cover
Contact Name
Abdul Sarlan Menungsa
Contact Email
lppm@unusultra.ac.id
Phone
+6285241699312
Journal Mail Official
abdulsarlanmenungsa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mayjen Katamso, Lorong Satya Kencana, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 30254345     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISDIK) merupakan wadah pengembangan Ilmu Sosial dan Pendidikan, baik dari hasil penelitian maupun analisis-reflektif. Para akademisi dan praktisi diharapkan berkontribusi dalam mengembangkan teori dan konsep-konsep baru di bidang Ilmu Sosial dan Pendidikan dalam berbagai perspektif yang luas. Kajian utama jurnal ini mencakup studi Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, Akuntansi, dan Penjaskes-Rek.
Articles 144 Documents
Proses Akulturasi Dalam Komunikasi Antarbudaya Suku Jawa dan Suku Bugis Nurrohman, Nasruddin Suyuti, Paramitha Purwitasari
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses akulturasi dalam komunikasi antarbudaya suku Jawa dan suku bugis serta bagaimana hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses komunikasi antar budaya suku Jawa dan suku Bugis di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Penetuan informan ditentukan dengan purposive sampling. Teori yang digunakan yaitu teori Akulturasi Komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akulturasi dalam komunikasi antarbudaya pada suku Jawa dan suku Bugis yang terjadi di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, diakibatkan dengan adanya persilangan unsur budaya, proses interaksi dan perubahan budaya, hal ini banyak terjadi akibat pernikahan beda suku antara suku Jawa dan suku Bugis namun tak jarang juga karena lingkungan sosial mereka sehingga menciptakan perubahan tradisi, ritual dan cara mereka berkomunikasi. Namun dengan adanya perbedaan tersebut mereka dapat saling mengetahui tradisi dari suku yang berbeda tanpa melupakan tradisi mereka masing-masing. Hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses komunikasi antarbudaya suku Jawa dan suku Bugis di Desa Gunung Jaya, yaitu keterbatasan pengetahuan dan perbedaan norma sosial aturan sosial yang berbeda setiap suku memiliki norma sosial dan aturan yang berbeda mengenai sopan santun, etiket, dan interaksi sosial.
Pola Komunikasi Siswa Suku Bugis Dengan Suku Bali Di SMPN 1 Loea Ananda, Nasruddin Suyuti, Edy Basri
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi antara suku Bugis dengan suku Bali di SMP Negeri 1 Loea serta hambatan pola komunikasi antara suku Bugis dengan suku Bali di SMP Negeri 1 Loea. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian berjumlah 12 informan yang ditentukan dengan purposive sampling, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa melalui proses penyesuaian pola komunikasi suku Bugis dengan suku Bali terjadi ketika manusia berinteraksi satu sama lain. Pola komunikasi di SMP Negeri 1 Loea dimulai karena siswasiswi berinteraksi satu sama lain adanya perbedaan bahasa, aksen, bahasa tubuh kedua suku dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah. Proses komunikasi antara siswa suku Bugis dengan suku Bali sebagian besar saling pemahami dalam konteks bahasa. Begitu pun dalam kebudayaan yang berbeda. Hambatan komunikasi antara suku Bugis dan suku Bali dapat disebabkan oleh faktor gangguan semantik yaitu gangguan komunikasi yang disebabkan kesalahan pada bahasa yang digunakan. Bahasa yang digunakan pembicara berbeda dengan bahasa yang digunakan oleh penerima. Ketika siswa suku Bugis dan siswa suku Bali mereka mendengar ketidaksaling mengerti dalam pembahasaan dan begitupun sebaliknya.
Peran Komunikasi Keluarga Dalam Membina Perilaku Menyimpang Remaja Nia Astriana, Paramitha Purwitasari, Abdul Sarlan Menungsa
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Komunikasi Keluarga Dalam Membina Perilaku Menyimpang Remaja Penelitian ini adalah di Desa Lalowosula, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur dengan metode kualitatif. Penetuan informan yaitu purposive sampling berjumlah 15 orang tua Data dikumpulkan dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif Teori yang digunakan yaitu teori Komunikasi Interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunikasi keluarga dalam membina perilaku menyimpang remaja di Desa Lalowosula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur masi belum optimal dalam perilaku menyimpang remaja. Peranan komunikasi keluarga sangat berpegaruh dalam perilaku menyimpang remaja harus menentukan atau bergaul yang baik sehingga tidak berpegaruh pada perilaku yang negatif yang merugikan diri sendiri Perilaku menyimpang remaja di Desa Lalowosula didapatkan bahwa faktor keterbukaan yang tinggi karena orang tua kurang berkomunikasi atau kurang terbuka kepada anaknya sehingga menyebabkan perilaku menyimpang. Faktor Empati yang tinggi karena kurangnya rasa empati orang tua atau kepedulian dan kasih sayang kepada anaknya. Faktor positif yang tinggi dalam perilaku menyimpan remaja kerena kurangnya sikap positif untuk berani mengungkapkan pendapat ketika berdebat dengan orang tua menyebabkan anak tidak hormat, dan faktor sikap mendukung yang lemah kerena masih ada orang tua yang mendukung atau memberikan motivasi kepada anaknya agar tidak terjerumus hal-hal negatif.
