cover
Contact Name
Syukri
Contact Email
syukri@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ajeetech@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology
ISSN : -     EISSN : 28279700     DOI : -
Core Subject : Engineering,
AJEETECH: Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology menerima artikel ilmiah dalam lingkup penelitian; Electrical Engineering; Power; Electronics; Instrumentation and Control; Telecommunication and Multimedia; Computer and Informatics Engineering; Signal/Image Processing; Electrical Engineering Vocational Education; etc.
Articles 43 Documents
Integrasi Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Automasi dan Monitoring Lingkungan Peternakan Unggas Simaremare, Ari Natanael; Dani Solihin, Muhammad; Margaretha Siregar, Joya; Martin Sitorus, Willis; Alexcandra, Hisar; Dwiandra Tanjung, Muhammad Fajar; Ersada Sinuraya, Khata
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i2.1093

Abstract

Tingginya kadar amonia serta fluktuasi suhu dan kelembapan menjadi tantangan utama dalam manajemen kandang ayam secara konvensional. Studi ini merancang sebuah sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi pemantauan kondisi lingkungan secara real-time. Melalui pendekatan model ADDIE, dikembangkan prototipe fungsional yang mengintegrasikan mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT22 serta MQ-135 untuk menggerakkan exhaust fan via relay. Berdasarkan pengujian pada populasi 30 ekor ayam dengan analisis deskriptif kuantitatif, sistem menunjukkan stabilitas operasional yang tinggi. Data parameter lingkungan tersaji secara akurat pada panel OLED dan platform Blynk. Fitur otomasi exhaust fan terbukti teraktivasi secara presisi saat konsentrasi NH3 melampaui ambang batas 1.0 ppm, disertai pengiriman peringatan dini melalui Telegram BOT. Implementasi teknologi IoT ini menawarkan efektivitas dalam pengendalian mikroklimat kandang, khususnya bagi sektor peternakan skala kecil dan menengah.
Desain Trainer Phase Sequence Protector Untuk Praktikum Dasar Energi Listrik Al Ghifari Muslim, Ahmad; Sadrina, Sadrina; Ikhsan, Muhammad
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i2.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain trainer Phase Sequence Protector sebagai media pembelajaran pada praktikum Dasar Energi Listrik. Alat ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami prinsip pendeteksian urutan fasa pada sistem tiga fasa, mengingat masih terbatasnya media praktik yang dapat mensimulasikan kondisi urutan fasa secara nyata dan aman. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Pada tahap validasi, instrumen penilaian skala Likert digunakan untuk memperoleh gambaran kuantitatif mengenai tingkat kelayakan produk. Validasi dilakukan oleh dua ahli media dan dua ahli desain. Hasil validasi menunjukkan bahwa trainer memperoleh persentase kelayakan 90,5% pada aspek media dan 91,65% pada aspek desain, yang keduanya berada pada kategori Sangat Layak. Secara fungsional, trainer mampu mendeteksi variasi urutan fasa dengan baik dan memberikan respon indikator yang sesuai. Kesimpulannya, trainer Phase Sequence Protector ini dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran dan efektif dalam membantu mahasiswa memahami konsep urutan fasa secara lebih konkret dan aplikatif. Produk ini juga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai media pendukung pembelajaran pada bidang kelistrikan tiga fasa.
Konfigurasi Seri Paralel dan Honey Combination Pada Kondisi Mismatch I-V Modul Surya Amna, Nurlaila; murisal; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v5i2.1118

Abstract

Dalam kondisi ini, sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) masih menggunakan jenis modul surya yang memiliki karakteristik arus dan tegangan yang sama. Namun, situasi ini dapat berubah apabila modul yang digunakan tidak lagi tersedia untuk dibeli. Saat terjadi kerusakan atau gangguan pada sistem, seperti retakan pada lempengan modul, penggantian akan memakan waktu yang lama. Dalam situasi seperti ini, penyaluran daya ke beban yang dilayani oleh modul surya dapat terhambat. Untuk memastikan sistem modul surya tetap berfungsi sepenuhnya, diperlukan alternatif atau metode untuk menemukan modul pengganti yang serupa. Modul pengganti diharapkan memiliki karakteristik arus dan tegangan yang sebanding dengan modul sebelumnya, sehingga dapat membantu mempertahankan kelangsungan kesediaan energi sistem modul surya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana ketidakseragaman karakteristik arus (I) dan tegangan (V) yang terjadi selama instalasi modul surya mempengaruhi daya output. Sistem modul surya yang akan dirancang akan menggunakan dua puluh modul surya yang masing-masing memiliki kapasitas daya 250 W dan disimulasikan menggunakan Simulink. Metode yang digunakan adalah menggabungkan modul surya dengan berbagai karakteristik arus (I) dan tegangan (V) dalam konfigurasi seri paralel (SP) dan kombinasi madu (HC). Ini dilakukan dengan menggantikan modul surya utama dengan modul surya pengganti dari 5% hingga 100% jumlah modul. Arus Isc yang dipilih dianggap sebanding dengan arus yang mengalir pada rangkaian seri paralel. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem modul surya tetap dapat beroperasi dalam kondisi mismatch dan menghasilkan jumlah daya tertinggi. Di kondisi STC, konfigurasi seri paralel (SP) menghasilkan jumlah daya tertinggi dan 40% dari modul yang digantikan dapat dipertahankan oleh konfigurasi ini.