cover
Contact Name
Didah Nurhamidah
Contact Email
didah.uinjkt@gmail.com
Phone
+6285710777541
Journal Mail Official
didah.uinjkt@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaGedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 5Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaJalan Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dialektika
ISSN : 25025201     EISSN : 2407506X     DOI : 10.15408/dialektika
Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia published two times a year (June and December ) as a medium of distributing scientific research in the field of language, literature , and the Indonesian language and literature education. Dialektika is published in collaboration between the Department of Indonesian Language and Literature Education,  Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta and the Association of Indonesian Language and Literature Lecturer (ADOBSI). Dialektika has been a CrossRef member since 2015 and all of the published writings have a unique number in the DOI and been indexed in DOAJ, Google Scholar, Moraref,  Indonesia One Search- National Library of Indonesia, and Portal Garuda.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 12 Documents clear
STUDI KESALAHAN PENULISAN KALIMAT DALAM KARANGAN PELAJAR BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) Mokh. Yahya; Andayani -; Kundharu Saddhono
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4600.197 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.6295

Abstract

Abstract: This study aims to describe the tendency of sentence error and it’s contributing factors in sentence errors of BIPA students' writings on academic level at UPT Bahasa of Universitas Sebelas Maret, Surakarta. This research uses qualitative research type in the form of case study. This study shows that the sentence errors of BIPA students' writings in UPT Bahasa UNS Surakarta are diction errors, spelling errors, and conjunction errors. The errors are caused by several obstacles, namely the more-likely hard and difficult Indonesian syntax material, the lack of vocabulary mastery, the less maximum out-of-class lesson time, the low learning motivation and attitude, and the less rigorous selection of BIPA students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kecenderungan kesalahan kalimat dalam karangan pelajar BIPA tingkat akademik di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret dan faktor penyebabnya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 11 pelajar BIPA Level Akademik yang mengikuti Program Darmasiswa di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berupa studi kasus. Penelitian ini menunjukkan bahwa tendensi kesalahan kalimat dalam karangan pelajar BIPA di UPT Bahasa UNS Surakarta berupa penggunaan diksi yang tidak tepat, ejaan yang salah, dan konjungsi yang tidak tepat. Kesalahan tersebut terjadi karena beberapa kendala, yakni materi kalimat bahasa Indonesia yang cukup sulit dan banyak, penguasaan kosakata yang kurang, pemanfaatan waktu pembelajaran di luar kelas yang kurang maksimal, sikap dan motivasi belajar yang rendah, dan penyeleksian pelajar BIPA yang kurang ketat.  
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA PENDEK rita arianti; Herwandi H
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.669 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.7613

Abstract

Abstract: Purpose of this research is to improve the activity and student learning outcomes in the study listened to a short story by applying the model of quantum in Class XI IPS 1 SMA 2 Rambah Hilir. The results showed the application of quantum learning model of listening to short stories can increase the activity and student learning outcomes in class XI IPS 1 SMA 2 Rambah Rokan Hilir Riau Hulu. The results are as follows: 1) Improving the quality of student activity from the first cycle of 46%, the second cycle of 62%, the third cycle of 76%, and cycle IV by 96%, an increase in the activity of students in the study listened to a short story to be very qualified, 2) thoroughness of learning outcomes of the first cycle of 41.38%, the second cycle of 55.17%, 72.41% for the third cycle, and fourth cycle of 100%, an increase excellent learning outcomes, 3) average value of the first cycle of 73.06, the second cycle of 78.65, 82.07 for the third cycle, and fourth cycle of 87.10. Could be concluded in the classical model of quantum teaching can increase the average value of listening to a short story class XI IPS 1 SMA Negeri 2 Rambah Hilir.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran menyimak cerita pendek dengan menerapkan model quantum teaching di Kelas  XI IPS 1 SMA Negeri 2 Rambah Hilir. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model quantum teaching dalam  pembelajaran menyimak cerita pendek  dapat  meningkatkan  aktivitas dan hasil belajar siswa kelas  XI IPS 1 SMA Negeri 2 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu-Riau.. Hasilnya sebagai berikut: 1) Peningkatan kualitas aktivitas siswa dari siklus I sebesar  46 %, siklus II sebesar 62 %, siklus III sebesar 76 %, dan siklus IV sebesar 96%, terjadi peningkatan aktivitas siswa pada pembelajaran menyimak cerpen  menjadi sangat berkualitas, 2) Ketuntasan hasil belajar dari siklus I sebesar 41,38 %, siklus II sebesar 55,17%, siklus III sebesar 72,41%, dan siklus IV sebesar 100%, terjadi peningkatan hasil belajar yang sangat baik, 3) Rata-rata nilai dari siklus I sebesar 73,06,  siklus II  sebesar 78,65,  siklus III  sebesar  82,07, dan  siklus IV sebesar 87,10. Dapat disimpulkan secara  klasikal bahwa model quantum teaching dapat  meningkatkan rata-rata nilai menyimak cerita pendek siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Rambah Hilir.   
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN NILAI-NILAI KONSERVASI HUMANISME DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF CERITA FANTASI Nonika Farahdila; Subyantoro Subyantoro
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2784.234 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.7930

