cover
Contact Name
Konradus Silvester Jenahut
Contact Email
ejurnal.leksikon@gmail.com
Phone
+628113821126
Journal Mail Official
ejurnal.leksikon@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya
Published by Universitas San Pedro
ISSN : 30251249     EISSN : 30251516     DOI : -
Core Subject : Education,
LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya merupakan jurnal elektronik yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro. Jurnal Leksikon menjadi wadah publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan naskah hasil kajian teori dan hasil penelitian di bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya. Fokus dan Ruang Lingkup naskah artikel ilmiah yang diterbitkan di LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya berkaitan dengan isu-isu yang relevan di bidang: (1) Pendidikan Bahasa yang meliputi Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan Bahasa Asing; (2) Bidang Sastra yang meliputi: Sastra Indonesia, Sastra Daerah, Sastra Asing, dan Pendidikan dan Pengajaran Sastra; dan (3) Bidang Budaya meliputi: Kebudayaan Indonesia, Kebudayaan Daerah, Kebudayaan Asing, dan Seni.
Articles 39 Documents
Peran Literasi Bahasa Indonesia dalam Pelestarian Sastra Daerah pada Peserta Didik Jenjang Pendidikan Menengah Fareza, Irgi Ahmad; Saputro, Joko; Hapsari, Intan Arum; Karlinda, Icha Tusfia
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v3i2.474

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan dan menuntut lembaga sekolah untuk menyesuaikan diri dengan pola belajar peserta didik yang semakin interaktif serta berbasis teknologi. Dalam konteks tersebut, literasi bahasa Indonesia memiliki peran penting tidak hanya sebagai kemampuan berbahasa, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai-nilai budaya melalui penguatan apresiasi terhadap sastra daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian konseptual yang bertujuan untuk membangun kerangka teoretis mengenai peran literasi bahasa Indonesia dalam menjaga keberlanjutan sastra daerah melalui penerapan strategi pembelajaran digital dan integrasi nilai kearifan lokal. Metode penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal terakreditasi, laporan penelitian, dan buku akademik terbitan 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi bahasa Indonesia yang diintegrasikan dengan teknologi digital dan strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis permainan edukatif, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran adaptif, mampu memperkuat keterlibatan peserta didik dalam memahami dan mengapresiasi karya sastra daerah. Selain itu, lembaga pendidikan berperan penting dalam menginternalisasikan nilai budaya melalui pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa literasi bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam menciptakan sinergi antara tradisi budaya dan inovasi teknologi guna mendukung pelestarian sastra daerah secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar dan menengah.
Analisis Literasi Digital dan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Era Media Sosial Sudianto, Ririk; Agustina, Wulan; Jannah, Annisa Khoerotul; Hidayah, Rahma Amaliatul
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v3i2.476

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis peran literasi digital dalam menunjang pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa di masa dominasi media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai sumber akademis yang relevan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, terutama dalam hal pemilihan, evaluasi, dan pemahaman informasi digital. Sementara itu, media sosial berperan ganda sebagai sarana pembelajaran dan juga sebagai tantangan bagi kemampuan berpikir kritis, tergantung pada sejauh mana pengguna memiliki kesadaran literasi. Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan tinggi guna menghasilkan generasi mahasiswa yang cerdas, etis, dan kritis di tengah arus informasi digital yang melimpah.
Analisis Deiksis dan Tindak Tutur dalam Cerpen Seribu Kunang-Kunang di Manhattan Karya Umar Kayam Al’ adawiyah, Afroh Makhmoedah; Nidom, Akhmad Khoiru; Syabilla, Niar; Syafitri, Nayla Asa; Budiana, Nurchalistiani
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v3i2.479

