cover
Contact Name
Budi Rizka
Contact Email
br@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prince@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida, No. 15 Surien - Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Planning and Research in Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 29623448     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Planning and Research in Civil Engineering is a peer review journal. The PRINCE is a forum for lecturers and researchers to publish scientific works, both in the form of research results and literature studies in the field of civil engineering. The scope of article can be in the form of research results, latest methods, criticism of certain research results or methods, or laboratory research as well as literature review.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): Juli" : 5 Documents clear
Penilaian Kriteria Green Building Pada Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa: Indonesia Rafika Balqist; Eka Mutia; Meilandy Purwandito
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.457

Abstract

Permasalahan lingkungan dan pemanasan global menjadi salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan dating dari bidang jasa konstruksi. Mengingat juga aspek pembangunan di Kota Langsa yang semakin meningkat dengan munculnya beberapa gedung bertingkat, salah satunya adalah gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa. Maka diperlukannya suatu tolok ukur dalam menerapkan konsep Green Building pada pembangunan tersebut. Pemilihan gedung ini didasari karena bangunan ini merupakan salah satu perkantoran yang digunakan sejak 2010 dengan luas keseluruhan bangunan 2.500 m2, terdiri dari 2 lantai, dan belum menggunakan standar kriteria green building pada perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bangunan perkantoran ini sudah menerapkan konsep green building berdasarkan standar Greenship, juga untuk mengetahui peringkat pada bangunan (platinum, gold, silver, atau tidak green). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa memperoleh poin sebesar 30 poin dari poin maksimal 117 poin atau sebesar 25,64%, diantaranya adalah Tepat Guna Lahan 6 poin, Efisiensi Energi dan Konservasi 17 poin, Konservasi Air 2 poin, Siklus dan Sumber Daya Material 1 poin, Kenyamanan dan Kesehatan Dalam Ruang 4 poin, dan Manajemen Lingkungan Bangunan 0 poin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa belum termasuk kedalam kriteria gedung perkantoran yang green berdasarkan Greenship.
Analisis Pemeliharaan Bangunan Gedung Yayasan Pendidikan Samudra Rani Junita; Meilandy Purwandito; Firdasari
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.471

Abstract

Bangunan gedung merupakan wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan berbagai kegiatan. Pemeliharaan gedung sangat perlu dilakukan untuk menunjang tingkat produktifitas kegiatan sehingga dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi pemilik dan pengguna bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemeliharaan bangunan gedung Yayasan Pendidikan Samudra sesuai standar kebersihan Permen PU No.24/PRT/M/2008 dan untuk mengukur penilaian pengguna gedung terhadap pemeliharaan gedung serta mengetahui komponen apa saja yang perlu ditingkatkan pelaksanaan pemeliharaan gedung. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan form kuesioner kepada 80 pengguna gedung. Hasil dari penelitian ini, pada pelaksanaa pemeliharaaan sesuai standar kebersihan Permen PU No.24/PRT/M/2008 mendapatkan total skor 2,388 ? 2 yang berarti pelaksanaan pemeliharaan cukup sesuai dengan peraturan. Pemeliharaan bangunan berdasarkan penilaian pengguna gedung pada lantai satu mendapatkan skor 3,636, pada lantai 2 sebesar 2,8036 yang berarti pemeliharaan gedung masuk dalam kategori baik dan cukup baik. Peningkatan komponen yang perlu dilakukan ialah pada komponen AC dengan dilakukan pemeliharaan rutin sekurangnya setahun sekali dan pada komponen Jendela kaca dengan pembersihan dan pergantian lembaran kaca yang pecah.
Analisis Pengaruh Serbuk Cangkang Kerang Hijau (Perna Viridis) Sebagai Agregat Terhadap Kuat Tekan Campuran Beton Daliana Elvira; Meilandy Purwandito; Irwansyah
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.493