Abstract

Abstract: A good quality learning sources can support in the learning activity process to develop students' potential. Moreover, a good quality learning sources can attract and stimulate students' interest in learning. In accomplishing those objectives, books hold a strategic role. In that case, it is reasonable to make a development on an enrichment book which not only enriching knowledge, but also skills and shaping a positive personality in students. The purpose of this study is 1) to describe the needs of learners and educators of enrichment books; 2) drafting the enrichment book; and 3) outlining the expert's judgment of the enrichment draft. The content of conservation values of humanism is given in order to instill moral values. This research designs Research and Development (R & D) Thiagarajan model modified in 3 stages, such as define, design, and development. The results of this study are based on the results of questionnaire analysis needs of learners and educators who compiled into principles of book development. These principles include aspects of the material, aspects of presentation, aspects of graphics, aspects of language, aspects of learning materials needs creative writing fantasy story text, and aspects of the needs of the values of conservation of humanism.  Abstrak: Sumber belajar yang berkualitas mendukung proses pembelajaran guna mengembangkan potensi peserta didik. Selain itu juga dapat menarik minat dan merangsang peserta didik untuk belajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, buku memiliki peran strategis di dalamnya. Oleh karena itu, perlunya pengembangan buku pengayaan yang tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga mengembangkan keterampilan dan membentuk kepribadian positif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah  mendeskripsi kebutuhan peserta didik dan pendidik terhadap buku pengayaan dan  menyusun draf buku pengayaan serta menguraikan penilaian ahli terhadap draf buku pengayaan. Muatan nilai-nilai konservasi humanisme diberikan dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral. Dengan desain Research and Development (R&D) model Thiagarajan yang dimodifikasi dalam 3 tahap, yaitu define, design, dan development dihasilkan  prinsip-prinsip pengembangan buku. Prinsip-prinsip tersebut meliputi aspek materi, aspek penyajian, aspek grafika, aspek bahasa, aspek kebutuhan materi pembelajaran menulis kreatif teks cerita fantasi, dan aspek kebutuhan nilai-nilai konservasi humanisme.   
MANTRA TUKANG PIJIT: SEBUAH ANALISIS SEMIOLOGI BARTHES Misbah Priagung Nursalim; Rima Tiana
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.443 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.6120

Abstract

Abstract: A charm is a subgenre of old poetry that is still considered to have strength. Because the power possessed by a charm makes people consider it sacred. However, apart from that, the mantra is only a part of literary work which contains meaning and of course there is no magical element. This study discusses the meaning in massage charm in Pondok Petir area. The author uses Roland Barthes's semiology theory to analyze the meaning of the charm. This study also uses descriptive qualitative methods to analyze the meaning and form of charms. The results prove that the massage charm does not have magical power. The charm is only an old literary work in which it contains the meaning of certain commands depending on the material function. Because charms are old poems, so charms also pay attention to the beauty of the shape and the sound.Abstrak: Mantra merupakan subgenre puisi lama yang sampai saat ini masih dianggap memiliki kekuatan sehingga membuat masyarakat menganggapnya suci. Namun, terlepas dari itu, mantra hanyalah sebuah bagian dari karya sastra yang di dalamnya menyimpan makna dan tentu tidak ada unsur magis. Penelitian ini secara umum membahas mengenai studi makna pada mantra tukang pijit di daerah Pondok Petir. Penulis menggunakan teori semiologi Roland Barthes untuk mengkaji makna yang terkandung di dalam mantra tersebut. Metode kualitiatif deskriptif digunakan untuk menganalisis makna dan bentuk mantra. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa mantra tukang pijit tidak mempunyai kekuatan magis. Mantra hanya karya sastra lama yang di dalamnya menyimpan makna berupa perintah tertentu tergantung fungsi matera tersebut. Karena mantra merupakan puisi lama, jadi mantera juga memperhatikan keindahan bentuk dan bunyi bahasanya.   
GANGGUAN BERBAHASA PADA ANAK DENGAN CIRI ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) Tri Pujiati; Dien Mardiana Yulianti
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3551.438 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.6005

