cover
Contact Name
Ida Ayu Utari Dewi
Contact Email
utaridewi@unhi.ac.id
Phone
+6285739299990
Journal Mail Official
resi@unhi.ac.id
Editorial Address
Jalan Sangalangit Tembau, Penatih
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Resi: Jurnal Riset Sistem Informasi
ISSN : -     EISSN : 29636663     DOI : https://doi.org/10.32795/resi.v1i1
Sistem Informasi Artificial Intelligence/Kecerdesan Buatan Computer Network and Architecture Network Security Machine Learning Data Mining Sistem Pendukung Keputusan Data Analysis Neural Networks Internet of Things (IoT) Fuzzy Logic Digital Bussiness Remote Sensing dan Designing Sistem Informasi Digital Herritage Audit System Informasi
Articles 35 Documents
Komparasi Metode TOPSIS dan MARCOS Pada Sistem Pendukung Keputusan Terhadap Penentuan Kelayakan Kredit (Studi Kasus: LPD Desa Adat Sumerta) I Dewa Kadek Laksana Digita; Kadek OKy Sanjaya; I Kadek Noppi Adi Jaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2023): Resi Juli 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i1.4262

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat cepat sehingga apapun saat dapat dipecahkan dengan mudah dengan bantuan teknologi. Khususnya dalam pemecahan sebuah masalah dan pengambilan sebuah keputusan. LPD Desa Adat Sumerta masih sering menggunakan cara yang manual dalam memberikan kredit menyebabkan permasalahan yang merugikan LPD. Dari permasalahan tersebut solusi yang ditawarkan yaitu pembuatan perhitungan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode TOPSIS dan MARCOS. Dilakukannya perhitungan kedua metode tersebut akan mendapatkan hasil komparasi akurasi metode yang paling baik akan digunakan untuk mengurangi kredit macet. Kerangka kerja yang digunakan yaitu CRISP-DM karena memiliki beberapa tahapan seperti pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi dan penyebaran. Hasil perhitungan metode TOPSIS, peringkat 1 (Nasabah 9) dengan nilai preferensi 0,5732 dan peringkat terakhir (Nasabah 6) dengan nilai preferensi 0,4758. Metode MARCOS, peringkat pertama (Nasabah 6) dengan nilai preferensi 0,6152 dan peringkat terakhir (Nasabah 18) dengan nilai preferensi 0,3248. Pengujian confusion matrix metode TOPSIS dan MARCOS mendapatkan hasil akurasi pada metode TOPSIS yaitu 70%, pada metode MARCOS yaitu 40%. Perhitungan pemberian kredit menggunakan sistem pendukung keputusan menggunakan metode TOPSIS dan MARCOS diharapkan dapat membantu memudahkan dalam pemberian kredit tepat sasaran di LPD agar tidak terjadi kredit macet kedepannya.
Penerapan SPK dengan Metode SAW Terhadap Pemilihan Calon Karyawan LPD Desa Adat Sidakarya dengan Bahasa Pemrograman Python I Made Sukayana; Ida Ayu Utari Dewi; I Kadek Andy Asmarajaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2023): Resi Juli 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i1.4264

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor sentral dalam organisasi dan seleksi talenta terbaik menjadi karyawan dalam perusahaan menjadi hal yang penting dilakukan. Rekrutmen karyawan juga menjadi hal yang menjadi perhatian pada LPD Desa Adat Sidakarya untuk mampu memilih calon karyawan terbaik dengan berbagai kriteria dan pertimbangan dari berbagai pihak. Untuk efektivitas pengambilan keputusan yang sering kali berhadapan dengan banyaknya kriteria dan pilihan calon karyawan, digunakan bantuan SPK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Additive Weighting. Penelitian ini menggunakan 7 kriteria yaitu kesiapan wawancara (K1), pengalaman kerja yang relevan (K2), pendidikan (K3), umur (K4), permintaan gaji perbulan (K5), keterampilan komputer (K6) dan kemampuan bahasa inggris (K7). Penelitian ini menggunakan 11 calon karyawan sebagai alternatif pilihan. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan manual, perhitungan akurasi dan hasil penerapan menggunakan bahasa pemrograman python. Kriteria yang menjadi pembobotan terbesar adalah permintaan gaji perbulan yang mencapai 21,03%, kemudian pendidikan sebesar 18,35%. Calon karyawan yang direkomendasikan terbaik adalah NKKD Yanti yang mendapatkan nilai sebesar 0,89037, selanjutnya NMA Westari dengan nilai 0,88669 dan NWS Utami dengan nilai 0,87874. Akurasi mencapai 100% pada rekomendasi 3 dan 4 teratas, dan menjadi 81,8% pada rekomendasi 5 teratas. Penerapan pada bahasa pemrograman python juga telah berhasil dilaksanakan dengan baik dengan hasil yang sesuai dengan perhitungan manual.
Penerapan Data Mining Dengan Algoritma C4.5 Dalam Penentuan Kelayakan Nasabah Kredit A A Ayu Wulan Agustini; I Putu Mahendra Adi Wardana; Kadek Oky Sanjaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2023): Resi Juli 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i1.4265

