cover
Contact Name
Ikram
Contact Email
muhiqzhan@gmail.com
Phone
+62825656099811
Journal Mail Official
tematisjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapasa Raya No. 23, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknologi Manufaktur dan Industri
Published by Politeknik Bosowa
ISSN : 27146456     EISSN : 29854946     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Tematis diterbitkan oleh Prodi Perawatan dan Perbaikan Mesin, Politeknik Bosowa, Makassar - Sulawesi Selatan, Indonesia. Tematis merupakan jurnal dengan akses terbuka untuk para akademisi, peneliti, dan praktisi dibidang Teknik Mesin. Tematis bertujuan untuk menyediakan forum bagi akademisi nasional (jurnal nasional), peneliti dan praktisi di bidang Teknik Mesin untuk mempublikasikan artikel asli. Semua artikel yang diterima akan diterbitkan dan akan tersedai secara bebas untuk semua pembaca. Ruang lingkup jurnal Tematis meliputi topik dalam bidang Teknik Mesin seperti teknologi, manufaktir dan industri. Semua artikel yang masuk ke jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris.
Articles 42 Documents
ANALISIS LEVELED SURFACE TERHADAP DIAMETER NUGGET LAS PADA PLAT STAINLESS STEEL 304 PROSES RESISTANCE SPOT WELDING (RSW) Muhammad Aqdar Fitrah; Muhammad Ikhsan; Hermin Hardyanti Utami; Syaiful Syaiful
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEMATIS (TEKNOLOGI, MANUFAKTUR DAN INDUSTRI)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakResistance spot welding (RSW) yakni teknik pengelasan yang setidaknya efisien dipakai buat lembaran metal kecil dengan cara pengelasan yang cepat serta sambungan las yang bermutu bagus. Parameter pengelasan memutuskan mutu sambungan sepanjang titik ketahanan cara pengelasan. Stainless steel 304 yaitu salah satu material yang dikenakan dengan ketahanan kepada korosi. Pengelasan titik resistansi karena prinsipnya yang sederhana, hemat biaya dan karakteristik lainnya, banyak digunakan dibodi mobil dan koneksi lembaran pemrosesan baja lainnya. Pengaturan kondisi yang diperlukan untuk mendapatkan kualitas las yang dibutuhkan menggunakan trial and error adalah tugas yang tidak efisien. Oleh karena itu, perlu ditentukan kondisi terbaik yang dapat menghasilkan kualitas las yang diinginkan. Pada penelitian ini, baja tahan karat tipe 304 dilas dengan metode Resistance Spot Welding, bertujuan untuk mengetahui leveled surface (permukaan yang rata) terhadap diameter nugget las dengan variasi arus dan menggunakan perangkat lunak sehingga menghasilkan diagram dan gambar 3D sebagai bahan pengolahan data pembanding. Perbedaan leveled surface antara arus 5 kA dan 7 kA menunjukkan bahwa tingkat arus listrik mempengaruhi kualitas permukaan logam las setelah proses Resistance Spot Welding. Leveled surface yang lebih rendah pada arus 7 kA (1.18 µm) dibandingkan dengan arus 5 kA (1.53 µm) menunjukkan bahwa arus listrik yang lebih tinggi menghasilkan permukaan yang lebih rata. Kata kunci: Resistance Spot Welding, Stainless Steel 304, Nugget Weld, leveled surface
PENGEMBANGAN MESIN PENYANGRAI BIJI KOPI TIPE ROTARI Nur Annisa Amnur; Muh Idris Nurdin; Muhammad Ikhsan
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyangraian kopi merupakan salah satu proses pengolahan biji kopi untuk pemilihan aroma rasa pada biji kopi. Beberapa sektor industri rumahan atau UMKM di berbagai daerah masih menggunakan cara tradisional dalam pengolahan biji kopi, salah satunya adalah proses penyangraian biji kopi yang masih menggunakan cara tradisional. Proses mengaduk atau memutar secara manual menyebabkan tidak meratanya kematangan kopi saat penyangraian. Keadaan tersebut menjadikan penyangraian kopi tidak dapat dilakukan dengan skala besar, hasil sangrai kurang maksimal dan efisien, hasil tidak merata dan memerlukan waktu yang cukup lama. Kendala yang terjadi pada penelitian sebelumnya yaitu tidak menggunakan gas sebagai sumber panas sehingga panas dalam tabung tidak bisa di kontrol. Tujuan Penelitian ini adalah Bagaimana mengembangkan system kerja mesin untuk memperbaharui dari energi gas menjadi energi listrik.Dari hasil penelitian diperoleh dimensi tabung yang diperlukan yaitu diameter tabung 26 cm,panjang tabung 40cm, dengan menggunakan motor 1/4Hp,putaran motor 1400 rpm,suhu 200 ˚C dengan waktu 30 menit, serta putaran tabung 6 rpm agar Penyangraian ini lebih efisian dari segi waktu, menghasilkan warna coklat tua, rasa yang tidak terlalu pahit dan aroma kopi yang harum serta hasil sangrai yang merata dan tidak ada yang menempel pada dinding tabung sangrai.Kata Kunci: Biji Kopi, Pengaduk, Alat Sangrai
