cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)
Published by CV Firmos
ISSN : 29866324     EISSN : 29866308     DOI : 10.54082/ijpm.IDPaper
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Penguatan Pemahaman Siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Polewali Mandar Terhadap PTKIN Sulkifli Sulkifli; Yusriah Yusriah
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): IJPM - Desember 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1350

Abstract

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Polewali Mandar memaknai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) secara keliru, yaitu sebagai kampus yang lebih menekankan pelajaran agama dibanding pelajaran umum serta dipandang sebagai pilihan kedua setelah perguruan tinggi negeri lainnya. Kekeliruan pemaknaan ini berimplikasi pada rendahnya minat siswa MAN untuk menjadikan PTKIN sebagai pilihan utama melanjutkan studi. Pengabdian ini bertujuan menjangkau dan meluruskan pemaknaan tersebut melalui penyuluhan spirit PTKIN kepada siswa MAN di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan lima tahapan, yaitu to know, to understand, to plan, to act, dan to change, yang diimplementasikan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab di dua madrasah, yaitu MAN 1 Polewali, dan MAN 2 Polewali. Hasil pengabdian menunjukkan antusiasme tinggi siswa yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta banyaknya pertanyaan terkait jalur seleksi, program studi unggulan, dan beasiswa di PTKIN. Lebih jauh, Pengabdian ini berkontribusi mengubah cara pandang siswa MAN di Kabupaten Polewali Mandar bahwa PTKIN menawarkan keseimbangan pendidikan agama dan umum, sekaligus.
Pemberdayaan Ibu Balita dan Kader Kesehatan melalui Edukasi Gizi dan Pengolahan Ikan dalam Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan di Desa Wawolaa Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara Murti Wuryani; Pebrianti Pebrianti; Arni Evayanti; Siti Umu Nasibah; Dwi Wahyuningsih
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): IJPM - Desember 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1392

Abstract

Permasalahan gizi keluarga masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok balita yang membutuhkan asupan protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Potensi ikan sebagai sumber pangan bergizi lokal perlu dioptimalkan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu balita serta kader kesehatan dalam pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan keluarga melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Wawolaa, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pre-test, edukasi gizi, diskusi interaktif, demonstrasi dan praktik pengolahan nugget ikan, serta post-test dan evaluasi keterampilan menggunakan lembar observasi yang mencakup pemilihan bahan, persiapan, proses pengolahan, kebersihan, dan penyajian makanan. Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas 15 ibu balita dan 5 kader kesehatan desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 62,5 menjadi 82,5 (32%) dan skor sikap dari 3,15 menjadi 4,35 pada skala Likert 1–5. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek keterampilan pengolahan pangan berbasis ikan berada pada kategori baik. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan ibu balita dan kader kesehatan dalam mengolah pangan berbasis ikan sebagai sumber protein hewani keluarga secara berkelanjutan.
Penguatan Unit Badan Usaha Milik Desa melalui Diversifikasi Olahan Pepaya dan Peningkatan Kapasitas Pemasaran di Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Nidya Shara Mahardika; Suwita Tri Prihani; Nita Kuswardhani; Andi Eko Wiyono; Mohammad Fais Rudi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): IJPM - Desember 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1419

Abstract

Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang memiliki potensi komoditas pepaya yang cukup besar, tetapi pemanfaatannya masih didominasi dalam bentuk segar sehingga nilai tambah dan peluang pengembangan usaha belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dan BUMDes melalui diversifikasi pepaya menjadi abon pepaya dan gummy pepaya serta pendampingan aspek pengolahan, sanitasi, pengemasan, dan pengelolaan usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan dan praktik pengolahan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan kuesioner terhadap 20 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata 98,75% respons positif peserta pada tahap sosialisasi terhadap potensi diversifikasi, daya tarik produk, pentingnya kemasan, dan minat penerapan pengemasan serta pemasaran. Evaluasi setelah pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta telah menunjukkan pemahaman terhadap proses pengolahan, yang terdiri atas 60% kategori paham dan 30% sedikit paham, sedangkan 10% peserta belum memahami. Pendampingan aspek ekonomi menghasilkan HPP abon pepaya sebesar Rp19.151 per kemasan dengan harga jual Rp25.000 serta HPP gummy pepaya sebesar Rp14.992 per kemasan dengan harga jual Rp23.000. Sebanyak 95% peserta berminat menerapkan teknik pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini memberikan dasar awal bagi pengembangan produk olahan pepaya bernilai tambah dan rintisan usaha berbasis potensi lokal melalui BUMDes Desa Lempeni.