cover
Contact Name
Fandro Armando Tasijawa
Contact Email
fandrotasidjawa@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
jurnal.kks@gmail.com
Editorial Address
Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Karya Kesehatan Siwalima
ISSN : 28288408     EISSN : 28288181     DOI : https://doi.org/10.54639/kks.v1i1
Core Subject : Health,
Karya Kesehatan Siwalima (KKS) is a peer-reviewed scientific journal committed to the dissemination of knowledge, research findings, and evidence-based practices in the field of health sciences. The journal aims to advance interdisciplinary perspectives and promote innovative approaches to improving health outcomes at the individual, family, and community levels, both nationally and globally. KKS serves as a scholarly platform for academics, researchers, practitioners, and policymakers to publish high-quality original research articles, systematic reviews, case studies, and theoretical analyses that contribute to the advancement of health sciences and the development of healthcare services. The journal places strong emphasis on research-based practice, community-oriented interventions, and the integration of science, technology, and humanistic care in addressing contemporary health challenges. In particular, Karya Kesehatan Siwalima highlights the importance of contextual and culturally sensitive approaches, especially within archipelagic and multicultural settings such as Indonesia, while maintaining relevance within the broader global health discourse. The journal also supports the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), especially those related to health and well-being, through the publication of empirical studies, innovative models, and conceptual frameworks. Managed by the Faculty of Health, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Karya Kesehatan Siwalima publishes articles derived from both research projects and community service activities. These works encompass a wide range of themes, including health education, counseling, community engagement and socialization programs, as well as evaluations of development initiatives, survey-based studies, and experimental research in the health sector.
Articles 97 Documents
Analisis Determinan Faktor Penyebab Kecemasan Pada Pasien Pra Operasi Elektif Emma Aprilia Hastuti; Sela Aristiawati; Ade Iwan Mutiudin
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1683

Abstract

Kecemasan praoperatif merupakan masalah umum pada pasien operasi elektif yang dapat memengaruhi kondisi psikologis, fisiologis, kebutuhan anestesi, hingga proses pemulihan pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan kecemasan praoperatif pada pasien operasi elektif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan melibatkan 50 responden. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal berupa pekerjaan (p=0,011; r=0,356), riwayat operasi (p=0,003; r=0,416), keluhan fisik (p=0,042; r=0,289), pengetahuan (p=0,002; r=0,434), dan konsep diri (p=0,000; r=0,498) berhubungan signifikan dengan kecemasan praoperatif. Faktor eksternal yang berhubungan bermakna adalah jenis operasi (p=0,000; r=0,489) dan dukungan keluarga (p=0,018; r=0,334). Sementara itu, variabel usia (p=0,188) dan pendidikan (p=0,942) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kecemasan praoperatif bersifat multifaktorial, dipengaruhi oleh kombinasi faktor personal, psikososial, dan prosedural. Pasien dengan pekerjaan aktif, belum pernah menjalani operasi, serta memiliki keluhan fisik cenderung lebih cemas, sedangkan pasien dengan pengetahuan baik, konsep diri positif, dan dukungan keluarga memadai cenderung lebih tenang. Dengan demikian, diperlukan upaya komprehensif melalui skrining rutin kecemasan, edukasi terstruktur, komunikasi terapeutik, dan keterlibatan keluarga sebagai bagian dari manajemen praoperatif. Intervensi yang terintegrasi diharapkan mampu menurunkan tingkat kecemasan sekaligus meningkatkan kualitas perawatan pasien operasi elektif.
Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Pneumonia Pada Anak Usia 1-4 Tahun Kartika Sari; Yudiarsi Eppang
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1766

Abstract

Pneumonia is an acute respiratory infection and a leading cause of child mortality worldwide, with exposure to cigarette smoke identified as one of its risk factors. This study aims to determine the relationship between exposure to cigarette smoke and the incidence of pneumonia in children aged 1–4 years at RSUD dr. La Palaloi Maros. A descriptive analytic design with a cross-sectional approach was used, involving 55 children diagnosed with pneumonia based on medical record data and selected through total sampling. The results showed that most pneumonia cases occurred in children aged 1–2 years (62.5%) and were more common in boys (65.0%). Among the 40 children diagnosed with pneumonia, 35 (63.61%) were exposed to cigarette smoke. Statistical analysis using the Chi-Square test indicated a significant association between exposure to cigarette smoke and the incidence of pneumonia (p = 0.000). This study concludes that cigarette smoke exposure is significantly associated with pneumonia in children aged 1–4 years. It is therefore recommended that parents create a healthier home environment by avoiding smoking indoors as a preventive measure.
Hubungan Dukungan Suami Dan Bidan Dengan Kelancaran Proses Persalinan Kala I Fase Aktif Di Puskesmas Ulugalung Reskiawati Azis Azis; Besse Aismaria; Muliyana Muliyana; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1767

