Jurnal INFOTEL
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles
473 Documents
Perancangan Rangkaian Charger Telepon Seluler Dengan Sumber Catuan Handset Lain
Eka Wahyudi;
Arief Hendra Saptadi;
Eldia Rantedoping
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v1i2.66
Kecenderungan setiap orang yang ingin melakukan segala sesuatu dengan praktis dan mudah, menyebabkan munculnya keinginan untuk tidak mau dibatasi oleh tempat dan waktu dalam melakukan aktivitas. Demikian pula dalam hal mencatu baterai handphone, akan lebih praktis jika bisa mencatu listrik baterai handphone yang lemah (low battery) tanpa harus bergantung pada ketersediaan sumber arus PLN. Alat yang dirancang dalam penelitian ini digunakan untuk mencatu handphone tanpa melalui sumber PLN. Rangkaian utama alat ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu multivibrator astabil, voltage quadrupler dan voltage regulation. Rangkaian multivibrator astabil ini akan menghasilkan tegangan keluaran AC yang digunakan sebagai input rangkaian voltage quadrupler agar bisa bekerja. Rangkaian voltage quadrupler ini akan mengalikan 4 kali dari tegangan input yang masuk, sehingga tegangan keluaran (Vout) menjadi 4 kali tegangan masukan (Vin). Hasil akhir dari alat yang sudah dibuat belum memuaskan karena hanya bisa mencatu 1 jenis handset yaitu Nokia seri 8210 dengan efisiensi yang rendah. Untuk kedepannya alat ini bisa dikembangkan lagi dengan menaikkan nilai arus, dengan menggunakan penguatan transistor. Transistor yang digunakan harus memiliki karakteristik nilai hfe yang tinggi dan tegangan DC yang kecil.
Peningkatan Kapasitas Sel Pada Sistem Seluler GSM
Alfin Hikmaturokhman;
Hesti Susilawati;
Shinta Yunita Sari
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v1i2.67
Increasing cell capacity in GSM applied by several methods such as Fixed Channel Allocation (FCA), Channel Sharing, Channel Borrowing and Cell Splitting to solve the massive increasing of cellular users amount in the whole world. It necessary to calculate the number of the subscriber within each cell in a certain busy hour based on available channel capacity in order to serve the traffic capacity in a cell. In this work, we present calculations to compare cell capacity without increasing cell capacity method and cell capacity using increasing capacity methods. As a programming tool, we used Borland Delphi 7. In addition, this simulation software added with comprehensive explanations, Erlang B Table, and graphics to make it easier and more efficient in analyzing.
Perancangan Dan Pembuatan Model Sistem Kendali Untuk Pengendalian Dan Pengamanan Pintu Gudang Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Dengan Menggunakan Media Kartu Identifikasi Dan Handphone
Jaenal Arifin;
Eka Wahyudi;
Eko Agus Riyanto
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v1i2.68
Pada era globalisasi ini kemajuan di segala aspek kehidupan terus berkembang, seiring dengan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat tersebut menjadikan sesuatu lebih mudah dan cepat. Hal ini terlihat dengan ditemukannya peralatanperalatan yang canggih dengan menerapkan prinsip kerja yang serba flexible. Pada teknologi seluler juga telah mengalami perkembangan dimana awalnya hanya digunakan untuk voice call dan SMS (Short Messege Service), kini beberapa perkembangan teknologi seluler sudah bisa digunakan untuk melakukan panggilan video (Video Call), internet, yang lebih utama yaitu dapat mengirimkan DTMF (Dual Tone Multy Frequency). Dengan adanya perkembangan teknologi DTMF ini maka antara teknologi seluler dengan teknologi mikrokontroler AT89S51 dapat diaplikasikan sebagai rangkaian pengendali jarak jauh untuk membuat suatu sistem pengendalian pintu gudang. Serta digunakan sistem kendali kartu sebagai kendali pintu yang utama.
Aplikasi Perhitungan Perencanaan Radar Dengan Java (J2ME) Menggunakan Handphone
Eka Wahyudi;
Taufan Faozi Rachman
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v1i2.69
Radio Detection and Ranging (Radar) merupakan sistem pengideraan jauh dengan sensor aktif. Bagian penting radar terdiri dari transmitter (Tx) yang dihubungkan dengan antenna transmitting yang mengirimkan gelombang elektromagnetik ke target, receiver (Rx) yang dihubungkan dengan sebuah antenna receiving akan menerima gelombang hasil pantulan dari target radar. Bagian output dari terminal transmitter akan menghasilkan sebuah persamaan sinyal S(t). Antenna Tx akan mengkonversi sinyal tersebut dan mengarahkan sinyal radio menuju target. Sinyal yang menuju ke target akan menabrak target. Dengan karakteristik target radar sebagian sinyal tersebut dipantulkan kembali menuju antenna penerima radar. Persamaan sinyal hasil pantulan, Sr(t) akan diterima antenna penerima radar dan diteruskan ke bagian penerima. Bagian penerima radar selanjutnya menganalisa persamaan sinyal Sr(t) sehingga dapat menganalisa dimana keberadaan dan jarak dari target radar. Java adalah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk program aplikasi perhitungan perencanann radar ini. Java memiliki sifat portable atau tidak tergantung pada platform. Dengan begitu Java dikenal dengan istilah 'write once, run everywhere', yang berarti kode program hanya ditulis sekali, namun dapat dijalankan dibawah platform manapun tanpa harus melakukan perubahan kode program. Hand phone yang memenuhi platform standar MIDP 2.0 dan CLDC 1.1 yang dapat digunakan untuk menjalankan program ini.
