cover
Contact Name
Hadi Wiyono
Contact Email
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283110402534
Journal Mail Official
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 28077601     EISSN : 2807761X     DOI : 10.26418/skjpi.v3i1.57376
Core Subject : Education, Social,
SOSIAL KHATULISTIWA Jurnal Pendidikan IPS (SKJPI) is an open access, and peer-reviewed journal. SKJPI aims to disseminate Conceptual thinking or ideas, reviews, and research findings/results in Social Studies Education. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, anthropology, social gender, learning in social studies, and other relevant social sciences. SKJPI will be published in April and September
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021" : 5 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT Muh Khamid
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50241

Abstract

The problem in this classroom action research is that the learning outcomes of students in class XI IPS 3 at SMAN 3 Simpang Hilir are low. The purpose of the study was to determine the process of each cycle in improving the learning outcomes of geography on population dynamics in Indonesia for development planning using the TGT type cooperative learning model for students in class XI IPS 3 at SMAN 3 Simpang Hilir and to find out whether there was an increase in learning outcomes of geography on population dynamics in Indonesia for development planning uses the TGT type cooperative learning model for students in class XI IPS 3 at SMAN 3 Simpang Hilir. This type of research is classroom action research which is carried out in class XI IPS 3 at SMAN 3 Simpang Hilir. This action research procedure includes four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques by observation, post test, report. Data analysis technique using descriptive. Overall, the level of teacher mastery from cycle 1 to cycle 2 increased from 83, 87% (good) to 97,41% (very good). There is an increase in the average learning outcomes from cycle 1 to cycle 2 of 12.83 so it can be concluded that learning uses the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model on population dynamics material in Indonesia for development planning in class XI IPS 3 SMA N 3 Downstream intersection can improve student learning outcomes.Keywords: improve, geography learning outcomes, TGT.
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN PADA PESERTA DIDIK SMA BINA UTAMA Vito Arjunanata; Kardi Kardi; Hendi Pratama; Syafarani Kurniawan
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.51004

Abstract

Pembelajaran pada hakikatnya adalah suatu proses, yaitu proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar peserta didik sehingga dapat menumbuhkan dan mendorong peserta didik melakukan proses belajar.  Pembelajaran juga dikatakan sebagai proses memberikan bimbingan atau bantuan kepada peserta didik dalam melakukan proses  belajar. Semenjak pandemi berlangsung membuat proses pembelajaran mengalami beberapa perubahan yang dimana biasanya tatap muka sekarang belajar dirumah. Setelah penurunan pandemic dikeluarkan kebijakan baru dalam pendidikan dari pemerintah yaitu memperbolehkan dilakukan proses pembelajaran tatap muka kembali.  Salah satu sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka yaitu SMA Bina Utama Pontianak,serta sekolah ini merupakan tempat penelitian kami.  Selain itu, jenis penelitian kami gunakan yaitu penelitian kualitatif yang dengan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi,wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini  kami bertujuan untuk mengetahui dampak proses perubahan yang dialami siswa selama daring dan luring terhadap pandemi,proses praktik pembelajaran daring ke luring serta dampak pembelajaran daring keluring terhadap pandemi covid.Kata kunci: Perubahan,Covid,Pembelajaran
INTEGRASI PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA Dwi Erna Susilaningtiyas; Noor Fatmawati
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50587

