cover
Contact Name
Asman
Contact Email
lunggi@iaisambas.ac.id
Phone
+6281352680407
Journal Mail Official
lunggi@iaisambas.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sejangkung No.126 (Gedung Rumah Jurnal Ilmiah IAIS Sambas), Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia. e-mail: lunggi@iaisambas.ac.id
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Lunggi Journal
ISSN : -     EISSN : 29867916     DOI : https://doi.org/10.37567
The scope of the articles published covers multidisciplinary knowledge groups, including educational knowledge groups such as Islamic Religious Education, Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Early Childhood Islamic Education, Tadris or Indonesian Language Education, Sharia Economic Law, Constitutional Law, Islamic Law, Sharia Economics, Educational Management, Sharia Accounting, Sharia Business Management, Sharia Banking, Islamic Communication and Broadcasting, Islamic Guidance and Counseling, Islamic History and Civilization, and Al-Quran Science and Tafsir, and others.
Articles 182 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PENANAMAN AKHLAK PADA ANAK USIA DINI DI RA LAB SCHOOL IAIS SAMBAS Halim Setiawan; Salsanur Solawati
Lunggi Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam dan rinci tentang strategi komunikasi guru dengan anak usia dini dalam penanaman nilai-nilai keislaman di RA Lab School IAIS Sambas. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan teknik analisis reduksi data. RA Lab School IAIS Sambas adalah lembaga pendidikan anak usia dini yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). RA memiliki ciri khas yang unik, yaitu penekanan pada pendidikan agama yang lebih intensif dan komprehensif. Dengan total murid 50 orang yang terbagi menjadi 2 kelas, RA menggunakan sistem pembelajaran yang berbasis tema dan buku pembelajaran yang berbasis agama. Strategi penanaman akhlak yang digunakan oleh guru-guru RA meliputi membaca doa sebelum dan sesudah makan, berbagi makanan, dan berdoa bersama-sama. Faktor pendukung strategi komunikasi interpersonal guru meliputi mainan edukatif, media permainan, dan media alat belajar. Namun, ada juga faktor penghambat seperti anak yang hiperaktif, keras kepala, dan memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda. Dengan demikian, RA dapat menjadi lembaga pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter dan perilaku anak-anak.
PROBLEMATIKA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASKAN KURIKULUM MERDEKA DIMASA TRANSISI (STUDI PADA SDN 08 KARTIASA) TAHUN PELAJARAN 2024-2025 Silky Deasty Maulidya; Eliyah; Mauizatul Hasanah
Lunggi Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di SDN 08 Kartiasa Tahun Pelajaran 2024-2025, mengetahui problematika guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 08 Kartiasa, serta solusi untuk mengatasi problematika guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 08 Kartiasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka telah dilakukan secara bertahap selama dua tahun, dengan pembelajaran berpusat pada siswa melalui diskusi, permainan, dan kerja kelompok. Sedangkan problematika guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 08 Kartiasadalah Kurang menguasai teknologi dan aplikasi digital, Perangkat serta jaringan internet terbatas, Kesulitan menghadapi keberagaman siswa, Tertekan saat observasi, dan Bingung dengan perubahan kurikulum yang terlalu cepat. Jadi Solusi yang dilakukan meliputi diskusi dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), pelatihan mandiri, webinar, dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum.