cover
Contact Name
Konradus Silvester Jenahut
Contact Email
ejurnal.leksikon@gmail.com
Phone
+628113821126
Journal Mail Official
ejurnal.leksikon@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. Soekarno Nomor 06, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur, 85112
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Published by Universitas San Pedro
ISSN : 30251249     EISSN : 30251516     DOI : https://doi.org/10.59632
Core Subject : Education,
LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya merupakan jurnal elektronik yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro. Jurnal Leksikon menjadi wadah publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan naskah hasil kajian teori dan hasil penelitian di bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya. Fokus dan Ruang Lingkup naskah artikel ilmiah yang diterbitkan di LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya berkaitan dengan isu-isu yang relevan di bidang: (1) Pendidikan Bahasa yang meliputi Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan Bahasa Asing; (2) Bidang Sastra yang meliputi: Sastra Indonesia, Sastra Daerah, Sastra Asing, dan Pendidikan dan Pengajaran Sastra; dan (3) Bidang Budaya meliputi: Kebudayaan Indonesia, Kebudayaan Daerah, Kebudayaan Asing, dan Seni.
Articles 41 Documents
Makna Simbolis Tingkuluak dalam Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat Jorong Balai Dama Kabupaten Solok Indah Fatika Syuhada; Mutia Kahanna
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.921

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna simbolis tingkuluak dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Jorong Balai Dama, Kabupaten Solok. Tingkuluak bukan sekadar penutup kepala, melainkan warisan leluhur Minangkabau yang menyimpan nilai-nilai kearifan lokal dan mencerminkan nilai sosial serta budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan simbol yang terkandung dalam tingkuluak serta peranannya dalam mempererat kehidupan sosial dan menjaga kelestarian budaya masyarakat Jorong Balai Dama, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Makna Simbolis Clifford Geertz dan teori Fungsionalisme Struktural Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkuluak memiliki makna simbolis sebagai simbol persaudaraan dan gotong royong, kepatuhan terhadap aturan adat, serta kebersamaan. Tingkuluak juga menjadi jati diri masyarakat Jorong Balai Dama dan berperan dalam memperkuat solidaritas sosial. Selain itu, keberadaan dan penggunaan tingkuluak dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya menunjukkan bahwa warisan budaya tersebut masih memiliki peranan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkuluak relevan untuk dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari keberlanjutan budaya masyarakat.