cover
Contact Name
Melani
Contact Email
elan2076@gmail.com
Phone
+6285727049985
Journal Mail Official
publikasiku22@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Susukan Desa Susukan Kecamatan Cipicung, Kab. Kuningan, Provinsi Jawa Barat, 16320
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Blantika : Multidisciplinary Journal
ISSN : 2987758X     EISSN : 29854199     DOI : https://doi.org/10.57096/blantika
Blantika: Multidisciplinary journal is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and scientific fields. The journal is publication frequency quarterly (four issues per year) by Publikasiku Academic Solution Blantika: Multidisciplinary journal provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context.
Articles 359 Documents
“Implementasi Proses Ekspor Intercompany Transaction antar Cabang Luar Negeri pada PT. Sunningdale Tech Batam” Yuwono, Wisnu; Cindy, Gracia
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i1.472

Abstract

Globalisasi rantai pasok dan ekspansi operasional perusahaan multinasional telah meningkatkan kompleksitas transaksi intercompany, khususnya dalam pengelolaan ekspor antar cabang internasional. PT Sunningdale Tech Batam, sebagai bagian dari jaringan global Sunningdale Group, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan proses ekspor intercompany yang melibatkan koordinasi lintas negara, sinkronisasi sistem administrasi, dan kepatuhan terhadap regulasi ekspor-impor yang berbeda-beda. Tujuan penelitian adalah menganalisis kendala operasional dan merancang alur kerja terstandarisasi untuk meningkatkan akurasi, kecepatan, dan koordinasi proses ekspor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada PT Sunningdale Tech Batam. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memahami secara mendalam persepsi pegawai kunci terhadap kekuatan dan kelemahan sistem pengendalian internal dalam praktik sehari-hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen perusahaan seperti SOP, laporan audit internal, dan laporan keuangan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada COSO Framework dan Teori Agensi guna mengidentifikasi efektivitas pengendalian internal serta potensi risiko yang muncul dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi flowchart proses ekspor yang terintegrasi berhasil mengurangi kesalahan dokumen, mempercepat persetujuan internal, dan meningkatkan koordinasi antar departemen serta dengan cabang Singapura. Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya panduan operasional yang sistematis bagi perusahaan untuk meminimalkan risiko keterlambatan dan meningkatkan efisiensi dalam manajemen ekspor intercompany.
National Policies for Child Nutrition Security and Their Impact on Learning Outcomes Sulistiani, Tini; Dewi, Harmala; Fitriani, Apriza; Hartati, Merri Sri
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i1.473

Abstract

The Free Nutritious Meal Program has become a strategic policy that plays an important role in increasing the nutritional security of school children while supporting the success of learning in Indonesia. The program emphasizes the provision of nutritionally balanced, safe, affordable, and data-driven management for effective evaluation. This research uses the method of literature study, reviewing scientific literature, government reports, and the latest international studies (2020–2025) related to the implementation of similar programs in various countries. The results of the study showed that the free nutritious meal program was able to significantly improve children's nutritional status, school attendance, and academic achievement. Factors that determine the success of the program include menu design based on children's nutritional needs, active involvement of local communities, quality control and food safety, and data-based monitoring and evaluation systems. The program also encourages integration between education and school health services, supporting long-term outcomes in terms of improving overall student health, learning ability, and well-being. Thus, the Free Nutritious Meal Program not only meets children's nutritional needs, but also strengthens the synergy of education and health, making it an important instrument in the development of healthy, intelligent, and productive human resources in Indonesia.
Peran AI dalam Membangun Keunggulan Kompetitif Komunikasi Bisnis Traveloka Nasira, Muhammad Mufti Sulthanan; Wibawa, Darajat; Khoeruddin, Khoeruddin
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i2.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam membangun keunggulan kompetitif komunikasi bisnis di Traveloka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, studi ini mengeksplorasi bagaimana AI, khususnya melalui platform Salesforce, diintegrasikan dalam strategi interaksi korporat Traveloka untuk meningkatkan efisiensi operasional, personalisasi layanan, dan pengalaman pelanggan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf internal Traveloka serta analisis literatur terkait transformasi digital dan komunikasi bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI tidak hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat citra inovasi perusahaan sebagai “lifestyle superapp” di Asia Tenggara. Namun, implementasi AI menghadirkan tantangan signifikan, seperti integrasi teknis, resistensi SDM, risiko bias algoritma, serta isu etika dan privasi data. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penggunaan AI sebagai strategi komunikasi bisnis memerlukan sinergi antara teknologi, manajemen perubahan, dan kepemimpinan organisasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian komunikasi bisnis digital dan praktis bagi perusahaan yang tengah melakukan transformasi digital untuk menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan.
Sistem Manajemen Jadwal Sidang Terintegrasi Dengan Notifikasi Email Berbasis Website (Studi Kasus Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya) Febriyanto, Andhita Bagas Rizki; Nita, Sekreningsih
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i2.481

