cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln Pendidikan No. 1, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Socius: Social Sciences Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30256704     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8407930
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial is a multi and interdisciplinary peer-reviewed academic research journal serving the broad social sciences community. The journal welcomes excellent contributions that advance our understanding on a broad range of topics including anthropology, sociology, history, politic, economy, education, culture, psychology, management, art, linguistics, and law.
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 5 (2023): December" : 74 Documents clear
Analisis Peran Komunikasi Organisasi dalam Meningkatkan Efektivitas Tim Pengelola Pendidikan Di Sekolah SMP Swasta Islam Terpadu Suhairiyah Tarisa Munawwarah; Nur Alfiana Kholizah; Maidiana M
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10411150

Abstract

One aspect that really determines the success of educational management is the importance of establishing effective communication between educational institution staff. Communication plays a crucial role in social interaction, which in turn influences the atmosphere of activities. Activities, as part of the social structure, are the main focus in developing communication characteristics in order to optimize activities. The use of linguistic and nonverbal communication has a significant impact on the conditions of activity, reflects the vision and mission of the organization. In an indirect way, effective communication is an important key in advancing an institution. In this context, the research aims to analyze the role of organizational communication in increasing the effectiveness of education management teams. The method used is a literature study, where the author examines various sources relevant to the topic. The conclusion of this research shows that organizational communication is a critical factor that needs serious attention from the education management team in order to increase their effectiveness.
Dinamisasi Politik Identitas di Indonesia (Studi Kasus: Mobilisasi Gerakan 212 Pada Pilkada DKI 2017) Muhamad Ali Vardan Aminudin; Mutiara Ayudia Pratiwi; Angelica Maria Diahlaksmita Cahyowirawan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10262733

Abstract

A fairly large mass mobilisation movement had occurred before and during the 2017 DKI elections. The movement arose due to the statement of the former Governor of Jakarta at that time Ahok who was considered to degrade the dignity of Muslims through his statement on the letter Al-maidah which was named the 212 movement. Related to this, this research will analyse the dynamics of identity politics in Indonesia, especially in the case of the mobilisation of the 212 Movement during the 2017 DKI Jakarta Governor Election. The method used in this research is a qualitative approach with a descriptive analysis method to explain or describe a phenomenon. In this research, the main object is the Dynamics of Identity Politics in Indonesia through the Mobilisation Case of the 212 Movement in the 2017 DKI Jakarta Gubernatorial Election while the subjects are the groups involved in the mobilisation process, especially Muslims and religious or political elites who lead the 212 Movement. This research found that there are factors that influence the mobilisation of the 212 masses such as social, political and cultural factors. In addition, there are also findings that religion can be the main construction in the movement.
Eksistensi Hukum Pidana Islam dalam Masyarakat Indonesia Ditinjau Dari Sistem, Tujuan, dan Sumbernya Garis Gusti Ayu; Mita Oktavia; Muhammad Revaldo A; Nurulloh Misbahul Ma’ruf; Deden Najmudin
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Pidana Islam adalah bagian dari hukum Islam yang mencakup ketentuan-ketentuan hukum mengenai tindak pidana. Artikel ini membahas perkembangan Hukum Pidana Islam seiring dengan ekspansi kekuasaan Islam dan interaksinya dengan berbagai kebudayaani. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kepustakaan dengan pendekatan studi Islam, mengeksplorasi sumber-sumber hukum Islam seperti al-Qur'an, as-Sunnah, dan al-Ra'yu. Tujuan Hukum Pidana Islam terdiri dari dimensi pembuat hukum dan manusia sebagai pelaku dan pelaksana hukum. Sumber hukum pidana Islam bersumber dari al-Qur'an, as-Sunnah, dan al-Ra'yu. Dengan pemahaman ini, artikel ini berusaha memberikan kontribusi pada kajian ilmu mengenai Hukum Pidana Islam, menyajikan pandangan terinci mengenai sistem, sumber, dan tujuan hukum ini. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi studi-studi hukum yang mendalam terkait dengan aspek-aspek hukum pidana Islam di Indonesia dan konteks globalnya.
Penerapan Hukum Syariah dalam Larangan Perzinaan: Telaah Terhadap Peraturan Daerah Kota Pariaman Nomor 10 Tahun 2013 Putri, Agil Sholela; Al-islamiyah, Nadiyatul Ummah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10448542

Abstract

Perda adalah singkatan dari Peraturan Daerah dalam bahasa Indonesia, dan syariah  adalah nama hukum Islam. Dengan demikian, peraturan daerah yang mengikuti Syariah, atau hukum Islam, disebut sebagai Perda SyariahBanyak negara di dunia, terutama yang memiliki populasi Muslim yang cukup besar, telah memberlakukan hukum nasional yang konsisten dengan ajaran Islam. Peraturan-peraturan ini dapat mencakup berbagai topik, seperti moralitas, etika perusahaan, hukum keluarga, dan banyak lagi. Perda Syariah yang tepat mungkin memiliki substansi dan lingkup yang berbeda di setiap negara dan daerah. Penting untuk diingat bahwa mengintegrasikan hukum Islam ke dalam sistem hukum bisa jadi merupakan hal yang sulit dan diperdebatkan karena hal ini membutuhkan keseimbangan antara keyakinan agama dan struktur hukum negara yang lebih besar. Sementara beberapa pihak berpendapat bahwa menjaga kebebasan individu dan keragaman agama sangat penting, pihak lain berpendapat bahwa mengintegrasikan elemen-elemen hukum Islam ke dalam sistem hukum sangat penting untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan agama.
Pelanggaran Desersi Pada Prajurit Militer Astri Dewi Setyarini; Irwan Triadi
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this discussion, the author refers to what desertion is, and how to regulate and resolve desertions committed by military members. The author uses a normative juridical research method where the researcher uses studies from legal sources such as laws, journal papers and books. Desertion is an act of a military member leaving his duties and responsibilities without official permission or a valid reason. This desertion is resolved through the Military Court and carries out a whole series of trials until finally the member is proven guilty of committing the crime of desertion or not.
Peningkatan Pemahaman Keagamaan Melalui Kegiatan Muhadharah di UPTD SMPN 3 Harau Inti Oza; Puti Andam Dewi; Gusnida G
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10430430

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keagamaan melalui kegiatan muhadarah di UPTD SMPN 3 Harau. Artikel ini menggunakan metode kualitatif PAR (Participatory Action Research) dengan model studi terjun langsung kelapangan, dan yang menjadi objek nya adalah kepala sekolah, guru, dan siwa.  Subjek yang diteliti adalah siswa-siswi di UPTD SMPN 3 Harau. Artikel ini diawali dengan mencari informasi tentang kegiatan yang dilakukan di UPTD SMPN 3 Harau. Berdasarkan hasil penelitian, Kegiatan Muhadarah merupakan salah satu yang dilakukan di UPTD SMPN 3 Harau pada bidang keagamaan. Pelaksanaan kegiatan Muhadarah ini dapat dikatakan berhasil karena dilihat dari siswa-siswi nya yang tampil setiap hari jum’at sudah memahami macam-macam amalan dalam beragama, dan terdapat peningkatan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an pada siswa, siswa dapat hafal bacaan sholat jenazah dan amalan-amalan dalam beragama lainnya serta Siswa-siswi di UPTD SMPN 3 Harau dapat mengaplikasikannya dalam kehidupannya sehari-hari.
Faktor-Faktor Penyebab dalam Penerbitan Sertifikat Asli Tapi Palsu pada Kantor Pertanahan Kota Jayapura Palenewen, James Yoseph
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10578896

Abstract

This research aims to find out the factors that cause the issuance of Original But Fake Certificates at the Jayapura City Land Office and to find out how to cancel Original But Fake Certificates or legally defective certificates at the Jayapura City Land Office. The approach method used in this research is the normative juridical approach, namely an approach that refers to laws, library materials, written regulations or other secondary legal materials. The results of this research reveal that the factors that cause the issuance of genuine but fake certificates at the Jayapura City Land Office are 2 (two) main things, namely the first is from the applicant himself with dishonesty by making fake documents from blank signatures to the parties involved. adjacent to the land, in other words it can be said that the applicant from the start had bad intentions with the intention of deceiving the land office by entering false data, secondly from the Land Office itself because of administrative legal defects such as procedural errors, errors in applying regulations. legislation, errors in the subject of rights, errors in types of rights, area calculation errors, overlapping land rights, incorrect juridical data or physical data or other errors of an administrative nature and how to cancel Original but Fake Certificates or legally defective certificates at the Office Jayapura City Land Affairs can be carried out by means of an application by the party concerned with a court decision which has permanent legal force.
Implementasi Kebijakan Smart Desa di Desa Cisalak Kabupaten Subang Fadli Alfikri; M. Reihan Faujanegara; Audra Farrell Holliano; Ivan Darmawan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10323593