Abstract

Pendampingan suami sangat bermanfaat dalam pengendalian seseorang terhadap tingkat kecemasan. Dukungan yang terus menerus dari suami kepada ibu selama proses persalinan dan melahirkan dapat mempermudah proses persalinan dan melahirkan. Dukungan tersebut berupa memberikan rasa nyaman, semangat, meningkatkan rasa percaya diri ibu, serta mengurangi kebutuhan tindakan medis. Dukungan yang didapatkan dari suami berkaitan dengan pembentukan keseimbangan mental dan kepuasan psikologis. Penelitian dilaksanakan bulan November 2022. Jenis penelitian ini adalah metode Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian adalah sebagian ibu bersalin yang di damping oleh suami yang berada di Puskesmas Ulugalung Kabupaten Bantaeng sebanyak 30 orang menggunakan tehnik Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan kelancaran proses persalinan kala I fase aktif dengan nilai p=0,004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan kelancaran proses persalinan kala I fase aktif dengan nilai p=0,002. Disarankan kepada Puskesmas dapat membuat kebijakan tersendiri mengenai pendampingan suami terhadap ibu yang bersalin, atau memberikan pendidikan kesehatan pada suami sebelum ibu melakukan persalinan dengan menyebar leaflet
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa Suhartini Suhartini; Delfiani B.P; Astri Yuliandini; Reskiawati Asiz; Besse Aismaria
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1768

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan makanan dalam waktu kronis atau jangka waktu yang cukup lama. Terlepas dari hal tersebut, faktor risiko terjadinya KEK pada kehamilan berhubungan dengan pengetahuan, perilaku, sikap, status pekerjaan, pendapatan dan usia kehamilan. Tujuan Penelitian Ini adalah mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energi kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil di Wilayah kekrja Puskesmas Tonrorita dengan teknik pengambilan sampel Total sampling sebanyak 30 orang. Variabel penelitian yaitu pengetahuan, sikap ibu hamil, serta kejadian kekurangan energy kronik dengan teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan adata sekunder rekam medic/buku KIA. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah dari hasil uji chi-square pengetahuan diperoleh nilai sig-p = 0,000< 0,05 dan untuk sikap ibu hamil diperoleh nilai sig-p = 0,020< 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energy kronik Di Puskesmas Tonrorita Kabupaten Gowa tahun 2023. Saran dalam penelitian ini Responden diharapkan meningkatkan pola hidup sehat
Hubungan Tingkat Pendapatan Keluarga dan Minat Ibu Dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi 0-6 Bulan Nurasni Vitasari; Besse Aismaria AM; Suhartini Suhartini
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1769

Abstract

In developing countries, more than 10 million babies die annually, two-thirds of these deaths related to preventable nutritional problems. The purpose of this study was to determine the relationship between family income level and maternal interest in exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months in the work area of Dekai Regional Hospital, Yahukimo Regency.This study used a cross-sectional approach, with a sample size of 36 breastfeeding mothers. The sampling technique used was purposive sampling.The Chi-Square test yielded a value of ?? = 0.014 < ? = 0.05, thus the alternative hypothesis (Ha) was accepted, indicating a relationship between exclusive breastfeeding and family income. The correlation test with Chi Square obtained a value of ?? = 0.0096 <? = 0.05, so the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning there is a relationship between exclusive breastfeeding and maternal interest in the work area of Dekai Regional General Hospital, Yahukimo Regency in 2025.There is a relationship between family income level and maternal interest in providing exclusive breastfeeding to infants aged 0-6 months.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6–7 Bulan Muliyana Muliyana; Reskiawati Azis
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1774

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang anak-anak di seluruh dunia. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi tinja encer atau cair, dengan atau tanpa darah maupun lendir. Pada bayi, diare dapat menyebabkan dehidrasi berat yang berpotensi mengancam jiwa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan di RSUD Sinjai tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 40 ibu yang memiliki bayi usia 6–7 bulan dan dirawat di Ruang Anak RSUD Sinjai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pengetahuan dan sikap ibu tentang diare serta riwayat pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu tidak memberikan ASI eksklusif kepada bayinya (70,27%), memiliki pengetahuan dalam kategori cukup (48,65%), dan bersikap positif terhadap pencegahan diare (67,57%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare (p = 0,002), pengetahuan ibu dengan kejadian diare (p = 0,011), serta sikap ibu dengan kejadian diare (p = 0,026). Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif, tingkat pengetahuan, dan sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan. Upaya peningkatan pengetahuan dan promosi ASI eksklusif perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian diare pada bayi.
Pengaruh Edukasi Bencana Terhadap Pengetahuan Mitigasi Banjir Pada Keluarga Dengan Penyakit Kronis Riris Risca Megawati; Asti Nuraeni; Dwi Hidayah; Ristya Arviartanti A
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1818

Abstract

Bencana banjir dapat menyebabkan penderitaan bagi mereka yang mengalaminya. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko dan dampak bencana adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Salah satu tanggung jawab masyarakat jika terjadi bencana banjir adalah mempersiapkan diri. Masyarakat selalu dilibatkan dalam menyelamatkan nyawa dan harta benda, sehingga pengetahuan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah yang rentan dan sering terdampak banjir, sehingga kualitas hidup penderita penyakit kronis tetap terjaga dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang mitigasi bencana banjir terhadap keluarga dengan penyakit kronis, dengan harapan keluarga dapat segera membantu penderita penyakit kronis dan siap menghadapi bencana banjir. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain pre eksperimental pre post test dengan total 30 responden edukasi kesiapsiagaan banjir menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pengetahuan keluarga tentang mitigasi banjir, dengan nilai p 0,014. Disimpulkan bahwa edukasi mitigasi bencana berpengaruh pada pengetahuan tentang pengelolaan banjir pada keluarga dengan penyakit kronis. Rekomendasi dari penelitian ini adalah diperlukan pelatihan kesiapsiagaan banjir bagi keluarga dengan penyakit kronis untuk meningkatkan kesiapsiagaan banjir, khususnya bagi kelompok masyarakat rawan bencana lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan banjir yang dapat terjadi kapan saja.

Page 10 of 10 | Total Record : 97