cover
Contact Name
Wiwik Saidatur Rolianah
Contact Email
wiwik@steikassi.ac.id
Phone
+6285829626513
Journal Mail Official
jurnal.saujana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pemuda No.75, Bunderan, Kec. Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61153
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 27235289     DOI : https://doi.org/10.59636/saujana.v4i01.60
The Saujana Journal is a journal that contains articles in the form of research results from Islamic Banking and Islamic Economics.
Articles 123 Documents
Memahami Akad Al-Ijarah: Konsep, Jenis, dan Implementasinya dalam Perbankan Syariah Ali Amin, Irsyad; Tohari, Toto; Anggraini, Amelia
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.464

Abstract

Dalam sistem ekonomi Islam, al-Ijarah merupakan akad yang memiliki peranan sentral, terutama dalam transaksi penyewaan barang dan jasa. Keberadaan akad ini menjadi semakin penting dalam berbagai kegiatan usaha, termasuk dalam inovasi produk yang ditawarkan oleh institusi perbankan syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara komprehensif konsep dasar al-ijarah, klasifikasinya, serta bagaimana akad tersebut diimplementasikan dalam praktik perbankan syariah modern. Menggunakan pendekatan analisis deskriptif, penelitian ini menguraikan pengertian al-ijarah, landasan yuridisnya, unsur-unsur penting yang membentuk akad tersebut, serta variasi ijarah seperti ijarah murni dan ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT). Selain itu, penelitian ini meninjau penerapan al-ijarah dalam berbagai produk perbankan syariah, mulai dari mekanisme penetapan sewa, strategi mitigasi risiko, hingga prosedur penyelesaian akad. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa al-ijarah memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan mampu berfungsi sebagai instrumen pembiayaan syariah yang efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para akademisi dan praktisi yang bergerak dalam sektor keuangan syariah.
Pengaruh Gaya Hidup, FOMO, Media Sosial Tiktok terhadap Perilaku Konsumtif dalam Perspektif Ekonomi Syariah Eliza Reani Futri; Supardi Mursalin; Debby Arisandi
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.466

Abstract

This study aims to determine the influence of lifestyle, FOMO, and TikTok social media on consumer behavior from a Sharia Economic Perspective. The type of research used is quantitative research. The population of this study is active students of UINFAS Bengkulu, involving a sample size of 890 students from the class of 2021 and 2022, with a sample of 91 respondents. Data analysis includes validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis tests through multiple linear regression, F tests, t tests, and coefficients of determination to see the relationship between research variables. The type of research used is quantitative research. The results of the study indicate that 1) there is an influence of lifestyle on consumer behavior, meaning that the higher a person's lifestyle, the tendency to behave in a consumer manner also increases; 2) there is an influence of FOMO on consumer behavior, meaning that the fear of being left behind makes individuals more likely to buy without consideration; 3) there is an influence of TikTok social media on consumer behavior, meaning that the content displayed can influence users' purchasing decisions; and 4) there is a simultaneous influence of lifestyle, FOMO, and TikTok social media on consumer behavior, meaning that the three variables together strengthen consumer tendencies in individuals.
Tinjauan Ekonomi Syariah terhadap Risiko Riba dalam Skema Investasi Emas Imam Mawardi; Dila Istianah
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.471

Abstract

This study aims to analyze the level of compliance with sharia economic principles and evaluate the potential risk of usury (riba) in gold investment schemes at Pegadaian Syariah (Islamic Pawnshop). Gold investment is a popular financial instrument due to its characteristics as a hedge against inflation. However, from a fiqh muamalah perspective, gold transactions fall into the category of usurious goods, requiring the fulfillment of specific provisions to avoid usury practices. This study uses a qualitative approach with a case study method, as well as a normative analysis of operational practices, types of contracts applied, and transaction mechanisms for gold savings and gold installment products. The results show that gold investment practices at Pegadaian Syariah generally comply with sharia principles through the implementation of murabahah, rahn, and wadiah contracts, as well as supervision by the Sharia Supervisory Board. However, potential risks of usury (riba) can still arise in aspects of administrative costs, late payment penalties, and customer understanding of the concept of sharia-compliant gold ownership. This study emphasizes the importance of strengthening sharia financial literacy and information transparency to ensure gold investment practices remain consistent with the objectives of maqashid sharia.
Dampak Fluktuasi Harga Komoditas Padi terhadap Produktivitas Pertanian, Pendapatan Petani dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ditinjau dalam Perspektif Ekonomi Islam Sendi; Nur Laili; Okta Supriyaningsih
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga komoditas padi terhadap produktivitas pertanian, pendapatan petani, dan kesejahteraan masyarakat Desa Telogorejo, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, serta meninjaunya dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Sampel penelitian sebanyak 70 petani ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan Regresi Logistik Ordinal (PLUM) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga padi tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas pertanian (ρ = 0,101; p = 0,406; B = -0,003; p = 0,974). Namun, fluktuasi harga padi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani (ρ = 0,263; p = 0,028). Sementara itu, fluktuasi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat (ρ = 0,069; p = 0,569). Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan harga padi berdampak langsung pada pendapatan petani melalui mekanisme harga jual dan volume produksi, tetapi tidak secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam perspektif ekonomi Islam, stabilisasi harga dan pengawasan pasar menjadi penting untuk menjaga keadilan (al-adl), mencegah praktik penimbunan (ihtikar), serta mewujudkan kesejahteraan (falah) melalui instrumen zakat dan koperasi syariah.
Pengaruh BI Rate, Inflasi, NPF, BOPO, dan FDR Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia Periode 2019-2024 Marshella Sukma; Any Eliza; Rosydalina Putri
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.474

