cover
Contact Name
Nurul Fatonah
Contact Email
jurnal.pgsd@uniga.ac.id
Phone
+6282118190799
Journal Mail Official
jurnal.pgsd@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PGSD Uniga
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282299     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpgsd.v2i2
Jurnal PGSD UNIGA adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Prodi PGSD Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut. Jurnal PGSD UNIGA terbit dua kali dalam satu tahun yakni bulan Februari dan Agustus. Jurnal PGSD UNIGA mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Paradigma Kompetensi Guru Hafsah M. Nur; Nurul Fatonah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 1 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i1.1561

Abstract

Kompetensi adalah pijakan untuk mengetahui kualifikasi seorang guru. Guru wajib untuk menguasai empat kompetensi dasar guru, yaitu Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Kepribadian. Wajibnya penguasaan kompetensi dasar guru didukung oleh Undang-Undang No. 14 Tahun 2005. Kompetensi guru diperoleh pada Pendidikan profesi guru. Guru yang menguasai kompetensi guru tentu telah memenuhi kualifikasi yang diperlukan dalam dunia Pendidikan. Kualifikasi yang dimaksudkan seperti latar belakang Pendidikan sesuai dengan bidang mata pelajaran yang diajarkan, memiliki sertifikat profesi guru, memiliki rencana pengajaran, prosedur mengajar, dan hubungan antar pribadi. adanya guru yang memnuhi kualifikasi kompetensi akan mendukung terciptanya mutu pada peserta didik. Guru yang berkualitas akan menghasilkan peserta didik yang berkualitas, guru yang memiliki kompetensi akan menghasilkan peserta didik yang memiliki potensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting kompetensi guru. Jurnal ini diharapkan kepada tenaga pendidik untuk mengetahui seberapa pentingnya kompetensi guru.Kata kunci: Kompetensi Guru; Berkualitas; Mutu Pendidikan; Tenaga Pendidik
Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan Bahasa Inggris Melalui Audio-Visual bagi Siswa Kelas VIII-F SMP N 1 Sumedang Tahun Pelajaran 2020/2021 yusup yusup
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2170

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Sumedang di Kelas  VIII-F yang kemampuan siswanya untuk materi  Mendengarkan Bahasa Inggris  cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dan tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Siklus I adalah 6,3 untuk prestasi belajar. Dari Siklus I ke  Siklus II naik menjadi 7,9 untuk prestasi belajar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan prestasi belajar.
Meningkatkan Metode Observasi yang Divariasikan Dengan LKS Word Square pada Materi Klasifikasi Hewan di kelas IX A SMPN 1 Paseh Ade Suswandi
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 1 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i1.2154

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat diambil  kesimpulan bahwa melalui metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square pada materi Klasifikasi Hewan di kelas IX A SMP Negeri 1 Paseh, keaktifan dan motivasi belajar siswa serta kinerja guru baik, hal ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata kelas 69,63 menjadi 76, 38 dengan ketuntasan klasikal 77,5% menjadi 87,5%.Berdasarkan hasil  penelitian  yang  telah  dicapai,  maka  dapat  diberikan saran sebagai berikut: Hendaknya guru biologi menerapkan metode observasi dan LKS Word square pada materi-materi biologi yang lainnya, karena metode observasi yang divariasikan dengan  LKS Word square memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari: Perlu   dilakukan   sosialisasi   terlebih   dahulu   tentang   langkah-langkah pembelajaran  metode  observasi  yang  divariasikan  dengan  LKS  Word square pada siswa sebelum  diterapkan dalam pembelajaran agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancer; Perlu  manajemen  waktu  yang  baik  terhadap  pelaksanaan  pembelajaran melalui penerapan metode observasi yang dvariasikan dengan LKS Word square  sehingga  siswa  benar-benar  dapat  memanfaatkan  waktu  untuk berdiskusi dan memahami materi yang dipelajari. Perlu  diupayakan  pengelolaan  kelas  yang  baik  oleh  guru  saat  proses pembelajaran   berlangsung  sehingga  siswa  benar-benar  terlibat  dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran Ekoliterasi Untuk Meningkatkan Sikap Empati Peserta Didik Di Sekolah Dasar Irfan Hilman; Rudi Akmal; Rima Rahmawati Permana
Jurnal PGSD UNIGA Vol 2, No 2 (2023): Jurnal PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v2i2.3085