Abstract

LPD Desa Adat Sumerta merupakan sebuah organisasi yang terletak pada desa adat yang melayani nasabah pada jasa kredit. Di era perkembangan teknologi saat ini LPD Desa Adat Sumerta masih memberikan kredit menggunakan sistem yang manual. Terdapat sebuah permasalahan mengenai pemberian kredit di LPD Desa Adat Sumerta karena masih berdasarkan sistem manual dan pemberian kreditnya masih terdapat kesalahan. Dari itu dilakukan penelitian mengenai data mining menggunakan algoritma C4.5 dalam penentuan kelayakan kredit di LPD Desa Adat Sumerta untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam pemberian kredit. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Data didapatkan secara langsung dari ketua LPD dan kepala bagian kredit pada LPD Desa Adat Sumerta. Algoritma C4.5 membantu dalam pengklasifikasian nasabah yang akan menghasilkan sebuah pohon keputusan atau decision tree. Hasil dari perhitungan algoritma C4.5 adalah menggunakan Microsoft Excel mendapatkan nilai pohon keputusan node terakhir yaitu kriteria pendapatan dengan nilai >12.500.000 (5%) adalah nasabah yang diprioritaskan mendapatkan kredit dan nilai <=12.500.000 (95%). Setelah itu dengan dataset yang telah dimiliki juga dilakukan pengujian confusion matrix dengan hasil nilai accuracy sebesar 81.00%, nilai precision 100.00%, recall 100.00%.
Visualisasi Data Pemetaan Nasabah Kredit Pada LPD Desa Adat Kesiman Menggunakan Python Ni Luh Erawati; I Kadek Noppi Adi Jaya; I Kadek Andy Asmarajaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2023): Resi Juli 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i1.4266

Abstract

Perkembangan teknologi sangat memudahkan masyarakat, organisasi, perusahaan dalam melakukan banyak hal seperti pada pelajaran, pekerjaan, perbankan maupun penyampaian informasi. LPD Desa Adat Kesiman merupakan lembaga yang bergerak dibidang perkreditan. Nasabah di LPD sudah sangat banyak khususnya nasabah kredit. Pada saat ingin melakukan evaluasi mengenai nasabah kredit pihak LPD masih sulit dalam mengkomunikasikannya karena data hanya berupa teks. Evaluasi yang biasanya dilakukan yaitu melihat jumlah nasabah, sebaran dimana nasabah tinggal maupun melihat status kredit nasabah. Dengan terdapatnya kasus tersebut peneliti akan melakukan penelitian mengenai visualisasi data yang merupakan proses mengubah data teks menjadi visual seperti grafik ataupun gambar agar mudah dikomunikasikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu membantu LPD Desa Adat Kesiman dalam melakukan pengembangan informasi yang lebih baik kedepannya karena sudah berupa visualisasi. Visualisasi dilakukan dengan menggunakan aplikasi jupyter notebook dengan bahasa pemrograman python. Hasil yang didapatkan dari implementasi yang telah dilakukan yaitu sebaran nasabah terdapat pada Banjar Tohpati dengan (12%), Banjar Kertalangu (10%), Banjar Ujung (10%), Banjar Batanbuah (8%), Banjar Cerancam (8%), Banjar Kesambi (8%), Banjar Dajan Tangluk (6%), Banjar Kebonkuri (6%), Banjar Kehen (6%), Banjar Kertajiwa (6%), Banjar Tanguntiti (6%), Banjar Biaung Kesiman (4%), Banjar Kedaton Kesiman (4%), Banjar Meranggi (4%) dan yang paling sedikit yaitu Batanbuah Kesiman (2%) nasabah.Diharapkan penelitian yang dilakukan berguna bagi LPD Desa Adat Kesiman dalam pengembangan LPD ataupun melakukan evaluasi kedepannya dan mendapatkan nasabah lebih banyak. Kata Kunci: Nasabahm Kredit, Python, Visualisasi, LPD Desa Adat Kesiman
Pemetaan Nasabah Tabungan Pada LPD Desa Adat Sumerta Menggunakan Metode Visualisasi Data Ni Luh Komang Ayu Sukmayanti; I Kadek Andy Asmarajaya; Kadek Oky Sanjaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2023): Resi Juli 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i1.4267