Abstract

This study aims to analyze the effect of the BI Rate, inflation, Non-Performing Financing (NPF), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on profitability proxied by Return on Assets (ROA) in Islamic Rural Banks (BPRS) in Indonesia. This research employs a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The data used are secondary data in the form of monthly aggregate industry data of BPRS in Indonesia, consisting of 72 observations during the research period. The results show that partially, the BI Rate and inflation have no significant effect on ROA. Meanwhile, NPF has a significant effect on ROA, BOPO has a negative and significant effect on ROA, and FDR has a positive and significant effect on ROA. Simultaneously, all independent variables significantly affect ROA. These findings indicate that BPRS profitability is more influenced by internal factors such as operational efficiency, financing quality, and the optimization of the intermediation function rather than external factors.
Evaluating Airline Performance through Financial Ratios and the Balanced Scorecard: A Comparative Study of Singapore Airlines and Garuda Indonesia La Himmah il Princess Choris
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.350

Abstract

The post-pandemic recovery of the airline industry requires performance evaluation that captures not only financial outcomes but also strategic resilience, customer trust, operational efficiency, and organizational capability. This study aims to compare the performance of Singapore Airlines and Garuda Indonesia during 2019–2023 using an integrated financial ratio and Balanced Scorecard approach. The study applies a quantitative-descriptive comparative design based on secondary data from the annual reports of both airlines. Financial performance is assessed through profitability indicators, including return on assets, return on equity, net profit margin, and operating profit margin, while the Balanced Scorecard evaluates four perspectives: financial, customer, internal business process, and learning and growth. The results show that both airlines experienced severe disruption during 2020–2021, followed by recovery in 2022–2023. Singapore Airlines demonstrated a more stable and consistent recovery across all performance dimensions, supported by stronger profitability, service reputation, operational discipline, and workforce productivity. Garuda Indonesia also showed significant improvement, particularly in revenue and operating profit, but its recovery followed a deeper decline and appeared more dependent on restructuring, external intervention, and short-term efficiency measures. These findings indicate that airline recovery cannot be adequately explained by financial ratios alone. A multidimensional framework is needed to distinguish temporary financial rebound from sustainable strategic resilience. This study contributes to airline performance measurement literature by offering an integrated model for assessing post-crisis recovery and provides practical insights for airline managers, regulators, and investors seeking sustainable aviation strategies.
The Role of Tape Mayang Madu MSME in Enhancing Rural Community Welfare from an Islamic Economic Perspective Ramadani Farid
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.366

Abstract

Rural micro, small, and medium enterprises are important drivers of community welfare because they create employment, increase household income, and connect local agricultural resources with wider markets. This study aims to analyze the role of Tape Mayang Madu MSME in improving the economy of the community in Tegalwaru Village, Mayang District, Jember, from the perspective of Islamic economics. The study employed a qualitative descriptive approach, using field-based data collected through interviews with the MSME owner, workers, cassava farmers, resellers, and surrounding community members. The data were interpreted to identify how the enterprise contributes to income improvement, labor absorption, agricultural linkage, land utilization, and unemployment reduction. The findings show that Tape Mayang Madu MSME contributes to community economic improvement through several mechanisms. It employs 15 local workers, provides temporary piece-rate work during high-demand periods, involves 11 active resellers from several regions, purchases cassava from local farmers, and rents agricultural land owned by village residents. These practices create direct and indirect income opportunities for workers, farmers, landowners, and distributors. The enterprise also helps reduce unemployment by offering accessible jobs for residents with limited educational backgrounds. From an Islamic economic perspective, its practices reflect mutual benefit, productive resource use, fairness, and community welfare. The study concludes that Tape Mayang Madu MSME functions as a locally embedded economic institution that supports rural welfare and provides a practical model for community-based MSME development.
Larangan Riba dalam Perspektif Al-Qur’an dan Dampaknya terhadap Sistem Keuangan Jayantika; Nila Sari Dewi; Rian Afrijal Munthe; Ryan Chandra Dalimunthe; Ramadhan Saleh Lubis
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.475

