cover
Contact Name
Eko Fajar Cahyadi
Contact Email
ekofajarcahyadi@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6285384848666
Journal Mail Official
infotel@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. D. I. Panjaitan, No. 128, Purwokerto 53147, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal INFOTEL
Published by Universitas Telkom
ISSN : 20853688     EISSN : 24600997     DOI : https://doi.org/10.20895/infotel.v15i2
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles 473 Documents
Pemanfaatan Raspberry Pi Sebagai Server Web Untuk Penjadwalan Kontrol Lampu Jarak Jauh Dias Prihatmoko
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.159

Abstract

Abstrak - Saat ini energi listrik yang digunakan oleh masyarakat, industri dan perusahaan terus meningkat pemakaiannya, pertumbuhan penduduk semakin meningkat, rumah-rumah, gedung serta industri juga semakin lama semkin banyak. Bangunan tersebut terkadang perangkat listriknya seperti contohnya lampu masih menyala diluar jam kerja dan yang di rumah-rumah pun terkadang masih menyala sampai pagi. Masalah tersebut dikarenakan masyarakat lalai dalam mematikan perangkat elektronik tersebut. Hal itu kalau berlanjut terus menerus maka akan mengakibatkan pemborosan dalam mengkonsumsi energi listrik. Maka dari itu diperlukan adanya solusi agar supaya dapat menghemat konsumsi energi tersebut. Salah satu contohnya adalah pemakaian sistem kontrol perangkat listrik jarak jauh menggunakan internet. Karena menggunakan internet maka diperlukan server web yang berfungsi sebagai server untuk mengontrol perangkat tersebut. Penelitian ini mengajukan perancangan server web yang digunakan sebagai server untuk kontrol penggunaan lampu. Perancangan ini berupa perancangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP, Bahasa Pemrograman C, dan database. Hasil dari penelitian ini adalah server web yang dapat digunakan untuk kontrol dan monitor perangkat elektronis rumah dengan menggunakan Rasberry Pi.
Lokal Fuzzy Thresholding Berdasarkan Pengukuran Fuzzy Similarity Pada Interaktif Segmentasi Citra Panoramik Gigi Wawan Gunawan; Agus Zainal Arifin
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.162

Abstract

Dalam segmentasi citra, thresholding merupakan salah metode yang mudah dan sederhana untuk diimplementasikan. Pada citra panoramik gigi, penentuan global threshold masih kurang begitu optimal untuk diimplementasikan. Hal tersebut dikarenakan adanya factor penghambat seperti pencahayaan yang tidak merata dan citra yang kabur. Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan histogram tidak bisa dipartisi dengan baik, sehingga akan berpengaruh pada hasil segmentasi. Pada penelitian ini diusulkan lokal fuzzy thresholding berdasarkan pengukuran fuzzy similarity pada interaktif segmentasi citra panoramik gigi. Metode yang diusulkan terdiri dari tiga tahapan utama, tahap pertama region splitting untuk mendapatkan lokal region. Tahap kedua adalah user marking untuk mendapat inisial seed background dan objek, Tahap terakhir adalah pengukuran fuzzy similarity pada setiap lokal region untuk mendapatkan nilai lokal threshold. Hasil uji coba pada citra panoramik gigi, metode yang diusulkan berhasil melakukan segmentasi dengan rata-rata missclasification error (ME) 5.47%.
Kajian Aspek Security pada Jaringan Informasi dan Komunikasi Berbasis Visible Light Communication Syifaul Fuada
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.163

