cover
Contact Name
Rully Damayanti
Contact Email
puslit@petra.ac.id
Phone
+62312983147
Journal Mail Official
acesa@petra.ac.id
Editorial Address
Jl. Siwalankerto 121-131
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
ISSN : -     EISSN : 27160890     DOI : https://doi.org/10.9744/acesa
Core Subject : Engineering,
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture (ACESA) (ISSN: 2716-0890) is an open access international journal aims to provide a medium for the academic community to publish the latest research results in all fields of civil engineering and architecture. The journal is published biannually, in March and September, by Petra Christian University, Surabaya INDONESIA. The journal welcomes contributions in the form of original research articles, case and technical reports, review articles, and extended abstracts.
Articles 68 Documents
MICROALGAE AS A SUSTAINABLE FACADE FOR OCCUPANTS’ HEALTH: A REVIEW Livia Hariyanto; Lilianny Sigit Arifin; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.11901

Abstract

Facade as a sustainable strategy can provide energy-efficient solutions. Some designers' knowledge of the sustainable paradigm is incomplete, resulting in façade components that are harmful to occupants' health. The development of facade microalgae can be a sustainable facade solution. The purpose of this study is to examine the microalgae façade with the parameters of Strategies for Sustainable Architecture: Health by Paola Sassi through an analysis of the space comfort and the materials used. The research method is qualitative with a descriptive type of research from previous research articles and journals that discuss the microalgae facade. The results showed that the microalgae facade provides optimal quality of space comfort with materials that decrease pollution. According to the findings, microalgae facades as a sustainable strategy for occupant health and the environment. The microalgae facade as green technology is not only for building performance but also for the health of building occupants.
Analisis Artikulasi Tektonika Pada Fasilitas Penyembuhan bagi Anak Penyandang Disabilitas Leonard Amadeo; Lilianny Sigit Arifin
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 5 No. 1 (2023): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v5i1.13424

Abstract

Disabilitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki keterbatasan, baik secara fisik, mental, intelektual, atau sensorik. Kondisi ini dapat dialami semua kelompok usia, termasuk anak-anak. Anak-anak dengan disabilitas mengalami kesulitan dan hambatan sehari-hari. Fasilitas healing sendiri berperan penting dalam meningkatkan kondisi psikologis anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Perancangan fasilitas healing yang efektif memerlukan teknik tertentu hingga bangunan dapat memberikan dampak emosional bagi anak-anak tersebut. Pemahaman ini sesuai dengan tektonika menurut Eduard Sekler, yaitu struktur dan konstruksi yang membangkitkan emosi pengunjungnya. Penelitian membahas dua studi kasus yang dianalisis sesuai parameter tektonika Eduard Sekler. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur dan data dianalisis secara kualitatif dan interpretatif. Hasil interpretasi menunjukkan adanya pengaruh yang diberikan oleh struktur dan konstruksi terhadap emosi yang muncul pada diri anak-anak di kedua bangunan. Meski begitu, struktur yang sama dapat menghasilkan emosi yang berbeda dengan metode konstruksi yang berbeda. Peneliti menyimpulkan bahwa metode konstruksi lebih berperan dalam membangkitkan emosi tertentu.Keywords: disabilitas, healing, konstruksi, struktur, tektonika 
Highest and Best Use Analysis for Landed Houses or Vertical Houses in Kenjeran, Surabaya Cindy Ellisse Wibisono
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 2 No. 1 (2019): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v2i1.8541

Abstract

East Surabaya is a territory that is developing in infrastructure and located in a tourism area. With a lot of potential vacant land in East Surabaya, the owner of a vacant land at Bulak Kali Tinjang Timur road, Kenjeran plans to build a residential area.. The decision for the best use of alternative plans, can be obtained using the highest and best use (HBU) analysis method. The HBU analysis itself must fulfill 4 criteria, that is, legally permissible, physically possible, financially profitable, and maximum productivity. The alternative planning obtained is two scenarios of landed houses including conventional and clusters concepts, and also two scenarios of vertical houses icnluding vertical houses with basement and without basement. Of the four scenarios, the HBU is vertical houses without basement’s scenarios, which have an annual IRR of 61%, NPV IDR 329,871,606,870, with payback period 24,63 months and discounted payback period 24,81 months
Aspek Keberlanjutan pada Rumah Tradisional Tanean Lanjang Yvonne Krisna Putri; Felicia Ranita Angelica; Lilianny Sigit Arifin
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 5 No. 2 (2023): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v5i2.13454

