cover
Contact Name
Johan Budhiana
Contact Email
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Phone
+6281341480791
Journal Mail Official
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Editorial Address
Jl. Karamat No.36, Karamat, Kec. Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43122
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Health Society
ISSN : 22523642     EISSN : 29887062     DOI : -
Core Subject : Health,
Fokus utama bidang kesehatan dan lingkup meliputi kebidanan dan keperawatan, medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa dan manajemen keperawatan
Articles 61 Documents
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG ISOLASI ANGGREK RSUD R SYAMSUDIN SH KOTA SUKABUMI Indrian Suryana Liwail Hamdi
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pandemi beban kerja mereka akan bertambah karena jumlah pasien yang banyak tetapi jumlah perawat nya sedikit perawat yang terlibat langsung merawat pasien yang terdampak Covid-19 mengalami masa stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stress kerja perawat di Ruang Isolasi Anggrek RSUD R Syamsudin SH. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah berjumlah 20 responden. Teknik analisis data menggunakan uji Somers. Hasil penelitian sebagian besar perawat memiliki beban kerja berat sebanyak 14 orang atau 70% dan sebagian besar tingkat stres perawat adalah tingkat stres sedang sebanyak 11 orang atau 55%. Hasil uji Somers dengan nilai p value 0,04. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat ruang isolasi Anggrek RSUD R Syamsudin SH. Dipertimbangkannya untuk menambah Sumber Daya Perawat khususnya untuk di ruang isolasi Anggrek dikarenakan dengan jumlah pasien yang total maka jumlah perawat yang ada kurang untuk maksimal dalam melakukan asuhan keperawatan. Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja Perawat
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP DAN INSTALASI INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAMPANG KULON KABUPATEN SUKABUMI Abdul Rahman La Ede; Desi Riska Yulianti Suandi; Iyam Mariam
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja yang baik dapat dicapai dengan meningkatkan motivasi kerja. Semakin tinggi motivasi kerja seseorang maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Faktor yang mempengaruhi kinerja perawat adalah motivasi. Tujuan dan manfaat penelitian mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dengan manfaat menambah wawasan terkait kinerja pada perawat yang dikaitkan dengan motivasi. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Jampangkulon Kabupaten Sukabumi dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden, menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan pada variabel motivasi dan kinerja perawat mengacu pada skala likert dengan uji validitas menggunakan rumus pearson product moment, dan uji reliabilitas menggunakan metode alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan uji somer’s d. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pasien memiliki kinerja cukup dan motivasi cukup dengan nilai P value = 0,000 yang berarti < 0,05. Simpulan menunjukkan terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat. Diharapkan rumah sakit dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan kinerja perawat yang lebih baik untuk mencapai mutu pelayanan kesehatan yang optimal. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kinerja, Perawat
HUBUNGAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE DI RUANG POLI SYARAF RSUD PALABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Lusiana Lestari
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan gangguan peredaran darah otak yang mendadak yang menimbulkan kematian atau kelainan yang menetap lebih dari 24 jam, tanpa spenyebab lain kecuali gangguan vascular. Masalah yang dialami pasien pasca stroke dapat menyebabkan terjadinya panurunan kualitas hidupnya. Salah satu penurunan kualitas hidup diakibatkan oleh self care management yang kurang baik. Self care management adalah wujud perlakuan seseorang dalam menjaga kesehatan, perkembangan dan kehidupan disekitarnya. Kualitas hidup adalah persepsi individual terhadap kehidupan dalam menikmati kepuasan selama hidupnya yang merespon secara fisik dan emosional. Stroke adalah gangguan peredaran darah otak yang menyebabkan defisit neurologis mendadak sebagai akibat iskemik atau hemoragik. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 225 siswi dengan sampel 1144 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Aksidental Sampling. Uji validitas self care management dari 29 item 22 valid dengan r 0,625. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian ini menjukkan sebagian besar responden memiliki self care management yang baik yaitu sebanyak 129 (89.6%). Sebagian besar responden memiliki kualitas hidup baik yaitu sebanyak 115 (79.9%). Dan terdapat hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien pasca stroke dengan P-value = 0.000. Kesimpulan dari hasil penelitian ini terdapat Hubungan Self Care Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke. Oleh karena itu diharapkan pihak rumah sakit melakukan suatu modul jadwal kegiatan sehari-hari mengenai kebutuhan pasien pasca stroke. Terutama mengenai kebutuhan self care pasien pasca stroke. Kata Kunci : Self Care Management, Kualitas Hidup, Pasca Stroke
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI DESA CIBUNAR JAYA WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIAMBAR KABUPATEN SUKABUMI Enung Tati Amalia; Annisa Alivia Setianti; Reni Suherman
