cover
Contact Name
Hadi Wiyono
Contact Email
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283110402534
Journal Mail Official
pendidikanips@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 28077601     EISSN : 2807761X     DOI : 10.26418/skjpi.v3i1.57376
Core Subject : Education, Social,
SOSIAL KHATULISTIWA Jurnal Pendidikan IPS (SKJPI) is an open access, and peer-reviewed journal. SKJPI aims to disseminate Conceptual thinking or ideas, reviews, and research findings/results in Social Studies Education. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, anthropology, social gender, learning in social studies, and other relevant social sciences. SKJPI will be published in April and September
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024" : 6 Documents clear
Kesetaraan Gender Dalam Pembelajaran di Lingkungan Sekolah wani, sastia
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.80172

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan kesetaraan gender di kelas VII C SMPN 46 Pekanbaru. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, penelitian ini meneliti bagaimana guru dan siswa berinteraksi tanpa diskriminasi gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas VII C sangat menjunjung tinggi kesetaraan gender, dengan guru yang aktif memastikan bahwa tidak ada kesenjangan antara siswa laki-laki dan perempuan. Semua siswa secara setara dalam berbagai kegiatan sekolah. Observasi langsung dan wawancara dengan subjek penelitian mengungkapkan bahwa siswa merasa bebas untuk mengejar minat mereka tanpa dibatasi oleh stereotip gender. Lingkungan yang inklusif ini telah menciptakan suasana belajar yang mendukung, di mana setiap siswa dihargai dan didorong untuk mengembangkan bakat mereka. Kesimpulannya, penerapan kesetaraan gender di kelas VII C menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat dari pendidik, lingkungan pendidikan yang adil dan inklusif dapat tercapai, memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa secara keseluruhan.
PERSEPSI MASYARAKAT SEKITAR TERHADAP TRADISI NGANTEN MUBENG GAPURA DESA LORAM KABUPATEN KUDUS Nahar, Amelia Nurun
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.60828

Abstract

Tradisi nganten mubeng gapura di Desa Loram Kulon Kabupaten Kudus dilaksanakan setelah masyarakat desa setempat melaksanakan ijab qabul diacara pernikahan mereka. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1)Bagaimana bentuk tradisi nganten mubeng gapura (2) Bagaimana persepsi masyarakat sekitar mengenai tradisi nganten mubeng gapura (3)   Norma apa saja yang dipercaya dalam tradisi nganten mubeng gapura Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif Sumber data dalam penelitian ini adalah juru kunci gapura Masjid Wali Loram Kulon dan masyarakat yang mendukung tradisi nganten mubeng gapura. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawamcara, observasi dan dokumentasi. Penyajian data dilakukan dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi nganten mubeng gapura ini memiliki bentuk tradisi, norma yang masih dipercaya, serta simbol dan makna tradisi kirab nganten mubeng gapura. Masyarakat sekitar masih banyak yang mengikuti tradisi nganten mubeng gapura ini. Bentuk tradisi ini berupa kegiatan mengitari gapura masjid wali dan disertai doa. Norma yang masih dipercaya ialah norma agama dan norma kesopanan, diwujudkan dengan masyarakat wajib menjaga sikap dan mematuhi aturan agama Islam
PARTISIPASI POLITIK DAN WARGA NEGARA SEBAGAI MAKHLUK HUKUM DI INDONESIA ana, afifah ochi; Hidayah, Mutia Nur; Nurgiansah, T Heru
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.59246

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul tentang partisipasi politik warga negara sebagai makhluk hukum di Indonesia bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan sadar hukum dan terlibat dalam partisipasi politik yang saat  ini menjadi tantangan dan tanggung jawab semua pihak.  Pencarian dilakukan secara elektronik dengan menggunakan beberapa database, antara lain Pubmed, Sience Direct, dan Google Scholar, Wos, Scopus.  Budaya sadar dan taat hukum sejatinya haruslah ditanamkan sejak dini.  Partisipasi politik dapat terwujud dalam bentuk perilaku anggota masyarakat. Partisipasi dan perilaku politik harus berlandaskan pada nilai dan norma yang berlaku.  Maka elemen pendidikanlah menjadi ujung tombak dalam menanamkan sikap dan kebiasaan untuk mematuhi aturan-aturan yang ada. Institusi pendidikan merupakan media sosialisasi primer yang sangat mempengaruhi pembentukan karakter manusia dikemudian hari. Jika sikap dan perilaku taat hukum telah ditanamkan sejak dini, maka kedepan, sikap untuk menghargai dan mematuhi aturan akan mendarah daging dan membudaya di masyarakat. Tentunya hal ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan yang benar tentang apa saja yang tidak boleh dilakukan dan boleh dilakukan.
BANGUNAN MASJID CHENG HO KABUPATEN JEMBER Niken Nurcahyati, NIKMATUL
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.59972