Abstract

Abstract: Language disorders are often experienced by children, especially with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Using qualitative descriptive and case study methods, this study examines the language disorder or S-LI (Speech or Language Impairment) on Student X with ADHD. The results of the study show that (1) the language disorders which experienced by Student X are phonology and pragmatic. Phonological impairments are adding phonemes /ŋ/, phoneme omitted, and phoneme changed in some specific words. The pragmatic impairments are difficulties to communicate and to understand speech and most of the time Student X have miscommunication when he made a conversation; (2) language disorder that occurs in the Student X because he has Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) traits and he was born on six month pregnancy (premature); and (3) Student X can be given speech therapy to provide special services such as peer tutors and learning models with repetitive reading techniques and appropriate speech pronunciation. Language disorder that experienced by Student X is a serious problem and should be solved immediately because it can affect the acquisition of other language skills. Moreover, Student X will be difficult to understand the lessons according to the curriculum in the school.Abstrak: Gangguan berbahasa sering dialami anak-anak, khususnya pada penderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan studi kasus, penelitian ini mengkaji gangguan berbahasa atau S-LI (Speech or Language Impairment) pada Siswa X yang menderita ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gangguan bahasa yang dialami Siswa X adalah permasalahan fonologi dan pragmatik. Permasalahan bahasa pada tataran fonologi yang dialami oleh Siswa X, seperti pada penambahan fonem /ŋ/, penghilangan fonem, dan perubahan fonem pada kata-kata tertentu. Gangguan pragmatik yang dialami oleh Siswa X adalah kesulitan untuk berkomunikasi dan memahami ujaran dengan baik serta sering terjadi miskomunikasi pada saat berbicara; (2) gangguan berbahasa yang terjadi pada Siswa X karena ia memiliki ciri Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan terlahir prematur 6 bulan; dan (3) terapi wicara yang bisa diberikan kepada Siswa X adalah dengan memberikan layanan khusus berupa tutor sebaya dan model pembelajaran teknik membaca berulang-ulang serta pengucapan ujaran yang tepat. Gangguan berbahasa pada Siswa X merupakan masalah serius dan harus segera ditangani karena dapat berdampak pada penguasaan keterampilan berbahasa lainnya. Tidak hanya itu, Siswa X akan mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran yang diberikan sesuai kurikulum di sekolah tersebut.  Kata Kunci: gangguan berbahasa; ADHD; fonologi; pragmatik; terapi wicara
ASPEK LOKALITAS PADA NOVEL POPULER INDONESIA Muhamad Adji; Dadang Suganda; Baban Banita
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.443 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.8168

Abstract

Abstract: Contemporary popular novels generally bring about a global discourse. This is the impact of the authors' contact with the global world. Andrea Hirata and Ahmad Fuadi are authors who are closely related to the global world affecting their works. However, local cultural values are also contained in the novels. Thus, there is a wedge between local and global values within the text. This paper is intended to examine how the local values are represented by the text of a global popular novel. This study uses two popular novel texts as the object of study, namely Sang Pemimpi by Andrea Hirata and Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi. The questions that guide this paper are a) how aspects of locality are represented in popular novels, b) what forms of locality aspects are contained in popular novels. In this paper, an analytical descriptive method using the perspective of cultural studies is used. The results show that the aspects of locality are featured in popular novels through background stories, figures, and habits demonstrated by the main characters. These intrinsic elements show the values of locality that are related to mutual cooperation and wander traditions.Abstrak: Novel-novel populer kontemporer pada umumnya banyak memunculkan wacana global. Hal ini merupakan imbas dari persentuhan para pengarang dengan dunia global. Andrea Hirata dan Ahmad Fuadi adalah pengarang-pengarang yang memiliki keterkaitan erat dengan dunia global sehingga berdampak pada karya-karya mereka. Namun demikian, nilai-nilai budaya lokal juga termuat di dalam novel-novel tersebut. Sehingga, terjadi irisan antara nilai-nilai lokal dan global di dalam teks tersebut. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai lokal tersebut direpresentasikan teks novel popoler yang berwacana global. Kajian ini menggunakan dua teks novel populer sebagai objek kajian, yaitu Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Pertanyaan yang menuntun tulisan ini adalah a) bagaimana aspek lokalitas direpresentasikan di dalam novel populer, b) apa bentuk aspek lokalitas yang ada di dalam novel populer. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan perspektif kajian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lokalitas ditampilkan dalam novel populer melalui latar cerita, tokoh-tokoh, dan kebiasaan yang ditunjukkan oleh tokoh utama. Unsur-unsur intrinsik tersebut menunjukkan nilai-nilai lokalitas yang berkaitan dengan tradisi gotong royong dan merantau.
OPTIMALISASI BAHASA: PENGGUNAAN BAHASA YANG BAIK, LOGIS, DAN SANTUN DI MEDIA MASSA Syihaabul Hudaa
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.443 KB) | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.5953