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan untuk bangunan gedung, jembatan, jalan dan lain lainnya. Karna banyaknya limbah disekitar lingkungan penelitian ini memanfaatkan limbah cangkang kerang hijau berasal dari Desa Serang Jaya Hilir Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingkan kuat tekan beton pada tiap variasi serbuk cangkang kerang terhadap agregat halus yaitu 0%, 5%,10% dan 15% dan mengetahui kuat tekan beton dengan campuran serbuk cangkang kerang hijau dari tiap variasi  campuran pada umur 14 hari dan 28 hari. Setelah penelitian didapatkan hasil bahwa; [1] kuat tekan beton umur 14 hari pada campuran beton campuran 0% serbuk cangkang kerang hijau terhadap berat agregat halus yaitu 12,00 Mpa,5% yaitu 12,34 Mpa,10% yaitu 11,88 Mpa dan 15% sebesar 12,17 Mpa. Sedangkan hasil rata-rata nilai kuat tekan beton umur 28 hari pada campuran beton 0% serbuk cangkang kerang hijau terhadap berat agregat halus yaitu 26,30 Mpa,5% yaitu 27,17 Mpa,10% yaitu 24,75 Mpa dan 15%  sebesar 26,53 Mpa. [2] kuat tekan beton tertinggi terjadi pada persentase campuran serbuk cangkang kerang 5% yaitu 27,17 Mpa dan persentasi terendah terjadi pada campuran serbuk cangkang kerang 10% yaitu 24,75%.
Analisis Beban Gempa Pada Gedung A1 Pemondokan Upt. Asrama Haji Embarkasi Aceh Dengan Metode Statik Ekivalen (SNI 1726-2019) Ferry Farhany; Munirul Hady; Bunyamin; David Sarana
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.497

Abstract

Bangunan gedung dituntut mampu bertahan dalam menahan beban yang terjadi dan dapat memberikan kenyamanan kepada penghuninya sesuai dengan yang direncanakan. Objek penelitian ini adalah Bangunan Gedung A1 Pemondokan Asrama Haji Embarkasi Aceh yang terletak di Jalan Teuku Nyak Arif, Kecamatan Kuta Alam. Tujuan penelitian ini melihat kukuatan struktur gedung merespon gaya gempa, berdasarkan data gempa Simeulue I dengan magnitudo 8,3 SR. Tinjauan penelitian ini berupa deformasi, displacement dan simpangan antar tingkat. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana ketahanan struktur gedung. Penelitian ini menggunakan metode Statik Ekivalen dengan pengolahan datanya menggunakan software ETABS v20. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kekuatan geser dasar akibat beban gempa sebesar 2,47x10-6 kN untuk arah x dan 2302,1099 kN untuk arah y. Perpindahan lateral maksimum terbesar yaitu 0.056 mm untuk arah x dan 4.302 mm untuk arah y, sehingga menyebabkan interstory drift dari setiap kombinasi pembebanan struktur bangunan ini masih dalam batas yang diizinkan oleh standar bangunan tahan gempa (SNI 1726:2019)
Perbandingan Perilaku Plastis Jembatan Box Girder Dengan Penampang Twin Box dan Cellular Box Yuslinda; Cut Meuthia Rani; Iqbal
Journal of Planning and Research in Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.565

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbandingan perilaku plastis dengan model bilinier dan strain hardening penampang twin box dan cellular box. Hal-hal yang dipelajari adalah hubungan momen-kelengkungan, momen plastis, panjang daerah inelastis dan faktor bentuk (shape factor). Jembatan yang dianalisis mempunyai panjang bentang 40 meter dan lebar 10 meter. Perencanaan penampang jembatan dilakukan dengan menggunakan bantuan program SAP 2000 versi 15, dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam RSNI T-03-2005. Beban yang diperhitungkan adalah beban mati dan beban hidup saja dan didasarkan pada RSNI T-02-2005. Kedua penampang direncanakan mempunyai momen leleh yang sama (dengan mendesain modulus penampang elastis yang sama). Untuk analisis dengan model bilinier dan model strain hardening momen plastis pada penampang twin box lebih besar dibandingkan cellular box. Kenaikan momen plastis terbesar akibat diperhitungkan strain hardening terdapat pada penampang twin box, yaitu sebesar 30,76%, sedangkan kenaikan terkecil terdapat pada penampang cellular box, yaitu sebesar 26,42%. Kenaikan daerah inelastis terbesar akibat diperhitungkan strain hardening terdapat pada penampang twin box. Akhirnya, dalam tulisan ini diperbandingkan hubungan momen-kelengkungan kedua bentuk penampang baik menggunakan model bilinier maupun menggunakan model dengan strain hardening

Page 1 of 1 | Total Record : 5