Abstract

Wacana naratif seperti cerita pendek mengandung kompleksitas makna dan konteks sosial yang perlu dipahami secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek kebahasaan tetapi juga dari aspek pragmatik. Pemahaman terhadap karya sastra berperan penting dalam menyingkap tujuan dan maksud komunikasi pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan bentuk deiksis, mengidentifikasi tindak tutur serta maksud komunikatifnya, dan menjelaskan hubungan antara deiksis dan tindak tutur dengan konteks wacana dalam cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan karya Umar Kayam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana pragmatik dan penyajian data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis dan tindak tutur dalam cerpen tersebut mencerminkan hubungan bahasa, peristiwa, dan cara berkomunikasi antartokoh yang menggambarkan realitas budaya dan sosial masyarakat yang melatarinya.
Peran Penggunaan Buku Digital terhadap Literasi Membaca Anak Sekolah Dasar di Era Digital Putri, Assyifa Aulia; Sindiyani, Sindiyani; Salim, Hana Elbanna; Aminah, Siti; Budiana, Nurchalistiani
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v3i2.481

Abstract

Perkembangan teknologi digial membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam dunia peningkatan literasi dan minat baca anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi terhadap minat baca anak serta menelaah keterlibatan orang tua dalam pendampingan penggunaan teknologi di era digital. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisi berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam memperluas akses bahan bacaan, meningkatkan motivasi membaca, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak. Media digital juga mendorong pola belajar yang lebih fleksibel dan interaktif melalui berbagai model pembelajaran, seperti blended learning, mobile learning, dan virtual learning. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa tantangan antara lain keterbatasan akses perangkat digital, rendahnya keterampilan digital, serta kurangnya pendampingan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintahan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung literasi anak secara optimal.
Citra Perempuan Tangguh dalam Novel Tirakating Manah Karya Sela Istigfari: Kajian Kritik Feminisme Prastiwi, Melani Diah; Pebryawan, Krisna
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.585

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji citra perempuan tangguh dalam novel Tirakating Manah karya Sela Istigfari melalui pendekatan kritik feminis. Dalam banyak karya sastra, perempuan sering direpresentasikan sebagai sosok yang lemah, pasif, dan berada pada posisi subordinat akibat kuatnya budaya patriarki. Representasi tersebut secara tidak langsung memperkuat stereotip dan ketimpangan gender dalam kehidupan sosial. Namun, novel Tirakating Manah menghadirkan gambaran yang berbeda. Tokoh perempuan dalam novel ini digambarkan memiliki keteguhan hati, kemandirian berpikir, serta keberanian dalam menghadapi tekanan dan konflik sosial budaya yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap teks novel sebagai sumber data utama. Analisis difokuskan pada sikap, tindakan, dan dialog tokoh perempuan yang mencerminkan nilai-nilai ketangguhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan tidak semata-mata diposisikan sebagai korban keadaan, melainkan sebagai subjek aktif yang mampu menentukan pilihan hidupnya. Dengan demikian, novel ini memuat kritik feminis yang relevan dan sejalan dengan upaya memperjuangkan kesetaraan gender dalam konteks masyarakat modern.
Dekonstruksi Mitos Nyi Roro Kidul dalam Novel Segara Kidul Karya Saga Paramartha: Kajian Kritik Sosial Anggittasari, Dhiaz; Pebryawan, Krisna
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.588

Abstract

Penelitian ini membahas Dekonstruksi Kepercayaan Mitos Nyi Roro Kidul dalam novel Segara Kidul karya Saga Paramartha Kajian Kritik Sosial sebagai representasi transformasi kepercayaan mistik masyarakat Jawa dalam Sastra Daerah. Urgensi penelitian didasari oleh masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap mitos supranatural di tengah berkembangnya rasionalitas ilmiah modern. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dekonstruksi mitos serta mengungkap fungsi kritik sosial melalui representasi naratif novel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sosial. Peneliti berperan sebagai instrumen utama yang didukung data, dengan novel Segara Kidul sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan metode baca dan catat, lalu dianalisis secara tekstual dan kontekstual. Penelitian ini mengungkap bahwa mitos Nyi Roro Kidul telah bertransformasi dari sekadar kekuatan supranatural menjadi simbol identitas budaya, alat legitimasi sosial, dan medium kritik terhadap pola pikir irasional masyarakat modern. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa novel Segara Kidul berfungsi sebagai media kritik sosial yang mendorong rasionalitas berpikir tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya Jawa sebagai identitas kultural.
Aplikasi BELAKARTA sebagai Media Pengenalan Arti Kata Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta untuk Siswa Kelas 2 Kurniawan Pratama, Anggi; Aisayh, Yunaidah Nurin; Aninda, Kristanti Putri; Setiawaty, Rani
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.591

Abstract

Pembelajaran arti kata pada siswa sekolah dasar kelas rendah masih menghadapi kendala karena kurangnya media pembelajaran yang kontekstual dan menarik, sehingga pemahaman makna kata siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan kepraktisan aplikasi BELAKARTA (Belajar Arti Kata Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta) sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang dibatasi sampai tahap develop. Subjek penelitian terdiri atas ahli media dan ahli materi sebagai validator, serta guru dan siswa kelas II SD sebagai pengguna aplikasi. Instrumen penelitian berupa angket penilaian kelayakan dan kepraktisan dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BELAKARTA memperoleh tingkat kelayakan sangat layak dengan persentase 92,1% dari ahli media dan 102,6% dari ahli materi. Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respons sangat positif dari guru dengan persentase 91,3% dan siswa sebesar 95,2%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi BELAKARTA layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu siswa memahami arti kata secara kontekstual berbasis kearifan lokal Yogyakarta.
Media MAJAKU Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media Literasi Pemahaman Sintaksis Tataran Kalimat Majemuk Siswa SD Setiawaty, Rani; Maulida, Adinda Ikmala; Wijayanti, Dela Putri; Dynata, Viollyn Farma
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.592

Abstract

Kemampuan menyusun kalimat majemuk merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan menulis siswa sekolah dasar, namun masih banyak siswa kelas V yang mengalami kesulitan dalam memahami struktur kalimat, penggunaan konjungsi, dan hubungan antarklausa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook MAJAKU berbasis kearifan lokal Kudus guna meningkatkan kemampuan sintaksis siswa kelas V sekolah dasar pada tataran kalimat majemuk. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, serta pengembangan produk awal. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli media dan ahli materi serta angket respons guru dan siswa, dengan subjek penelitian melibatkan guru dan siswa kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flipbook MAJAKU dinyatakan sangat layak digunakan, dengan rata-rata skor kelayakan dari ahli media sebesar 91,4% dan rata-rata skor respons siswa sebesar 88,96%, yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Hasil tersebut membuktikan bahwa media MAJAKU efektif dalam mendukung peningkatan kemampuan sintaksis siswa, khususnya dalam menyusun kalimat majemuk, karena memadukan materi linguistik dengan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa. Dengan demikian, media MAJAKU dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan efektif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Kritik Sosial dalam Puisi Orang-Orang Miskin Karya W.S. Rendra: Kajian Sosiologi Sastra Situmorang, Chalista Chita Ria; Turama, A. Rizki; Al-Mubarok, M. Rizqy
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dalam puisi Orang-Orang Miskin karya W.S. Rendra dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra, khususnya teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui teknik baca, simak, dan catat. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pandangan dunia (vision du monde) dan subjek kolektif transindividual yang tercermin dalam puisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori kritik sosial dalam puisi ini, yaitu: (1) kritik moral yang berkaitan dengan sikap ketidakpedulian terhadap kaum miskin dan memudarnya empati sosial, (2) kritik terhadap kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang mencerminkan kesenjangan sistematis antarkelas sosial, serta (3) kritik terhadap identitas keagamaan dan kebangsaan yang menggugat kemunafikan ideologis dan institusional. Puisi ini merefleksikan realitas sosial masyarakat Indonesia, khususnya kelompok masyarakat yang termarginalkan. Temuan ini menegaskan bahwa karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan pembentukan kesadaran kolektif.

Page 4 of 4 | Total Record : 39