Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture (ACESA) (ISSN: 2716-0890) is an open access international journal aims to provide a medium for the academic community to publish the latest research results in all fields of civil engineering and architecture. The journal is published biannually, in March and September, by Petra Christian University, Surabaya INDONESIA. The journal welcomes contributions in the form of original research articles, case and technical reports, review articles, and extended abstracts.
Articles
68 Documents
Financial Performance of Construction, Property, and Trading Companies Based on Working Capital, Liquidity Ratio, and Profitability Ratio
Gracia Gabriella Hindradjaja
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 2 No. 1 (2019): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v2i1.8538
An investor needs to do an analysis to choose the best investment. This decision should be carried out with the right calculation and analysis of the company's performance. This research evaluates financial performance of several companies based on their working capital, liquidity, and profitability. Profitability ratio indicates company’s ability to make a profit. Liquidity ratio indicates company’s ability to pay debt in due date condition. Working investment shows that working capital needed by the company. Profitability and liquidity of the company is determined by financial ratio. This research is focused on investigating financial performances of three types of companies, namely construction, developer, and trade industry. The results of the liquidity and profitability ratios show that developer companies has the best liquidity ratio compared to construction and trading companies. The results of calculation of working capital show that construction companies need the minimal working capital than the other companies.
Penerapan Pendekatan Bioklimatik dari Kenneth Yeang terhadap Alternatif Desain Hotel di Kota Bekasi
Kevin Christianto;
Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v3i1.11145
Pertumbuhan masyarakat yang meningkat tinggidapat terlihat dari perkembangan kota yang semakin berkembang. Dengan peningkatan penduduk yang tinggi dan lahan yang terbatas maka solusi yang terbaik untuk mengatasi kebutuhan bagi tempat tinggal adalah dengan cara membangun secara vertikal, termasuk fasilitas hotel. Artikel ini mengusulkan desain hotel dengan aplikasi konsep bioklimatik dari Kenneth Yeang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah simulasi yaitu menggunakan replikasi objek dan pengaturan dunia nyata. Efek pesatnya perkembangan bangunan di kota Bekasi mengakibatkan penghijauan semakin berkurang. Serta kurang memperhatikan faktor alam ke dalam bangunan terutama pada bangunan vertikal. Sehingga desain pada hotel ini sangat memperhatikan alam dengan memasukan alam kedalam desain bangunan. Serta hasil penelitian ini untuk mengingatkan kepada arsitek agar memperhatikan iklim sebagai respon bangunan vertikal terhadap lingkungan. Keywords: Hunian Vertikal, Hotel, Bioklimatik.
STUDI KARAKTERISTIK FISIK LOBBY LIFT SEBAGAI RUANG INTERAKSI SOSIAL DI APARTEMEN METROPOLIS SURABAYA
Celicia Aurielle Angdjaja;
Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 2 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v4i2.12947
Berkurangnya interaksi sosial pengguna apartemen diakibatkan oleh perancangan apartemen yang kurang mengedepankan aspek kebutuhan sosial penghuni. Beberapa perancangan telah merancang ruang interaksi sosial, namun jarang digunakan karena peletakannya yang jauh dari unit kamar. Ruang interaksi sosial akan berpotensi digunakan jika menjadi bagian dari ruangan sehari-hari. Salah satu ruang sehari-hari yang selalu digunakan penghuni adalah lobby lift. Potensi ini didukung dengan adanya perjumpaan pasif penghuni serta aktivitas sederhana yang dilakukan seperti menunggu. Untuk itu penelitian ini mengevaluasi karakteristik fisik lobby lift melalui parameter ruang interaksi sosial yaitu pencapaian, perletakan, pengalaman spasial dan batasan dengan metode pengambilan data melalui observasi dan dianalisis menggunakan pemetaan zonasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat karakteristik memiliki keterkaitan yang kuat satu sama lain dalam membentuk ruang lobby lift sebagai ruang interaksi sosial.
Karakteristik Kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan
Andre Pratama;
Muhammar Khamdevi
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 1 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i1.13753
Alam Sutera is planned with a one-stop living and green city approach, which is good, safe, comfortable, and healthy. This approach tries to differentiate it from the surrounding and other formal areas. This study tries to examine and identify the characteristics of the Alam Sutera area by analyzing these characteristics using urban theories. This research uses a qualitative approach with a case study approach to produce data, which will then be used in developing hypotheses. The research results show that the planning for Alam Sutera has good and complete urban elements, but the local context issues (environment and culture) have not been properly considered. Alam Sutera is the same as the surrounding formal areas except in terms of greening, but it does not yet have a distinct and different local identity.
Kajian Bentuk Wind Turbine Aksial untuk Fasad Miring Bangunan Bertingkat Menengah
Ronald Samuel Budiman;
Lilianny Sigit Arifin;
Feny Elsiana
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 1 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i1.14051
Sumber daya alam yang semakin menipis menyadarkan akan pentingnya mencari alternatif lain untuk menghasilkan energi terbarukan. Kemunculan bangunan-bangunan bertingkat yang unik di Indonesia, seperti memiliki kemiringan pada fasad, memiliki potensi lebih besar untuk menghasilkan energi terbarukan melalui energi angin. Namun kemiringan yang ada membuat wind turbine vertikal sulit diterapkan dengan mengikuti kemiringan yang ada. Poros wind turbine vertikal diletakan menjadi sejajar dengan permukaan tanah guna mengikuti kemiringan fasad yang membuatnya berputar secara aksial dan radial. Penelitian ini mengkaji 6 (enam) model yang berfokus melihat pengaruh modifikasi bentuk serta rasio D:H terhadap kemampuannya mengolah angin secara aksial (Cp) dan kecepatan rotasi minimum yang dibutuhkan (TSR). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa wind turbine aksial tanpa modifikasi bentuk dengan rasio D/H 1:2 lebih baik untuk diterapkan pada fasad miring.