Abstract

Teknologi merupakan alat yang sangat membantu perusahaan dalam melakukan pekerjaan menjadi lebih mudah. Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat pesat sehingga semua informasi mudah disebarkan. LPD Desa Adat Sumerta merupakan Lembaga yang membantu masyarakat dalam bidang perkreditan maupun tabungan. LPD Sudah memiliki banyak nasabah tabungan sekitar ribuan. Pada saat melakukan evaluasi atau rapat mengenai nasabah tabungan pegawai kesulitan dalam memberikan informasi yang lebih baik mengenai lokasi tempat tinggal nasabah karena hanya berupa teks serta masih sulit dalam memberikan informasi mengenai pada banjar manakah nasabah tabaungan banyak tersebar. Dengan adanya sebuah masalah tersebut peneliti akan melakukan penelitian mengenai visualisasi data sebaran nasabah tabungan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu memudahkan LPD Desa Adat Sumerta dalam melakukan evaluasi serta mengkomunikasikan data dalam bentuk yang lebih interaktif. Visualisasi data akan menggunakan aplikasi web jupyter notebook yang dimiliki oleh anaconda. Penelitian ini akan menggunakan Bahasa pemrograman python. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini bahwa banjar yang memiliki nilai paling banyak yaitu Banjar Bengkel dan Umum dengan memiliki nilai persentase 13.5%. Disusul dengan banjar Pande yang memiliki nilai 10.8%, Abian Kapas Tengah dengan nilai 9.5%, Lebah dengan nilai 9.5%, Peken dengan nilai 9.5%, Sima dengan nilai 9.5%, Abian Kapas Kaja dengan nilai 8.1%, Abian Kapas Kelod dengan nilai 8.1% dan terakhir Kedaton dengan nilai 8.5%. Diharapkan dari penelitian yang dilakukan akan memudahkan LPD Desa Adat Sumerta dalam melakukan evaluasi dan mengembangkan LPD di masa mendatang
Demografi Sebaran Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Hindu Indonesia Menggunakan Python Anak Agung Putu Ngurah Andika Adnyana; Ida Ayu Utari Dewi; I Kadek Noppi Adi Jaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2024): Resi Januari 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i2.4096

Abstract

Universitas Hindu Indonesia memiliki beberapa fakultas, salah satunya yaitu Fakultas Teknologi Informasi dan Sains yang memiliki dua Prodi yaitu Prodi Biologi, dan Prodi Sistem Informasi. Prodi Sistem Informasi berdiri pada tahun 2019, yang masih tergolong Prodi baru dan memiliki mahasiswa yang sedikit. Penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman pyhton dengan metode visualisasi data ke dalam bentuk geospasial (peta), Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data keseluruhan mahasiswa Sistem Informasi yang telah diolah dan didapatkan data bersih berjumlah sebanyak 79 data mahasiswa dengan ketentuan format data yang digunakan adalah Nim, Nama, Angkatan, Kabupaten, Kecamatan, Alamat, Latitude, dan Longitude, setiap mahasiswa. Hasil yang didapatkan dari dilakukannya visualisasi data geospasial adalah terdapatnya mahasiswa dari Denpasar (37), Badung, (19), Gianyar (10), Tabanan (7), Klungkung (4) dan Karangasem (2). Dengan didapatkannya hasil diatas diharapkan akan memudahkan Prodi Sistem Informasi melakukan sosialisasi ke daerah-daerah yang belum terdapat mahasiswa sistem informasi sebelumnya.
Pemanfaatan Qr-Code Sebagai Media Digital Tatatertib Studi Kasus Di Pura Penataran Agung Gunung Rinjani I Made Buana Mertha; I Kadek Noppi Adi Jaya; I Putu Mahendra Adi Wardana
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2024): Resi Januari 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i2.4104

Abstract

Penelitian ini tentang pemanfaatan QR-Code sebagai media digital tatatertib di Pura Penataran Agung. Dalam era digital yang maju, QR-Code dapat digunakan untuk mengelola tata tertib pura secara efisien. Sistem yang dikembangkan terdiri dari QR-Code yang terpasang di pura. Pengunjung dapat mengakses informasi tentang aturan dan tata tertib pura. Dengan demikian menunjukkan manfaat signifikan, termasuk efisiensi dan peningkatan pemahaman pengunjung. Penerapan QR-Code sebagai media digital tatatertib di pura dapat memberikan contoh bagi tempat suci lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dalam konteks keagamaan dan budaya.
Implementasi Metode WASPAS pada SPK Berbasis Python dalam Pemilihan Karyawan Berprestasi pada LPD Desa Adat Penatih I Wayan Brata; Kadek Oky Sanjaya; Ida Ayu Utari Dewi
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2024): Resi Januari 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i2.4106