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya kepedulian peserta didik yang masih kurang terhadap lingkungan. Kurangnya kepekaan peserta didik tentang beberapa permasalahan lingkungan yang muncul di sekitarnya membutuhkan sebuah penerapan pembelajaran ekoliterasi dalam menumbuhkan sikap empati peserta didik terhadap lingkungan, pembelajaran yang mengarahkan peserta didik terhadap perilaku timbal balik yang baik dengan lingkungan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan dengan melakukan manipulasi.Yang bertujuan untuk mengetahui akibat manipulasi terhadap perilaku individu yang diamati. Manipulasi yang dilakukan dapat berupa situasi atau tindakan tertentu yang diberikan kepada individu atau kelompok dan setelah itu dapat dilihat pengaruhnya. Eksperimen ini dilakukan untuk mengetahui efek yang ditimbulkan dari suatu perlakuan yang diberikan secara sengaja oleh peneliti. Pemberian perlakuan inilah yang menjadi suatu kekhasan penelitian eksperimen dibandingkan dengan penelitian yang lain. Alasan peneliti memilih metode eksperimen karena metode ini dirasa paling cocok untuk meneliti masalah dari penelitian ini. Hasil penelitian ini dinyatakan bahwa penerapan pembelajaran ekoliterasi sangat efektif dalam menumbuhkan sikap empati peserta didik terhadap lingkungan. Selain itu pembelajaran ekoliterasi juga menumbuhkan pengetahuan peserta didik terhadap permasalah lingkungan yang di dapat dari hasil observasi yang menyatakan bahwa 67,78% peserta didik mengetahui permasalahan lingkungan dan solusi alternatif dari permasalahan lingkungan tersebut. Pembelajaran ekoliterasi juga dapat menumbuhkan dan meningkatkan sikap empati peserta didik terhadap lingkungan hal ini dilihat hasil uji N-Gain yang menunjukan angka 0,7 yang artinya bernilai tinggi.Kata kunci: Pembelajaran ekoliterasi, Sikap Empati, Peserta didik SD
PENGARUH PERAN GURU TERHADAP PROBLEMATIKA SISWA SD Riandi Marisa Marisa
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2062

Abstract

Betapa besar jasa guru dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan para peserta didik. Mereka memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), serta mensejahterakan masyarakat, kemajuan Negara dan bangsa. Seorang Guru harus berpacu dalam pembelajaran, dengan memberikan kemudahan belajar bagi seluruh peserta didik, agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Kami melakukan penelitian di SD Negeri 1 Pusangan Siblah Krueng tahun pelajaran 2021/2022. Peneliti mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan tugas penelitian mengenai pendidikan. Penelitian yang kami lakukan selama 1 kali pertemuan terhitung dari mulai 19-21 Mei 2022 yang diawali dengan persiapan pengajuan permohonan surat izin observasi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ke SD Negeri 1 Pusangan Siblah Krueng. Kami melakukan Observasi, wawancara serta mencari dokumen atau arsip yang mendukung penelitian.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif, yaitu: memberikan gambaran tentang fenomena tertentu atau aspek kehidupan tertentu dari sekolah yang akan  diteliti. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru di SD Negeri 1 Peusangan bahwa guru di sekolah SD Negeri 1 Peusangan diketahui bahwa Masalah yang dihadapi guru adalah ketika orang tua murid datang ke sekolah karena ada kesalahpahaman antara murid sesama murid dan murid dengan guru. tanggapan guru terhadap masalah tersebut: 1. memanggil ortu ke sekolah, 2. mencari tau dimana kesalahnya, 3. berdiskusi apa yang terjadi, 4. permasalahan yang dirasakan siswa adalah adanya sebagian dari mereka yang belum bisa membaca dan menulis. Salah satu permasalahan yang menimpa dunia pendidikan adalah kompetensi guru. Guru yang harusnya memiliki kompetensi sesuai ketentuan dan kebutuhan, nyatanya hanya sedikit yang masuk kategori tersebut. Sisanya sungguh memprihatinkan. Program sertifikasi guru yang sekarang sedang digalakkan adalah salah satu bagian dari usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI BACA TULIS DI SDN 2 PURBAYANI Siti Nurfauziah; Nurul Fatonah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 2, No 1 (2023): Jurnal PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v2i1.2524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi program kampus mengajar dalam budaya literasi baca tulis di SD Purbayani 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III dan wali kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, serta verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kampus mengajar dalam budaya literasi di SD Purbayani 2 yaitu membaca lima menit sebelum pembelajaran dimulai, pohon literasi dan reading clinic untuk membantu siswa dalam melatih kemampuan literasi.  
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Lina Novita; Siti Maulida Akhsan
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 1 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i1.1589