INDOOR ENVIRONMENTAL QUALITY EFFECT ANALYSIS IN GREEN AND NON-GREEN OFFICE BUILDING TO STAFF’S PERFORMANCE AND SATISFACTION IN SURABAYA
Elvina Shanggrama Wijaya;
Jimmy Priatman;
Jani Rahardjo
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v4i1.14042
The energy efficiency in an office building can decrease the company’s operational cost. Even so, the operational cost for staff is still larger than the cost for energy. It is important to reassure that the impact given by the building’s indoor environmental quality (IEQ) is positive to staff. This research focusses on two office building in Surabaya, one of them is designed using the green principles and calculations, and the other is not. The building’s IEQ aspects being inspected includes indoor air quality, thermal, lighting, acoustics and layout. A questionnaire survey was held to obtain the reaction from the full time staff regarding the building’s IEQ performance, their satisfaction to it and their self-assessed performance. There are IEQ aspects that affects staff’s performance and satisfaction significantly. The IEQ mean score differs significantly in green and non-green building, but the mean difference in satisfaction and performance were found not significant.
Parameter Desain untuk Modul Green Façade Bangunan Vertikal yang Memudahkan Pemasangan dan Perawatan
Vincentius Kevin Aditya;
Danny Santoso Mintorogo;
Jimmy Nurdi Kusuma Priatman
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 1 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i1.14053
Green façade atau fasad bervegetasi memberi banyak manfaat baik dalam skala urban maupun skala bangunan termasuk dalam menangani fenomena global warming. Namun banyak ditemukan masalah dalam pelaksanaan pemasangan dan perawatannya. Tujuan dari paper ini adalah menemukan parameter desain untuk modul green façade yang memudahkan pemasangan dan perawatan; melalui tahapan mengklasifikasikan masalah yang ditemui dilapangan melalui studi kasus pada 3 bangunan tinggi di Surabaya, dan mengumpulkan data masalah pemasangan dan perawatan green facade dari studi literatur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengamatan langsung ini menunjukkan bahwa 2 dari 3 studi kasus mengalami permasalahan pada bagian irigasi, dan pemilihan sistem yang susah untuk dirawat. Penelitian mengidentifikasi 4 poin krusial yang perlu diperhatikan dalam mendesain modul green façade diantaranya sistem struktur dan konstruksi; sistem irigasi, drainase, dan waterproofing; sistem modul green facade, media tanam, dan tanaman; serta sistem keamanan dan perawatan.
Activity-Based Concept Towards Office Building in Jakarta
Melyna Melyna;
Naniek Widayati Priyomarsono;
Fermanto Lianto
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 1 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i1.14040
Post-COVID-19 pandemic work activities faced a readjustment, but work activities are now more flexible regarding place and time. Therefore, it is necessary to reconsider current work activities, which are now based on the workers’ activities. Office buildings are a main physical factor in comfort and worker productivity. With an activity-based concept based on the worker’s activities, office building configuration is based on the needs of each worker at a time and consists of several types of workspaces. The research uses the multiple case study method to reassess the role of office buildings in current work activities. The design method used is Bernard Tschumi’s programming theory. The activity-based concept is structured based on elements of the physical work environment implemented in several types of work areas according to needs, with the most significant space configuration being the facility area.
Evaluasi Parameter Biophilic Desain Menurut Terappin pada Skygarden Apartment Benson
Kenny Susilo;
Lilianny Sigit Arifin;
Lintu Tulistyantoro
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 1 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i1.14052
Pada saat virus COVID 19 terjadi, terjadi perubahan gaya hidup dimana orang bekerja dan belajar dari rumah. Beberapa penelitian terdahulu membuktikan bahwa terisolasinya orang di rumah telah menyebabkan banyak orang menjadi stress, Banyak orang yang tinggal di vertical housing menjadi dasar penelitian ini untuk meneliti apakah fasilitas seperti Skygarden dapat mendukung untuk mengurangi stress dengan dekat dengan alam. Penelitian ini mengambil studi kasus Skygarden apartemen Benson, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Skygarden dengan parameter desain biophilic. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode observasi lapangan dan analisis visual interpretative untuk menemukan parameter mana yang perlu ditingkatkan. Hasil penelitian ini untuk mendapatkan parameter desain yang baru.
Perbandingan Sistem Struktur Rumah Gadang Koto Piliang dan Bodi Caniago Terhadap Gempa
Elora Ivena;
Reinaldo Nathanael William;
Felicya Agustinanda;
Agus Dwi Hariyanto
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 6 No. 2 (2024): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9744/acesa.v6i2.13478
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbandingan sistem struktur dari arsitektur vernakular rumah gadang Koto Piliang dan Bodi Caniago dalam merespon seismik lokal Minangkabau, yaitu kestabilan sistem struktur bangunan terhadap gempa. Metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data sekunder digunakan untuk menentukan landasan teori yang akan digunakan dalam penelitian, yaitu seismik lokal Minangkabau, sistem struktur vernakular rumah gadang, serta join yang mempengaruhi sistem struktur dalam merespon beban gempa. Interpretasi penyaluran beban gempa serta efektivitas sistem struktur dalam merespon beban gempa dilakukan dengan cara menganalisa dari data-data sekunder yang telah dikumpulkan.