cover
Contact Name
Petrus A. Andung
Contact Email
petrusanaandung@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jikom@undana.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Undana Jl. Adisucipto, Penfui, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi
ISSN : 22524592     EISSN : 27455769     DOI : https://doi.org/10.35508/jikom.v12i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Communio focuses on publishing research on contemporary topics in the field of Communication Science from various perspectives, including: 1. Mass Communication including Media and Journalism Studies 2. Public Relations and Marketing or Business Communication 3. Intercultural or Cross-Cultural Communication 4. Tourism Communication
Articles 158 Documents
Pengalaman Komunikasi Santri Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Sadiyyah, Zulfanida Nurul
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9274

Abstract

Interaksi antar santri waria atau santri waria dengan lingkungannya akan memberikan pengalaman dan menciptakan bangunan makna pada setiap individu. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan memahami pengalaman komunikasi santri waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali pengalaman individu santri waria untuk mengetahui motif waria menjadi santri, dan makna dirinya sebagai seorang santri waria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan motif yang melatarbelakangi waria menjadi santri dikarenakan motif masa lalu yang memperoleh stigma, tertekan, mendapatkan nasihat. Disisi lain sejumlah waria memutuskan menjadi santri bertujuan untuk memperoleh ketenangan, produktivitas memperluas jaringan dan beribadah. Santri waria juga memaknai dirinya sebagai pembelajar keagamaan, orang yang membutuhkan bimbingan, dan orang yang beriman. Peneliti menyimpulkan bahwa motif tindakan dan pemaknaan diri berkesinambungan pada pengalaman komunikasi santri waria.
Analisis Narasi Komunikasi Ferdy Sambo Dan Richard Eliezer Pada Kasus Penembakan Brigadir Yoshua Zikrulloh, Zikrulloh
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi peristiwa penembakan terhadap Brigadir Yoshua yang terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, yang diceritakan oleh Ferdy Sambo dan juga Richard Eliezer. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Narrative Paradigm yang digagas oleh Walter Fisher. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan analisis isi. Objek studi pada penelitian ini adalah teks berupa narasi video yang ditayangkan oleh channel Youtube Kompas TV dengan judul Breaking News – Ferdy Sambo Jadi Saksi untuk Terdakwa Eliezer, Ricky, dan Kuat Ma’ruf, serta Video Breaking News – Eliezer, Ricky dan Kuat Jadi Saksi Sidang Ferdy Sambo & Putri Candrawathi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa narasi Richard Eliezer dianggap memiliki konsistensi, dilakukan secara mendetail, memiliki karakter yang kuat, serta narasi yang disampaikan terstruktur dengan baik dan memenuhi unsur cohesivity dan fidelity yang membentuk narasi rasionalitas. Sedangkan narasi Ferdy Sambo tidak memiliki alur sebab-akibat yang jelas karena bertentangan dengan apa yang diungkapkan oleh saksi lainnya, peristiwa yang pernah ditangani sebelumnya dan belum terungkap juga menjadi penyebab narasi yang disampaikan Ferdy Sambo tidak dapat diterima khalayak sehingga sehingga tidak memenuhi unsur cohesivity dan fidelity.
Komunikasi Intrapersonal (Self-Talk) Dalam Meningkatkan Kesadaran Dampak Buruk Self-Harm Pada Remaja Brokenhome Aprilia, Alfaynie Axelfa Trie; Wibawa, Agung; Suharti, Bangun
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9284