Abstract

Cahaya tampak dapat dimanfaatkan sebagai media informasi ataupun komunikasi, teknologi ini dikenal dengan istilah Visible Light Communication yang menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan komunikasi nirkabel lainnya seperti RF dan IR. Yakni cakupan bandwidth lebih lebar dan bebas lisensi, aman bagi kesehatan manusia dan tidak terganggu interferensi elektromagnetik. Sistem VLC terdiri atas tiga bagian besar, yakni bagian transmitter dengan menggunakan devais LED, kanal yang berupa ruang bebas (free space) dan receiver dengan menggunakan devais photodetector atau image camera. Penerapan VLC berlandaskan pedoman IEEE 802.15.17 yang mana baru dirancang dalam waktu 5 tahun belakangani ini (sejak tahun 2009), meliputi meliputi layer fisik (physical layer) dan layer MAC (medium access control).  Sebagaimana teknologi komunikasi pada umumnya, VLC juga menyediakan akses security yang dibahas pada bagian layer MAC. Namun pada praktiknya masih belum begitu masif dilakukan oleh para peneliti. Hal ini sangat wajar karena mengingat VLC merupakan teknologi yang sedang dalam tahap pengembangan yang menjadikan penelitian VLC umumnya berfokus pada 'bagaimana meningkatkan speed dari keterbatasan komponen-komponen pembangun (IC, photodiode, LED, transistor, dll) yang tersedia saat ini'. Tantangan teknologi VLC selain target peningkatan kecepatan bit-rate, mobility communication, mengurangi interference noise, menyediakan layanan multi-acces juga salah satunya adalah isu security. Makalah ini merupakan studi literature (review paper) yang didapatkan dari dokumen-dokumen hasil peneltian baik di jurnal dan conference terkait dengan praktik-praktik security VLC yang pernah dilakukan dengan skema indoor maupun outdoor.
Seeded Region Growing pada Ruang Warna HSI untuk Segmentasi Citra Ikan Tuna Wanvy Arifha Saputra; Agus Zainal Arifin
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.164

Abstract

Citra ikan tuna sebelum masuk tahapan klasifikasi, harus memiliki hasil segmentasi yang baik. Hasil segmentasi yang baik adalah objek dan background terpisah dengan jelas. Citra ikan tuna yang memiliki sebaran cahaya yang tidak merata dan memiliki tekstur yang kompleks akan menghasilkan kesalahan segmentasi. Salah satu metode segmentasi pada citra adalah seeded region growing dan parameter yang digunakan hanya dua yaitu seed dan threshold. Penelitian ini mengusulkan metode seeded region growing pada ruang warna HSI untuk segmentasi citra ikan tuna. Ruang warna RGB (red green blue) pada citra ikan tuna ditransformasikan kedalam ruang warna HSI (hue saturasi intesitas) yang kemudian hanya ruang hue untuk dijadikan segmentasi dengan menggunakan seeded region growing. Penentuan parameter seed dan threshold dilakukan secara manual dan hasil dari segmentasi tersebut dilakukan refinement dengan morfologi matematika. Pengujian dilakukan sebanyak 30 citra dan metode evaluasi hasil segmentasi menggunakan RAE (relative foreground area error), MAE (missclassification error) dan MHD (modified Hausdroff distance). Citra ikan tuna berhasil dilakukan segmentasi dengan dibuktikan nilai RAE, ME dan MHD secara berturut adalah 5,40%, 1,53% dan 0,41%.
Implementasi Algoritma Perturb and Observe untuk Mengoptimasi Daya Keluaran Solar Cell Menggunakan MPPT di Laboratorium Energi Baru Terbarukan Sri Utami
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.165

