cover
Contact Name
Muhammad Sofwan
Contact Email
sofwanpgsd@gmail.com
Phone
+6282391635262
Journal Mail Official
sofwanpgsd@gmail.com
Editorial Address
Muara Bulian Kab Batang Hari, Jambi, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 29628075     DOI : https://doi.org/10.22437/jtpd
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar publishes articles on research and theoretical studies in the field of basic education: Teaching and Learning Science, Social Sciences, Mathematics, Education for Citizenship, Indonesian Language, Cultural Arts and Crafts, Local Content in Primary Schools / Madrasas Ibtidaiyah, Thematic Learning in Primary Schools / Madrasah Ibtidaiyah, Character Education, Curriculum, Educational Evaluation, Pedagogic, Learning Innovation, Development Psychology, Inclusive Education, Management of Education, Guidance and counseling, Educational Technology from various types of research such as Classroom Action Research, Research Survey, Research and Development, Descriptive Research , Experimental Research, Etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Peningkatan Semangat Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Media Papan Pintar Pancasila Pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar A, Mansur; Pasirah, Eka; Dwi Nadya, Erika
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v3i2.39982

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan semangat belajar pendidikan Pancasila melalui penggunaan media papan pintar pancasila pada siswa kelas 1 SDN No.14/VII Temenggung I Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun tahun pelajaran 2024/2025. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus langkah-langkah dalam setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa saat proses pembelajaran berlangsung tercipta pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) hal ini terlihat dari ketertarikan siswa pada kondisi awal 35,00 % menjadi 60,00% pada siklus I meningkkat 25,00% dan menjadi 75,00% pada siklus II meningkat 15,00%. Pada indikator partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran dari siklus I 65,65% menjadi 91,30 % pada siklus II meningkat 25,65%, dari pengamatan performance siswa dalam membaca nyaring pada siklus I 60,00% menjadi 90,00% pada siklus II meningkat 30,00% dan dari hasil kuisioner siswa 72,50% pada siklus I menjadi 92,50% pada siklus II meningkat 20,00%. Kemampuan guru dalam menerapkan penggunaan media papan pintar pancasila pada kondisi awal mencapai 1,9 dalam kriteria cukup baik menjadi 3,24 dalam kriteria sangat baik pada siklus I meningkat 1,34 poin dan menjadi 3,9 dalam kriteria sangat baik pada siklus II meningkat 0,66 poin. Hasil belajar siswa pada tes akhir presentasi siswa tuntas belajar pada kondisi awal 35,00% mejadi 60,00% pada siklus I meningkat 25,00% dan menjadi 95,00% dan pada siklus II meningkat 35,00%, nilai rata-rata kelas dari kondisi awal 57,50 menjadi 70,00 pada siklus I meningkat 12,50 poin dan menjadi 81,75 pada siklus II meningkat 11,75 poin.
Literasi Digital dalam Dunia Pendidikan di Era Revolusi Society 5.0 Termasuk Pemanfataan ICT pada Pendidikan Siti Nurjanah, Dita; Dewi Masithoh, Ucik; Zulfaidah, RA.
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2024): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v3i1.40516

Abstract

In the era of the revolution of society 5.0, digital literacy and ICT (Information and Communication Technologies) or better known as information and communication technology play an important role in the world of education. Digital literacy is the user's knowledge and skills in dealing with digital media such as social media and the internet. Digital competence is an inseparable part of knowledge. Currently, information is not only in the form of newspapers, magazines, and others, but can also be obtained through digital media. This study aims to determine the use of digital literacy and ICT in education. This research is included in the category of qualitative research using library research. The results obtained from this study indicate that digital literacy and ICT are very useful in the world of education and are inseparable because ICT is a means of accessing digital literacy. Currently, the government is focusing on the National Literacy Movement (GPL) which includes 8 sections to develop digital literacy, including cultural, cognitive, constructive, communicative, assertive, responsible, critical and social elements. The use of digital literacy in the world of education in the 5.0 era also includes the use of ICT in education, which consists of using e-education, learning management systems, virtual laboratories, online repositories, ebooks, ejournals, online encyclopedias and contained in an article that we have compiled.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Flipbook Berbasis Augmented Reality pada Materi Ekosistem Sawah untuk Siswa Sekolah Dasar bunga; Risdalina, Risdalina
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang bagi pengembangan media pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif dan berbasis pengalaman, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dari media pembelajaran flipbook berbasis Augmented Reality (AR) untuk membantu siswa memahami pembelajaran IPAS khususnya pada materi ekosistem sawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas VA SDN 64/I Muara Bulian pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 dan guru. Media flipbook dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan dipadukan dengan teknologi Augmented Reality melalui aplikasi Assemblr Edu untuk menampilkan objek tiga dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis kebutuhan, siswa dan guru membutuhkan media pembelajaran teknologi untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Penggunaan flipbook berbasis augmented reality mampu meningkatkan minat belajar, motivasi, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam materi ekosistem sawah. Dengan demikian, media flipbook berbasis augmented reality berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran digital yang inovatif dan dapat diterapkan pada jenjang pendidikan dasar
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-LKPD Berbasis Augmented Reality Materi Siperman untuk Siswa Sekolah Dasar ririn, duwi; Risdalina, Risdalina
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kondisi pembelajaran IPAS di SD Negeri 56/I Desa Aro yang menunjukkan rendahnya minat belajar siswa serta kesulitan dalam memahami materi Sistem Pernapasan Manusia yang bersifat abstrak. Guru juga mengalami kendala dalam menjelaskan konsep organ dan proses pernapasan secara konvensional karena keterbatasan media pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara konkret dan visual. Pemanfaatan teknologi Augmented Reality dipandang sebagai solusi potensial karena mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Sebelum mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality, dilakukan analisis kebutuhan untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan LKPD berbasis Augmented Reality dengan subjek guru kelas V dan 16 siswa kelas V SD Negeri 56/I Desa Aro, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa membutuhkan LKPD yang menarik dan interaktif, sedangkan guru membutuhkan media yang mampu menjelaskan konsep abstrak secara efektif namun terkendala waktu dalam pengembangannya. Oleh karena itu, hasil analisis kebutuhan ini dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan LKPD berbasis Augmented Reality pada pembelajaran IPAS.