Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ENGKLEK DI TK ISLAM SULTHONIYAH SAMBAS TAHUN PELAJARAN 2022-2023 Fitriani; Eliyah; Asyruni Multahada
Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah) Vol. 7 No. 2 (2024): Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah): Jurnal Kajian Keluarga, Gender dan Anak
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 pada Anak Usia Dini melalui Permainan Engklek di TK Islam Sulthoniyah Sambas Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini memiliki dua tujuan, diantaranya adalah: 1) Mengetahui kemampuan anak dalam mengenal angka 1-10 di TK Islam Sulthoniyah Sambas. 2) Mengetahui penerapan pengenalan angka 1-10 melalui permainan engklek di TK Islam Sulthoniyah Sambas. 3) Mengetahui hasil permainan engklek dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia dini di TK Islam Sulthoniyah Sambas. Penelitian ini menggunakan jenis fenomenologi sedangkan pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada tiga jenis yakni: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan tehnik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Kemudian teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member check. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Kemampuan anak usia dini dalam mengenal angka 1-10 di TK Islam Sulthoniyah Sambas cukup baik. Karena, sebagian besar anak usia dini di TK Islam Sulthoniyah sudah mengenal angka 1-10. 2) Penerapan pengenalan angka 1-10 pada anak usia dini melalui permainan engklek di TK Islam Sulthoniyah Sambas dibagi menjadi tiga tahap pelaksanaan. Pertama, persiapan dilakukan dengan menyiapkan media dan merapikan anak usia dini terlebih dahulu. Kedua, tahap pelaksanaan guru mengajak siswa untuk bernyanyi lagu tentang angka, dilanjutkan dengan permainan engklek dengan dimana guru menunjuk salah satu anak untuk bermain kemudian melompat ke kotak angka sesuai dengan guru sebutkan. Terakhir guru mengajak setiap anak usia dini bernyanyi dan menggunakan stiker angka untuk menunjukan lambing angka sesuai dengan yang disebutkan dalam lirik. Ketiga, tahap evaluasi guru menggunakan evaluasi sumatif berupa guru memberikan pertanyaan kepada setiap anak usia dini di TK Islam Sulthoniyah sesuai dengan stiker angka yang diangkat oleh guru untuk mengetahui hasil pembelajaran anak. 3) Permainan engklek dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia dini di TK Islam Sulthoniyah Sambas memberikan pengaruh besar terhadap daya tangkap anak. Sehingga, anak usia dini di TK Sulthoniyah sebagian besar dengan cepat menghafal angka yang dikenalkan oleh guru.
Review Of The Causes Of Inpatient Dispute Claim At RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Yupi Baraning Putri; Eliyah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.645

Abstract

Dispute claims are caused by 3 things, namely administration, coding, and medical. At RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto in 2020 there were inpatient claim dispute files of 3.6% and in 2021 there were inpatient claim dispute files of 7.4%. The purpose of this study was to identify the causes of inpatient claim dispute at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The research sample was 50 inpatient claim dispute files for the period January-July 2022. Data processing techniques using collecting, editing, entry, cleaning, tabulating, presenting data. The results showed that the percentage of coding disputes related to the suitability of diagnosis and procedure codes using ICD 10 and ICD 9 CM was 52%, related to diagnoses or procedures that should be coded in combination, but coded separately by 18%, related to diagnoses or procedures that should not be entered by 18%, and related to the determination of the main diagnosis by 14%. Medical disputes related to the appropriateness of medical actions amountedto 32%, related to the appropriateness of medical treatment with diagnosis codes amounted to 2%, and related to the appropriateness of supporting examination results with diagnosis codes amounted to 2%. Administrative disputes related to the appropriateness of the results of supporting examinations / actions amounted to 4%, related to the SEP was 2% inappropriate, and 2% there was no SEP KLL.
PEMBENTUKAN “KAPPAS” DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI KESEHATAN UNTUK PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL irmawati, irmawati; Golo, Zefan Adiputra; Eliyah; Sugiarto, Puput
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.115

