cover
Contact Name
Yusmanirti
Contact Email
jakpg.ppmi@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jakpg.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Kota Palembang Indonsia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan
ISSN : -     EISSN : 30259223     DOI : https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i1.82
urnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT) adalah jurnal nasional sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Akuntansi keuangan, akuntansi Manajemen, Sistem Informasi dan Auditing, Akuntansi Biaya, Akuntansi Koperasi dan UMKM, Perpajakan, Akuntansi Perpajakan, administrasi Perpajakan, Akuntansi Tata kelola Perusahaan dan sektor publik. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT) diterbitkan oleh Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri. Dipublikasikan 4 edisi setiap tahun yaitu : Maret, Juni, September, Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari. Naskah harus dimasukkan dalam BAHASA INDONESIA atau BAHASA INGGRIS. e-ISSN : 3025-9223. DOI Prefix : 10.59407
Articles 286 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFER PRICING SEBAGAI PRINSIP KEWAJARAN DAN KELAZIMAN DALAM TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA PADA INDF Rita Dwi Putri; Figi Putri Ramadani; Nadha Aulia Fitri; Mutia Firi; Fitri Yeni
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan transfer pricing pada transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa di INDF serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini juga menganalisis pengaruh hubungan istimewa dan perbedaan tarif Pajak Penghasilan Badan terhadap praktik transfer pricing perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap annual report, laporan keuangan, dan peraturan perpajakan terkait transfer pricing dengan periode pengamatan tahun 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INDF melakukan berbagai transaksi afiliasi dengan entitas yang memiliki hubungan istimewa, meliputi transaksi penjualan, pembelian, jasa, piutang usaha, dan transaksi keuangan lainnya. Penerapan transfer pricing pada perusahaan secara umum telah mengacu pada prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (Arm’s Length Principle) sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 172/PMK.03/2023 melalui pengungkapan transaksi pihak berelasi dan penyusunan dokumentasi transfer pricing. Namun demikian, perusahaan tetap memiliki risiko koreksi fiskal apabila dokumentasi transfer pricing dan analisis kesebandingan tidak disusun secara memadai.  Implementasi transfer pricing pada INDF menunjukkan bahwa transaksi afiliasi merupakan bagian penting dalam aktivitas operasional perusahaan dan secara umum telah dilaksanakan sesuai prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, sehingga dapat mendukung kepatuhan perpajakan sekaligus meminimalkan potensi sengketa pajak.
PERAN AUDIT DALAM MENINGKATKAN TRASPARANSI DAN KEANDALAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENDUKUNG AKUNTABILITAS PERUSAHAAN Aulia Putri; Muhammad Syafril Nasution
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3877

Abstract

Di era digital saat ini, meningkatnya kasus manipulasi laporan keuangan, fraud, dan asimetri informasi menimbulkan urgensi kuat terhadap penguatan mekanisme pengawasan dalam perusahaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa transparansi dan keandalan laporan keuangan belum sepenuhnya tercapai secara optimal di berbagai organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit dalam meningkatkan transparansi dan keandalan laporan keuangan guna mendukung akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur berbasis sintesis naratif terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan dari total 42 artikel yang diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme verifikasi laporan keuangan, tetapi juga membentuk model konseptual yang menghubungkan transparansi, keandalan informasi, dan akuntabilitas perusahaan. Model tersebut menunjukkan bahwa audit berperan sebagai instrumen penghubung utama dalam peningkatan kualitas pelaporan keuangan dan tata kelola perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa audit merupakan elemen strategis dalam mendukung Good Corporate Governance (GCG), meskipun masih menghadapi tantangan berupa independensi auditor, keterbatasan pengendalian internal, dan transformasi digital.
CORE AND SUPPORTING DETERMINANTS OF AUDIT FEES: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Salsa Vonni Indrayani; Netty Herawaty; Achmad Hizazi
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3897

Abstract

This study aims to systematically review the empirical literature on the determinants of audit fees. The review was conducted using a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing articles published between 2020 and 2026. A total of 33 pertinent scholarly articles were chosen following a comprehensive evaluation procedure guided by established inclusion and exclusion standards, encompassing relevance to audit fee drivers, publication excellence, research robustness, and full text accessibility. The findings reveal that audit fees are consistently influenced by several core determinants, namely firm size, organizational complexity, audit risk, and corporate governance. In contrast, other variables, such as profitability, political connections, and ownership structure, exhibit inconsistent results across studies. These findings suggest that audit fee determination is not solely dependent on internal firm characteristics but is also shaped by institutional contexts and the research approaches employed. This study enriches the literature by presenting a more systematic conceptual integration of audit fee determinants and delivering interpretations regarding discrepancies identified in earlier studies.
PERAN KECERDASAN BUATAN DALAM KEAMANAN DATA DAN AUDIT: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Dewi Rosaria
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3935