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan mengevaluasi sistem manajemen jadwal sidang terintegrasi dengan notifikasi Email berbasis website menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengembangan sistem RAD yang melibatkan empat fase: perencanaan kebutuhan, desain sistem, konstruksi, dan implementasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan 5 informan kunci (Kepala Sub Bagian Pembinaan, staf administrasi pidana umum, staf administrasi pidana khusus, jaksa, dan operator sistem), serta studi dokumentasi. Sistem diuji menggunakan black box testing untuk memverifikasi fungsionalitas fitur. Hasil: Penelitian menghasilkan sistem manajemen jadwal sidang berbasis website dengan arsitektur client-server dan database MySQL yang terdiri dari 9 tabel utama. Sistem memiliki fitur: (1) pengelolaan data perkara, hakim, jaksa, dan jadwal sidang; (2) pembuatan, perubahan, dan pembatalan jadwal secara real-time; (3) notifikasi Email otomatis menggunakan protokol SMTP; (4) dashboard khusus untuk admin, staf, dan pimpinan; (5) laporan rekapitulasi jadwal. Hasil black box testing menunjukkan seluruh 25 skenario uji berhasil (100%) dengan fungsi validasi, penyimpanan, dan pengiriman Email berjalan sesuai spesifikasi. Implikasi: Sistem ini meningkatkan efisiensi pengelolaan jadwal (waktu pemrosesan berkurang 85%), akurasi data (zero defect pada uji validasi), dan ketepatan penyampaian informasi (100% Email terkirim <2 menit). Secara teoretis, penelitian memperkuat penerapan RAD dalam pengembangan sistem informasi sektor publik. Secara praktis, sistem ini mendukung transformasi digital dan profesionalisme aparatur Kejaksaan.
Female Civil Servants as Second Wives: Ethical Governance, Gender Equality, and Merit-Based Human Resource Management in Indonesia’s Civil Service Endah Wal Istanawati; Aprianti Yofita Rahayu
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i2.482

Abstract

The status of female civil servants (Aparatur Sipil Negara/ASN) as second wives is commonly framed as a moral or marital law issue. Within bureaucratic practice, however, this phenomenon has significant implications for public human resource management and ethical governance. This study examines the implications of the marital status of female ASN as second wives within Indonesia’s civil service management system and formulates policy recommendations aligned with merit-based principles, public ethics, and gender equality. Employing a qualitative descriptive method with a deductive and socio-legal approach, this study analyzes primary legal materials governing civil service management, discipline, ethics, and marriage, complemented by relevant academic literature. The findings reveal a regulatory gap in civil service law, as existing regulations do not explicitly govern the status of female ASN who become second wives. This gap has led to inconsistent administrative interpretations and potential gender-based discrimination in performance evaluation and career development. The study concludes that the issue constitutes a public human resource management and policy challenge rather than merely an individual moral concern, underscoring the need for explicit, proportional, and gender-sensitive governance frameworks in ASN management.
Implementation of Rawa Buntu Station Development Into a Transit Oriented Development (TOD) Station Trisnawati, Anggita
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i2.483

Abstract

Public services are the responsibility of the government and are carried out by government agencies to meet community needs in various sectors, so that the services provided can be affordable, easy, fast, and efficient. One government effort to improve services is the development of train stations based on Transit Oriented Development (TOD) by Perumnas in collaboration with PT KAI as a solution to improve mobility efficiency and reduce dependence on private vehicles. This study aims to analyze the implementation of the TOD concept at Rawa Buntu Station as an effort to realize an integrated, environmentally friendly, and public-transportation-oriented urban area. The research used is descriptive with a qualitative approach. The focus of this research is based on the policy implementation model proposed by George C. Edward III. The findings reveal that communication indicators remain suboptimal due to the absence of regular socialization and education regarding TOD development. However, resources are adequately utilized in accordance with assigned authorities, and Perumnas Mahata Serpong demonstrates strong commitment and support for Regional Regulation No. 9 of 2019. Furthermore, the bureaucratic structures of both Perumnas and PT KAI have implemented Standard Operating Procedures (SOPs) properly. Rawa Buntu Station has the potential to serve as a model for sustainable TOD development in urban areas.
Analysis of Problems in Identifying Psychosocial Impacts in Environmental Impact Assessment (EIA) Studies Rozali Fathar, Imam; Rusdiyanto, Edi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Blantika: Multidisciplinary Jornal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i3.485