Abstract

Energi yang dihasilkan oleh sel surya sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi cuaca. Untuk mengoptimasinya digunakan maximum power point. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Perturb and Observe pada Maximum Power Point Tracker (MPPT) sebagai kontroller untuk pembangkitan energi surya. Sistem dibangun menggunakan Arduino Uno R3 untuk mengekstraksi daya maksimum panel surya. Microcontroller ini mengontrol DC buck converter dan digunakan untuk charging baterai 6V. Metode ini beroperasi dengan memberi perturbing tegangan atau arus terminal array dan membandingkan daya yang dihasilkan dengan output panel surya. Diperlukan perturbing yang sesuai untuk mendapatkan nilai optimasi yang tepat. Validasi dari panel surya menggunakan metode yang diusulkan pada MPPT-nya memberikan performansi yang lebih baik dibuktikan pada nilai daya dan tegangannya. Menggunakan parameter perturbation 0.1, MPPT mampu mengoptimasi daya ouput panel surya sebesar 24.49 W dengan beban 5 ? dan nilai irradiasi 523 W/m2 dibandingkan dengan metode konvensional dengan beban sama dan nilai irradiasi sebesar 527 W/m2 yang menghasilkan daya keluaran 15.37 W
Penerapan Algoritma Alphabeta Pruning Sebagai Kecerdasan Buatan pada Game Pawn Battle Ridho Rahman Hariadi; Imam Kuswardayan; Isye Arieshanti; Irooyan Alfi T.Z
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 2 (2017): May 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i2.166

Abstract

Catur merupakan game strategi. Catur dimainkan oleh dua orang. Ada dua jenis warna bidak pada permainan catur, yaitu: bidak hitam dan bidak putih. Agar dapat memenangkan sebuah permainan catur, pemain harus menguasai strategi-strategi dalam bermain catur. Ada banyak startegi dalam bermain catur yang hanya dapat dipahami dengan banyak bermain dan berlatih. Modul-modul cara bermain catur pada umumnya hanya menjelaskan kejadian yang biasa terjadi dalam permainan catur. Sehingga berlatih merupakan satu-satu nya cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain catur. Penelitian ini merupakan penelitian implementasi yang menggunakan algoritma Alpha Beta Prunnning sebagai kecerdasan buatan dalam permainan catur. Algoritma yang biasanya digunakan dalam permainan catur adalah algoritma Min-Max. Algoritma Min-Max merupakan algoritma yang digunakan untuk menemukan langkah terbaik dalam permainan catur. Sedangkan Algoritma Alpha Beta Pruning adalah algoritma yang digunakan untuk mencegah perluasan cabang/node untuk mendapatkan hasil pencarian langkah yang lebih baik dari sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan gambaran penerapan algoritma Alpha Beta Prunning yang digunakan dalam membangun sebuah kecerdasan buatan pada permainan catur.
Perhitungan Kemiripan Term Co-occurence Berdasarkan Cluster Dokumen Untuk Pengembangan Thesaurus Bahasa Arab Dika Rizky Yunianto; Agus Zainal Arifin
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.168

Abstract

Salah satu cara dalam pembentukan thesaurus adalah dengan cara menghitung nilai kemiripan term. Untuk mendapatkan nilai kemiripan tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan co-occurence yaitu melihat frekuensi kemunculan bersama term-term tersebut. Frekuensi tersebut dilihat dari seberapa banyak term tersebut muncul bersama pada dokumen-dokumen corpus. Setiap dokumen-dokumen yang terdapat pada corpus memiliki konten atau topik yang berbeda-beda. Sehingga term-term yang berada pada dokumen suatu topik akan memiliki konteks yang berbeda dengan term-term pada dokumen dengan topik lainnya. Oleh sebab itu, paper ini mengusulkan metode baru dalam perhitungan kemiripan term dengan co-occurence yang memperhatikan cluster dari dokumen pada pengembangan thesaurus Bahasa Arab. Dokumen-dokumen corpus akan di clustering untuk mengelompokkan berdasarkan kedekatan konten dari dokumen tersebut. Untuk mendapatkan nilai kemiripan term dilakukan perhitungan clusterweight dengan memanfaatkan nilai dari inverse class frequency setiap term terhadap cluster yang ada. Thesaurus dibentuk dengan melihat nilai hasil perhitungan kemiripan term tersebut. Thesaurus yang dibentuk dengan metode usulan berhasil meningkatkan relevansi antar term dibuktikan dengan hasil percobaan memiliki nilai precision tertinngi sebesar 63,3%, recall sebesar 78,6% dan f-measure sebesar 50%.
Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi Laboratorium Komputer Menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dan COBIT 5 M. Panji Ismail; Wing Wahyu Winarno
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 2 (2017): May 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i2.169

