cover
Contact Name
Teresia Noiman Derung
Contact Email
teresiaderung@gmail.com
Phone
+6282143778367
Journal Mail Official
sapa@stp-ipi.ac.id
Editorial Address
Jln. Seruni No 6 MALANG 65141, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral
ISSN : 25035150     EISSN : 26543214     DOI : https://doi.org/10.53544/sapa
Core Subject : Religion, Education,
SAPA merupakan jurnal yang dikelola oleh STP-IPI Malang. Nama SAPA, bukan sebuah nama kebetulan dan juga bukan singkatan. Melainkan memiliki makna yang amat mendalam. Sapa tidak hanya sekedar menyapa para pembaca melainkan mengajak para pembaca untuk semakin mendalami karya pastoral dan katekese, sehingga juga menjadi terlibat dalam kegiatan pastoral dan katekese di manapun berada
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 181 Documents
Nilai-nilai Kristiani dalam Nilai-nilai Luhur Duá Nggaé De Paulina Zita Dolo Poto; Tomas Lastari Hatmoko; Paskalis Edwin I Nyoman Paska
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v11i1.1180

Abstract

Nilai-nilai luhur Du’a Ngga’e adalah nilai moral pembentuk cara pandang hidup dan relasi manusia dengan pencipta. Namun, kurang dipahami generasi muda Ende-Lio. Penelitian ini mengkaji nilai moral dalam budaya Lio melalui simbol, cerita dan pemahaman tentang Du’a Ngga’e sebagai dasar etika masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara mendalam berdasarkan etnografi serta analisis interpretative terhadap ritus dan cerita rakyat. Data dianalisis dengan model tematik guna mengindentifikasi nilai-nilai luhur yang muncul sebagai nilai moral. Hasil penelitian menunjukkan budaya Lio mengandung nilai moral seperti penghormatan kepada pencipta, keharmonisan sosial, tanggung jawab, penghargaan martabat perempuan, dan sikap syukur serta kepasrahan. Hal ini terkandung dalam ritus, cerita, serta peran mosalaki sebagai penjaga moral adat. Penelitian ini dapat berkontribusi dalam upaya penguatan literature budaya dan membuka ruang bagi pengembangan katekese kontekstual serta pelestarian nilai moral dalam masyarakat, juga membantu mempertahankan identitas budaya sekaligus memperkaya dialog antar budaya dan iman Kristiani.