PENGEMBANGAN MOUNTING DAN DISMOUNTING BEARING MENGGUNAKAN HYDRAULIC PRESSURE POWER Rafly Edi Kurniawan; Asrul Afandi; Qipayatul Ajkiya; Asrul Hidayat; Muhammad Fachrul
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEMATIS (TEKNOLOGI, MANUFAKTUR DAN INDUSTRI)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan penggunaan alat untuk menunjang pembukaan/pemasangan bearing terhadap poros agar lebih efektif  dan efisien.alat press merupakan suatu alat yang beroperasi untuk menghasilkan tekanan tinggi pada suatu objek.sumber tenaga dapat berasal dari hidrolik jack,motor listrik dan hal lainya.pengembangan alat ini di angkat dari masalah yang terjadi pada alat mounting dan dismounting bearing hidrolik manual yang membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih.berdasarkan hal tersebut,maka dilakukan pengembangan alat mounting dan dismounting bearing secara otomatis menggunakan sistem hydraulick dengan tujuan untuk efesiensi waktu pengerjaan mounting dan dismounting bearing.pengembangan yang dilakukan meliputi penambahan komponen seperti motor induksi,hydraulick jack,push button yang nantinya akan kami lakukan proses perakitan komponen yang menggabungkan antara sistem mekanisme penggerak  antara hydraulick jack dan motor induksi.dengan proses pengepresan dengan beban maksimal torsi dari motor ialah 500kg dengan tekanan hydraulick jack 10ton.Hasil selisih waktu  yang di peroleh berdasarkan perbandingan pengujian alat mounting dan dismounting bearing adalah (12,4s) (35,75s) (24,84s) (2,13s) (46s) (37,44s) dan (84,8s) (479,13s) (683,52s) (69,56s) (430,69s) (600,8s). dapat di simpulkan bahwa  proses pengembangan penelitian yang dilakukan pada alat terhadap data pengujian sebelumya lebih efisien. Kata Kunci: mounting bearing, dismounting bearing, alat press.
PENGEMBANGAN MESIN ROLL PADA BESI HOLLOW Ahmad Fadila; Justang Justang; Muh. Fadhil Munadhil; Muhammad Ikram Kido; Alang Sunding
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin roll hollow dan pipa digunakan sebagai alat untuk membentuk atau merubah benda dari lempengan maupun pipa menjadi setengah lingkaran (radius) dan lingkaran sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Prinsip kerja pada mesin roll adalah dengan roll tengahd terangkat kemudian benda kerja di letakan sejajar dengan roll kiri dan kanan kemudian roll tengah ditekan turun sampai menyentuh pipa sehingga terjadi bending di titik roll tengah, Selanjutnya poros akan di putar oleh motor sehingga memutar roll dan pipa bergerak dari kiri ke kanan begitupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin roll pada hollow dan pipa sehingga dapat menghasilkan produk, selain itu untuk menentukan radius pengerolan. Hasil yang diperoleh menunjukkan pada pengerolan hollow pipa (1,1mm) membentuk diameter lingkaran 1000 mm membutuhkan 10,33 menit. pengerolan Pada square hollow 30x30mm dengan panjang mula-mula 3000mm dengan hasil radius 2000mm, dengan waktu 10,47menit. dan Pada besi pipa dengan diameter 25,4mm dengan panjang mula-mula 3200mm ,kedalaman titik tengah pada besi pipa 340mm dan panjang 3100mm dengan waktu 11,52 menit.. Kata Kunci: Mesin roll pada hollow; besi pipa; besi hollow; speed reducer; diameter lingkaran
Modifikasi Mesin Pemotong Rumput Mulyadi Mulyadi; Diky Wahyudi; Asrul Hidayat; Muhammad Ali Chandra
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 3, No 1 (2021): JURNAL TEMATIS