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam keamanan data dan audit. Perkembangan transformasi digital meningkatkan kompleksitas pengelolaan data organisasi, risiko keamanan siber, serta kebutuhan audit yang lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan. Literatur ditelusuri terutama melalui basis data Scopus dengan dukungan pemeriksaan metadata pada laman penerbit, menggunakan kombinasi kata kunci terkait AI, audit, keamanan data, keamanan siber, kepatuhan, dan tata kelola AI. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam keamanan data dan audit. Penelusuran dilakukan pada database Scopus, ScienceDirect, dan SpringerLink dengan pedoman PRISMA . Dari 97 dokumen awal, 17 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil menunjukkan bahwa AI mendukung deteksi ancaman secara real-time, identifikasi anomali, otomatisasi prosedur audit, analisis prediktif, dan pemantauan kepatuhan. Namun, manfaat tersebut bergantung pada kualitas data, transparansi algoritma, perlindungan privasi, kesiapan infrastruktur, dan kompetensi auditor. Studi ini menyimpulkan bahwa AI berperan transformatif dalam memperkuat keamanan data dan kualitas audit, tetapi penerapannya harus disertai tata kelola AI, prinsip privacy-by-design, serta pengawasan manusia.  
AUDIT COMMITTEE CAPABILITY, INDEPENDENT COMMISSIONERS, AND FINANCIAL PERFORMANCE: DOES CORPORATE GREENWASHING IMPAIR OVERSIGHT QUALITY? Moh. Ubaidillah
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3961

Abstract

This study aims to examine the influence of independent directors and audit committee capabilities on financial performance, and to analyses the role of corporate greenwashing (ESG decoupling) as a moderating variable in this relationship. Using an explanatory quantitative approach with purposive sampling, the study sample comprises 50 listed companies in the Consumer Non-Cyclicals sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over the period 2021–2025, resulting in a total of 250 firm-year observations. Secondary data, comprising financial and governance reports, were extracted from the IDX, whilst ESG scores were obtained from the Refinitiv Eikon and Bloomberg databases, which were subsequently analysed using Moderated Regression Analysis (MRA) via SPSS software. The results of the empirical testing indicate that, in part, Independent Commissioners and Audit Committee Capability have a significant positive effect on Financial Performance (Return on Assets), confirming the effectiveness of governance oversight functions in mitigating agency costs. However, the interaction model test demonstrated that corporate greenwashing significantly weakens the positive influence of independent directors and audit committee capabilities on financial performance. The gap between sustainability disclosures and high sustainability performance gives rise to a new form of non-financial information asymmetry that limits the effectiveness of audit committee oversight and reduces the scepticism of independent board members, thereby reducing the efficiency of corporate capital allocation and company profitability. The implications of this research urge regulators to establish mandatory third-party verification policies to mitigate the risk of manipulation of non-financial reporting in Indonesia.
THE EFFECT OF CASH HOLDING, DEVIDEND PAYOUT RATIO, COMPANY SIZE AND COMPANY VALUE ON PROFIT EQUALIZATION Diah Nurdiana; Desi Sunarti; Bambang Subiyanto
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3990