Abstract

Brokenhome merupakan suatu kondisi yang mencerminkan miskoordinasi dalam perkawinan, terjadi ketika suami dan istri tidak lagi mampu menemukan solusi yang memuaskan bagi keduanya, dan sering kali berakhir dalam perceraian. Kondisi brokenhome memiliki dampak yang signifikan pada psikologis anak, terutama remaja, yang menjadi korban dari ketidakharmonisan dalam keluarga mereka. Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua cenderung menunjukkan perilaku impulsif dan menghadapi berbagai masalah terkait kesehatan mental mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan menyelidiki penggunaan komunikasi intrapersonal atau Self-Talk dalam meningkatkan kesadaran akan dampak buruk yang mungkin dihadapi oleh remaja yang berasal dari keluarga brokenhome. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa remaja brokenhome seringkali menggunakan Self-Talk sebagai alat untuk mengatasi masa-masa sulit yang mereka hadapi. Self-Talk membantu mereka untuk merasa lebih tenang dan terhindar dari perilaku negatif. Selain itu, Self-Talk juga berperan dalam menyadarkan mereka akan bahaya yang terkait dengan self-harm, yang sebelumnya mungkin dianggap sebagai pelampiasan emosi yang dapat merugikan mereka. Hasil wawancara yang mendalam dengan tiga informan menunjukkan bahwa Self-Talk memotivasi remaja brokenhome untuk menjaga pikiran positif dan menghindari tindakan yang merugikan diri mereka sendiri. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan peran Self-Talk sebagai alat motivasi dan pemahaman dampak buruk self-harm pada remaja brokenhome, tetapi juga menyoroti perannya dalam menjaga kesehatan mental mereka. Self-Talk membantu remaja untuk mengendalikan emosi mereka, mengarahkan pikiran positif, dan menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri mereka.
Personal Branding Agus Harimurti Yudhoyono Melalui Media Sosial Youtube @AgusYudhoyono Jaelani, Deden
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9295

Abstract

Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan presiden dan parlemen pada tahun 2024 baik di tingkat nasional maupun daerah. Agus Harimurti Yudhoyono menjadi salah satu calon presiden pada pemilu 2024-2029. Pada tahun-tahun politik di mana hal ini, seperti yang dilakukan oleh Agus Harimurti Yodhoyono, akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap dukungan masyarakat Indonesia, personal branding merupakan komponen penting dalam keberhasilan rencana. Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial sebagai alat untuk mengembangkan personal branding saat ini tidak mungkin bisa ditolak. Agus Harimurti Yudhoyono memanfaatkan YouTube, salah satu platform media sosial, untuk mengembangkan personal branding guna menarik minat generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh mengenai strategi personal branding Agus Harimurti Yudhoyono di YouTube. Dengan menggunakan landasan seperti personal branding, agenda setting, framing dan dramaturgi. Penulis menggunakan teknik penelitian kualitatif. Analisis framing digantikan peneliti dengan berfokus pada isu-isu terkait personal branding Agus Harimurti Yudhoyono. Berdasarkan temuan penelitian ini, personal branding, framing, dan dramaturgi menghasilkan personal branding yang dikembangkan manajemen Agus Harimurti Yudhoyono melalui media sosial YouTube yang telah membentuk personal branding yang realistis. Alhasil, personal branding Agus Harimurti Yudhoyono menjadi realistis.
Mobilisasi Gerakan Opini Digital #TolakRUUKesehatan di Media Sosial Ulya, Himmatul; Indainanto, Yofiendi Indah
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9296

Abstract

Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan menjadi salah satu topik yang ramai diperdebatkan melalui media sosial di tahun 2023. Penelitian ini ingin mengkaji mobilisasi dukungan opini digital melalui tagar #TolakRUUKesehatan di media sosial Twitter. Teori yang digunakan adalah Digital Movement of Opinion (DMO), sebuah aktivisme digital yang ditandai oleh adanya reaksi yang spontan dan tidak terorganisasi dari pengguna media sosial. Penelitian yang dilakukan merupakan kualitatif deskriptif dengan metode social media network analysis (SMNA). Data dikumpulkan dari proses netlytic.org dengan tagar #TolakRUUKesehatan Hasil penelitian menunjukkan tagar dimobilisasi oleh aktor yang menjadi opinion leader dengan tiga narasi yang dominan; 1. Penghapusan mandatory spending kesehatan; 2. Proses penyusunan RUU yang tidak melibatkan profesi dan publik; 3. Perlindungan anak dan remaja usia merokok. Tagar tersebut membuat gerakan mobilitas massa yang dapat mempengaruhi opini publik melalui gerakan opini digital di media sosial yang diikat oleh perhatian akan isu yang sama dan memunculkan wacana dominan dalam isu kebijakan kesehatan di ranah digital.
Analisis Tema Fantasi Komunitas Timore Art Graffiti Bunga, Vania Daniela; Andung, Petrus A.; Nafie, Juan A.
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9300