Transformasi Karakter Siswa Melalui Interaksi Media Sosial Tiktok Hasmawati, Mahdar, La Ode Muhammad Nasir
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana transformasi karakter siswa melalui interaksi media sosial TikTok serta bagaimana dampak positif dan negatif penggunaan media sosial TikTok (studi siswa SMA Negeri 1 Aere, Kecamatan Aere, Kabupaten Aere). Penelitian ini menggunakan teori S-O-R yaitu Stimulus, Organism dan Respons. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik penetuan informan ditentukan dengan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Transformasi karakter siswa melalui interaksi media sosial TikTok, beberapa video yang ada di Tiktok lebih sering memengaruhi mereka sehingga membuat cara pandang mereka di kehidupan sehari-hari itu sesuai dengan apa yang mereka tonton di Tiktok dan dari cara pandang inilah yang akhirnya membuat karakter siswa berubah sesuai dengan tontonannya, dan berakhir menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dampak positif dari penggunaan media sosial TikTok yaitu: siswa yang semula merasa bosan, jenuh dan stress menjadi terhibur, menerapkan kajian edukasi dan motivasi di kehidupan sehari-hari, meningkatkan kreativitas skill editing video yang bagus dan menarik. Adapun dampak negatif penggunaan media sosial TikTok yaitu: pemborosan waktu karena menggunakan smartphone dalam waktu yang cukup lama.
Makna Simbolik Dalam Adat Peohala Suku Tolaki Rio Febrian, Edy Basri, Muslan
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbolik dalam adat peohala suku tolaki. penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif menggunakan teori semiotika. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Makna simboliknya adalah sebagai berikut, satu ekor kerbau sebagai simbol dari pelaku, kain putih (kafan) yang diibaratkan sebagai penutup mayat, 1 wadah air melambangkan pembersihan atau penyucian diri, dan sebilah parang yang menyimbolkan harga diri. Dalam proses tersebut, maka pihak pelaku memberikan seserahan berupa kalo sara, dan pihak korban mempunyai kewajiban untuk menerimanya. Selanjutnya setelah satu ekor kerbau, 1 piece kain putih (kafan), 1 wadah air , dan sebilah parang diterima oleh pihak korban dan/atau keluarganya, kemudian 1 ekor sapi tersebut disucikan dengan menggunakan air dalam wadah cerek, selanjutnya kerbau tersebut disembelih dengan menggunakan sebilah parang dari seserahan yang dilakukan di hadapan para tokoh-tokoh adat dan kepala pemerintahan setempat (Kepala Desa / Lurah, Kepala Kecamatan), serta pihak dari aparat hukum yang biasanya diwakili oleh Kepolisian, dengan disaksikan oleh masyarakat umum, dan bertempat di tanah lapang. Kemudian apabila acara adat tersebut telah selesai dilaksanakan, maka kedua belah pihak membuat surat pernyataan damai dengan disaksikan oleh para tokoh adat Tolaki serta masyarakat setempat.
Perilaku Komunikasi Antarpribadi Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Dalam Penulisan Tugas Akhir Indah Usia, Nasruddin Suyuti, Ashar Hasyim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku komunikasi antarpribadi mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan Studi Pada Program Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara dan untuk mengetahui dampak komunikasi antarpribadi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Metode yang digunakan adalah metode kulitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tentang perilaku komunikasi antarpribadi yang terjadi antara mahasiswa dan dosen pembimbing selama bimbingan penulisan tugas akhir. Komunikasi antarpribadi yang dilakukan dosen pembimbing terhadap siswa menunjukkan kemampuan dalam memberikan pemahaman, dukungan dan motivasi kepada siswa. Mahasiswa dan dosen pembimbing memiliki aspek keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan dan kesetaraan dalam mengembangkan komunikasi antarpribadi yang efektif. Dampak yang dalam menyelasaikan tugas akhir yang mengaku bahwa komunikasi antarpribadi terbaagi menjadi 2 yaitu dampak positif memberikan pengaruh yang sangat baik jika dilakukan dengan diri sendiri pada saat proses penyusunan penulisan tugas akhir. Sedangkan dampak negatif yang dirasakan oleh siswa adalah durasi yang diperlukan sangat singkat untuk menjaga suasana hati tetap stabil, sehingga tidak jarang siswa harus kembali berkomunikasi dengan dirinya saat rasa motivasinya mulai kembali.
