cover
Contact Name
Muhamad Abdul Muid
Contact Email
jpi@uiidalwa.ac.id
Phone
+6285882211471
Journal Mail Official
jpi@uiidalwa.ac.id
Editorial Address
Jl . Raya Raci No. 51 PO Box 8 Bangil Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25810065     EISSN : 2654265X     DOI : https://doi.org/10.38073/jpidalwa
The journal focuses scope on specializes in Indonesian Islamic education in particular, and Southeast Asian Islamic education in general, and is intended to communicate original research and current issues on the subject. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of Islamic Education in Southeast Asia to publish their researches in our Journal. The journal publishes medium quality empirical and theoretical research covering all aspects of Islamic Education in Indonesia and Southeast Asia.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2019)" : 4 Documents clear
TAḤFĪẒ ONLINE: (Studi Menghafal Al-Quran Pada Masa Pandemi Covid-19 di MIS Ubudiyah Medan) Rahmat Rifai Lubis; Muhammad Ali Hanafiah; Dewi Sartika; Anggie Arrumaisyah Hasibuan; Kamal Hadi Nawawi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran taḥfīẓ online di masa Covid-19 mempunyai masalah dari sebagian aspek penerapannya, di antaranya kurangnya minat orangtua dalam membimbing anaknya untuk mengikuti program taḥfīẓ online, dan model pembinaan menghafal yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran taḥfīẓ yang dilaksanakan secara online, faktor pendukung dan penghambatnya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini dilaksanakan di MIS Ubudiyah Medan. Hasilnya menunjukkan bahwa program taḥfīẓ di MIS Ubudiyah Medan menggunakan metode waḥdah, kitābah, simā’i, gabungan atau metode jama’. Model Pembelajaran taḥfīẓ Qur’an yang dilakukan secara online yakni model ḥalāqah, bimbingan, pembiasaan, reward dan punishment. Kompetensi pendidik yang memadai dari segi pengajaran dan penggunaan teknologi, dan fasilitas bantuan paket internet yang diberikan oleh pihak sekolah menjadi faktor pendukung pembelajaran ini. Walaupun kurangnya perhatian orang tua dalam mendampingi anak belajar, keterbatasan jaringan internet menjadi faktor penghambat pembelajaran ini dilaksanakan di tengah mewabahnya penyebaran virus Covid-19.
Filsafat Pendidikan Islam dalam Perspektif Holistic Learning Haziyah Hussin; Mukarromah Mukarromah
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak banyak orang tau bahwa pendidikan Islam mempunyai prinsip pengembangan potensi manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Hakikat falsafah tersebut sebenarnya sudah terwujud dalam pembelajaran yang mengedepankan fitrah dan potensi sebagai manusia serta pengelolaan ilmu pengetahuan yang diperolehnya. Tulisan ini melihat bagaimana Filsafat Pendidikan Islam cenderung membentuk pendidikan di seluruh kondisi zaman dengan aspek holistik (menyeluruh). Tulisan ini juga melihat bagaimana metafisika dan aksiologi dan pragmatisme saling terhubung dalam mengupas Filsafat Pendidikan Islam. Untuk mencapai pembelajaran holistik dibutuhkan pemahaman Filsafat Pendidikan Islam pada konteks fenomena dan realitas sosial; dan bagaimana memadukan antara aspek potensi intelektual, emosional, dan spiritual.
PENINGKATAN KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN DI PESANTREN Nasron Hakim; Yusuf Arisandi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the means of education in Indonesia and which is the mission of Islam both traditional and modern is the pesantren, an Islamic boarding school that presses its students (students who study at the pesantren are called santri) to behave politely and have good morals which become a reference for daily life, in which there the learning process of understanding and understanding Islamic teachings in depth. On the other hand, Islamic boarding schools are a vehicle to seek knowledge by students and become a community to deepen Islamic religious knowledge, and also contain the meaning of Indonesian authenticity, pesantren began to be known in the archipelago in the 13-17 century and was introduced in Java in the 15-16 century. Key Word : Emotional Intelligence, Learning, Islamic Boarding School
MODEL PEMBELAJARAN RELIGIOUS CULTURE SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Lutfi Rachman
Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya yang membentuk kelompok-kelompok sosial kemasyarakatan di lingkungan kehidupan sehari-harinya. Agama merupakan suatu sistem nilai yang dianut oleh masyarakat dapat membentuk corak dan dinamika kehidupan bermasyarakat, karena agama merupakan sumber inspirasi, penggerak dan juga berperan sebagai pengontrol bagi kelangsungan dan ketentraman kehidupan manusia dalam suatu kelompok sosial atau masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai makhluk sosial, maka nilai-nilai agama yang dianut sangat dibutuhkan. Implementasi pendidikan karakter perlu dikembangkan dalamsebuah pendekatan pembiasaan atau pembudayaan melalui religious culture yang secara esensi berkaitan erat dengan pendidikan karakter yakni berusaha menghasilkan peserta didik yang bermoral atau berprilaku baik. Maka yang menjadi sorotan dalam masalah tersebut adalah pendidikan. Karena pendidikan merupakan salah satu jalan keluar untuk membina karakter generasi muda secara terarah, terprogram, dan maksimal agar dapat membentuk generasi muda yang cerdas intelektual dan berkualitas akhlaknya. Kata kunci : Pembelajaran, Religious Culture, Kurikulum, Pendidikan Islam

Page 1 of 1 | Total Record : 4