Abstract

Penilaian kinerja karyawan merupakan aspek penting dalam SDM yang harus mampu menyeimbangkan hasil kinerja dengan kemampuan dan pengalaman karyawan, meninjau hasil kerja, memahami kecenderungan perilaku, dan menyeimbangkan target kerja dengan tujuan bisnis. Untuk efektivitas pengambilan keputusan yang sering kali berhadapan dengan banyaknya kriteria dan pilihan karyawan berprestasi, maka digunakan bantuan SPK dalam penentuan karyawan berprestasi di LPD Desa Adat Penatih. Penelitian ini menggunakan metode WASPAS. Penelitian ini menggunakan 8 kriteria yaitu kualitas dan kuantitas kerja, efektivitas kinerja, kepemimpinan, disiplin, komunikasi, kerjasama, absensi serta kekurangan target. Penelitian ini menggunakan 10 karyawan sebagai alternatif pilihan. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan manual menggunakan metode WASPAS untuk pemberian rekomendasi karyawan berprestasi untuk LPD Desa Adat Penatih, perhitungan akurasi dan hasil penerapan menggunakan python. Berdasarkan 8 kriteria yang telah disediakan, pembobotan terbesar padaa kriteria kualitas kerja yang mencapai 18,25%. Karyawan berprestasi yang direkomendasikan berprestasi adalah IGK Suryantara yang mendapatkan nilai sebesar 0,95236. Akurasi mencapai 100% pada rekomendasi 3 teratas, dan menjadi 80% pada rekomendasi 4,5, dan 6 teratas. Penerapan menggunakan pyhton telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Secara menyeluruh, penelitian ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik.
Perancangan Sistem Informasi Profil Pura Berbasis Website (Studi Kasus: Pura Penataran Agung Rinjani) I Made Ramanda Bayu Suputra; I Putu Mahendra Adi Wardana; I Kadek Andy Asmarajaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2024): Resi Januari 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i2.4113

Abstract

Sistem Informasi Profil Pura Berbasis Web merupakan platform yang dirancang untuk memudahkan pengguna memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif tentang pura, yang merupakan tempat ibadah dan budaya penting dalam tradisi Hindu di Bali. Metode yang digunakan adalah prototype dengan metode pengumpulan data berupa studi pustaka dan studi lapangan. Tujuan utama dari sistem informasi ini adalah untuk memberikan pengguna informasi yang mudah diakses dan lengkap tentang pura kepada masyarakat. Dengan rancangan ini, pengguna dapat mengakses sejarah, gambaran umum, perangkat, berita, agenda, galeri, denah, lokasi dan informasi kontak. Diharapkan dengan adanya sistem informasi profil pura berbasis website ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi yang diperlukan tentang pura, sehingga akan lebih meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap warisan budaya Hindu di Indonesia.
Pemanfaatan OBS Sebagai Media Kuliah Umum di Universitas Hindu Indonesia I Made Wira Satria Gunarta; I Kadek Andy Asmarajaya; I Kadek Oky Sanjaya
RESI : Jurnal Riset Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2024): Resi Januari 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/resi.v2i2.4114

Abstract

Kuliah daring merupakan pendekatan proses pembelajaran menengah dosen dengan mahasiswa. Setiap mahasiswa dapat berinteraksi dengan dosen namun tidak dalam satu ruangan dan dipisahkan oleh jarak tertentu. Pada penelitian ini, peneliti mencoba melakukan kuliah umum via daring pada saat mahasiswa di Universitas Hindu Indonesia melakukan kunjungan praktik kerja lapangan di Universitas MataramMetode Penelitian pada penelitian ini yaitu Metode Pengumpulan Data & Metode Perancangan hasil Pembahasan yang didapat berupa Analisa Kebutuhan yang berisi : Data Primer & Analisa Kebutuhan, membuat design materi perkuliahan umum di obs studio, lalu melakukan live streaming kuliah umum dengan Youtube studio.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Kuliah daring merupakan sebuah solusi terhadap kendala yang sering terjadi pada saat perkuliahan, yaitu dengan terbatasnya waktu dan tempat bagi dosen selaku pengajar dan mahasiswa selaku penerikma materi. OBS studio dan youtube dapat digunakan sebagai media / perangkat yang digunakan untuk membantu membuat materi perkuliahan umum via daring.

Page 2 of 4 | Total Record : 35