Abstract

Profit equalization is one of the profit management practices carried out by companies to reduce profit fluctuations so that financial performance looks more stable in the eyes of investors. This practice can be influenced by various internal factors of the company, such as the level of cash holding, dividend payout ratio, company size, and company value. This study aims to analyze the influence of cash holding, dividend payout ratio, company size, and company value on profit equalization in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018–2022 period. The research uses a quantitative approach with secondary data in the form of the company's annual financial statements obtained through the Indonesia Stock Exchange and the official website of each company. The research sample was determined using the purposive sampling technique so that 10 companies were obtained with a total of 50 observations. Data analysis was carried out using multiple linear regression with the help of SPSS software version 26 after going through descriptive statistical testing, classical assumption test, determination coefficient, t-test, and F test. Simultaneously, the four independent variables have a significant effect on profit equalization. These findings suggest that company characteristics, particularly company size and dividend policy, are important factors influencing companies' tendency to engage in profit equalization practices.
ECO-EFFICIENCY, ENVIRONMENTAL COST, DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATURE RIVIEW Niken Ardelia Zamrizal; Selpi Julianti; Ezzy Cardila Vertiwi; Yusmaniarti Yusmaniarti
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh eco-efficiency, environmental cost, dan intellectual capital terhadap nilai perusahaan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap literatur yang relevan mengenai hubungan eco-efficiency, environmental cost, intellectual capital, dan nilai perusahaan. Sumber data penelitian berasal dari berbagai database akademik seperti Google Scholar, Scopus, Sinta, ScienceDirect, dan Portal Garuda dengan periode publikasi tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco-efficiency, environmental cost, dan intellectual capital memiliki keterkaitan dalam meningkatkan nilai perusahaan. Eco-efficiency berkontribusi melalui peningkatan efisiensi sumber daya, pengurangan biaya operasional, serta peningkatan citra keberlanjutan perusahaan. Environmental cost berperan dalam memperkuat transparansi, reputasi, dan kepercayaan stakeholder meskipun pengaruhnya masih menunjukkan hasil yang beragam karena adanya perbedaan persepsi investor terhadap manfaat jangka panjang. Intellectual capital secara konsisten memberikan pengaruh positif melalui peningkatan inovasi, efisiensi operasional, dan keunggulan kompetitif perusahaan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa eco-efficiency, environmental cost, dan intellectual capital merupakan faktor strategis yang dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui integrasi aspek keberlanjutan, pengelolaan lingkungan, dan pemanfaatan aset tidak berwujud secara optimal.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP KECEPATAN, AKURASI, DAN EFISIENSI INFORMASI Bayu Erlangga; Imelia Kontesa; Putri Reza Utami; Yusmaniarti Yusmaniarti
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis pengaruh Artificial Intelligence (AI) terhadap kecepatan, akurasi, dan efisiensi informasi dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sekaligus mengidentifikasi tantangan implementasi serta kesenjangan penelitian yang masih memerlukan pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 11 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI secara konsisten mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan informasi melalui otomatisasi proses akuntansi, meningkatkan akurasi laporan keuangan dengan meminimalkan human error melalui validasi dan deteksi anomali secara otomatis, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui optimalisasi penggunaan waktu, biaya, dan sumber daya organisasi. Sintesis literatur juga menunjukkan bahwa dimensi akurasi merupakan aspek yang memperoleh pengaruh paling kuat dibandingkan kecepatan dan efisiensi, sementara implementasi AI masih menghadapi tantangan berupa tingginya biaya investasi, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, keamanan data, serta isu etika dan regulasi. Simpulan penelitian ini adalah bahwa AI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas Sistem Informasi Akuntansi melalui peningkatan kecepatan, akurasi, dan efisiensi informasi secara terpadu, sehingga implementasinya perlu didukung oleh kesiapan teknologi, organisasi, sumber daya manusia, dan regulasi agar manfaatnya dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.  
HUBUNGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN : STUDI SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sintia Putri; Robby Sagara; Anisya Putri; Yusmaniarti Yusmaniarti
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Good Corporate Governance (GCG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan perusahaan berdasarkan sintesis hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA yang meliputi tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inclusion. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2026 melalui database Google Scholar, DOAJ, ResearchGate, dan Scopus, dengan 30 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penerapan GCG dan CSR berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keuangan perusahaan. GCG mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efektivitas pengawasan, serta kepercayaan investor sehingga berdampak pada peningkatan profitabilitas dan nilai perusahaan. Sementara itu, CSR berperan dalam memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan hubungan dengan pemangku kepentingan, dan mendukung keberlanjutan perusahaan, meskipun pengaruhnya terhadap kinerja keuangan pada beberapa penelitian masih menunjukkan hasil yang beragam dan cenderung lebih dirasakan dalam jangka panjang. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi penerapan GCG dan CSR secara konsisten merupakan strategi yang penting untuk meningkatkan kinerja keuangan dan keberlanjutan perusahaan, serta memberikan landasan bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan model dengan variabel dan objek penelitian yang lebih luas.
APPLICATION OF MANAGEMENT CONTROL SYSTEMS AND LEADERSHIP STYLE ON MANAGERIAL PERFORMANCE Lola Cahaya Seri Rahayu Lola; Muhammad Reja Dwi Pranoto; Dzakira Isratun NisaDzakira; Nadia Puspitasari Nadia; Yusmaniarti Yusmaniarti
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Management Control Systems (MCS) dan Leadership Style terhadap Managerial Performance dalam perspektif akuntansi manajemen melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Data penelitian berupa artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, ScienceDirect, SpringerLink, Emerald Insight, dan ResearchGate dengan rentang publikasi tahun 2021–2025. Dari 715 artikel yang teridentifikasi, proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan 32 artikel yang dianalisis menggunakan teknik content analysis dan descriptive analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Management Control Systems yang efektif dan gaya kepemimpinan, khususnya kepemimpinan transformasional, berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja manajerial melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan, efektivitas pengendalian, efisiensi operasional, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Selain itu, integrasi antara Management Control Systems dan Leadership Style memberikan pengaruh yang lebih kuat terhadap Managerial Performance dibandingkan penerapan masing-masing variabel secara terpisah, dengan hubungan tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti budaya organisasi, partisipasi anggaran, kapabilitas organisasi, dan karakteristik industri. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan kinerja manajerial sangat dipengaruhi oleh sinergi antara sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan yang disesuaikan dengan konteks organisasi, sehingga kedua aspek tersebut menjadi elemen strategis dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan berkelanjutan.