Abstract

Environmental Impact Analysis (AMDAL) in Indonesia has historically prioritized biogeophysical parameters, thereby neglecting psychosocial dimensions that are critical determinants of public health. This neglect is urgent, as environmental changes from development projects can trigger psychological distress, social conflict, and erosion of community well-being—impacts that remain largely unrecognized within the current regulatory framework. This article aims to analyze the epistemological and methodological challenges in identifying psychosocial impacts in AMDAL and to propose an integrative framework based on Health Impact Assessment (HIA). Using a qualitative literature-based approach with content and thematic analysis, this study examined scientific publications, policy documents, and international guidelines. The findings reveal that psychosocial impacts are latent, multifactorial, and difficult to quantify within the dominant positivist paradigm, resulting in their systematic underrepresentation in AMDAL documents. The study concludes that integrating HIA, psychometric instruments, and participatory methods can strengthen AMDAL as a more comprehensive policy tool for safeguarding both environmental quality and community well-being.
Inovasi Strategi dan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Studi Kualitatif Berbasis Literatur Khoriah, Aah
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i2.486

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan kualitas pendidikan di era global yang menekankan pembelajaran inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi strategi dan media pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Sumber data penelitian berasal dari sejumlah hasil penelitian pendidikan yang membahas implementasi strategi pembelajaran berbasis masalah, penggunaan media digital, pengaruh lingkungan sekolah, pendidikan karakter, pembelajaran diferensiasi, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan inklusif, serta pendekatan STEM. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai inovasi pembelajaran secara umum memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, terutama pada aspek pemahaman konsep, motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, penguatan karakter, dan kemampuan berpikir kritis. Namun demikian, implementasi inovasi pembelajaran masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kompetensi teknologi guru, kebutuhan perencanaan pembelajaran yang lebih kompleks, serta belum meratanya akses terhadap fasilitas pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan inovasi pembelajaran sangat bergantung pada kesiapan guru, dukungan kelembagaan, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pendidik dan dukungan sistem pendidikan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Akuntansi Digital, Literasi Keuangan, dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Desa Lau Tepu Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Arlinda, Arlinda; Ananda, Geby Citra; Aulia , Aulia
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 4 (2026): Blantika: Multidisciplinary Jornal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i4.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Akuntansi Digital, Literasi Keuangan, dan Inklusi Keuangan terhadap Kinerja UMKM di Desa Lau Tepu Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM di Desa Lau Tepu dengan sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert, dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai t hitung sebesar 6,289 dan signifikansi 0,001. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai t hitung sebesar 9,098 dan signifikansi 0,001, serta menjadi variabel yang paling dominan. Sementara itu, inklusi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai t hitung sebesar -1,520 dan signifikansi 0,132. Secara simultan, akuntansi digital, literasi keuangan, dan inklusi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai F hitung sebesar 110,111 dan signifikansi 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,771 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja UMKM sebesar 77,1%, sedangkan sisanya sebesar 22,9% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja UMKM di Desa Lau Tepu lebih banyak ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan akuntansi digital dan memiliki literasi keuangan yang baik, sedangkan inklusi keuangan belum memberikan kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan dan penerapan akuntansi digital perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kinerja UMKM secara berkelanjutan
Pengaruh Kompetensi Auditor & Skeptisisme Profesional terhadap Deteksi Fraud Dimoderasi oleh Red Flags Auditor (Studi pada Auditor BPKP Provinsi Sumatera Utara) Hasibuan, Akhiril Akbar; Nasution, M. Irsan; Maisyarah, Renny
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 4 (2026): Blantika: Multidisciplinary Jornal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i4.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh kompetensi auditor dan skeptisisme profesional terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud, dengan red flags auditor sebagai variabel moderasi. Kompetensi auditor dipahami sebagai kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki auditor dalam melaksanakan tugas pemeriksaan, sedangkan skeptisisme profesional merefleksikan sikap kewaspadaan dan keraguan profesional terhadap kemungkinan adanya salah saji atau kecurangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 60 auditor pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Moderating Regression Analysis (MRA) untuk menguji pengaruh langsung maupun peran moderasi red flags auditor. Hasil pengujian baik secara parsial maupun simultan menunjukkan bahwa kompetensi auditor dan skeptisisme profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap deteksi fraud. Selain itu, red flags auditor terbukti mampu memperkuat pengaruh kompetensi auditor dan skeptisisme profesional terhadap deteksi fraud, sehingga meningkatkan efektivitas proses pengawasan. Seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian red flags auditor sebagai variabel moderasi dalam konteks pengawasan internal pemerintah daerah, yang masih relatif terbatas dalam kajian empiris akuntansi sektor publik.

Filter by Year

2022 2026