Abstract

Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi (TI) yang terdiri dari tiga sumber daya TI, yaitu software, hardware, dan brainware. Tidak adanya kesesuaian antara kemampuan hardware dengan spesifikasi hardware yang digunakan dapat menghambat pengguna (brainware) dalam melakukan praktikum dan pembelajaran di laboratorium. Selain itu, ketidaksesuaian tersebut juga mengakibatkan software berjalan lambat dan computer sering error sehingga praktikum menjadi terganggu dan berjalan tidak lancar. Untuk mengetahui kesesuaian antar sumber daya TI yang ada di laboratorium dibutuhkan proses pengukuran manajemen sumber daya TI yang ada saat ini. Skala likert menjadi salah satu metode untuk mengukur kinerja software, hardware, dan tata kelola laboratorium saat ini. Hasil pengukuran kemudian dievaluasi menggunakan framework Balance Scorecard (BSC) dengan melalui beberapa tahapan dan penyelarasan strategi TI. Setelah mengetahui hasil evaluasi dan kendala-kendala apa saka yang ada dalam melakukan pengelolaan maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara memperbaiki dan melakukan peningkatan tata kelola TI. COBIT 5 akan menjadi framework pelengkap untuk memperbaiki sekaligus memprediksi pengembangan manajemen sumber daya TI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrase antara COBIT 5 dengan Balance Scorecard (BSC) memberikan kemampuan dalam melakukan pengukuran tata kelola laboratorium serta memberikan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan secara kontinyu.
Analisis Simulasi Penerapan Algoritma OSPF Menggunakan RouteFlow pada Jaringan Software Defined Network (SDN) Ridha Muldina Negara; Rohmat Tulloh
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.172

Abstract

Pada jaringan konvensional, konfigurasi protocol routing sangat tidak fleksibel, tidak efisien dan konfigurasi dilakukan pada tiap perangkat. Hal ini tentu saja tidak dapat memenuhi tuntutan operasional saat ini yang rata-rata memiliki jaringan yang besar dan perangkat jaringan yang memiliki spesifikasi berbeda. Software Defined Network (SDN) muncul sebagai harapan untuk permasalahan kompleksitas jaringan konvensional. Paradigma baru SDN melakukan pemisahan antara control plane dan forwarding plane. RouteFlow merupakan salah satu komponen berbasis software yang dapat mengaplikasikan protocol routing konvensional pada jaringan SDN. Open Shortest Path First (OSPF) merupakan sebuah protokol routing konvensional yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi perubahan topologi jaringan dengan cepat dalam sebuah jaringan yang besar. Protokol routing OSPF diterapkan pada teknologi SDN menggunakan RouteFlow dengan tujuan untuk mempermudah dalam mengontrol jaringan dengan sistem terpusat. Convergence time dan parameter Quality of Service (Throughput, Delay, Jitter dan Packet Loss) diukur dengan skenario pemutusan link, penambahan jumlah switch dan background traffic. Hasil pengukuran convergence time menunjukan bahwa penambahan jumlah switch mempengaruhi pertambahan waktu konvergensi, sedangkan untuk parameter Quality of Service (QoS) pada peningkatan topologi switch didapatkan hasil yang masih sesuai dengan standar ITU-T G.1010 namun apabila ditambahkan background traffic yang memenuhi 50% bandwidth jaringan maka QoS memburuk.
Analisis Throughput Dan Skalabilitas Virtualized Network Function VyOS Pada Hypervisor VMWare ESXi, XEN, DAN KVM Revan Faredha Aswariza; Doan Perdana; Ridha Muldina Negara
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.173