Membangun Server Multicast Berbasis Streaming Menggunakan Centos
Irwan Susanto;
Rizky Junita Sari
JURNAL INFOTEL Vol 1 No 2 (2009): November 2009
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v1i2.70
The development of IP-based technology contribute to the development of telecomunication and information technology. One of IP-based technology application is streaming multicast, as part of broadcasting. The streaming process is made by accessing Telkom-2 broadcast through AKATEL LAN network, then server forward it to clients using multicast IP system. Multicast IP is D-class IP, which is able to send data package in realtime. In multicast system, server only send one data package to some clients with same speed transmition. The Telkom-2 broadcast is already accessed before sent as data package. Server will access Telkom-2 broadcast using parabola antenna and Hughes modem, then forward it to clients through AKATEL LAN network. Clients must conect to server via AKATEL LAN network and already instaled VLC player, in order to be able to access the Telkom-2 broadcast
Pemanfaatan Komputer Pentium II Sebagai PC Router Dengan Linux Freesco Di SMK Negeri 1 Bawang
Adnan Purwanto;
Alfin Hikmaturokhman;
Aril Apria Susanto
JURNAL INFOTEL Vol 2 No 1 (2010): May 2010
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v2i1.72
Seiring semakin berkembangnya sistem operasi dan perangkat lunak komputer sekarang ini, maka berkembang pula perangkat keras komputer yang dibutuhkan untuk kebutuhan tersebut. Komputer-komputer lama yang tidak mendukung sistem operasi yang baru pun akhirnya terabaikan dan tidak digunakan. Namun komputer-komputer tersebut dapat dipergunakan kembali sebagai router. Linux Freesco adalah salah satu aplikasi router yang dapat digunakan sebagai alternatif pembuatan router yang berbasiskan komputer 386 dengan menggunakan resource yang kecil tetapi mempunyai kemampuan yang powerfull sebagai router. Linux Freesco merupakan sebuah proyek open source yang mengijinkan penggunanya untuk dapat mendistribusikan kembali dan memodifikasinya secara bebas tanpa harus membayar lisensi. Walaupun berbasis teks namun Linux Freesco dirancang untuk memudahkan penggunanya dimana semua perintah yang ada pada Linux Freesco dibuat secara interaktif. Penelitian ini mengimplementasikan Linux Freesco sebagai router di SMK Negeri 1 Bawang dan dikomparasikan dengan Linux Depdiknux yang sudah terpasang di SMK Negeri 1 Bawang. Dari hasil komparasi ternyata kemampuan Linux Freesco sebagai router sebanding dengan Linux Depdiknux yang sudah terpasang di SMK Negeri 1 Bawang, sehingga Linux Freesco dapat dijadikan router alternatif di SMK Negeri 1 Bawang dengan memanfaatkan komputer-komputer Pentium II yang tidak terpakai di SMK Negeri 1 Bawang.
Implementasi Antena Wajanbolic Sebagai Penerima Signal Hotspot
Eka Wahyudi;
Irwan Susanto;
Andhy Triono
JURNAL INFOTEL Vol 2 No 1 (2010): May 2010
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20895/infotel.v2i1.73
Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi telah memadu menjadi satu. Teknologi informasi banyak berkaitan dengan konten sementara teknologi komunikasi banyak berkaitan dengan infrastruktur. Sistem komunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling dasar dan sebuah sistem selalu membutuhkan medium sebagai pembawa sinyal. Maka dari itu dibutuhkan alat pendukung sebagai penghubung pembawa sinyal dalam sebuah jaringan, salah satunya yaitu teknologi wireless. Salah satu bagian dalam teknologi wireless ini yaitu antena. Dari berbagai bentuk antena, antena wajanbolic merupakan antena yang praktis dan sederhana untuk diimplementasikan. Fungsi dari antena wajanbolic ini yaitu untuk mengumpulkan sinyal yang dipancarkan oleh acces point. Komponen utama dalam membuat wajanbolic adalah USB wireless adapter. Dalam implementasi wajanbolic tersebut, diperoleh jarak maksimal jangkauan acces point yang mampu diterima sekitar 150 meter dimana lintasan sinyal dalam keadaan clear of sight (CLOS)