitu 0,45– 0,74, dengan kondisi karakteristik “Dalam zona arus lalulintas stabil. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatannya.
ANALISIS PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN BORROW MATERIAL JALAN TOL MEDAN-KUALANAMU-TEBING TINGGI SEKSI 7A (SEI RAMPAH-TEBING TINGGI) Paulinus - Sihotang; Junaidi - Siahaan; Simon Petrus Simorangkir
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3086

Abstract

Jalan Tol merupakan suatu jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas ataupun untuk mempersingkat jarak dari suatu tempat ketempat lain. PT. Jasamarga Kualanamu Tol merupakan perusahaan yang dipilih sebagai pemilik pekerjaan Jalan Tol. Pembangunan ruas jalan tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,8 km ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah Lalu Lintas Harian (LHR) yang menggunakan jalan utama lintas Sumatera (jalan eksisting). Borrow Material merupakan pekerjaan timbunan tanah yang bahan timbunannya berasal dari luar atau galian di tempat lain. Pada pekerjaan Borrow Material diperlukan Alat Berat sesuai pekerjaan yang dibutuhkan yaitu: alat pemuat material (Excavator), alat pengangkut material (DumpTruck), alat penghampar material (Bulldozer), alat perata material (Motor Grader), alat pemadat material (Vibratory Roller). Alat-alat tersebut sangat berpengaruh dengan pelaksanaan, sehingga diperlukan analisis perhitungan Alat Berat untuk menyesuaikan waktu pekerjaan dilapangan dengan waktu yang disediakan oleh pemilik proyek yaitu 20 minggu.Topik bahasan ini dititik beratkan pada perhitungan produktivitas Alat Berat pada pekerjaan Borrow Material. Dimana produktivitas Alat Berat yang didapat yaitu: Excavator 107,07 m3/jam, Dump Truck 9,47 m3/jam, Buldozer 148,00 m3/jam, Motor Grader 315,06 m3/jam dan Vibratory Roller 96,25 m3/jam. Kombinasi ideal yaitu: 1 unit Excavator dikombinasikan dengan 11 unit Dump Truck dengan waktu pekerjaan selama 18 minggu.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE BERDASARKAN DATA BORING/SPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR BARU PANYABUNGAN KABUPATEN MADINA Selidiki Nduru; Simon Petrus Simorangkir
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i1.2389

Abstract

Salah satu komponen utama dan terpenting dari sebuah struktur bangunan adalah pondasi. Pondasi berfungsi sebagai penopang beban struktur bangunan yang ada diatas nya. Dalam analisis ini, penulis berfokus pada pondasi bored pile dengan tujuanuntuk mengetahui dan menganalisa besarnya kapasitas daya dukung ultimit pondasi. Daya dukung ultimit pondasi bored pile sendiri berada pada tahanan ujung ultimit tiang (Qu) dan berada pada tahanan dukung gesek ultimit tiang (Qs). Untuk menganalisa kapasitas dukung ultimit pondasi bored pile dihitung berdasarkan data Standart Penetration Test (SPT) pada titik BH-1 dengan kedalaman 30 meter, dan diameter tiang 400 mm. Metode yang dipakai dalam menganalisa yaitu metode Mayerhof dan metode Luciano de Court. Dari hasil perhitungan daya dukung pondasi bored pile menggunakan metode Mayerhof berdasarkan data boring/SPT pada titik BH-1 diperoleh Qu sebesar = 567,954 ton dan Qa sebesar = 227,182 ton. Dari metode Luciano de Court diperoleh Qu sebesar = 534,111 ton dan Qa sebesar = 213,644 ton. Dari hasil analisa kapasitas dukung pondasi bored pile berdasarkan data SPT dengan menggunakan metode Mayerhof dan metode Luciano de Court disimpulkan bahwa daya dukung pondasi bored pile dari hasil metode Mayerhof lebih unggul jika dibandingkan dengan metode luciano de Court. Kata kunci : pondasi bored pile, kapasitas daya dukung, SPT
PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR BERSIH PDAM TIRTA KUALO KOTA TANJUNGBALAI Shofa - Sofyan
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i2.3421