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization menyatakan jumlah kasus anemia pada ibu hamil di Asia masih tinggi sebesar 49,4%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia di Desa Cibunar Jaya. Pengetahuan merupakan hasil dari rasa ingin tahu seseorang melalui proses sensoris dalam objek tertentu. Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah atau penurunan konsentrasi hemoglobin di dalam sirkulasi darah. Jenis penelitian ini penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil uji validitas terdapat 1 item tidak valid dan hasil uji reliabilitas dengan nilai cronbach alpha 0.839 Analisis hipotesis menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar memiliki pengetahuan kurang dan sebagian besar mengalami anemia. Hasil uji Chi-square didapatkan P-value 0.000 yang berarti H0 ditolak, sehingga ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan Puskesmas Ciambar dapat memberikan gagasan baru yang inovatif dan aplikatif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil agar mencegah terjadinya anemia. Kata Kunci: Pengetahuan, Kejadian Anemia, Ibu Hamil
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD PELABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Johan Budhiana; Alin Elitian; Asmarawanti
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan masyarakat untuk memperoleh pelayana keperawatan yang berkualitasn semakin meningkat. Tolak ukur yang ditetapkan untuk mengukur keberhasilan layanan adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Pelabuhan Ratu Sukabumi. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien di ruang rawat inap RSUD Palabuan Ratu Kabupaten Sukabumi dengan jumlah sampel sebanyak 372 pasien. Kriteria inklusi meliputi pasien yang bersedia menjadi responden, pasien yang dirawat >1 hari, dan pasien berusia >17-55 tahun. Adapun kriteria inklusi adalah pasien yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental, dan pasien yang tidak bisa membanca dan menulis. Teknik analisis menggunakan uji somers’d. Hasil analisis menunjukan bahwa sebagain besar kualitas pelayanan keperawatan Sebagian besar baik sebanyak 216 (58,1%), adapun pada kepuasan pasien Sebagian besar memiliki kepuasan baik sebanyak 214 orang (57,5%). Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Pelabuhan Ratu dengan p-value 0,000. Kesimpulan bahwa RS dapat mempertahankan atau lebih meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang lebih baik dan bermutu untuk mencapai pelayanan yang optimal.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Tinta Elita Mutiara Putri; Johan Budhiana; Sri Janatri
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, termasuk gempa bumi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana yaitu pengetahuan dan sikap. Pengetahuan dan sikap remaja sangat penting untuk kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Pengetahuan merupakan hasil penginderaan, yang terjadi begitu orang menyadari objek tertentu. Sedangkan sikap adalah reaksi yang di keluarkan seseorang terhadap stimulus atau objek. Metode penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi ini adalah seluruh remaja di MTs Al-Mu’awwanah Kota Sukabumi dengan sampel 161 responden melalui total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Surat etik penlitian diberikan oleh komisi etik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi dengan nomor: 000029/KEP STIKES SUKABUMI/2023. Hasil analisis menunjukan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (54,1%) dan sikap kategori positif (89,2%) dengan p-value 0,000 yang berarti bahwa <0,05 terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi di MTs Al-Mu’awwanah Kota Sukabumi. Disarankan kepada kepala sekolah MTs Al-Mu’awwanah untuk melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana agar remaja dapat mempersiapkan dirinya untuk menghadapi bencana dikemudian hari
Hubungan Pola Asuh Ibu Dalam Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Buniwangi Kabupaten Sukabumi Ai Nurmalasari
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Stunting pada balita perlu menjadi perhatian khsusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental balita. Faktor yang mempengaurhi terjadinya masalah kekurangan gizi pada anak balita adalah buruknya pola asuh terutama pemberian makan dan pemberian ASI eksklusif. Pola asuh ibu yang kurang atau rendah memiliki peluang lebih besar balita terkena stunting dibandingkan orang tua dengan pola asuh baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Jenis penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 543 dengan sampel sebanyak 230 responden menggunakan teknik proposional random sampling. Hasil uji validitas pada variabel pola asuh terdapat 4 item pernyataan tidak valid. Adapun hasil uji reliabilitas sebesar 0,776 termasuk reliabel kuat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pola asuh dalam pemberian makan yaitu baik sebanyak 183 orang (79,6%), dan pada kejadian stunting menunjukan bahwa sebagian besar balita memiliki tinggi badan normal sebanyak 150 orang (65,2%). Terdapat hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Buniwangi Kabupaten Sukabumi dengan nilai p-value 0,034 (p<0,05). Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan dijadikan sebagai referensi untuk kegiatan inovasi program gizi di puskesmas yaitu Genting Padu (Gerakan penanganan genting terpadu). Dimana didalam inovasi ini ada salah satu kegiatan Kapanting (Kader Pemantau Stanting) dimana kader-kader memantau tumbuh kembang anak yang mengalami stunting sesuai dengan posyandunya.
Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Kestabilan Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Lengkong Wilayah Kerja Puskesmas Lengkong Kabupaten Sukabumi Tanti Rahmawati; Rosliana Dewi; Nunung Liawati
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabulan kadar gula dalam darah terajdi pada pasien DM karena disfungsi pancreas, resistensi insulin, disfungsi hati. Senam kaki menjadi bagian dari pilar penatalaksanaan DM. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap kestabilan gula darah. Jenis penelitian adalah experiment research dengan pendekatan pretest dan postttest group design. Populasi adalah seluruh lansia dengan DM Tipe II di Desa Lengkong sebanyak 213 responden dengan sampel sebanyak 34 yang terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing 17 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test dan Mann Whitney. Surat etik penlitian dengan nomor: 000030/KEP STIKES SUKABUMI/2023. Hasil analisis pretest kadar gula darah pada kelompok kontrol didapatkan rata-rata 256 mg/dl, dan nilai posttest sebesar 270 mg/dl. Pada pretest kadar gula darah kelompok intervensi sebesar 269 mg/dl, dan nilai posttest sebesar 233 mg/dl. Hasil p-value pada kelompok kontrol sebesar 0,687, dan pada kelompok intervensi sebesar 0,000. Adapun untuk perbedaan rata-rata pada kelompok kontrol dan intervensi didapatkan p-value 0,034. Kesimpulan adalah tidak terdapat pengaruh senam kaki terhadap kestabilan gula darah pada kelompok kontrol namun terdapat pengaruh pada kelompok intervensi serta terdapat perbedan rata-rata pada kelompok kontrol dan intervensi. Diharapkan Puskesmas Lengkong memberikan edukasi tentang pentingnya melakukan senam kaki pada lansia pendeirta DM Tipe II.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis Multidrug Resistant (TB-MDR) Di Poli TB RO Cempaka UOBK RSUD R Syamsudin SH Syifa Fauziah Maqbullah
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis Multidrug Resistant (TB-MDR) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis yang resisten terhadap minimal dua obat anti TB yaitu Isoniazid dan Rifampicin serta satu atau lebih obat anti tuberkulosis (OAT). Di UOBK RSUD R Syamsudin SH terdapat jumlah kasus TB MDR sejak Maret 2021 – April 2023 sebanyak 40 orang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan efikasi diri penderita TB MDR di UOBK RSUD R Syamsudin SH. Dukungan keluarga merupakan sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarga lainnya yang sakit. Efikasi diri merupakan persepsi diri atau keyakinan diri mengenai kemampuan melakukan tindakan yang diharapkan, juga sebagai salah satu faktor penentu dalam kesiapan penderita menjalani pengobatan TB MDR. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional. Populasi dan sampel sebanyak 35 responden (total sampling). Analisis hipotesis menggunakan korelasi somers’d. Hasil penelitian sebagian besar memiliki dukungan keluarga baik dan efikasi diri tinggi. Hasil uji korelasi didapatkan p-value 0.000 yang berarti H0 ditolak, sehingga ada hubungan dukungan keluarga dengan efikasi diri penderita TB MDR di UOBK RSUD R Syamsudin SH. Disimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan efikasi diri penderita TB MDR. Diharapkan UOBK RSUD R Syamsudin SH mempertahankan dan meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya dukungan keluarga untuk meningkatkan efikasi diri penderita TB MDR sehingga dapat patuh menjalani pengobatan dalam jangka waktu yang ditentukan.
Hubungan Peran Petugas Kesehatan Dengan Kinerja Kader Posyandu Di Desa Sukamanis Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadudampit Kabupaten Sukabumi Elisya Handayani Sodikin
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja kader posyandu ialah hasil kerja, baik kualitas atau kuantitas yang dicapai oleh sumber daya manusia persatuan periode ketika dalam melaksanakan tugasnya sinkron dengan tanggung jawab yang diberikan kepada kader tersebut. Salah satu yang mempengaruhi kinerja kader posyandu adalah peran petugas kesehatan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan peran petugas kesehatan dengan kinerja kader Posyandu di Desa Sukamanis Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kader posyandu dengan jumlah sampel 53 responden menggunakan total sampling. Analisis hipotesis menggunakan chi square p-value=0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mempunyai peran petugas kesehatan yang baik memiliki kinerja yang baik juga yaitu sebanyak 46 responden. Terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan kinerja kader posyandu. Simpulan terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan kinerja kader posyandu. Saran bagi pihak posyandu diharapkan kader posyandu dan petugas kesehatan dapat lebih meningkatkan partisipasinya secara aktif, dalam meningkatkan peran serta untuk memberikan dukungan terhadap kesuksesan program posyandu.