cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)
Published by CV Firmos
ISSN : 29866324     EISSN : 29866308     DOI : 10.54082/ijpm.IDPaper
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
Pelaksanaan Program Peningkatan Regulasi Emosi pada Lansia di Panti Werdha X Tangerang Selatan Gusti Ayupradha Ratuhati; Majesty Love Michellanda Lapian; Roswiyani Roswiyani
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1283

Abstract

Lansia di Panti Werdha X Tangerang Selatan kerap menghadapi konflik dalam interaksi sosial akibat perbedaan karakter dan perspektif, yang memunculkan respons maladaptif seperti ekspresi kemarahan secara impulsif, memendam emosi, interaksi sosial yang selektif, hingga penarikan diri dari lingkungan sosial. Kondisi ini mengindikasikan adanya kesulitan dalam meregulasi emosi secara adaptif, yang apabila tidak ditangani dapat berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis lansia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada lansia di Panti Werdha X Tangerang Selatan melalui program intervensi berbasis regulasi emosi. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan tujuh partisipan. Program intervensi terdiri atas lima sesi, yaitu psikoedukasi, aktivitas seni mewarnai, expressive writing, permainan kelompok tebak gambar, dan aktivitas kreatif yang dilanjutkan dengan teknik nafas dalam. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang diadaptasi oleh Radde et al. (2021). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam menilai situasi emosional dan mengekspresikan emosi dengan lebih adaptif ketika menghadapi konflik sosial, yang turut berdampak pada berkurangnya intensitas konflik dalam interaksi sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa program intervensi berbasis regulasi emosi efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada lansia di Panti Werdha X Tangerang Selatan.
Pembinaan Karakter dan Akhlak Berbasis Mentoring bagi Anak Juara Rumah Zakat Indonesia Fadlul Rahman; Martin Kustati; Gusmirawati
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1285

Abstract

Tujuan pembinaan ini untuk membentuk karakter religius (akhlak) bagi penerima beasiswa Anak Juara di Rumah Zakat Cabang Kota Padang melalui sistem pembinaan berbasis mentor. Beasiswa Anak Juara merupakan salah satu program pembinaan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang dikelola oleh Rumah Zakat untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Namun, tantangan lingkungan sosial di Kota Padang seringkali memengaruhi kondisi psikososial dan degradasi akhlak anak usia sekolah. Pembinaan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dengan pendekatan personal dan kelompok. Tahapan meliputi assessment awal, pelaksanaan sesi mentoring mingguan yang mencakup materi motivasi diri, manajemen emosi, serta kajian akhlak aplikatif, dan evaluasi berkala. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemandirian emosional dan perilaku sosial anak. Para peserta menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam ibadah harian sebesar 85% dan kemampuan komunikasi interpersonal yang lebih positif setelah didampingi oleh mentor. Sistem mentor terbukti efektif sebagai role model yang memberikan rasa aman secara psikologis sekaligus menjadi pengarah dalam pembentukan etika keseharian. Kesimpulan pembinaan mentor efektif dalam memperbaiki kualitas akhlak dan mentalitas Anak Juara, sehingga diharapkan program ini dapat direplikasi secara berkelanjutan dengan kurikulum yang ilebih adaptif terhadap tantangan zaman di Kota Padang.
Pemberdayaan Remaja melalui Psikoedukasi Empati sebagai Upaya Pencegahan Agresi Siber Ratra Adya Airawan; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Siti Suminarti Fasikhah
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1293

