Altafani
Altafani merupakan jurnal yang menerbitkan hasil-hasil pengabdian masyarakat yang berbasis riset dengan tema pemberdayaan masyarakat atau kelompok profesi tertentu, pemberdayaan keluarga, pengembangan sekolah/madrasah, penerapan teknologi tepat guna, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, dan pelatihan. Altafani telah memiliki ISSN : 2808-3997 sejak 12 Oktober 2021, dengan masa penerbitan 2 kali dalam setahun yakni pada bulan Oktober dan April. Altafani diterbitkan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengembangan) STAI Syekh H. Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai pada terbitan volume 1 dan 2. Sejak dikeluarkannya SK alih status kampus pada Agustus 2023, pada volume selanjutnya yakni Oktober 2023, Altafani diterbitkan oleh LPPM Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai.
Articles
41 Documents
Literasi Keuangan Syariah dan Pelatihan PSAK 105 Bagi Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Koperasi Syariah Sumatera Utara
Hastuti Olivia;
Sri Rahayu;
Suginam Suginam;
Aisyah Nabillah
Altafani Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v1i2.66
Perlunya pemahaman tentang akad-akad syariah bagi masyarakat muslim yang ada di Indonesia. Untuk itulah dilakukan pelatihan literasi dan pelatihan akad mudharabah PSAK 105 pada pelaku UMKM Koperasi Syariah di Sumatera Utara untuk membuka pemahaman tentang bahaya transaksi yang memakai sistem riba. Membantu pelaku UMKM Koperasi syariah cara membuat laporan keuangan memakai PSAK 105 tentang akad mudharabah. Hasil dari pengabdian masyarakat ini membuat pelaku UMKM Koperasi syariah tau bagaimana perlakuan akuntansi memakai PSAK 105 akad mudharabah.
Pentingnya Laporan Keuangan Bagi Keberlanjutan Usaha Batik yang Ada di Kota Solo
Syahrijal Hidayat
Altafani Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v1i2.67
Laporan keuangan merupakan masalah sangat serius yang sering dialami pelaku UMKM yang ada di Indonesia, masih bercampurnya antara uang perusahaan dan uang pribadi merupakan masalah yang sering terjadi, untuk itu Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia melakukan pelatihan pembuatan laporan keuangan bagi pembatik yang ada di Kota Solo sehingga laporan keuangan menjadi lebih baik lagi, dan untuk melestarikan budaya batik sebagai cirri khas yang wajib dilestarikan bagi generasi muda. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang dilakukan dan akan berkelanjutan sebagai pendampingan oleh dosen-dosen akuntansi yang tergabung di Asosiasi Dosen Akuntansi Indosesia (ADAI). Hasil dari PKM peserta batik yang ada di Kota Solo sudah bias memisahkan/ membedakan antara uang pribadi dan uang hasil dagangan
Strategi Pemasaran dengan Memanfaatkan Digital Marketing
Tri Dessy Fadillah
Altafani Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v1i2.68
Kegiatan ini dilakukan di Aula MUI Binjai, Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang berada di Kota Binjai. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk penguatan strategi pemasaran pada para pelaku UMKM. Mitra Pengabdian Masyarakat pada kegiatan ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang usaha kuliner dan kerajinan tangan di Kota Binjai, Sumatera Utara. UMKM yang menjadi Mitra Pengabdian ini sudah sangat lama berdiri, yaitu hamper lebih dari 5 tahun. Akan tetapi dalam kegiatan pemasarannya masih sangat minim dan konvensional. Untuk itu UMKM ini perlu diberikan pelatihan tentang pentingnya pemanfaatan digital marketing agar sistem pemasarannya menjadi lebih baik sehingga dapat memperluas cakupan target usahanya serta dapat menunjang kegiatan penjualan yang lebih baik lagi. Selain itu, UMKM juga diberikan bantuan dalam membuat akun bisnis di media digital yaitu Google Bisnis dan Instagram, beserta cara mengelola media digital tersebut secara optimal. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah akun Google bisnis dan Instagram. Dari hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, disarankan sebaiknya penggunaan strategi digital marketing dapat ditindak lanjuti dengan pembimbingan secara berkala sehingga bias efektif dan optimal dalam menunjang kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha UMKM