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting untuk kelangsungan hidup sehari hari dan kegiatan komersial seperti pertanian, air minum, industri dan usaha lainnya. Pesatnya kemajuan Kota Tanjungbalai khususnya Kecamatan Tanjungbalai Selatan menyebabkan kebutuhan air terus meningkat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk Mengetahui besarnya kebutuhan dan ketersediaan air bersih di wilayah Kecamatan Tanjungbalai Selatan sampai 10 tahun yang akan datang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total kebutuhan air bersih di daerah Kecamatan Tanjungbalai Selatan pada tahun 2022 adalah 31,76 liter/detik dan terus bertambah. Total kebutuhan air bersih pada tahun 2032 adalah 40,14 liter/detik. 
ANALISIS KEBUTUHAN PENYEDIAAN RUANG PARKIR AKIBAT BEROPERASINYA SINGAPORE CITY HOTEL DI JALAN LINTAS SUMATERA Dedi Prasongko; Alexander Tuahta; Junaidi Siahaan
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i2.2565

Abstract

Permasalahan parkir sangat penting untuk dikaji lebih mendalam. Ruang parkir yang dibutuhkan harus tersedia secara memadai. Semakin besar volume lalu-lintas yang beraktivitas baik yang meninggalkan atau menuju pusat kegiatan, maka semakin besar pula kebutuhan ruang parkir, bila tidak cukup kendaraan tersebut akan mengambil parkir di tepi jalan di seputar kawasan tersebut, sehingga menyebabkan kesemrawutan. Untuk menentukan fasilitas parkir pada suatu lokasi, diperlukan suatu standar kebutuhan parkir yang baik agar ruang parkir yang disediakan dapat menampung kendaraan yang parkir sesuai tujuannya. Atas dasar beberapa informasi yang telah disampaikan pada penelitian sebelumnya, maka penelitian tentang perparkiran ini, akan menganalisis kebutuhan penyediaan ruang parker yang ada di Singapore City Hotel yang ada di jalan lintas sumatera. Karakteristik parkir perlu diketahui untuk merencanakan atau mengoptimalkan suatu lahan parkir. Beberapa parameter karakteristik parkir yang harus diketahui, yaitu: Akumulasi Parkir, Durasi Parkir, Volume parkir, Pergantian Parkir, Indeks Parkir, Kapasitas Parkir. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa luas parkir untuk kendaraan roda 4 seluas 2500 m2 dengan jumlah petak parkir sebanyak 65 petak dan untuk kendaraan roda 2 memiliki luas areal parkir seluas 600 m2 dengan jumlah petak parkir sebanyak 57 petak parkir. Volume maksimum parkir kendaraan roda 2 terjadi pada hari sabtu dengan jumlah 64 kendaraan, sedangkan roda 4 pada hari yang sama dengan 75 kendaraan. Kapasitas parkir roda 2 terdapat 57 petak parkir rata-rata memiliki kapasitas perjamnya sebanyak 26 kendaraan/jam parkir dan untuk roda 4 terdapat 65 petak parkir rata-rata memiliki kapasitas perjamnya sebesar 30,57 atau 31 kendaraan/jam
PEMANFAATAN FLY ASH SAWIT SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DALAM PEMBUATAN BETON K-300 Putri Handayani; Fynnisa Z; Intan Zahar
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 1, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v1i1.2385

Abstract

Untuk membuat beton mutu tinggi yang sesuai dengan yang direncanakan tidak hanya diperoleh dari pencampuran semen portland atau jenis semen lainya, agregat kasar, agregat halus, dan juga air. Campuran beton dengan bahan tambah (admixture) dapatmengubah kualitas beton itu sendiri seperti bahan tambah Abu Fly Ash sawit. Sifat dari penyusun beton yang baik dapat dilihat pada saat beton dalam keadaan segar maupun setelah keras. Dalam penelitian ini, akan mengidentifikasi manfaat abu fly ash sawit sebagai bahan tambah dalam pengurangan semen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pengujian kuat tekan beton dengan penambahan abu fly ash sawit sebesar 3%, 6%, dan 9%. Mutu beton yang direncanakan 24 Mpa dengan estimasi umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran (15x30) cm, dan benda uji yang dibuat pada penelitian kali ini sebanyak 4 buah benda uji dimana terdiri dari 3 variasi. Kesimpulan dari penelitian ini ialah semakin besar presentasi campuran untuk abu fly ash sawit sebagai bahan tambah dalam pengurangan semen maka semangkin lemah daya kuat tekan yang dihasilkan.

Page 2 of 4 | Total Record : 31