Abstract

Riba adalah salah satu larangan utama dalam agama Islam yang memiliki dampak besar terhadap sistem keuangan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji konsep serta dasar hukum larangan riba berdasarkan perspektif Al-Qur'an beserta pengaruhnya terhadap sistem keuangan yang ada saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan memanfaatkan analisis dari sumber-sumber akademis yang relevan dan teknik penelitin ini menunjukkan bahwa Al-Quran semakin melarang riba melalui empat fase penurunan ayat, yakni QS. Al-Rum:39, An-Nisa:160-161, Ali-Imran:130 dan Al-Baqarah:275-281 yang menekankan larangan riba secara komprehensif. Dari perspektif ekonomi, praktik riba terbukti dapat menyebabkan ketidakmerataan distribusi kekayaan, mendorong inflasi melalui mekanisme inflasi biaya, memutus hubungan antara sektor riil dan sektor moneter, serta meningkatkan kerentanan terhadap krisis keuangan, seperti yang terlihat pada krisis moneter tahun 1998. Sebagai solusi, Islam memperkenalkan sistem bagi hasil yang berlandaskan kontrak mudharabah dan musyarakah, yang menekankan pada keadilan dan pembagian risiko secara proporsional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa larangan riba bukan sekadar kewajiban teologis, tetapi juga merupakan dasar untuk mencapai sistem keuangan yang adil, stabil, dan berkelanjutan.
Pengaruh Pengetahuan Mengenai Produk Tabungan Sikoci Terhadap Keputusan Menabung Nasabah Pada PT. Bank Nagari Cabang Syariah Payakumbuh Silvi Anggraini; Rini Elvira; M. Imamuddin; Gusrianti
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.476

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh pengetahuan tentang produk tabungan sikoci, karena masih banyak calon nasabah yang belum mengetahui dan memahami produk tabungan. Hal ini berdampak pada keputusan menabung yang menjadi dasar rumusan masalah, yaitu: apakah pengetahuan tentang produk tabungan sikoci berpengaruh terhadap keputusan menabung nasabah dan seberapa besar pengaruh pengetahuan tentang produk tabungan sikoci terhadap keputusan menabung nasabah di PT Bank Nagari Syariah Payakumbuh Cabang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data dapat dikumpulkan dengan metode seperti dokumentasi, survei, dan observasi langsung. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam analisis data ini. Studi ini menemukan bahwa pengetahuan tentang produk tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan nilai sig ∝ yang dihitung sebesar 1 > nilai sig ∝ tabel sebesar 1,986 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dari tabel koefisien, uji t menunjukkan bahwa Ha adalah yang terbaik, sedangkan Ho adalah yang terburuk. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengetahuan tentang produk memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai R2 adalah 0,653, atau 65,3%, yang tergolong tinggi. Pengetahuan produk mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 65,3%. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup 34,7% dari total variabel.
Transformasi Pengelolaan Zakat Produktif dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi: Analisis Perspektif Yusuf Qardhawi dan Tantangan Era Digital Duta Bintan Fithtiyah; Risma Ayu Kinanti; Muhtadi
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.478

Abstract

Zakat produktif dipandang sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat karena tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi berorientasi pada kemandirian mustahik melalui aktivitas ekonomi berkelanjutan. Pemikiran Yusuf al-Qardhawi menegaskan bahwa zakat harus dikelola secara produktif agar mampu mengubah mustahik menjadi muzakki. Namun, dalam praktik kelembagaan zakat di Indonesia, pengelolaan zakat produktif masih menghadapi persoalan klasik: keterbatasan monitoring, lemahnya pendampingan usaha, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan serta evaluasi program. Sejumlah penelitian sebelumnya banyak membahas zakat produktif dari sisi normatif fikih atau dampak sosial ekonomi secara umum, tetapi belum banyak yang mengkaji integrasi antara konsep zakat produktif perspektif Qardhawi dengan transformasi digital pengelolaan zakat pada level lembaga, khususnya pada studi kasus daerah seperti BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Inilah celah (gap) yang diisi oleh penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep zakat produktif menurut pemikiran Yusuf al-Qardhawi sebagai landasan teoretis dalam pemberdayaan ekonomi mustahik, serta mengkaji implementasinya pada praktik kelembagaan di BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan pengelolaan zakat produktif di era digital dan merumuskan model transformasi pengelolaan zakat produktif berbasis digital yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi antara teori zakat produktif perspektif Yusuf al-Qardhawi dengan realitas pengelolaan zakat di tingkat kelembagaan daerah melalui pendekatan transformasi digital. Penelitian ini tidak hanya mengkaji zakat produktif dari sisi normatif, tetapi juga menawarkan model konseptual pengelolaan zakat produktif berbasis digital yang aplikatif dan dapat direplikasi oleh lembaga zakat lainnya. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya kajian ekonomi syariah, khususnya pada aspek digitalisasi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi mustahik yang berkelanjutan.

Page 12 of 13 | Total Record : 123