Abstract

Agresi siber merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi remaja di era digital, ditandai dengan perilaku menyakiti, mengancam, atau mempermalukan orang lain melalui media elektronik. Salah satu faktor protektif yang berperan dalam pencegahan agresi siber adalah empati, yaitu kemampuan memahami dan merasakan kondisi emosional orang lain. Rendahnya pemahaman remaja mengenai empati menjadikan mereka rentan terlibat dalam perilaku agresi siber, baik sebagai pelaku, korban, maupun pengamat pasif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai empati sebagai upaya pencegahan agresi siber. Kegiatan dilaksanakan terhadap 30 remaja SMP yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Program psikoedukasi dilaksanakan melalui metode pemberdayaan kelompok yang mencakup pemberian materi, diskusi interaktif, dan refleksi diri. Efektivitas program diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test pemahaman empati yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Z = -2,006 dengan p = 0,045 (p < 0,05) dan effect size (matched rank biserial correlation) sebesar -0,442 yang termasuk kategori efek sedang. Rerata skor pemahaman peserta meningkat dari 24,13 (pre-test) menjadi 25,53 (post-test). Dengan demikian, program psikoedukasi empati terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan remaja dalam meningkatkan pemahaman mengenai empati untuk pencegahan agresi siber sejak usia remaja.
Pelatihan Penggunaan Google Slides untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa di SMPN 1 Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur Zaehol Fatah; Rafikaturruhmi Rafikaturruhmi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1301

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SMPN 1 Arjasa Sumenep melalui pelatihan pemanfaatan Google Slides. Program pendampingan ini dilakukan dengan metode mentoring berbasis aksi yang terstruktur, mencakup tahap identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi teori dasar, praktik mandiri langsung, hingga evaluasi kegiatan.. Hasil evaluasi instrumen menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat signifikan, di mana indikator peningkatan pengetahuan praktis mencapai persentase tertinggi sebesar 90%, diikuti oleh aspek kemudahan pemahaman materi sebesar 87%, efisiensi penggunaan waktu sebesar 85%, kejelasan struktur penyampaian sebesar 77%, dan kualitas fasilitas pendukung sebesar 70%. Semua parameter menerima umpan balik 100% positif tanpa tanggapan negatif. Pelaksanaan program ini menghasilkan dampak yang jelas dan signifikan bagi siswa dan sekolah, tercermin dari peningkatan kemampuan kerja sama tim, bertambahnya rasa percaya diri siswa saat berpresentasi di depan publik, serta meningkatnya pemahaman mendalam mengenai penggunaan layanan media pembelajaran berbasis cloud.
Upaya Peningkatan Layanan Edukasi dan Dakwah Interaktif bagi Jamaah Masjid Daarut Tauhiid, Kota Bandung, Jawa Barat melalui Redesain Interior dan Simulasi Realitas Virtual Athifa Sri Ismiranti; Raisya Rahmaniar Hidayat; Akhmadi Akhmadi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1302

Abstract

Masjid Daarut Tauhiid (DT) Kota Bandung, Jawa Barat, memiliki ribuan jamaah yang rutin hadir untuk berbagai kegiatan keislaman, namun terdapat kendala infrastruktur pada area multimedia yang belum memenuhi kebutuhan aktivitas dan fasilitas bagi jamaah. Selain itu, masjid tersebut belum memiliki area khusus edukatif bagi anak-anak, padahal jamaah seringkali membawa anak-anak ke area masjid saat kajian berlangsung. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meredesain interior area multimedia dan mengaktivasi area di bawah tangga menjadi pojok membaca anak. Kegiatan perancangan menggunakan metode kualitatif melalui observasi partisipatif, pengukuran dimensi ruang, analisis kebutuhan pengguna dengan wawancara dan FGD (Focus Group Discussion), serta umpan balik desain dari pihak mitra. Pihak mitra mendapatkan solusi perancangan yang siap diimplementasikan berupa ruang multimedia yang interaktif dengan area duduk lesehan berundak dan panggung narasumber untuk memperbaiki hierarki visual, dan optimalisasi akustik, serta area bawah tangga yang menjadi pojok membaca yang ergonomis dan nyaman bagi anak untuk meningkatkan literasi membaca sejak usia dini. Pihak mitra juga mendapatkan edukasi realitas virtual untuk merasakan desain secara imersif, serta berpotensi dijadikan media dakwah yang imersif dan interaktif. Seluruh mitra memberikan tanggapan positif dengan dominasi kategori sangat setuju sebesar 84%, sehingga dampak kegiatan dinilai berhasil dan sesuai kebutuhan masyarakat mitra.
Enhancing Santri Digital Literacy through English News Blogging Training: A Community Empowerment Program at Pondok Pesantren Al-Mansyuriyah, Tangerang Gufron Gufron; Dwi Sloria Suharti; Tatu Zakiyatun Nufus; Ade Mahmud
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1304