Abstract

Bangunan tradisional merupakan salah satu ciri khas yang melambangkan suatu daerah dna menggambarkan kondisi daerah tersebut baik dari segi sosial budaya maupun dari segi geografis daerah. Semakin berkembangnya zaman semakin banyak juga perubahan yang terjadi pada rumah tradisional, tidak terkecuali Rumah Tanean Lanjang yang merupakan rumah tradisional dari masyarakat Madura yang kental akan kepercayaan dan budaya Madura. Perkembangan ini juga akan mempengaruhi aspek keberlanjutan dari rumah tradisional tersebut yang akan dibedah menggunakan teori keberlanjutan oleh Iwanmura dengan metode kualitatif yang memberikan hasil bahwa rumah tradisional Tanean Lanjang memiliki beberapa aspek keberlanjutan didalamnya yang tidak hanya terletak pada bangunan tetapi juga pada aspek-aspek lainnya.
Perubahan Intensitas Penggunaan Ruang Sosial di Apartemen Selama Pandemi Covid-19 (Kasus Apartemen Bale Hinggil Surabaya) Steven Pintono; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v3i1.11217

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan tak terkecuali ruang sosial apartemen. Penularan yang cepat membuat ruang sosial apartemen yang sebelumnya merupakan tempat yang aman dan nyaman untuk berinteraksi dan beraktifitas mengalami perubahan menjadi ruang yang cenderung dihindari. Hal ini tentu mengakibatkan perununan intensitas penggunaan dan timbul rasa cemas saat berada di ruang sosial. Terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan ruang sosial saat ini umumnya dihindari seperti ventilasi udara dan asupan udara luar yang kurang baik, penggunaan ruang sosial yang terlalu ramai dan tidak dibatasi, aksesbilitas yang susah dan jauh, dan kurang ketatnya protokol kesehatan yang ada. Penelitian ini mengindentifikasi perubahan intensitas pengguna ruang sosial di apartemen sebelum dan selama pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuatitatif korelasional. Penelitian dilakukan di ruang sosial apartemen Bale Hinggil Surabaya yaitu di area lobby, kolam renang, kantor pengelola, minimarket, dan di café Bale Hinggil. Hasil penelitian ini menunjukan terjadinya penurunan intensitas penggunaan ruang sosial dan efek psikologi (perasaan) kenyamanan penghuni terkait prosedur kesehatan di ruang sosial apartemen.
PARAMETER DESAIN UNIT HUNIAN RAMAH ANAK PADA APARTEMEN MENENGAH KEBAWAH (STUDI KASUS APARTEMEN CBD DI SURABAYA) Kevin Eduard Wuwung; Rully Damayanti; Timoticin Kwanda
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 2 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i2.12946

Abstract

Perkembangan penduduk yang cukup pesat di kota Surabaya menyebabkan adanya tren perpindahan dari landed house ke vertical housing. Tapi sayangnya sering kali apartemen menengah kebawah tidak mempertimbangkan anak – anak dan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar padahal anak – anak memiliki pemahaman ruang dan kebutuhan ruang yang berbeda denga orang dewasa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Setelah memperoleh data yang dibutuhkan dilakukan proses pengecheckan dengan variabel dan indikator ramah anak. Dari hasil data tersebut diperoleh parameter desain unit hunian ramah anak pada apartemen kelas menengah kebawah.
Studi Nilai Keberlanjutan Elemen Struktur Rumah Tradisional Nias Ruth Aureline Marsha Buwono; Lilianny Sigit Arifin
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 5 No. 2 (2023): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v5i2.13422

Abstract

Pada era ini, arsitektur berkelanjutan menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan dalam dunia arsitektur karena terjadinya krisis global yang dialami oleh seluruh dunia. Sehingga sekarang, saat merancang pembangunan sebuah bangunan, nilai-nilai arsitektur berkelanjutan menjadi pertimbangan yang mempengaruhi dunia desain. Untuk mempelajari nilai-nilai tersebut, manusia dapat kembali ke dasar dari pembangunan, yaitu arsitektur tradisional. Tulisan ini akan mempelajari bagaimana rumah tradisional Nias menerapkan konsep keberlanjutan dalam desain elemen terpilih. Elemen yang akan dibahas adalah elemen struktur yang menjadi ciri khas unik rumah tradisional Nias. Dari kajian teoritis rumah adat Nias berdasarkan parameter desain berkelanjutan, didapati rumah tradisional tersebut memiliki nilai-nilai berkelanjutan. Pembelajaran konsep keberlanjutan dari rumah tradisional ini dapat diterapkan dan diadaptasi pada proses perancangan bangunan tinggi modern jaman sekarang. Diharapkan dengan dilakukannya hal ini dapat membuka peluang-peluang baru bagi perkembangan kualitas desain bangunan tinggi yang memiliki nilai berkelanjutan.
Highest and Best Use Analysis for an Apartment with Office Buildings or Shopping Centers in East Surabaya Barca Hadi Juwono; Timoticin Kwanda; Njo Anastasia
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 2 No. 2 (2019): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v2i2.9959