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis tema-tema fantasi dalam komunitas Timore Art Graffiti di akun Instagram @timoreartgraffiti dan identifikasi rantai fantasi, tipe fantasi, visi retoris, dan komunikasi simbolik di dalamnya. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode Analisis Tema Fantasi oleh Ernest Bormann dan Teori Konvergensi Simbolik. Hasil penelitian menunjukkan tema-tema fantasi dalam akun Instagram @timoreartgraffiti dipengaruhi oleh budaya hip-hop, dengan penggunaan permainan kata dan lelucon dialek Kupang sebagai ciri khasnya. Beberapa tema fantasi yang muncul termasuk "Homies," "Ma Sosa," "Ya Sosa," "TAG4LIFE," dan "God Bless me n’ ma homies." Anggota komunitas TAG menciptakan kata "homies" sebagai ekspresi pengaruh budaya hip-hop. Kata-kata "ya," "ma," dan "sosa" digunakan untuk mengungkapkan makna "your," "my," dan "sodara sayang." Hashtag #TAG4LIFE digunakan untuk menyebarkan pesan TAG adalah tempat pertumbuhan, kesenangan, dan berbagi cerita. Rantai fantasi sering kali mengandung simbol emoticon api yang menggambarkan semangat. Tipe-tipe fantasi adalah tema fantasi yang berkembang seperti "Homies," "Ma Sosa," "Ya Sosa," "TAG4LIFE," dan "God Bless me n’ ma homies", Visi retoris belum ditemukan dalam akun @timoreartgraffiti. Komunikasi simbolik dalam akun melibatkan komunikasi verbal seperti kata-kata dan simbol emoticon api. Komunikasi non-verbal ditunjukkan melalui handsign Timore Art Graffiti dan logo komunitas.
Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Penari Kabnani, George Paulus; Andung, Petrus Ana; Jelahut, Felisianus Efrem
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9302

Abstract

Sanggar Tari Exotic Flobamora sebagai salah satu komunitas seni tari di Nusa Tenggara timur, sehingga perlu memperhatikan Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Penari agar hubungan antar individu semakin dalam dan mempererat relasi dalam sebuah kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi atarpribadi Pelatih dan Penari di Sanggar Tari Exotic Flobamora serta faktor-faktor pemicu penari berlatih dan berhenti berlatih menari. Penelitian ini dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dianalisis menggunakan teori Fundamental Interpersonal Relation Orientation (FIRO) yang dikemukakan oleh William Schutz . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi antarpribadi di Sanggar Tari Exotic Flobamora terjadi antara Pelatih dan Penari saat rutinitas berlatih menari berlangsung mulai dari pemanasan hingga briefing diakhir latihan serta pementasan tari dan acara perayaan. Dalam penelitian ini telah ditemukan bahwa model komunikasi yang diterapkan Pelatih dan Penari ialah model interaktif. Adapun faktor pemicu mengapa ada penari yang masih berlatih menari dan ada yang berhenti berlatih menari disebabkan oleh manajemen konflik dalam bentuk positif dan negatif serta rasa nyaman dan tidak nyaman yang akan berdampak bagi performa serta keputusan berlatih atau berhenti berlatih menari di Sanggar Tari Exotic Flobamora.
Konstruksi Makna Pedoman Pemberitaan Media Siber oleh Wartawan Media Online Tersertifikasi Wutun, Monika; Nafie, Juan Ardiles; Seran, Herman Elfridus
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9320