Pelatihan Desain Kemasan untuk Meningkatan Brand Image dan Daya Jual pada Produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Berkebudayaan Nasional “Halua Melayu”
Gadis Arniyati Athar;
Milfa Yetty
Altafani Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v1i2.69
Halua Melayu adalah sebuah kekayaan sumber daya nasional dari Kelurahan Limau Sundai Binjai yang tidak hanya berpotensi untuk meningkatkan ekonomi namun juga untuk pengembangan dan pelestarian budaya Indonesia. Kegiatan pengabdian ini didasarkan pada kesulitan pedagang dalam pemasaran produk halua. Didapat bahwa faktor yang paling utama cara pemasaran yang masih sangat tradisional dan tidak menariknya desain kemasan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah diskusi dan juga demonstrasi. Metode ceramah untuk menjelaskan tentang kajian desain kemasan dan penjualan dengan media online hingga dapat meningkatkan brand image dan daya jual produk hingga mempunyai nilai jual ekonomis. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan sangat baik dan berhasil, dilihat dari angket respon peserta, penilaian akan keberhasilan target jumlah peserta pelatihan (100%), ketercapaian tujuan pelatihan (100%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (92%), dan kemanfaatan (96%)
Pentingnya Pelatihan Penggunaan Media Sosial untuk Meningkatkan Penjualan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Kota Binjai
Tri Auri Yanti;
Hastuti Olivia;
Astrid Aulia Farizki
Altafani Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v1i2.70
Perlunya pemahaman tentang akad-akad syariah bagi masyarakat muslim yang ada di Indonesia. Untuk itulah dilakukan pelatihan literasi dan pelatihan akad mudharabah PSAK 105 pada pelaku UMKM Koperasi Syariah di Sumatera Utara untuk membuka pemahaman tentang bahaya transaksi yang memakai sistem riba. Membantu pelaku UMKM Koperasi syariah cara membuat laporan keuangan memakai PSAK 105 tentang akad mudharabah. Hasil dari pengabdian masyarakat ini membuat pelaku UMKM Koperasi syariah tau bagaimana perlakuan akuntansi memakai PSAK 105 akad mudharabah.
Peran Nazhir dalam Mengelola Harta Wakaf Secara Produktif di Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok Kab. Langkat Menurut UU No. 41 Tahun 2004
Muhammad Nur Iqbal;
Fadli Riswanda;
Finka Wella Ramadhani
Altafani Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v2i1.80
Dalam pengelolaan dan pengembagan benda wakaf secara produktif, seorang Nazhir memiliki peran dan fungsi yang sangat fundamental. Oleh karena itu, seorang Nazhir harus memiliki integritas dan profesional dalam mengelola dan mengembangkan benda wakaf. Dengan demikian, seorang Nazhir dituntut untuk memiliki keahlian dalam berbagai bidang keilmuan, diantanya seorang Nazhir memiliki ahli dalam bidang hukum positif dan hukum Islam tentang perwakafan, ahli dalam bidang bisnis dan ekonomi syariah, serta memiliki kemampuan manajemen yang baik selain harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang. Kalau di perhatikan para Nazhir yang ada di daerah atau pedalaman masih banyak yang belum memiliki kemampuan seperti di atas, oleh karena itu para Nazhir yang ada di daerah atau pedalaman masih memerlukan bimbingan dan pelatihan secara berkelanjutan mengenai bidang-bidang yang terkait dengan pengelolaan dan pengembangan wakaf benda secara produktif.