Abstract

This community service article reports an English news blogging training program designed to strengthen santri’s digital literacy and English news-writing skills at Pondok Pesantren Al-Mansyuriyah, Tangerang. The program aimed to improve participants’ understanding of responsible digital media use, basic journalistic writing, and blog-based publication. A descriptive qualitative community service approach was applied with 50 senior high school-level santri as participants. The training was conducted in three sessions, consisting of preparation, interactive lectures, discussions, guided English news-writing practice, blog introduction, publication assistance, and reflection. Data were collected through facilitator observation, participant responses, writing practice, and institutional feedback. The results show that participants produced several English news drafts and published several blog-based articles related to pesantren activities. Participants demonstrated improved understanding of news structure, 5W1H elements, digital ethics, and responsible content sharing. The program also encouraged santri interest in writing and provided an additional digital publication medium for pesantren activities. However, the limited duration restricted deeper mentoring in writing revision and blog management. Future programs should provide longer mentoring, structured assessment, and an English blogging club to sustain students’ writing practice and digital publication skills.
Pelatihan Pembuatan Makalah dengan Memanfaatkan Fitur-Fitur Terbaru dalam Microsoft Word untuk Siswa SMPN 1 Banyuputih Zaehol Fatah; Dita Anggraini
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1307

Abstract

Pelatihan Pembuatan Makalah Dengan Memanfaatkan Fitur-Fitur Terbaru Dalam Microsoft Word Untuk Siswa SMPN 1 Banyuputih bertujuan untuk membimbing siswa agar dapat mengelola dokumen secara sistematis. Kemajuan teknologi informasi saat ini menjadikan kemampuan mengolah dokumen digital sebagai keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pelajar. Namun, berdasarkan pengamatan yang kami lakukan di SMPN 1 Banyuputih, sebagian besar siswa masih mengerjakan tugas makalah secara manual, seperti menekan spasi berulang kali dan mengetik daftar isi satu per satu, sehingga menghasilkan dokumen yang tidak efektif dan tidak sesuai standar karya ilmiah. Pelatihan ini bertujuan membimbing siswa beralih ke metode digital melalui pemanfaatan fitur otomasi pada Microsoft Word. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah pembelajaran interaktif berupa demonstrasi langsung setiap materi, yang diikuti oleh praktik mandiri menggunakan laptop masing-masing siswa serta pendampingan personal untuk mengatasi kendala teknis. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan yang terukur, di mana skor kemampuan peserta dalam mengoperasikan fitur pengolah kata meningkat dari rata-rata [X] menjadi [Y], dengan [Z]% siswa berhasil menyusun makalah berformat standar secara mandiri. Dampak yang diperoleh selama pelatihan berlangsung adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam menggunakan fitur otomatisasi dokumen serta berkurangnya ketergantungan mereka terhadap pemformatan manual.
Pemberdayaan Sekolah Dasar Pedesaan melalui Optimalisasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial M Saunan Al Faruq; Zaqia Rahma Dewi; Sabar Sabar
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1311

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan literasi digital dasar siswa melalui implementasi kurikulum koding dan kecerdasan artifisial (KKA) di UPT SD  Negeri  261  Gresik.  Identifikasi awal menunjukkan  bahwa  sekolah  mitra  belum  memiliki kurikulum terstruktur terkait koding dan kecerdasan artifisial, serta guru belum memiliki kompetensi pedagogik dalam  mengajar  konten  teknologi  tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah reseaerch and development (R&D), dimana metode ini memberikan pemahaman secara mendalam terkait masalah yang akan ditindaklanuti melalui peneltian atau identifikasi dan analisi untuk selanjutnya diberikan solusi melalui proses pegembangan. Kegiatan ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendalami permasalahan dan potensi yang dimiliki oleh guru dan warga sekolah secara umum. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan literasi digital oleh guru-guru dan siswa yang ditunjukkan dengan kecakapannya dengan penggunaan komputer. Guru juga terlibat aktif dalam penyusunan kurikulum koding dan kecerdasan artifisial untuk tingkat dasar melalui pelatihan dan workshop guru. Luaran program pengabdian ini diantaranya adalah (1) dokumen kurikulum koding dan kecerdasar artifisial, (2) modul  ajar,  (3) peningkatan  kompetensi  guru, (4) peningkatan  kemampuan  computational  thinking siswa. Secara umum, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dinilai dengan predikat berhasil. Hal tersebut dapat dilihat pada peningkatan kemampuan guru dalam membuat game sederhana seperti puzzle dan animasi interaktif melalui pemanfaatan PID (Papan Interaktif Digital), serta beberapa aplikasi yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis computational thinking.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Model Pancadaya dalam Pengembangan Ekowisata Tangguh Bencana Berkelanjutan di Kalurahan Bimomartani Joko Sutopo; Sunardi Sunardi; Mustaqim Pabbajah; Juhansar Juhansar; Fiya Ainur Rohmatika; Dimas Primo Hadrian
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1314