Abstract

Penelitian ini menggunakan  pendekatan penelitian kuantitatif asosiatif dengan metode studi korelasional pada disiplin belajar sebagai variabel bebas dan hasil belajar matematika sebagai variabel terikat. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan disiplin belajar dengan hasil belajar matematika. Subjek penelitian ini adalah kelas IV A, IV B, dan IV C Sekolah Dasar Negeri 04 Cihideung Ilir Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor yang terdiri dari 84 sampel responden. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan teknik hubungan analisis regresi linear sederhana dengan Ŷ = -32,59 + 0,74X artinya setiap peningkatan satu disiplin belajar maka akan meningkatkan hasil belajar matematika sebesar 0,74 unit. Pengujian korelasi sederhana menyatakan bahwa rxy = 0,486 yang berarti terdapat hubungan kedua variabel sedang, sedangkan koefisien determinasi (r²) sebesar 0,24 yang berarti disiplin belajar berkontribusi 24% terhadap hasil belajar Matematika maka berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara disiplin belajar dengan hasil belajar matematika.  Kata Kunci: Disiplin Belajar, Hasil Belajar, dan Matematika
Penggunaan Metode Latihan dalam Meningkatkan Pemahaman pada Siswa Kelas V SD Negeri Sindangjati dalam Mengisi Formulir nurhaedah nurhaedah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2169

Abstract

Setiap proses pembelajaran di dalam kelas akan diakhiri dengan kegiatan evaluasi. Pada umumnya kegiatan evaluasi di sekolah berfokus pada tiga komponen yaitu perencanaan, kegiatan pembelajaran, dan daya serap peserta didik. Jika ketiga komponen tersebut sudah dapat terlaksana, maka evaluasi akan berjalan dengan baik.Evaluasi yang berfokus pada perencanaan dan kegiatan pembelajaran ditunjukkan untuk mengevaluasi kinerja guru. “Evaluasi yang berfokus kepada daya serap peserta didik ditunjukan untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik” (Rusyana, 1986: 65). Sedangkan evaluasi yang berkenaan dengan daya serap peserta didik, lebih terfokus kepada bagaimana agar peserta didik dapat menangkap materi pembelajaran dengan lebih baik. Seperti halnya yang terjadi pada pembelajaran di awal Semester I Tahun Ajaran 2020/2021 di kelas V Sindangjati. Pada pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia (BI) dengan materi pokok “Mengisi Formulir”, dari 20 peserta didik kelas V hanya 4 anak yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 12% peserta didik yang mampu menguasai materi. Berdasarkan perhitungan di atas dapat dirumuskan beberapa masalah, yaitu motivasi belajar peserta didik kurang tinggi, rendahnya tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi membaca peta, serta guru tidak menggunakan alat media/alat peraga secara efektif. Berdasarkan uraian latar belakang dapat dibentuk rumusan masalah sebagai  berikut : “Bagaimana cara meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran mengisi formulir kelas V dengan menerapkan metode latihan sebagai media pembelajaran?”Melalui hasil temuan refleksi dan diskusi dengan teman sejawat, pembelajaran yang dilaksanakan sudah menunjukkan kemajuan. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya penguasaan dan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil dari perbaikan mata pelajaran BI dibuktikan dengan peningkatan hasil nilai evaluasi peserta didik. Dari 20 peserta didik pada siklus I hanya ada 11 peserta didik yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 68,57%. Pada siklus II perbaikan pembelajaran terdapat 16 peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 atau setara dengan 78,19%, dan pada siklus III peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 sebanyak 17 peserta didik atau setara 81,66,22%.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri di Kelas IX-A SMPN 1 Tomo Syarifah syarifah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 1 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i1.2152