Zakat Hasil Laut Sebagai Solusi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Secanggang Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
Amru Syahputra Lubis;
Calvin Prayoga;
Aisyah Firdaus
Altafani Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v2i1.81
Zakat adalah merupakan salah satu rukun Islam yang di dalam Al-Qur’an beriringan ayatnya dengan perintah salat. Zakat wajib dilaksanakan bagi orang Islam yang mampu dan diberi oleh Allah SWT kelebihan harta. Termasuk zakat yang wajib dikeluarkan adalah zakat hasil laut. Pada kenyataannya masyarakat Desa Secanggang Kecamatan Secanggng Kabupaten Langkat tidak melaksanakan zakat hasil laut. Karena faktor ketidakpedulian terhadap kewajiban zakat serta ketidaktahuan mereka tentang cara pelaksanaan zakat hasil laut. Oleh karena itu perlu adanya penyuluhan kepada masyarakat tentang pelaksanaannya agar mereka mengetahui kewajiban membayar zakat terutama hasil laut seperti ikan dan udang. Dan juga manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima zakat tersebut. Supaya tercipta kehidupan yang sejahtera dan harmonis.
Regulasi Wisata Halal (Analisis Pro dan Kontra Penerapan Wisata Halal di Danau Toba)
Abdul Halim Nasution;
Desi Andri Syafitri;
Dandy Wira Ganda
Altafani Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v2i1.82
Artikel ini dilatar belakangi atas dasar kewajiban dalam UUJPH pada pasal 4 produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib (mandatory) disertifikasi halal. Dan dijabarkan PP Nomor 39 tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal Pasal 135 ayat (1). Produk yang wajib bersertifikasi halal terdiri atas barang; dan/atau jasa. Bagaimana dengan regulasi wisata halal di Indonesia? Dalam Penerapan wisata halal, sering terjadi penolakan dengan karena bertentangan dengan agama dan kebiasaan yang ada di Danau Toba Kabupaten Toba Samosir yang mayoritas beragama Kristen. Disatu sisi ingin menarik wisata domestik dari Indonesia yang mayoritas beragama Islam, serta wisata dari beberapa negara ASEAN dan Timur Tengah, disisi lain harus menjaga kearifan lokal masyarakat setempat, harus dipertahankan.
Penguatan Pendidikan Melalui Konsep Merdeka Belajar di Kalangan Masyarakat Desa Kuta Parit
Asmayani Asmayani;
Tiara Tiara;
Abdul Hafiz Al Azizi
Altafani Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v2i1.83
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pemahaman masyarakat dalam penerapan merdeka belajar dan implementasi dari pola penerapan merdeka belajar itu berdampak baik terhadap peningkatan daya kreativitas peserta didik di lingkungan masyarakat, menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, berkualitas dan bermakna, karena dengan penerapan merdeka belajar peserta didk memiliki kemampuan berfikir kritis, memiliki kepekaan emosi, berbakat dan memiliki daya imajinasi yang tinggi sehingga masyarakat yang mempunyai anak yang mengekang pendidikan dalam segala jenjang dapat lebih mudah dan paham dalam mengaplikasikan konsep merdeka belajar
Analisis Persepsi Masyarakat Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Terhadap Merger BSI (Bank Syariah Indonesia)
Safaruddin Munthe;
Tri Widya Ningsih;
Della Febrianti
Altafani Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59342/jpkm.v2i1.84
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat terhadap merger Bank Syariah Indonesia (BSI). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: masyarakat berpandangan bahwa dengan adanya merger Bank Syariah Indonesia akan memudahkan akses semua kalangan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan jasa keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Masyarakat berpandangan bahwa penerapan syariah dalam Bank Syariah Indonesia menunjukkan semangat keislaman dalam roda ekonomi masyarakat. Dengan berkembangnya prinsip syariah dalam Bank Syariah Indonesia, secara langsung maupun tidak langsung akan membentuk motivasi ekonomi yang efektif, sehat dan setara. Hal ini tentunya akan membentuk prinsip-prinsip moral dalam aktivitas ekonomi yang berlandaskan pada iman.