Abstract

Abstract: This study aims to study the language in mass media. The focus of this research is the usagee of language; unwell, illogical, and ignore the politeness in the language. The mass media offered a language that was inconsistent with the reader's expectations, so the text caused dissatisfaction of the reader. Nowadays, democracy grows in Indonesia. Language in mass media also was involved in freedom when it was delivered. So that, it caused of the neglect of the language aspect that should be the main point by the author. This study tells how the conventional media and be popular in public, by separated the use of good and correct Indonesian. Kind of this research is qualitative research, by making Kompas newspaper as research object.Researchers found some disregarding aspects of politeness in language such as: ignoring the facts, the title is not appropriate, the term is not appropriate and so forth. The optimization of language is expected to make everyone pay attention to write well and use the correct language. In addition, language rules and courtesy in language should be applied in writing the mass media.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji bahasa yang terdapat di dalam media massa. Fokus penelitian ini adalah penggunaan bahasa yang tidak baik, tidak logis, dan mengabaikan kesantunan dalam berbahasa. Media massa menyajikan informasi menggunakan bahasa yang disukai oleh penulisnya, sehingga berita di media massa seperti koran terkadang bersifat subjektif. Seiring demokrasi yang semakin berkembang di Indonesia, bahasa di media massa juga mengalami kebebasan dalam penyampaiannya. Akibatnya adalah pengabaian aspek kebahasaan yang seharusnya menjadi perhatian utama oleh penulisnya. Penelitian ini menyajikan bagaimana media massa konvensional dan dikenal publik, masih mengesampingkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian kualitatif, dengan menjadikan koran Kompas sebagai objek penelitian. Peneliti menemukan beberapa pengabaian aspek kesantunan dalam berbahasa seperti: mengabaikan fakta, judul tidak sesuai, istilah yang tidak tepat dan lain sebagainya. Pengoptimalisasian bahasa diharapkan mampu membuat semua pihak memerhatikan penulisan bahasa yang baik dan benar. Selain itu, kaidah kebahasaan dan kesantuanan dalam berbahasa perlu diaplikasikan dalam penulisan di media massa.   
ASPEK LOKALITAS PADA NOVEL POPULER INDONESIA Muhamad Adji; Dadang Suganda; Baban Banita
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.8168

Abstract

Abstract: Contemporary popular novels generally bring about a global discourse. This is the impact of the authors' contact with the global world. Andrea Hirata and Ahmad Fuadi are authors who are closely related to the global world affecting their works. However, local cultural values are also contained in the novels. Thus, there is a wedge between local and global values within the text. This paper is intended to examine how the local values are represented by the text of a global popular novel. This study uses two popular novel texts as the object of study, namely Sang Pemimpi by Andrea Hirata and Negeri 5 Menara by Ahmad Fuadi. The questions that guide this paper are a) how aspects of locality are represented in popular novels, b) what forms of locality aspects are contained in popular novels. In this paper, an analytical descriptive method using the perspective of cultural studies is used. The results show that the aspects of locality are featured in popular novels through background stories, figures, and habits demonstrated by the main characters. These intrinsic elements show the values of locality that are related to mutual cooperation and wander traditions.Abstrak: Novel-novel populer kontemporer pada umumnya banyak memunculkan wacana global. Hal ini merupakan imbas dari persentuhan para pengarang dengan dunia global. Andrea Hirata dan Ahmad Fuadi adalah pengarang-pengarang yang memiliki keterkaitan erat dengan dunia global sehingga berdampak pada karya-karya mereka. Namun demikian, nilai-nilai budaya lokal juga termuat di dalam novel-novel tersebut. Sehingga, terjadi irisan antara nilai-nilai lokal dan global di dalam teks tersebut. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai lokal tersebut direpresentasikan teks novel popoler yang berwacana global. Kajian ini menggunakan dua teks novel populer sebagai objek kajian, yaitu Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Pertanyaan yang menuntun tulisan ini adalah a) bagaimana aspek lokalitas direpresentasikan di dalam novel populer, b) apa bentuk aspek lokalitas yang ada di dalam novel populer. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan perspektif kajian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lokalitas ditampilkan dalam novel populer melalui latar cerita, tokoh-tokoh, dan kebiasaan yang ditunjukkan oleh tokoh utama. Unsur-unsur intrinsik tersebut menunjukkan nilai-nilai lokalitas yang berkaitan dengan tradisi gotong royong dan merantau.
STUDI KESALAHAN PENULISAN KALIMAT DALAM KARANGAN PELAJAR BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) Mokh. Yahya; Andayani -; Kundharu Saddhono
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.6295