Abstract

Masalah stunting menjadi perhatian serius di Indonesia karena tingginya prevalensi, mencapai30,8%, lebih tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Brunei. Puskesmas Tlogosari Kulon memiliki angka stunting yang cukup tinggi, yaitu 31,13% di Jawa Tengah dan 29,68% di Kota Semarang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Kelompok Aksi Penggerak Pencegahan Stunting (KAPPAS) di Kelurahan Muktiharjo Kidul sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan komunikasi, perubahan perilaku, dan pemberdayaan masyarakat. Metode pengabdian kepada masyarakat melibatkan empat tahapan utama: koordinasi dengan puskesmas dan kelurahan, pendataan calon anggota KAPPAS, pelatihan menggunakan modul tervalidasi, dan penguatan melalui pertemuan rutin. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan anggota KAPPAS setelah pelatihan, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Disarankan agar model KAPPAS diperluas ke wilayah lain dan dukungan dari puskesmas serta kelurahan terus diperkuat. Evaluasi dan monitoring rutin diperlukan untuk memastikan efektivitas program dan penyesuaiannya dengan kebutuhanlokal.
PELATIHAN MENULIS KARYA ILMIAH UNTUK MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN DI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS Eliyah; Asyruni Multahada; Hasanah, Mauizatul; Astari, Zuri; Parni; Yuliantini, Sera; Patriana; Astaman; Effiyadi
Belalek Vol. 1 No. 2 (2023): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v1i2.2292

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan Meningkatkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa Semester VI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Program ini meggunakan metode Service Learning. Tim pengabdi memberikan pelatihan Penulisan dan Implementasi penulisan pada mahasiswa semester VI. Kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta yang terdiri dari Mahasiswa PAUD berjumlah 6 orang, Mahasiswa PGMI berjumlah 68 orang, Mahasiswa PAI berjumlah 31 orang, dan Mahasiswa TBI berjumlah 17 orang. Setelah dilakukan pelatihan kepada mahasiswa semester VI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas maka kondisinya adalah: 1) Seluruh mahasiswa PGMI semester VI dan PAI semester dapat menulis karya ilmah dengan baik dan benar; 2) Tulisan mahasiswa sesuai dengan standar fakultas yang diharapkan; 3) Karyatulis ilmiah mahasiswa sesuai dengan gaya selingkung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan; dan 3) Mahasiswa dapat menulis proposal karya ilmiah dan laporan karya ilmiah dengan benar.
Peran Pembiayaan Kesehatan dalam Mendukung Kesiapan Transformasi Layanan Kesehatan Amalia, Rizkiyatul; Eliyah; Arief Azhari Ilyas
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i2.14054

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a serious global health problem, especially in high-prevalence countries like Indonesia. Despite decades of efforts, TB cases in Indonesia have not shown a significant decline. Transformation of TB health services is needed to improve universal access to quality diagnosis and treatment, which relies heavily on health financing readiness. This study aimed to explore the association of health financing with readiness for TB health service transformation. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach involving a survey of 99 TB patients at five health centers in Central Java. Primary data were collected through a questionnaire evaluating health financing and health service transformation, and analyzed using the SmartPLS method. The results showed that health financing significantly influenced readiness for health service transformation (T-statistic = 3.180; p = 0.002). TB financing in Indonesia is dominated by international donor funding such as the Global Fund and the BPJS Health scheme, but challenges remain in ensuring adequate allocations for promotive, preventive, and rehabilitative aspects. Resource disparities between hospitals and health centers result in inequities in TB financing and treatment outcomes. This study underscores the need for increased budget allocations to puskesmas and improved financing mechanisms to support more efficient and responsive TB health service transformation. A focus on sustainable financing and capacity building of health workers is important to achieve effective and sustainable health service transformation.
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS IV DI SDN 41 GELAMAK Beni; Mujahidin; Eliyah
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to reveal: 1) The efforts made by teachers to overcome the difficulties of class IV students in learning to read and write at SDN 41 Gelamak; 2) Supporting factors and inhibiting factors for teachers in overcoming the difficulties of fourth grade students learning to read and write at SDN 41 Gelamak. This research uses a qualitative approach and a phenomenological type of research. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction (data simplification), data presentation (displaying data), and verification (concluding data). The results of the research show that: 1. The efforts made by teachers to overcome the difficulties of class IV students in learning to read and write at SDN 41 Gelamak are as follows: a. Providing additional hours, b. Creating fun learning, c. Provide motivation and encouragement. 2. Supporting factors and inhibiting factors for teachers in overcoming the difficulties of class IV students learning to read and write at SDN 41 Gelamak, as follows: a. Supporting factors such as supportive school facilities and qualified teaching human resources, b. Inhibiting factors include children's lack of concentration, low interest and motivation, and lack of parental attention.