Abstract

This study aims to examine the Implementation of the Smart Village Policy in Cisalak Village, Subang Regency. This is based on the low level of Smart Village achievements shown through the smart village web in Cisalak Village, Subang Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive study through interviews and literature studies. While data management by analyzing the results of interviews. And located in Cisalak Village, Subang Regency. The results of the research show that the implementation of the Smart Village policy in Cisalak Village has not run optimally. This is because there are still many people in Cisalak Village who do not understand the function of this smart village policy as well as the limited ability to use today's technology so that this policy does not work properly and optimally.
Sengketa Tanah Adat dalam Perspektif Kearifan Lokal di Desa Umakatahan Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Alexzandro D. Manafe; Alfonsus Rodriguez P.M. Ropa; Erick E. Davidson Djahamouw; Gabriela Putri Minami; Alexadros Mone; Alfonsius Andro G Tibo; Stefanus Don Rade
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10423351

Abstract

Sengketa tanah merupakan salah satu permasalahan yang telah lama ada yang selalu di alami oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Peristiwa ini tidak hanya memengaruhi individu dan keluarga, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada tingkat sosial, ekonomi, dan politik dalam suatu wilayah. Latar belakang ini memberikan konteks penting untuk pemahaman lebih lanjut tentang permasalahan sengketa tanah. Dalam konteks sengketa tanah, ada hubungan antara hukum adat, hukum agraria, hukum perdata dan hukum pidana seperti, Hukum agraria, yang diatur oleh UU Agraria, adalah hukum nasional yang mengatur kepemilikan tanah dan sumber daya alam terkait, Lalu Hukum perdata, yang diatur oleh KUHPerdata, adalah hukum yang mengatur hubungan perdata antarindividu atau badan hukum, termasuk dalam konteks sengketa tanah dan Hukum adat yang merupakan sistem hukum tradisional yang berlaku di masyarakat adat atau suku-suku tertentu di Indonesia serta dalam konteks hukum adat melibatkan adat dan tradisi yang diakui dalam masyarakat sekitar. Namun mengenai pada Hukum Pidana Sengketa tanah umumnya tidak diatur oleh hukum pidana, kecuali jika sengketa tersebut melibatkan tindakan kriminal seperti pemalsuan dokumen, pemalsuan tanda tangan, penipuan, atau tindakan kriminal lainnya. Dalam kasus-kasus seperti itu, hukum pidana mungkin diterapkan tergantung pada sifat dan kejadian sengketa tersebut. Namun, sengketa tanah biasanya lebih terkait dengan hukum perdata dan hukum agraria. Dari konstruksi pertimbangan hukum yang termuat dalam putusan, ternyata Penggugat sekarang terbanding sama sekali tidak memiliki alat bukti surat yang menunjukkan pembuktian terhadap asal-usul kedua tanah sengketa dalam perkara a quo, melainkan hanya berpedoman pada keterangan saksi-saksi di dalam persidangan.
Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Pendekatan Sistem Elsa Damaryanti; Salma Amanda Pradiva; Roudhoh R
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10280344

Abstract

Sarana prasarana adalah usaha yang diarahkan untuk menciptakan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan dan kelengkapan sarana yang ada. Oleh karena itu manajemen sarana prasarana itu adalah usaha untuk menyediakan sarana dan alat peraga yang dibutuhkan pada proses pembelajaran demi kelancaran dan tercapainya peningkatan prestasi belajar siswa yang pada akhirnya tercapainya tujuan pendidikan. Fasilitas pembelajaran adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sarana prasarana pendidikan. Secara etimologis prasarana berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan misalnya lokasi atau tempat, bangunan sekolah. Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan adalah keseluruhan kegiatan yang dilakukan dengan cara menghadirkan atau dari tidak ada menjadi ada sarana pendidikan berdasarkan hasil perencanaan. Banyak sekolah yang sudah memiliki sarana prasarana yang lengkap dan memadai jika tidak mendapat perhatian dan dikelola dengan baik akan berdampak barang cepat rusak, alat peraga atau sarana pendidikan berdasarkan hasil perencanaan dia pendidikan sulit dicari, hilang, habis dimakan rayap, hal ini terjadi karena tidak dilaksanakannya perawatan dan pemeliharaan sarana prasarana agar tertata rapih, bersih, menarik, nyaman dipandang dan mudah dipergunakan dalam pembelajaran diperlukan pemeliharaan secara rutin.