cover
Contact Name
Rizki Prakasa Hasibuan
Contact Email
rizki.ph@uis.ac.id
Phone
+6285264456496
Journal Mail Official
jurnalteknikibnusina@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) Fakultas Teknik Jl. Tengku Umar No.85 Pelita, Lubuk Baja Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
JT-IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina)
Published by Universitas Ibnu Sina
ISSN : -     EISSN : 25412647     DOI : https://doi.org/10.36352/jt-ibsi.v8i01
Core Subject : Engineering,
JT IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina) is a peer-reviewed journal published by Faculty of Engineering, Universitas Ibnu Sina. JT-IBSI is published two times annually, in June and December. JT-IBSI provides a place for academics, researchers, and practitioners to publish scientific articles. The scope of the articles listed in this journal is related to various topics such as: 1. Industrial Engineering 2. Informatics Engineering 3. Logistic Engineering 4. Mechanical Engineering 5. Other related engineering fields.
Articles 203 Documents
Strategi Pengembangan Bisnis Berkelanjutan bagi UKM dengan Pendekatan SWOT dan Business Model Canvas Nidya Wisudawati; Riko Herdian; Masayu Rosyidah; Tuwandi Juniarto; Khoerun Nisa Safitri
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 10 No 02 (2025): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan meningkatnya persaingan pada Datanet Digital Printing di Palembang yang menunjukkan perlunya strategi pengembangan bisnis yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi factor-faktor internal dan eksternal, merumuskan dan menganalisis factor internal dan eksternal yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan bisnis Datanet Digital Printing, menentukan prioritas strategi berdasarkan potensi, kemampuan, dan kendala yang ada serta Menyusun Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 103 responden, serta data sekunder dari literatur pendukung. Hasil analisis matriks internal menunjukkan bahwa nilai Internal Factor Analysis (IFAS) sebesar 30 dan nilai External Factor Analysis Summary (EFAS) sebesar 42,5. Hal ini menunjukkan posisi perusahaan berada pada kuadran strategi pertumbuhan agresif dengan kebutuhan transformasi digital pada aspek pemasaran dan hubungan pelanggan. Kesimpulannya, integrasi SWOT dan BMC efektif dalam merancang model bisnis baru yang mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di era digital.
Analisis Risiko Ergonomis pada Aktivitas Pengangkatan Cable Box 800G Menggunakan Metode Nordic Body Map, Recommended Weight Limit, dan Lifting Index di PT XYZ Dewinta Marbun; M. Ansyar Bora; Sari Rahmiati; I Made Sondra Wijaya; Elsa Putri Pertiwi
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 10 No 02 (2025): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas pengangkatan manual merupakan salah satu faktor yang berpotensi menimbulkan risiko ergonomis pada pekerja industri manufaktur, terutama jika dilakukan secara berulang dengan postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomis pada aktivitas pengangkatan Cable Box 800G di PT XYZ dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM), Recommended Weight Limit (RWL), dan Lifting Index (LI). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran langsung terhadap dua operator yang melakukan pengangkatan tiga kardus Cable Box 800G dengan berat berbeda, yaitu 11,685 Kg dan 9,165 Kg. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa aktivitas pengangkatan dengan berat 11,685 Kg memiliki nilai LI sebesar 3,748, yang berarti berisiko tinggi terhadap cedera muskuloskeletal. Sebaliknya, aktivitas dengan berat 9,165 Kg menghasilkan nilai LI 0,99, yang masih berada dalam batas aman. Hasil kuesioner NBM memperlihatkan bahwa keluhan paling dominan dialami pada bagian punggung bawah dan bahu, akibat posisi kerja membungkuk dan gerakan pengangkatan berulang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa risiko ergonomis pada pekerja tidak hanya dipengaruhi oleh berat beban, tetapi juga oleh postur tubuh, frekuensi, dan cara kerja. Diperlukan penerapan prinsip ergonomi seperti perbaikan posisi kerja, modifikasi desain beban, dan penggunaan alat bantu angkat untuk menurunkan risiko cedera serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja.
Strategi Pengembangan Bisnis Berkelanjutan bagi UKM dengan Pendekatan SWOT dan Business Model Canvas Nidya Wisudawati; Riko Herdian; Masayu Rosyidah; Tuwandi Juniarto; Khoerun Nisa Safitri Nisa Safitri
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 10 No 02 (2025): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan meningkatnya persaingan pada Datanet Digital Printing di Palembang yang menunjukkan perlunya strategi pengembangan bisnis yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi factor-faktor internal dan eksternal, merumuskan dan menganalisis factor internal dan eksternal yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan bisnis Datanet Digital Printing, menentukan prioritas strategi berdasarkan potensi, kemampuan, dan kendala yang ada serta Menyusun Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 103 responden, serta data sekunder dari literatur pendukung. Hasil analisis matriks internal menunjukkan bahwa nilai Internal Factor Analysis (IFAS) sebesar 30 dan nilai External Factor Analysis Summary (EFAS) sebesar 42,5. Hal ini menunjukkan posisi perusahaan berada pada kuadran strategi pertumbuhan agresif dengan kebutuhan transformasi digital pada aspek pemasaran dan hubungan pelanggan. Kesimpulannya, integrasi SWOT dan BMC efektif dalam merancang model bisnis baru yang mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di era digital.