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang permesinan mengalami peningkatan yang cukup pesat terutama sektor rancang bangun. Tujuan dari modifikasi mesin pemotong rumput ini adalah alat pemotong rumput yang dapat di kemudikan oleh manusia untuk merapikan taman dan juga untuk membersihkan lahan dari rumput ilalang atau rumput sejenisnya untuk lebih memudahkan pekerjaan, menghemat waktu, serta meringankan beban manusia dengan sebuah alat yang sederhana namun bermutu. Berdasarkan hasil setelah melakukan modifikasi pada alat ini dilakukan pengembangan konstruksi rangka, mengubah posisi tempat duduk kemudi ke bagian depan mesin motor bakar 2, penambahan rack steering dan differential agar mesin pemotong rumput bisa berbelok dengan baik, kemudian penambahan gear box agar alat bisa maju dan mundur pada saat pengoperasian, melakukan perawatan dan perbaikan pada motor bakar. Adapun hasil yang didapatkan lebih baik dibanding mesin pemotong rumput sebelumnya, hasil pengujian alat setelah di modifikasi mesin pemotong rumput dapat memotong rumput seluas 891 m2 dalam waktu 1 jam dengan kecepatan motor 1,98 km/jam.Kata kunci : Modifikasi mesin pemotong rumput, pemotong rumput
PERENCANAAN PENJADWALAN MAINTENANCE MESIN CNC MILLING TYPE GXV 1000 MENGGUNAKKAN METODE ISMO Roberth M. Ratlalan; Muh. Fadhil Aziz Ripai
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEMATIS (TEKNOLOGI, MANUFAKTUR DAN INDUSTRI)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCNC adalah kependekan dari Computer Numerical Control merupakan suatu mesin yang dikontrol oleh komputer dengan menggunakan bahasa numerik (data perintah dengan kode angka, huruf dan simbol) sesuai standar ISO. Mesin CNC ini juga memiliki beberapa jenis salah satunya Mesin CNC Milling, dalam penggunannya mesin cnc milling juga perlu perawatan untuk membuat mesin dapat bekerja dengan optimal dan mencegah kerusaka yang mengakibatkan berhentinya mesin produksi, salah satunya dengan menggunakan perawatan dengan metode ISMO. Perawatan yang dilakukan pada mesin cnc milling type Gxv 1000 yang terdapat di Workshop AK-Manufaktur Bantaeng menggunakan metode ISMO. ISMO adalah perawatan terencana sesuai dengan penjadwalan yang terbagi atas inspection, small repair, medium repair,dan overhaul. Dari hasil penelitian diketahui  kegiatan inspection sebanyak 9 kali, dan small repair sebanyak 6 kali dan medium repair sebanyak 2 kali dan overhaul sebanyak 1 kali.Pereancanaan pemeliharaan dilakukan selama periode 2021-2033 Kata Kunci: Maintenance, Mesin CNC Milling, ISMO
SIMULASI AIR VEE-BENDING TERHADAP SPRINGBACK BERBAGAI JENIS MATERIAL Muhammad Ikram Kido; Asrul Hidayat; Muhammad Ali Chandra
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeristiwa springback merupakan  suatu fenomena yang  terjadi akibat adanya proses relaksasi bahan yang dapat menimbulkan kerugian seperti  pengerjaan lanjut, dimensi benda kerja yang dihasilkan kurang presisi dan adanya biaya tambahan.  Oleh karena itu di perlukan simulasi komputer yang tepat untuk mempelajari peristiwa springback pada beragam jenis bahan pada teknik air vee bending. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh  springback pada baja , alumunium, dan juga stainless steel. Dimana pada penelitian ini menggunakan simulasi komputer   untuk  teknik air vee bending dengan menekuk plat secara three point bending. Set up yang dilakukan mengikuti standar ASTM E 190 (metrik) dengan Radius die, rd = 20 mm ,radius punch, rp = 12 ,die gap (w) = 21,2 mm. ukuran workpiece yakni  panjangnya 6 inchi , lebarnya 1,1⁄2 inchi dan tebalnya 3 mm. teknik pembentukan yang digunakan dalam simulasi ini yakni teknik dingin (pada room temperature). Dengan kecepatan pembebanan yakni  2.5 mm/menit. Model didesain dengan dua dies dan 1 workpiece serta memerlukan parameter proses dan desain. Berdasarkan hasil simulasi komputer diperoleh bahwa lembaran baja mengalami springback yang paling kecil dibandingkan dengan lembaran aluminium dan lembaran stainless steel.   Kata Kunci: air vee bending, deform simulation, springback.