Abstract

Masjid Cheng Ho Kabupaten Jember memiliki bentuk yang unik, serta berada ditengah muslim Jawa yang memiliki kepercayaan/kenyakinanan dan budaya yang berbeda dengan muslim Tionghoa Kabupaten Jember. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini: (1). Bagaimana latar belakang masjid cheng ho Kabupaten Jember, (2). Bagaimana perbedaan simbol dan bentuk masjid cheng ho Kabupaten Jember, (3). Bagaimana fungsi masjid cheng ho Kabupaten Jember dalam konteks kehidupan sosial-budaya masyarakat sekitar. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnopedagogi (sosial, budaya dan seni). Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan   latar belakang masjid cheng ho adanya perjumpaan antara agama islam dengan kebudayaan masyarakat Tionghoa masih menjadi sebuah hal yang menarik untuk bahan kajian pada masa sekarang. Perjumpaan islam dengan Tionghoa menghasilkan akulturasi kebudayaan Tionghoa dengan ajaran-ajaran yang terdapat dalam agama islam. Keinginan mualaf Tionghoa Kabupaten Jember   untuk membangun masjid agar mereka bisa punya masjid sendiri dan berkumpul sesama mualaf untuk sharing-sharing dalam menguatkan keyakinan mereka. Dalam   bangunan masjid cheng ho, masjid tersebut sudah tersebar dibeberapa kota di Indonesia, salah satunya yang kami gunakan dalam bahan artikel kami   yakni di kabupaten Jember, dengan gaya akulturasi  kebudayaan Tioghoa dan Islam dapat dilihat dalam hal perbedaan   simbol dan bentuk pada masjid cheng ho, serta fungsi masjid cheng ho   Kabupaten Jember dalam konteks kehidupan sosial-budaya pada masyarakat sekitar. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Kata Kunci:  Masjid, Cheng Ho, Kabupaten Jember
Tradisi Menyirih (Man belo) dan Maknanya Bagi Masyarakat Karo di Desa Kutabuluh Kabupaten Karo Azahra, Hafizza
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.74092

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kebiasaan menyirih (man belo) bagi masyarakat Karo di Desa Kutabuluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Desa Kutabuluh adalah salah satu komunitas yang mempertahankan tradisi ini, yang telah menjadi bagian integral dalam kehidupan mereka selama berabad-abad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna, fungsi, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi menyirih. Penelitian ini mengugunakan pendekatan kualitatif, Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. dengan anggota komunitas menyirih dan tokoh adat. Hasil penelitian mengungkap bahwa tradisi menyirih memiliki makna mendalam dalam budaya masyarakat Karo, termasuk sebagai sarana komunikasi, ekspresi kebersamaan, dan perwujudan nilai-nilai kehidupan. Meskipun tradisi ini menghadapi tekanan dari perubahan sosial dan ekonomi, masyarakat Karo di Desa Kutabuluh tetap berkomitmen untuk mempertahankan tradisi ini. Solusi yang diusulkan melibatkan kampanye kesadaran masyarakat, pendidikan budaya, kerjasama dengan pemerintah, dan pembuatan bahan dokumentasi guna melestarikan serta menghidupkan kembali tradisi menyirih agar tetap relevan dalam konteks sosial dan budaya modern. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan untuk menjaga warisan budaya yang berharga ini dan memahami peranannya dalam kehidupan masyarakat Karo.  
PEMBUATAN GARAM SEBAGAI PENUNJANG EKONOMI PETANI GARAM DI DESA KEDUNGMUTIH KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK Viqriani, Rindang
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v4i1.72916

Abstract

ABSTRAKDesa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak letak wilayahnya berdekatan dengan laut sehingga masyarakat memanfaatkan air laut untuk pengembangan lahan tambak garam. Perekonomian warga banyak ditopang oleh industri garam. Selain sebagai kegiatan ekonomi yang penting, produksi garam juga penting bagi cara hidup dan budaya masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana produksi garam membantu finansial petani garam di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dalam artikel ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pembuatan garam di Desa Kedungmutih memiliki peran yang dignifikan sebagai penunjang ekonomi petani garam di wilayah tersbut, diantaranya mendorong pendapatan petani, pencipataan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Kata kunci: Pembuatan Garam, Penunjang Ekonomi, Desa Kedungmutih  

Page 1 of 1 | Total Record : 6