cover
Contact Name
Singgih Afifa Putra
Contact Email
singgihafifa@gmail.com
Phone
+62811414215
Journal Mail Official
jon.kptk@gmail.com
Editorial Address
Departemen Kelautan, BPPMPV KPTK, Jl. Diklat No. 30, Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan, 92172
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Oase Nusantara
Published by BPPMPV KPTK
ISSN : 28293290     EISSN : 29641705     DOI : -
Jurnal Oase Nusantara adalah berkala ilmiah 6 bulanan (terbit April & Oktober) akses terbuka (open access) dan peer-review. Berkala ilmiah ini bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kajian kajian ilmiah pada topik multidisipliner ilmu: 1. Ilmu Pendidikan dan Pelatihan Vokasi 2. Ilmu Kelautan, Perikanan, dan Kemaritiman 3. Teknologi Informasi dan Komunikasi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023)" : 4 Documents clear
Pembuatan ikan salai Patin di sentra pengolahan hasil perikanan Desa Koto Mesjid, Kampar-Riau Sari, Evi Maya; Fatimah, Siti; Sumawardani, Seri; Princess, Ananda Cleo; Mardaleta, Dania
Jurnal Oase Nusantara Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan patin merupakan salah satu ikan asli perairan Indonesia. Pengembangan dalam usaha perikanan budidaya yaitu adalah dengan dilakukan pengolahan sebagai produk usaha agroindustri. Salah satu produk olahan hasil perikanan yang bahan baku utamanya merupakan ikan patin adalah ikan asap (salai). Ikan salai merupakan proses pengawetan ikan dengan menggunakan media asap (pengasapan) yang berasal dari pembakaran kayu atau bahan organik lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pembuatan ikan asap (salai) patin di Sentra Pengolahan Hasil Perikanan. Lokasi penelitian yaitu bertempat di UPT. Pengolahan Dinas Perikanan Kota Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada bulan Agustus sampai Oktober Tahun 2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data kualitatif. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif. Salai ikan patin adalah olahan tradisional yang dilakukan secara pengasapan menggunakan tungku. Sebelum ikan diasapi, ikan melewati beberapa tahap, penangkapan, pemetakan, pem-filletan yang menggunakan jenis butterfly, penyiangan, pencucian, penataan, memasukkan ikan dalam tungku, pengemasan, selanjutnya adalah pemasaran.
Strategi penggunaan chatbot artificial intelligence dalam pembelajaran Bahasa Arab pada perguruan tinggi di Indonesia Ramadhan, Abdul Rahman
Jurnal Oase Nusantara Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan semakin menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu aspek AI yang menonjol adalah chatbot, sebuah program komputer yang dirancang untuk berkomunikasi dengan manusia melalui percakapan seperti halnya berbicara dengan manusia lainnya. Dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi, chatbot AI menawarkan potensi untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa dan mengatasi tantangan yang sering dihadapi dalam mengajar dan mempelajari bahasa Arab. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peluang dan tantangan penggunaan chatbot AI dalam pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka sebagai alat pengumpulan data. Chatbot AI mampu menjadi alat interaktif yang mendukung pemahaman dan keterampilan berbahasa Arab, membuka peluang inovasi dalam metode pembelajaran yang lebih adaptif dan efektif. Melalui pembelajaran berbasis teknologi, Qawaid Tarjamah, maharah, pendekatan komunikatif, dan evaluasi, chatbot AI mampu memberikan respons instan, memberikan latihan yang variatif, dan memberikan umpan balik mendalam yang dapat membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbahasa Arab mereka secara mandiri. Penerapan chatbot AI pada perguruan tinggi dapat menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih dinamis, berinteraksi, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dalam menguasai bahasa Arab. Meskipun chatbot AI menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan interaktivitas dalam proses pembelajaran, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi agar penerapannya dapat berjalan dengan optimal, seperti kurangnya kemampuan dosen terhadap teknologi, keterbatasan media teknologi, keterbatasan penggunaan teknologi bagi mahasiswa, tidak terciptanya lingkungan bahasa arab di tengah mahasiswa serta tantangan dalam pembelajaran kemahiran berbahasa arab secara online. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru pada literatur tentang penggunaan chatbot AI dalam pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan bahasa Arab serta membuka peluang baru untuk penggunaan teknologi AI dalam konteks pendidikan.
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis kurikulum Merdeka pada materi hazard analysis and critical control point di sekolah kejuruan Wardiwira, Fath Fadhilah
Jurnal Oase Nusantara Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan konsentrasi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi) memainkan peran penting dalam menyediakan tenaga kerja berkualifikasi untuk industri pangan, terutama dalam konteks keamanan pangan. Artikel ini menyoroti urgensi strategi pembelajaran yang efektif, khususnya pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, yang mampu mengakomodasi kebutuhan individual siswa dengan lebih baik. Dalam konteks Kurikulum Merdeka yang memberikan kebebasan lebih kepada sekolah untuk merancang kurikulum mereka, penerapan pembelajaran berdiferensiasi menjadi relevan dan sangat penting. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi, kita dapat mengidentifikasi potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMK dan membantu siswa menguasai HACCP dengan lebih efektif. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap HACCP, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan, mendukung peningkatan keberhasilan siswa, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di industri agribisnis pengolahan hasil perikanan yang semakin kompleks dengan fokus pada keamanan pangan.
Penerapan teaching factory pada elemen diversifikasi hasil perikanan dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah kejuruan Mardaleta, Dania; Sari, Evi Maya; Wardiwira, Fath Fadhilah
Jurnal Oase Nusantara Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kurikulum merdeka, Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan termasuk dalam konsentrasi keahlian di program keahlian Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Diversifkasi hasil perikanan merupakan salah satu elemen pada mata pelajaran agribisnis pengolahan hasil perikanan yang mempelajari tentang produk olahan diversifikasi yang berbahan dasar ikan. Dalam proses pembelajaran, diharapkan peserta didik mampu menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mengembangkan produksi diversifikasi produk hasil perikanan. Pembelajaran mengenai diversifikasi pengolahan hasil perikanan dapat mengadopsi beragam model pembelajaran, termasuk salah satunya yaitu teaching factory. Teaching Factory adalah model pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru dan peserta didik Kesimpulan dari artikel ini adalah penerapan (1) Teaching factory pada elemen diversifikasi hasil perikanan dapat meningkatkan kompetensi peserta didik karena peserta dapat terlibat aktif dalam pembelajaran dan suasana pembelajaran dibuat seperti di industri sehingga peserta didik mendapatkan banyak pengalaman secara nyata dalam segi pengetahuan maupun praktik. (2) Penerapan teaching factory dalam pembelajaran diversifikasi hasil perikanan dapat memberikan manfaat yang signifikan. Peserta didik dapat mengembangkan pemahaman mendalam tentang berbagai produk perikanan, keterampilan praktis dalam pengolahan ikan, dan kreativitas dalam merancang produk-produk baru. Selain itu, hal ini juga membantu peserta didik mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam industri perikanan dengan beragam keterampilan yang relevan. (3) Pada penerapan teaching factory dalam pembelajaran diversifikasi hasil perikanan dibutuhkan fasilitas dan peralatan yang sesuai, kolaborasi dengan industri perikanan lokal, serta pelatihan guru yang relevan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4