Abstract

Perubahan aturan pembelajaran di dunia pendidikan dalam konteks global berimbas pada pendidikan di Indonesia. Perubahan aturan belajar tersebut, mempengaruhi tujuan akhir pendidikan di Indonesia yang saat ini diwadahi dengan diberlakukannya kurikulum baru, dimana hal tersebut merupakan aturan baru bagi pendidikan di Indonesia yang berubah sesuai dengan tuntutan zaman. Tuntutan pembelajaran tersebut merupakan sebuah Kurikulum baru yang dikenal dengan sebutan K13 (Kurikulum Tahun 2013). Kurikulum 2013 tersebut, menuntut pengaplikasian dari sejumlah pendekatan pembelajaran yang dipandang layak digunakan agar dapat membentuk kompetensi serta kemampuan siswa, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun sikap siswa. Adapun pendekatan pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran interaktif serta integratif, dimana pendekatan pembelajaran tersebut dapat digunakan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama maupun Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang konsep pengembangan kurikulum 2013 sebagai sumber pembelajaran interaktif bagi Pendidikan IPS di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa studi dokumentasi dengan melakukan analisis isi dokumen yang telah relevan dengan topik atau kajian penelitian. Sumber data yang digunakan dalam kajian ini meliputi berbagai buku serta jurnal-jurnal melalui media online. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembelajaran interaktif melalui Kurikulum 2013 perlu diterapkan sebagai sumber pembelajaran demi mencapai keberhasilan pembelajaran IPS dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian ini diharap memberikan respons positif agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan sumber pembelajaran IPS berbasis pembelajaran interaktif.
PENGEMBANGAN ALAT SEISMOGRAF SEDERHANA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI IPS DI SD DAMPAK LETAK GEOGRAFIS INDONESIA Nur Alawiyah; Tuti Istianti; Muh. Husen Arifin
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.50457

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan. Dalam penggunaannya media pembelajaran digunakan untuk menjelaskan serta menyampaikan informasi terkait pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Media pembelajaran membantu guru untuk menarik perhatian siswa ketika belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pengembangan media pembelajaran alat seismograf sederhana pada materi dampak letak geografis Indonesia di SD. Pembelajaran IPS di sekolah dasar ini perlu adanya suatu pembaharuan agar saat menyampaikan materi tidak dengan menggunakan metode ceramah saja yang hasilnya membuat siswa bosan dan tidak terlibat saat belajar. Oleh karena itu, peneliti membuat penelitian ini agar guru dapat selalu mengembangkan sebuah pembaharuan yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran berbentuk alat seismograf yang dirancang sederhana. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan mengembangkan alat seismograf sederhana sebagai media pembelajaran pada materi IPS di SD tentang dampak letak geografis Indonesia pada sampel materi yang diambil yaitu gempa bumi. Dapat dinyatakan bahwa dalam penggunaan serta pembuatan alat seismograf sederhana ini mampu membuat siswa terlibat dalam pembelajaran, menjadikan rasa ingin tahu siswa tinggi saat belajar serta dapat memotivasi siswa belajar dengan aktif. Pembuatannya yang sederhana menjadi nilai tambah pada pengembangan media pembelajaran ini karena cocok digunakan untuk anak sekolah dasar.
INTERNALISASI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI ETNOPEDAGOGI: SUMBER PENGEMBANGAN MATERI PENDIDIKAN IPS BAGI GENERASI MILLENIAL Dwi Erna Susilaningtiyas; Yusuf Falaq
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v1i2.49391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang konsep pengembangan pembelajaran IPS yang berbasis pada penanaman nilai-nilai kearifan lokal dimana bersumber dari keragaman warisan budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa studi dokumentasi dengan melakukan analisis isi dokumen yang telah relevan dengan topik atau kajian penelitian. Sumber data yang digunakan dalam kajian ini meliputi berbagai buku serta jurnal-jurnal melalui media online. Adapun temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pembelajaran yang lebih mengutamakan orientasi lingkungan sosial sangat penting diterapkan sebagai sumber pembelajaran demi mencapai keberhasilan pembelajaran IPS dalam dunia pendidikan. Adanya nilai-nilai kearifan lokal harus dimanfaatkan agar dapat memperkaya sumber materi sebagai pengembangan topik atau tema yang akan dipelajari oleh siswa. Hasil penelitian ini diharap memberikan respons positif agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan sumber pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, beberapa langkah yang perlu diperhatikan mengenai tahap pengembangan pembelajaran IPS yang berbasis pada Internalisasi Nilai Kearifan Lokal, diantaranya; 1) Tahap Pertama, yaitu proses penentuan topik atau tema; 2) Tahap Kedua, yaitu menetapkan judul dari tema; 3) Tahap Ketiga, yaitu pemilihan serta analisis komponen silabus; 4) Tahap Keempat, yaitu menyusun rancangan pembelajaran tematik dengan memadukan beberapa tema materi berdasarkan kompetensi dasar yang relevan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5