Penyebaran Misinformasi Pemilu Tahun 2024 Di Media Sosial Facebook (Grup Sultra Watch) Harimasang, Nasruddin Suyuti, Ashar Hasyim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana penyebaran misinformasi pemilutahun 2024 di media sosial Facebook (Studi kasus pada Grup SULTRA WACTH). Manfaat penelitian ini yaitu untuk menambah pengetahuan atau kesadaran yang komprehensif tentang penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan tentang pemilu di platform Facebook pada tahun 2024, khususnya berkonsentrasi pada Grup SULTRA WATCH. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian ini informan ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan studiliteratur. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa penyebaran misinformasi pemilu tahun 2024 pada platfrom media social teruama Facebook kurangnya kesadaran diri dan pengetahuan yang sempit dari pengguna Media Online. Adapun faktor yang menjadi penyebab terjadinya misinformasi adanya kemalasan dan ketidakingintahu lebih luas dalam mencari berita atau informasi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pada Akun Tiktok Kasinta Store Komang Selpiyanti, Abdul Sarlan Menungsa, Paramitha Purwitasari
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran pada akun TikTok Kasinta Store serta faktor pendukung dan penghambat komunikasi pemasaran pada akun TikTok Kasinta Store. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian adalah karyawan kasinta store dengan informan berjumlah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Strategi komunikasi pemasaran merupakan suatu hal yang sangat di perlukan dalam memasarkan suatu produk.Hal ini karena strategi komunikasi pemasaran berperan sebagai media komunikasi yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Dalam penelitian ini toko Kasinta Store melakukan strategi pemasaran dengan tiga pendekatan yaitu pertama menentukan segmen target pasar yang sesuai (segmentation), yang kedua menentukan segmen yang paling tepat untuk menghasilkan keuntungan yang tinggi (targeting), dan yang ketiga yaitu memposisikan produk agar dapat direpresentasikan di benak pelanggan (positioning).Adapun faktor yang mendukung dan faktor penghambat proses komunikasi pemasaran tersebut. Semakin banyaknya pengguna media sosial TikTok, mudahnya pembuatan video, serta popularnya media sosial TikTok di berbagai kalangan menjadi tiga faktor pendukung dalam komunikasi pemasaran pada akun TikTok Kasinta Store.Sementara itu sulitnya untuk mendapat kepercayaan pelanggan dan menyesuaikan permintaan kebutuhan konsumen juga merupakan dua faktor yang menjadi penghambat dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran pada media sosial TikTok.
Makna Simbolik Permainan Yongkang Pada Masyarakat (Studi Di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur) Wirna Handayani, Nasruddin Suyuti, Hasdi Syahid Kasim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna komunikasi simbolik permainan yongkang di Kecamatan Lambandia dan mengetahui bagaimana cara bermain yongkang di Kecamatan Lambandia. Penelitian ini menggunakan snowball sampling. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam permainan yongkang menggunakan berbagai simbol kartu yang berbeda warna tetapi jumlah tiap kartuya sama kecuali simbol joker yang hanya terdapat masing-masing 2 simbol joker berwarnah merah dan 2 simbol joker yang berwarna hitam. Adapun cara bermain yongkang di Kecamatan Lambandia yaitu : Satu meja terdiri dari 6 orang, permainan dilakukan sebanyak sepuluh putaran, setiap pemain di wajibkan mengambil nomor meja, membagi dan mengocok kartu dilakukan secara bergiliran oleh pemain, pemain yang bandar atau main pertama adalah pemain yang jumlah pointnya sudah cukup 50, kartu yang sudah turun atau sudah dibuang tidak bisa diambil kemabali (mati). kata kunci : Yongkang, Masyarakat, Makna Simbolik.
Pengungkapan Diri Oleh Pengguna Media Sosial Litmatch Dalam Satu Wilayah (Studi Pada Pengguna Litmatch Wilayah Baruga Kota Kendari) Lisna Jumarni Ramadani, Ashar Hasyim, Asmurti
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui Pengungkapan Diri oleh Pengguna Media Sosial LItmatch dalam Satu Wilayah (Studi Pengguna Litmatch Wilayah Baruga Kota Kendari) maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengungkapan diri oleh penguna media sosial Litmatch dalam satu wilayah Peneliti menggunakan Keterbukaan Diri, yang dikemukakan oleh Johari Window, 1955, Dalam penyususan ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptis, menggunakan informan purposive samplingserta untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan tiga metode pengumpulan data, yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk menganalisis data penelitian menggunakan keabsahab data triangulasi yang dimana peneliti membandingkan wawancara satu dengan yang lainnya untuk memperoleh kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa, Pengungkapan Diri Pengguna Litmatch di Baruga, Kota Kendari, pengguna secara aktif membagikan informasi umum untuk membangun hubungan sosial, namun tetap selektif dalam mengungkapkan informasi sensitif, mencerminkan kesadaran akan privasi. Interaksi di Litmatch juga membantu pengguna memahami diri mereka lebih baik dan mengeksplorasi aspek diri yang belum diketahui, mendukung pengembangan pribadi. Secara keseluruhan, Litmatch berfungsi sebagai alat interaksi sosial dan pengembangan diri di kalangan penggunanya. Kata Kunci: Pengungkapan Diri, Media Sosial, Litmatch

Page 7 of 15 | Total Record : 144