Abstract

Surabaya is the capital of East Java and the center of communityactivities. A developer has a plan to build a residential area in East Surabaya,located on Dharma Husada Indah Barat III road with an area of 7.123 m2. Afterconsidering many aspects, there are two alternative ideas that really attract theattention of this developer, namely, apartments with office buildings or apartmentswith shopping centers. The best decision results of the two alternatives can beanalyzed through the highest and best use (HBU) analysis method. The HBU mustfulfill four criteria, that is, legally permissible, physically possible, financiallyfeasible, and maximally productive. Of the two scenarios, the one that meets theHBU aspect is an apartment with office buildings, with the annual internal rate ofreturn of 99%, the net present value of Rp. 563.448.604.512,- with payback period60,46 months and discounted payback period 60,8 months.
Pemetaan Street Connectivity dan Walkability Pada Kawasan Tunjungan Surabaya Angelique Hillary Siswanto; Rony Gunawan Sunaryo
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 5 No. 1 (2023): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v5i1.13425

Abstract

Kawasan Tunjungan merupakan kawasan penting di Surabaya sejak 1866 hingga sekarang. Berawal sebagai koridor penghubung antara Kota Lama dan Baru Surabaya, Tunjungan berkembang menjadi shopping-district yang terkenal dan menggerakkan roda ekonomi sekaligus sosial-budaya kota. Fenomena automobile-dependent lekat dengan masyarakat membuat orang berfokus hanya pada jalan raya, melupakan keberadaan jalan kecil yang melengkapi kawasan. Pemetaan jalan secara menyeluruh akan berdampak dalam pemerataan kawasan yang sekarang hanya terpusat di Jalan Tunjungan. Riset ini mempelajari konektivitas jalan pembentuk kota (street connectivity) dan kualitas walkability kawasan. Riset menganalisa morfologi kawasan secara sinkronis-diakronis, memetakan rute pejalan kaki-sepeda, mengidentifikasi ruang terbuka dan fasilitas publik serta menganalisa walkability kawasan melalui peta pedestrian-shed. Hasil riset dari pemetaan jalan membuka konektivitas baru yang sebelumnya tidak terlihat ketika melintasi kawasan dengan kendaraan bermotor. Riset juga menemukan variasi dan intensitas ruas jalan yang tinggi, membuat pengkajian rute jalan berdasarkan peta ped-shed menunjukkan angka permeabilitas kawasan (walkability) yang baik yaitu 0,67 dari 1,00. Namun angka ini tidak didukung dengan persentase dedicated pedestrian pathway yang baik, baru 45% jalan di kawasan nyaman digunakan. Pengolahan pedestrian yang baik (revitalisasi trotoar) akan menunjang aktivitas di kawasan dengan berjalan kaki ataupun bersepeda yang dapat mengurangi automobile dependency.
STUDI POTENSI KORIDOR DI APARTEMEN CBD SURABAYA MENJADI RUANG SOSIAL ANAK Stanley Odwin; Timoticin Kwanda; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 2 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i2.12936

Abstract

Perkembangan kognitif positif pada anak sangat penting karena dapat mengkonstruksi pola pikir dan kepribadian. Kognitif positif didukung dengan adanya sosialisasi yang terjadi dari aktivitas sosial sehingga anak mampu memahami dan mengeksplorasi ruang sekitarnya. Aktivitas sosial membutuhkan ruang yang memadai. Hal ini menjadi masalah bagi anak yang tinggal di apartemen karena keterbatasan lahan dan fasilitas yang tidak ramah anak. Koridor memiliki potensi sebagai ruang bermain anak karena jarak yang dekat dengan unit hunian. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ruang koridor di Apartemen CBD sebagai ruang sosial anak berdasarkan pemahaman kebutuhan kognitif. Melalui teknik observasi, wawancara, dan pemetaan perilaku ditemukan bahwa koridor di apartemen CBD belum memenuhi parameter ruang ramah anak; tetapi memiliki potensi di parameter pencahayaan alami, dimensi ruang, dan warna. Temuan ini bermanfaat untuk memberitahu masyarakat di Indonesia betapa pentingnya tempat bersosialisasi yang ramah anak untuk perkembangan kognitifnya.