Abstract

Dewasa ini wartawan Indonesia diamanatkan oleh regulasi agar memiliki sertifikat kompetensi. Karena itu, anggota komunitas Jurnalis Online Indonesia (JOIN) NTT mengikuti uji kompetensi wartawan sesuai level dan dinyatakan lulus serta mendapatkan sertifikat. Sebagai wartawan profesional, komunitas ini menyadari pemahaman yang benar akan sejalan dengan penerapan Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS). Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan konstruksi makna PPMS oleh wartawan JOIN NTT tersertifikasi dalam meningkatkan pemahaman dan menerapkannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan tiga kategori informan kunci, tambahan dan ahli sebagai triangulator. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Temuan penelitian diantaranya wartawan JOIN NTT tersertifikasi mengenal istilah PPMS meski berada pada level kompetensi berbeda. Pemahaman tidak tergantung pada lamanya masa kerja maupun level kompetensi, sebab point penting dalam PPMS belum dikuasai dengan baik. Para informan hanya mengingat serta menyebutkan hal penting yang selalu dikaitkan dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Karena itu, disarankan agar wartawan dapat secara mandiri mempelajari PPMS dan berupaya menerapkannya dengan tanggung jawab. Media tempat wartawan bekerja, Dewan Pers atau lembaga lainnya agar mengadakan pelatihan jurnalistik untuk memperkuat kapasitas wartawan media online yang dituntut bekerja cepat, tepat dan akurat sehingga masyarakat terlindungi dari hoax.
Strategi Optimasi Media Sosial dalam Meningkatkan Engagement Podcast "Action Nihil" Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) Fitri, Adinda Zahrotul; Yutanti, Widiya
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i1.9333

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi konten podcast yang dilakukan salah satu lembaga milik Negara Indonesia dalam meraih peningkatan engagement pada platform media sosial Youtube. Subyek penelitian ini berada pada Lembaga Sensor Film Republik Indonesia di daerah Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, jenis deskriptif. Adapun objek penelitian yang digunakan adalah data peningkatan engagement konten podcast “Action Nihil”, channel youtube Lembaga Sensor Film RI yang diperoleh melalui data analisis periode 17 Maret hingga 14 Juni 2023. Metode pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa adanya konten podcast pada media sosial Youtube Lembaga Sensor Film RI ini telah dilakukan dengan penyusunan strategi, guna mencapai peningkatan engagement. Adapun strategi yang dilakukan ialah menggunakan dua jenis strategi, strategi konten dan strategi pemanfaatan platform multimedia. Namun, terdapat beberapa kekurangan dari strategi tersebut yaitu kurangnya penggunaan tagar pada media promosi dan kurangnya jadwal unggahan konten podcast Action Nihil pada media sosial Youtube.
Digital Literacy of Cisungsang Indigenous Community through Tular Nalar Yusanto, Yoki; Sjuchro, Dian Wardiana; Nurfauziah, Isni
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 13 No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v13i2.9324

Abstract

The digital age requires people, including indigenous peoples, to be aware of the positive and negative impacts of social media. The negative impacts need to be addressed effectively through digital literacy programmes. Tular Nalar comes as a digital literacy programme in the form of informal education. The purpose of this research is to understand the Communication Experience, Motives, and Meanings of Tular Nalar activities in Kasepuhan Cisungsang. This descriptive qualitative research uses a phenomenological approach as its research method. Data were collected through observation and interview techniques. The research findings show that the Tular Nalar programme has a positive meaning for the indigenous people of Kasepuhan Cisungsang. The research also revealed the tendency of indigenous people to share information with others due to the additional knowledge gained at Kasepuhan Cisungsang. Furthermore, the study revealed that digital literacy training not only improves individuals' skills in using technology but also creates a positive domino effect through knowledge sharing and awareness of the dangers of misinformation