Abstract

Virtualisasi berjalan diatas suatu hypervisor yang merupakan suatu program untuk membuat dan menjalankan virtual machine. Hypervisor mengatur sejumlah resources hardware seperti RAM, CPU, dan storage yang dimiliki hardware aslinya untuk digunakan bersama-sama dengan virtual environment. Salah satu implementasi yang dapat dimanfaatkan dengan adanya virtualisasi adalah Network Function Virtualization atau yang biasa disebut NFV. Konsep ini memanfaatkan teknik virtualisasi untuk membuat suatu Virtualized Network Function (VNF) yang memiliki fungsi sama dengan network device aslinya. Salah satu VNF yang dapat digunakan secara bebas adalah VyOS. VyOS merupakan sistem operasi jaringan berbasis open source yang memiliki fungsi seperti hardware router tradicional, firewall. VPN, proxy dan fungsi jaringan lainnya. Pada penelitian ini dilakukan pengujian performansi VyOS pada bare-metal hypervisor (XEN, VMware ESXi) dan hosted hypervisor (Kernel-based Virtual Machine atau KVM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari ketiga hypervisor tersebut dalam menjalankan VNF dengan parameter throughput, dan parameter skalabilitas. Dari hasil pengujian dan anĂ¡lisis dapat disimpulkan bahwa KVM memiliki performansi kecepatan tertinggi dengan besar throughput 19.29 GB/s. Sedangkan untuk parameter skalabilitas, VMware memiliki skalabilitas yang sangat baik yang ditunjukkan dengan kecilnya degradasi performansi pada throughput saat menjalankan banyak VNF daripada XEN dan KVM.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2025): February 2025 Vol 17 No 3 (2025): August Vol 17 No 2 (2025): May Vol 16 No 4 (2024): November 2024 Vol 16 No 3 (2024): August 2024 Vol 16 No 2 (2024): May 2024 Vol 16 No 1 (2024): February 2024 Vol 15 No 4 (2023): November 2023 Vol 15 No 3 (2023): August 2023 Vol 15 No 2 (2023): May 2023 Vol 15 No 1 (2023): February 2023 Vol 14 No 4 (2022): November 2022 Vol 14 No 3 (2022): August 2022 Vol 14 No 2 (2022): May 2022 Vol 14 No 1 (2022): February 2022 Vol 13 No 4 (2021): November 2021 Vol 13 No 3 (2021): August 2021 Vol 13 No 2 (2021): May 2021 Vol 13 No 1 (2021): February 2021 Vol 12 No 4 (2020): November 2020 Vol 12 No 3 (2020): August 2020 Vol 12 No 2 (2020): May 2020 Vol 12 No 1 (2020): February 2020 Vol 11 No 4 (2019): November 2019 Vol 11 No 3 (2019): August 2019 Vol 11 No 2 (2019): May 2019 Vol 11 No 1 (2019): February 2019 Vol 10 No 4 (2018): November 2018 Vol 10 No 3 (2018): August 2018 Vol 10 No 2 (2018): May 2018 Vol 10 No 1 (2018): February 2018 Vol 9 No 4 (2017): November 2017 Vol 9 No 3 (2017): August 2017 Vol 9 No 2 (2017): May 2017 Vol 9 No 1 (2017): February 2017 Vol 8 No 2 (2016): November 2016 Vol 8 No 1 (2016): May 2016 Vol 7 No 2 (2015): November 2015 Vol 7 No 1 (2015): May 2015 Vol 6 No 2 (2014): November 2014 Vol 6 No 1 (2014): May 2014 Vol 5 No 2 (2013): November 2013 Vol 5 No 1 (2013): May 2013 Vol 4 No 2 (2012): November 2012 Vol 4 No 1 (2012): May 2012 Vol 3 No 2 (2011): November 2011 Vol 3 No 1 (2011): May 2011 Vol 2 No 2 (2010): November 2010 Vol 2 No 1 (2010): May 2010 Vol 1 No 2 (2009): November 2009 Vol 1 No 1 (2009): May 2009 More Issue