cover
Contact Name
Suarifqi Diantama
Contact Email
sdiantama@gmail.com
Phone
+6282219322077
Journal Mail Official
sdiantama@gmail.com
Editorial Address
https://journal.alshobar.or.id/index.php/bridging/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Islamic Digital Economics and Management
ISSN : -     EISSN : 30259177     DOI : -
Core Subject : Economy,
BRIDGING: Journal of Islamic Digital Economics and Management adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk menjadi jembatan antara dua domain yang krusial: ekonomi Islam dan pengelolaan ekonomi digital. Jurnal ini didedikasikan untuk mendalami isu-isu yang berkaitan dengan penerapan prinsip-prinsip Islam dalam lingkungan ekonomi digital yang terus berkembang serta memahami bagaimana prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, etika, dan keuangan syariah dapat diintegrasikan ke dalam ekonomi digital modern. Jurnal ini dikelola oleh Al-shobar Publisher Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip dengan terbitan tiga kali dalam setahun.
Articles 76 Documents
PENGARUH DAYA TARIK WISATA, FASILITAS DAN PENERAPAN PRINSIP SYARIAH TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE KOLAM RENANG MUSLIMAH (STUDI PADA THE FOREST ISLAND PURWOKERTO) Deska Setya Nurromadhona; Dwi Kuswianto; Cinanthya Yuwono
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 3 No. 1 (2026): Desember-Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dahulu, produk halal hanya dikenal dengan produk makanan, obat-obatan dan kosmetika saja. Namun kondisi tersebut saat ini seolah telah berevolusi demi terpenuhinya kebutuhan akan tuntutan zaman. Banyak usaha-usaha yang mulai merambah ke produk halal mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Pada saat ini, sektor ekonomi Islam telah mengalami pertumbuhan secara signifikan salah satunya adalah sektor pariwisata syariah. Di mana belakangan ini pariwisata syariah tengah menjadi primadona di kalangan umat muslim seluruh dunia. Pariwisata sebagai industri yang berkembang pesat terus mengalami kemajuan yang signifikan, mulai dari bentuk konvensional hingga menjadi tren gaya hidup yang mencakup perjalanan, perhotelan, rekreasi, dan perawatan kesehatan. Tren wisata syariah hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat Muslim dan diharapkan mampu mendorong perkembangan pariwisata agar semakin maju serta diminati. Industri pariwisata adalah salah satu bentuk investasi bisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Dan jika dikembangkan dengan konsep syariah, pariwisata tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung tumbuhnya bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Merujuk pada latar belakang diatas, maka penulis kemudian merumuskan beberapa masalah. Pertama, apakah daya tarik wisata berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Kedua, apakah fasilitas berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Ketiga, apakah penerapan prinsip syariah berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif (kuantitative research) yang bertujuan untuk meneliti populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sehingga, Penelitian dapat menunjukkan bukti, menguji dan menjelaskan pengaruh daya tarik wisata, fasilitas dan penerapan prinsip syariah terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Puwokerto. Hasil penelitian : Pertama, variabel daya tarik wisata berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t hitung 2.622 dengan T tabel 1.661 dan tingkat signifikasi 0.010 < 0.05. Artinya, Semakin baik daya tarik wisata yang ada pada Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali. Kedua, variabel fasilitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t hitung 5.126 dengan T tabel 1.661 dan tingkat signifikasi 0.00 < 0.05. Artinya, semakin baik fasilitas yang ada pada kolam renang muslimah The Forest Island Purwokerto, maka semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali. Ketiga, variabel penerapan prinsip syariah berpengaruh positif signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke kolam renang Muslimah The Forest Island Purwokerto dengan nilai t hitung 4.235 dengan T tabel 1.661 dan tingkat signifikasi 0.00 < 0.05. Artinya, Semakin baik penerapan prinsip syariah yang di terapkan pada Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto semakin tinggi pengaruhnya terhadap minat berkunjung kembali ke Kolam Renang Muslimah The Forest Island Purwokerto.
IMPLEMENTASI PENERAPAN PSAK 22 SESUDAH ADANYA KOVERGENSI IFRS PADA LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DI INDONESIA Dodi Hermawan; Novita Lorenza Widya; Syifa Risti Ramadhan; Rinny Meidiyustiani
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus-November
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam persaingan bisnis, banyak perusahaan yang tampak berdiri sendiri, padahal sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa perusahaan yang berbeda. Sebagian dari mereka melakukan kombinasi bisnis seperti merger, akuisisi, dan konsolidasi. Tinjauan ini bertujuan untuk meninjau penelitian sebelumnya tentang pergeseran perlakuan akuntansi untuk kombinasi bisnis, bergerak dari pendekatan yang bervariasi menuju pendekatan yang terstandarisasi oleh PSAK 22 yang merupakan sudah dikonvergensi dengan IFRS. Penelitian ini juga menganalisis lebih dalam mengenai bagimana implementasi penerapan PSAK 22 tentang kombinasi bisnis dalam konteks konvergensi IFRS diterapkan oleh berbagai perusahaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan fokus pada tinjauan literatur. Hasilnya menunjukkan belum semua perusahaan mengimplementasikan PSAK 22 terbaru ini dikarenakan sulitnya pengukuran nilai wajar goodwill, kurangnya pengetahuan akademisi akuntansi, sekaligus perbedaan praktik perusahaan diberagam sektor memicu beberapa perusahaan masih belum menerapkan PSAK ini.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN FRANCHISE BFC PEGAMBIRAN AHMAD YANI CIREBON Fiqih Muhammad Langlang Buana; Eman Sulaiman; Ellin Herlina
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 3 No. 1 (2026): Desember-Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga dan kualitas selalu menjadi daya tarik bagi konsumen dalam membeli sesuatu, sehingga peneliti melakukan penelitian untuk melihat besarnya peran harga dan kualitas mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan di pembelian franchise BFC Pegambiran Ahmad Yani Cirebon. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi pelaku bisnis waralaba BFC Pegambiran Ahmad Yani Cirebon berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Dalam penelitian juga didukunga data berdasarkan observasi yang dilihat dari keaaan pasar dan ketertarikan konsumen serta survei data lima tahun ke belakang untuk melihat perkembangan waralaba BFC Pengambiran Ahmad Yani Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan harga tidak berpengaruh secara signifikan. Selain itu, kombinasi kualitas produk dan harga juga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Kualitas dan harga ini selain menetukan pengambilan keputusan konsumen dalam membeli sesuatu juga mempengaruhi dan menentukan keberlangsungan perusahaan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian franchise BFC Pegambiran Ahmad Yani Cirebon, serta memberikan informasi yang berguna bagi pelaku bisnis dan manajemen untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka.
PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN WARUNG MAKAN MIE AYAM DIKAMPUNG PABUARAN, PONDOK AREN Jia Desi Azira; Amelia Nurfadillah; Nadila Aprilliani; Rindiani Putri; Derizka Inva Jaswita
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 3 No. 1 (2026): Desember-Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Warung Makan Mie Ayam di Kampung Pabuaran, Pondok Aren mengalami penurunan omzet dan kinerja bisnis secara signifikan selama periode tahun 2022-2024, hal ini menunjukkan adanya indikasi masalah pada kualitas pengalaman pelanggan serta tingkat kepercayaan terhadap produk yang ditawarkan. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari costumer experience dan kepercayaan terhadap kepuasan konsumen pada Warung Makan Mie Ayam di Kampung Pabuaran, Pondok Aren. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian asosiatif dan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 35 responden, yang terdiri dari tiga variabel utama, yaitu costumer experience (X1), kepercayaan (X2), dan kepuasan konsumen (Y). Pada tahap analisis data melalui uji statistik deskriptif, uji kualitas data (validias dan reliabilitas), uji asumsi klasi, serta analisis regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa costumer experience sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Sehingga kedua variabel pada penelitian ini memberikan hasil yang baik pada tingkat kepuasan pelanggan. Maka dari itu, untuk meningkatkan kepuasan konsumen agar lebih optimal dan mengatasi adanya penurunan kinerja, diharapkan warung makan dapat meningkatkan kualitas layanan, rasa yang konsisten, kebersihan serta inovasi menu, sehingga dapat memperkuat kembali kepercayaan konsumen.
PENGARUH ASEAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS: BUKTI EMPIRIS DARI INDONESIAN TOP 50 PLCs PERIODE 2019–2023 Sarah Fathiyyah Faatin; Sovi Ismawati Rahayu
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 3 No. 1 (2026): Desember-Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) terhadap financial distress pada perusahaan yang masuk dalam kategori Indonesian Top 50 Publicly Listed Companies (PLCs) tahun 2019. Financial distress diukur menggunakan Altman Z-Score dan variabel kontrol meliputi cash flow operations (CFO), firm size, leverage (DAR), serta profitabilitas (ROA). Dengan teknik purposive sampling, diperoleh 14 perusahaan sebagai sampel selama periode 2019–2023, menghasilkan 70 observasi. Analisis menggunakan regresi data panel Common Effect Model yang diolah dengan STATA 15. Hasil menunjukkan bahwa ACGS berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress pada tingkat signifikansi 10% (koefisien = 0,025; p = 0,050), yang mengindikasikan fenomena symbolic compliance—skor tata kelola yang tinggi tidak mencerminkan implementasi substansial yang mampu mencegah tekanan keuangan. Untuk variabel kontrol, firm size (p = 0,000) dan leverage (p = 0,000) berpengaruh negatif signifikan, sementara CFO (p = 0,057) dan ROA (p = 0,898) tidak signifikan. Model memiliki kekuatan penjelasan yang tinggi (Adj. R² = 91,99%). Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan ACGS di Indonesia belum efektif mencegah financial distress dan masih bersifat kepatuhan formal, di mana perusahaan yang mengalami tekanan keuangan justru cenderung meningkatkan skor tata kelolanya sebagai strategi defensif.
PUBLIC PROCUREMENT DIGITALISATION AS A MECHANISM FOR TRANSPARENCY AND ANTI-CORRUPTION (CROSS BORDER MANAGEMENT STUDY): A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sebastian; Maria Kalis; M. Irfani Hendri
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 3 No. 1 (2026): Desember-Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digitalisation process in public procurement, which includes systems such as e- procurement, electronic government procurement, digital tendering, online auctions, and the use of analytics with risk modelling, has received considerable attention as an approach for improving transparency, enhancing operational efficiency, and reducing corruption. This systematic literature review aims to synthesize empirical evidence as well as conceptual findings on how the digitalisation of procurement affects four key areas: (1) transparency and accountability; (2) outcomes related to integrity, including anti-corruption measures and fraud prevention; (3) operational efficiency and value for money; and (4) competitive dynamics and supplier participation levels. The PRISMA 2020 protocol was followed for the review. Keywords such as "public procurement," "e-procurement," "transparency," and "efficiency" were used in Scopus searches, which were filtered by discipline relevance, English language, and open-access criteria. Out of 561 initial records, 23 studies met the inclusion criteria. The review found, through thematic synthesis, that digitalisation generally improves transparency by creating digital audit trails. Integrity is also strengthened through the implementation of control indicators and the use of risk-based analytics. Operational efficiency also improves. However, effects on supplier competition remain inconsistent. The success of the digitalisation of procurement systems depends heavily on the quality of institutional governance, the design of the systems, and the adequacy of national digital infrastructure.