PENGEMBANGAN MESIN BUBUT KAYU Muh. Fachrul; Ulia Ridhani; Anugrah Zulfadli; Sapril Sapril
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEMATIS (TEKNOLOGI, MANUFAKTUR DAN INDUSTRI)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDi Politeknik Bosowa terdapat mesin bubut kayu yang perlu dilakukan pengembangan terhadap komponennya agar lebih produktif. Namun mesin bubut tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan mesin bubut kayu yang mampu menghasilkan produk komersial. Pada kapasitas dimensi bubut kayu memiliki diameter maksimal  300 mm dan panjang maksimal 700 mm. Pendekatan yang dilakukan adalah observasi yaitu pemeriksaan kondisi alat dan observasi terhadap produk yang dihasilkan termasuk jenis kayu yang digunakan. Produk komersial yang dihasilkan adalah mangkuk (kayu jati), piring ulekan (kayu mahoni), dan kaki meja (kayu belalang). Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan yaitu penggantian cekam kepala tetap, mengganti sistem pully menjadi pully bertingkat, penggantian motor penggerak, mengganti center putar dan penambahan toolbox. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk membuat mangkuk adalah ±81 menit, membuat piring ulekan  adalah ±75 menit, serta membuat 1 kaki meja dalam waktu ±89 menit. Penelitian lanjutan masih perlu dilakukan yaitu penambahan dudukan pahat tatakan menjadi rel mata pahat, dan penambahan chuck lepas untuk memudahkan proses pemasangan bahan pada cekam. Kata kunci: mesin bubut kayu, produktif, penelitian pengembangan, produk komersial
PENGEMBANGAN MESIN TOOL GRINDING ENDMILL Lucky Wihelman Putra; Juswandi Juswandi; Asrul Hidayat; Muhammad Fachrul; Muhammad Ikram Kido
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin tool grinding endmill merupakan mesin perkakas yang berfungsi untuk mengasah alat potong endmill khususnya mesin frais yang mengalami keausan akibat dari proses pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah mesin tool grinding endmill yang berguna untuk mengasah atau menajamkan alat potong endmill khususnya pada mesin frais. Selanjutnya persiapan alat dan pemilihan bahan dasar berupa universal tools grinding attachmant tipe 50HC, pengecekkan fungsi dan kesesuaian komponen yang telah dikumpulkan, pembuatan dan perakitan alat mesin. Tool grinding endmill, pengambilan data dan pengujian mesin pada pengoprasian dengan gerakan kedua sumbu X dan Y meja eretan, dan kepresisian attachment terhadap permukaan batu grinding pada motor grinding dan menentukan proses pengasahan pada setiap berbagai jenis mata pahat endmill. Hasil yang diperoleh yaitu pada Pengasahan catter endmil yang baik akan menghasilkan proses penyayatan yang bagus, jika catter endmill mengalami keausan maka akan mempengaruhi hasil penyayatan terhadap permukaan benda kerja yang lebih kasar, jika cutter endmil dalam kondisi tajam akan menghasilkan penyayatan terhadap benda kerja yang lebih halus.  Kata kunci: tool grinding, endmill grinding attachment. mesin tool grinding endmill
Rancang Bangun Mesin Pengering Dan Penggiling Gabah Mini Muhammad Syahrul; Muhammad Agung Muis; Muhammad Syukur; Aminuddin Aminuddin; Muhammad Fachrul
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 3, No 1 (2021): JURNAL TEMATIS
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang beraneka ragam salah satunya di bidang pertanian dengan penghasil padi terbesar. Pada saat ini sebagian banyak petani dalam memanfaatkan hasil paska panen dengan cara menjemur padi di tempat terbuka menggunakan bantuan dari sinar matahari secara langsung. Permasalahan yang sering di hadapi sebagian petani yaitu proses pengeringan gabah pada saat musim hujan dan panen padi bersamaan, kandungan kadar air gabah hasil panen sebesar 28 % yang terbilang cukup tinggi dan tidak dapat disimpan begitu saja karena dapat merusak gabah. sebagian masyarakat pedalaman mengalami kesulitan di penggilingan gabah dikarenakan pabrik penggiling gabah yang terbilang cukup minim. Dalam rancang bangun mesin pengering dan penggiling gabah mini berdimensi 1160 mm x 500 mm x 610 mm yang dirancang melalui software computer aided design (CAD), sumber panas yang di hasilkan dari 2 buah kompor yang berbahan bakar gas elpiji 3 kg untuk 5 kali pengeringan, dengan dimensi tabung pengering yang berkapasitas 15 kg gabah. proses pengeringan membutuhkan waktu 50 menit dengan kadar air gabah siap giling 13%, hasil penggilingan gabah kering 15 kg menjadi beras sebanyak 7,5 kg dan membutuhkan waktu 13 menit untuk satu kali penggilingan.Kata kunci: Rancang bangun, pengering, penggiling, gabah, petani