Abstract

Dikelas IX A  SMP Negeri 1 Tomo pada semester 2 di ajarkan materi barisan dan deret aritmatika dan geometri. Namun, masih banyak siswa yang kurang paham terhadap materi tersebut.Hal tersebu tdapat terlihat dari prestasi belajar siswa ya g terbilang rendah. Hal tersebut di sebabkan karena metode pembelajaran di kelas IX-A masih menggunakan metode konvensional. Pembelajaran konvensional yang umum dilakukan adalah metode mengajar dalam bentuk ceramah atau informatif, dimana mengajar lebih banyak berbicara dalam menginformasikan fakta atau konsep. Sedangkan siswa hanya mendengarkan dan mencatat saja sehingga hal ini menyebabkan rendahnya minat belajar siswa yang berakibat siswa kurang dapat memahami peajaran yang disampaikan guru.Tentu saja hal tersebut dapat menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa.Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri adalah Melalui Model pembelajaran Problem Based Learning. Model pembelajaran Problem Based Learning  adalah suatu cara mengajar dimana dalam pembelajaran tersebut dirancang masalah-masalah yang menuntut siswa mendapat pengetahuan yang penting, membuat mereka mahir dalam memecahkan masalah, dan memiliki strategi belajar sendiri serta memiliki kecakapan berpartisipasi dalam tim.hasil penelitian  yang  dilakukan  di  SMP Negeri 1 Tomo yaitu terdapat peningkatan prestasi belajar siswa kelas IX A  SMP Negeri 1 Tomo pada materi barisan dan deret aritmatika dan geometri. Pada prasiklus jumlah siswa yang tuntas belajar mencapai 10 siswa, kemudian meningkat padasiklus 1 mencapai 23 siswa dan padasiklus 2 mencapai 31 siswa.Maka penelitian dengan permasalahan "Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri di Kelas IX A  SMP Negeri 1 Tomo Tahun Ajaran 2019/2020 ", dalam proses dan jangka waktu yang tidak pendek, model pembelajaran problem based learning tersebut berdampak positif bagi siswa yaitu siswa kelas IX-A bisa meningkatkan Prestasi Belajarnya pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri..
Efektivitas Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 2, No 2 (2023): Jurnal PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v2i2.3086

Abstract

Proficiency in speaking the Arabic language holds a significant place in the curriculum of elementary Islamic schools (madrasah ibtidaiyah). Nonetheless, students often face challenges in honing this skill. Hence, this study aims to examine the application of instructional media in boosting students' Arabic speaking prowess within the context of madrasah ibtidaiyah. The research employs a classroom action research approach, involving students in a sequence of learning activities supported by diverse instructional media. The outcomes of the study reveal that the strategic use of instructional media effectively contributes to the enhancement of students' Arabic speaking abilities. This is evidenced by their heightened active participation, expanded vocabulary utilization, and increased self-assurance in conversing in Arabic.Keywords: Arabic language, instructional media, speaking skills, elementary Islamic schools.

Page 3 of 4 | Total Record : 32