Abstract

Kalurahan Bimomartani memiliki potensi alam, budaya, dan lanskap yang mendukung pengembangan ekowisata, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan tata kelola destinasi, koordinasi kelembagaan, legalitas kawasan, dan kapasitas mitigasi bencana. Program ini bertujuan menerapkan Model Pancadaya sebagai pendekatan berkelanjutan yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dan ketangguhan bencana. Metode partisipatif melibatkan Pokdarwis Bimo Pandowo dan KSB Bimosakti sebagai mitra utama. Pada lima dimensi (Daya Tarik, Dukung, Akses, Kreatif, dan Layanan), implementasi diwujudkan melalui pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan, penerapan teknologi (EWS, cadangan listrik, AR, dan IoT), serta pengembangan produk wisata. Berdasarkan pengukuran dari kondisi awal hingga akhir program, hasil menunjukkan peningkatan kunjungan Embung Bimomartani sebesar 500%, Tuk Bulus 300%, pertumbuhan UMKM 250%, pemahaman mitigasi bencana 25%, serta pemetaan jalur evakuasi 80%. Di sisi lain, terjadi perubahan kelembagaan yang signifikan, meliputi tersusunnya sistem pengelolaan wisata terpadu, penguatan fungsi Pokdarwis dalam pengelolaan destinasi, dan peningkatan kapasitas KSB dalam kesiapsiagaan kebencanaan. Dengan demikian, Model Pancadaya terbukti efektif memperkuat ekowisata berkelanjutan sekaligus mewujudkan desa yang tangguh terhadap bencana.
Diseminasi dan Pelatihan Mesin Penepung Singkong dan Pembuat Mie Mocaf Kepada Gapoktan Kepuhsari Manyaran Wonogiri Anak Agung Putu Susastriawan; Suparni Setyowati Rahayu; Muchlis Muchlis
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1320

Abstract

Desa Kepuhsari adalah satu desa yang menjadi wilayah Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Desa Kepuhsari memiliki potensi hasil pertanian singkong yang sangat besar yang diterutama dihasilkan oleh Gapoktan Kepuhsari. Namun, kondisi eksisting saat ini di Gapoktan Kepuhsari adalah hasil panen singkong yang dihasilkan oleh Gapoktan Kepuhsari belum dapat diolah seperti yang dihasilkan di daerah lain sehingga hanya digunakan sebagai pakan ternak dengan nilai ekonomi yang rendah. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pengetahuan cara pembuatan produk olahan singkong dan juga belum adanya akses ke teknologi mesin pengolah singkong. Kegiatan pengabdian BEM Berdampak Universitas AKPRIND Indonesia bertujuan untuk diseminasi dan pelatihan mesin penepung singkong dan pembuat mie mocaf kepada Gapoktan Kepuhsari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatan level pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat Kepuhsari dalam mengolah singkong menjadi tepung singkong yang memiliki harga jual yang lebih tinggi sehingga level pemberdayaan dapat meningkat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan menggunakan mesin penenpung dan pembuat mie mocaf dari anggota Gapoktan Kepuhsari sebesar 80% setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa. Melalui kegiatan mahasiswa BEM berdampak ini, mahasiswa dapat melakukan kegiatan diluar kampus sekaligus dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat khususnya Gapoktan Kepuhsari.