Abstract

Abstract: This study aims to describe the tendency of sentence error and it’s contributing factors in sentence errors of BIPA students' writings on academic level at UPT Bahasa of Universitas Sebelas Maret, Surakarta. This research uses qualitative research type in the form of case study. This study shows that the sentence errors of BIPA students' writings in UPT Bahasa UNS Surakarta are diction errors, spelling errors, and conjunction errors. The errors are caused by several obstacles, namely the more-likely hard and difficult Indonesian syntax material, the lack of vocabulary mastery, the less maximum out-of-class lesson time, the low learning motivation and attitude, and the less rigorous selection of BIPA students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kecenderungan kesalahan kalimat dalam karangan pelajar BIPA tingkat akademik di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret dan faktor penyebabnya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 11 pelajar BIPA Level Akademik yang mengikuti Program Darmasiswa di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berupa studi kasus. Penelitian ini menunjukkan bahwa tendensi kesalahan kalimat dalam karangan pelajar BIPA di UPT Bahasa UNS Surakarta berupa penggunaan diksi yang tidak tepat, ejaan yang salah, dan konjungsi yang tidak tepat. Kesalahan tersebut terjadi karena beberapa kendala, yakni materi kalimat bahasa Indonesia yang cukup sulit dan banyak, penguasaan kosakata yang kurang, pemanfaatan waktu pembelajaran di luar kelas yang kurang maksimal, sikap dan motivasi belajar yang rendah, dan penyeleksian pelajar BIPA yang kurang ketat.  
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN NILAI-NILAI KONSERVASI HUMANISME DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF CERITA FANTASI Nonika Farahdila; Subyantoro Subyantoro
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.7930

Abstract

Abstract: A good quality learning sources can support in the learning activity process to develop students' potential. Moreover, a good quality learning sources can attract and stimulate students' interest in learning. In accomplishing those objectives, books hold a strategic role. In that case, it is reasonable to make a development on an enrichment book which not only enriching knowledge, but also skills and shaping a positive personality in students. The purpose of this study is 1) to describe the needs of learners and educators of enrichment books; 2) drafting the enrichment book; and 3) outlining the expert's judgment of the enrichment draft. The content of conservation values of humanism is given in order to instill moral values. This research designs Research and Development (R & D) Thiagarajan model modified in 3 stages, such as define, design, and development. The results of this study are based on the results of questionnaire analysis needs of learners and educators who compiled into principles of book development. These principles include aspects of the material, aspects of presentation, aspects of graphics, aspects of language, aspects of learning materials needs creative writing fantasy story text, and aspects of the needs of the values of conservation of humanism.  Abstrak: Sumber belajar yang berkualitas mendukung proses pembelajaran guna mengembangkan potensi peserta didik. Selain itu juga dapat menarik minat dan merangsang peserta didik untuk belajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, buku memiliki peran strategis di dalamnya. Oleh karena itu, perlunya pengembangan buku pengayaan yang tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga mengembangkan keterampilan dan membentuk kepribadian positif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah  mendeskripsi kebutuhan peserta didik dan pendidik terhadap buku pengayaan dan  menyusun draf buku pengayaan serta menguraikan penilaian ahli terhadap draf buku pengayaan. Muatan nilai-nilai konservasi humanisme diberikan dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral. Dengan desain Research and Development (R&D) model Thiagarajan yang dimodifikasi dalam 3 tahap, yaitu define, design, dan development dihasilkan  prinsip-prinsip pengembangan buku. Prinsip-prinsip tersebut meliputi aspek materi, aspek penyajian, aspek grafika, aspek bahasa, aspek kebutuhan materi pembelajaran menulis kreatif teks cerita fantasi, dan aspek kebutuhan nilai-nilai konservasi humanisme.   

Page 1 of 2 | Total Record : 12